Assalamu'alaikum ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  Nurisfm Network
Naskah tentang Ilmu Agama Islam dalam media ini diambil dan disusun dari berbagai sumber. Tidak tercantumnya sumber dan penulis, bermaksud untuk penyajian ilmu yang 'netral' semata. Mudah-mudahan menjadikan amal baik bagi penulisnya dan mendatangkan kebaikan bagi sesama. Kelemahan dan kekurangan serta segala yang kurang berkenan dihati mohon dimaafkan. Apabila ada pihak yang keberatan atau merasa dirugikan dimohonkan menghubungi Admin (Abu Azka). Dan untuk naskah-naskah ilmu pengetahuan umum, Insya Allah akan dicantumkan sumber dan atau penulisnya. Mohon Maaf sebelumnya, sekian dan terima kasih ^-^

ALKUBRO & AL KAMIL TABLET

Written By Rudi Abu azka on Senin, 24 Juni 2013 | 10.20

FUNGSI AL KLIBRO  & AL KAMIL

Al Kubro / Al Kamil versi Tablet disusun untuk memudahkan setiap muslim belajar agama kapanpun dan dimanapun. Satiap materi disajikan dalam bentuk audio video dengan tombol menu interaktif, sehingga setiap orang bisa belajar secara mandiri. kapanpun dan dimanapun. Berikut diantara content materinya

1. ENSIKLOPEDI QUR'AN

Memuat materi yang terkait dengan AL Qur'an, mulai dari belajar taro secara visual, murottal, pencarian data Al Qur'an balk ayat atau Latin, tafsirjalalain dan tafsir ibnu katsir.

2. ENSIKLOPEDI HADIS

Yaitu materi yang terkait dengan hadits mulai dasar dad ilmu musthalah hadits, 16 Kitab Hadits terjemah Indonesia (bukhori, Muslim. Abu Daud, lbnu Majah, Tirmidzi, Darimi. Bulugul Marom, Al Shohihah Al Bani, Adabul Mufrad, Lulu' wal Marian, Fathul Bari, Hadits Qudsi,  Arbain Nawawi, Riyadus Shalihin,  Silsilah Hadits Dhoif & Maudu..

3. ENSIKLOPEDI SIROH

Memuat sejarah para nabi dalam bentuk video dan data peta geografisnya saat ini. Khusus sejarah Nabi Muhammad SAW dibahas secara panjang lehar dan detail.

4. FIQIH IBADAH

Memuat tools pendukung ibadah seperti jadwal waktu sholat pengingat sholat dengan alarm azan pada setiap waktu sholat, pencarian masjid terdekat secara online dan materi tentang tuntunan ibadah ritual rukun Islam yang disajikan secara visual dan interaktif (multimedia), mulai dari cara wudhu, shalat, zakat dan manasik haji dan mawaris. Sangat mudah dipelajari, dlikuti dan praktikan sendiri.

5. BAHASA ARAB

Menghimpun materi pembelajaran bahasa Arab lengkap. disusun dengan praktis dan disajikan secara visual dengan menu-menu interaktif sehingga memudahkan seseorang untuk bisa belajar bahasa Arab secara mandiri dari 0 ( hingga mampu membaca kitab gundul.

6. ENSIKLOPEDI UMUM

Memuat lebih dari 168.000 atau setara dengan 700.000 halaman jika dalam bentuk buku biasa, berisi tentang artikel bergambar tentang keislaman dan umum berdasarkan Wikipedia yang sudah bisa diakses secara offline. Apapun persoalan yang ingin diketahui cukup hanya keyword, semua data akan tampil dengan cepat berserta multi link datanya yang juga langsung bisa klik untuk menampilkan pengertiannya.

7. MY LIBRARY

Menghimpun koleksi lebih dad 400 judul buku Islam dalam berbagai bidang ilmu balk dalam format PDF, CHM ataupur ePub.

