Assalamu'alaikum ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  Nurisfm Network
Naskah tentang Ilmu Agama Islam dalam media ini diambil dan disusun dari berbagai sumber. Tidak tercantumnya sumber dan penulis, bermaksud untuk penyajian ilmu yang 'netral' semata. Mudah-mudahan menjadikan amal baik bagi penulisnya dan mendatangkan kebaikan bagi sesama. Kelemahan dan kekurangan serta segala yang kurang berkenan dihati mohon dimaafkan. Apabila ada pihak yang keberatan atau merasa dirugikan dimohonkan menghubungi Admin (Abu Azka). Dan untuk naskah-naskah ilmu pengetahuan umum, Insya Allah akan dicantumkan sumber dan atau penulisnya. Mohon Maaf sebelumnya, sekian dan terima kasih ^-^

Kebutuhan akan fasilitas komunikasi yang canggih

Written By Rudi Abu azka on Kamis, 23 Januari 2014 | 09.00

Beberapa hari yang lalu sempat terjadi sedikit percakan bersama rekan-rekan di kantor mengenai berbagai aplikasi komunikasi. Bisa dibilang saat itu saya termasuk yang paling gaptek. bagi seorang mahasiswa yang kuliah di Jurusan Tekhnik Informatika seperti saya mungkin ini sebuah 'aib'. Masak anak jurusan TI nggak kenal dan nggak punya WA, Line, BBM, WeChat, Kakao dll, ditambah lagi akun twitter cuma sempat diupdate beberapa kali saja dan followernya sedikiiiit sekali.

Ketika yang lain ramai sekali membahas ODOJ di WA, saya cuma terdiam. ketika sebagian teman begitu aktif membahas berbagai trending topics di twitter, lagi-lagi saya hanya menjadi pendengar setia. Paling-paling yang dibanggakan hanya aktifitas yang hanya berkutat di FB saja.

Ketika rasa minder itu datang, ada sesaat itu pula teringat sepenggal hadits yang berbunyi: " barangsiapa yang membaca Al-Qur`an kemudian ia melihat bahwa seseorang telah diberikan sesuatu yang lebih utama selain Al-Qur`an daripada apa yang diberikan padanya (qiratul qur`an), maka dia benar-benar meremehkan keagungan Allah Swt.”

“Jlebb!” hadits itu tiba-tiba menikam hati. Lalu seakan ruh Al-Qur’an yang tersimpan di hati ini mengatakan “Kamu tak perlu minder karena kamu memiliki fasilitas komunikasi yang lebih canggih dari itu semua”, dan lebih terasa lagi ketika seakan Allah langsung menegurku lewat kalam-Nya Yang Maha agung:

Katakanlah: "Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan." (Q.S Yunus: 58)
Yang di dalam Tanwirul-Miqbas diartikan oleh Ibnu Abbas :
“Wahai Muhammad, katakanlah kepada para sahabatmu: ‘ hendaklah kalian berbangga dengan Al-Qur’an dan keislaman kalian! Karena keduanya lebih baik dari segala materi (harta) yang dikumpul-kumpulkan oleh orang-orang yahudi dan musyrikin” (Tanwirul-Miqbas: 215)
Beberapa hari yang lalu, saya sempat memposting tulisan yang membahas 2 ibadah teragung dalam Islam yang sekaligus menjadi alat komunikasi terccanggih dari seorang hamba. Jika berbagai fasilitas komunikasi seperti WA, FB, twitter dll hanya menghubungkan kita dengan sesama makhluk Allah lainnya, Shalat dan Al-Qur’an akan menghubungkan kita dengan Tuhan segala Alam Raya dan berbagai informasi yang kita dapatkan di dalamnya dijamin sendiri oleh Allah terjaga dari campur tangan Syaithan.

Kalaulah suatu saat nanti Allah takdirkan diri ini memiliki berbagai fasilitas komunikasi yang lain seperti di atas, semoga kiranya bisa dioptimalkan untuk dakwah Al-qur’an yang lebih meluas. Namun, untuk saat ini, merasa cukup dengan fasilitas berupa Shalat dan Al-qur’an menjadi suatu keharusan. Dan untuk teman-teman yang Allah karuniakan berbagai kenikmatan fasilitas komunikasi yang ngetren saat ini, gunakanlah sebaik-baiknya untuk mencari ridha Allah, dan jangan lupakan bahwa anda juga memiliki kewajiban komunikasi yang harus terus disambung.



Oleh : Pewaris Negri

0 komentar:

Posting Komentar