8. KAMUS

Memuat Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Kamus Indonesia Inggris, Kamus Bahasa Arab, Google Translate offline dan lain-lain

9. KITAB TUROTS

Memuat program khusus rbuan kitab-kitab berbahasa Arab dalam program Maktabah Shamelah, program kitab-kitab digital yang Sangat popular di dunia & selalu update setiap saat. (khusus untuk pars ustadz, kyai atau atas permintaar user).
10.20 | 1 komentar

Allahumma Shoyyiban Naafi'an

Dari sepagi mendung menggantung, angin berdesir. Awan hitanr nreneteskan titik-titik air. Rintik turun perlahan, dan mulai menderas. "Allohumma shoiban naafi'an" 'Ya...Alloh turunkanlah hujan yang bermanfaat untuk manusia, tanaman. dan binatangr".

Musim hujan. Lazimnya enam bulan. Hujan bisa turun seharian atau lebih, tak terkira, tak terbatas karena hujan dibawah kuasa Ilahi.

"Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); hinggaapabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang
tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu, maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu pelbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan
kamu mengambil pelajaran". (AI-Araaf: 57)

Hujan, adalah rahmat dan membawa manfaat. Tanah menyimpan air hujan yang kelak akan digunakan makhluk hidup selama kemarau. Hujan, salah satu jenis air mutlakmaa un thohuurun yang mufakat
dipakai untuk menghilangkan hadast dan membersihkan najis.

Bagi para lbu, musim hujan berarti hari-hari penuh baju yang tak kering. Wira-wiri mengurus baju menumpuk Belum lagi kering cucian kemarin, sudah harus menjemur cucian hari ini. Langganan kata yang biasa terdengar.

Selain cucian, kasur-bantal bisa menambah daftar jemuran. Sikecil yang kedinginan, kerap ngompol. Kasur bantal basah pesing, harus dijemur karena najisnya baru bisa hilang "bittajfiif" (dengan dijemur)
Ada lagi, anak-anak yang sekolah dan pulang kehujanan, padahal seragamnya esok harus dikenakan lagi. Nyuci lagi?

Perut pun mudah keroncongan. lbu harus menyiapkan konsumsi berlipat, lebih dari biasanya. Menu yang tak menarikpun jadi istimewa dikala hujan. Dampak lain, Suasana rumah bisa jadipengap, lembab dan gelap karena baju-baju basah mendadak jadi pajangan. Nyamuk punmeriah beterbangan. Bahkan bila rumah
dekat kebun atau sawah, berbagai serangga rajin berkunjung juga.Bagi mood tubuh yang tak stabil, akan segera terkena flu,mungkin diare, bahkan malaria atau demam berdarah. Naudzu billah min dzaalik.

Untuk ibu, salah satu manfaat musim hujan adalah ujian kesabaran. Seberapa tahan kita mampu menghadapi situasi "penuh basah" ini, hingga kurang lebih enam bulan kedepan dan juga mampu mengatasinya. Membuat suasana rumah tetap nyaman tidak pengap, lembab dan gelap. Karena dapat menimbulkan penyakit. Bersih-bersih, rapi-rapi rumah dan sekitar hal wajib yang harus dikerjakan setiap hari. Memperhatikan asupan pangan seimbang bagi keluarga, agar tak mudah jatuh sakit, jugi sangat penting.

Bersyukur kepada-Nya atas ni'mat yang telah dilimpahkan, harus selalu dilakukan. Terutama bagi kita yang terbebas dari banjir. "Dan jika kamu sekalian bersyukur atas nikmat yang Aku berikan, maka niscaya akan
Aku tambah nikmat-Ku untukmu. Dan jika kamu sekalian kufur atas nikmat-Ku, maka sesungguhnya azab-Ku itu sangat pedih." (lbrahim: 7).
09.48 | 0 komentar

Ibadah Yang Terlalaikan

Written By Rudi Abu azka on Minggu, 23 Juni 2013 | 17.54


Kisah-kisah birrul walidain memang seringkali membuat kita terharu. Apalagi kalau
jauh dari orang tua, membuat rindu kepada kedua orang tua tidak tertahankan.
Masih banyak orang yang tidak sadar akan besarnya kewajiban tentang birrul walidain.
Baik orang awam, atau bahkan sebagian aktifis pun masih menganggap remeh birrul walidain

Yang membuat pilu adalah, sebaglan aktifis lebih merasa enjoy mendakwahi orang lain
dari pada berdakwah dan berbakti kepada kedua orang tua. Kesabarannya menghadapi
tantangan dakwah dari orang lain melebihi kesabarannya tatkala berhadapan dengan
kedua orang tuanya.

Kedua Setelah Beriman

Dalam Al-Qur'an maupun Hadits, perintah untuk berbakti kepada kedua orang tua
menduduki posisi yang sangat urgen. Bahkan dalam beberapa ayat, perintah ini disampaikan
bersamaan dengan perintah untuk beribadah kepada Allah semata. Allah berfiman
"Beribadahlah kepada Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan
sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa"(An-nisa: 36)

Perintah berbuat baik dalam hadits lebih banyak lagi. Pernah seseorang bertanya kepada
Rasulullah SAW, "Wahai Rasulullah, ibadah apakah yang paling utama?" Rasulullah SAW
menjawab, "Shalat tepat pada waktunya." Ia bertanya lagi, "Kemudian apa?" Rasulullah SAW
menjawab, "Berbuat baik kepada kedua orang tuamu." la bertanya lagi, "Kemudian siapa?"
Rasulullah SAW menjawab, "Jihad dijalan Allah." (Muttafaqun Alaihi)

Kedua orang tua adalah dua pintu surga.Sangat rugi kiranya orang yang mendapati
kedua orang tuanya atau salah satunya hidup namun tidak berbakti kepada keduanya.
"Celaka, celaka, celakaiah orang yang mendapati orangtuanya sudah tua; baik salah
satunya atau keduanya, namun keduanya tidak menyebabkan ia masuk surga." Sabda
Rasulullah SAW dalam riwayat Muslim.

Berbuat baik kepada orang tua tidak sekedar di saat mereka hidup, setelah keduanya wafat
pun seorang anak masih diharuskan untuk berbakti kepada keduanya. Ada seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW, "Wahai Rasulullah, setelah kedua orang tuaku wafat, masihkah aku bisa berbuat baik
kepada keduanya?' Rasulullah SAW menjawab, "lya, yailu kamu mendoa'akan dan memohon
ampun untuk keduanya, kamu penuhi janji keduanya, menyambung silaturrahim yang dulunya tidak akan terlaksana kecuali melalui  usaha kedua orang tuamu, juga engkau berbuat baik kepada sahabat mereka berdua." (HR. lmam Ahmad dan Abu Dawud)

Pernah putra Umar bin Khattab, yaitu Abdullah bertemu dengan seorang badui di sebuah jalan di Makkah. la memberi salam kepada badui ini, lalui menaikkannya di atas unta tunggangannya. Kemudian ia mencopot
imamah dari kepadalanya lalu menyerahkan kepada badui ini. Saat melihat peristiwa ini, Malik bin Dinar merasa heran. "Semoga Allah melindungimu wahai Abdullah, kenapa engkau berbuat begini. Bukankah badui itu sangat merasa cukup dengan sedikit kebaikan. Kenapa anda berlebih-lebihan menghormatinya.?"
Tanya Malik. Putra Khilafah ke-2 ini menjawab, "Bapak dari orang badui ini sangat mencintai Umar,
bapakku, dan aku mendengar Rasulullah SAW memerintahkan berbuat baik kepada keluarga
orang yang mencintai kedua orang tua kita."

Sudah seharusnya seorang muslim, apalagi aktifis untuk berbakti kepada orang
tuanya semaksimal-maksimalnya. Tidak perlu menunggu keduanya tua renta atau meninggal.
Tentunya ketaatan dan bakti kepada mereka diwajibkan selama tidak bertentangan dengan
syari'at.

17.54 | 1 komentar

CINTA 100 %


Cinta itu abstrak. Tak kasat mata, tapi bisa dirasakan. Cintalah yang dapat
menimbulkan getaran-getaran hati. Menyebabkan letupan-letupan emosi, entah
bahagia, marah atau sedih.

Cinta juga begitu dominan menguasai perasaan dan hati. Merasa tenang, nyaman dan damai, bila bisa selalu berdekatan dengan yang dicinta. Cinta menghasilkan kerinduan mendalam. lngin memandang, ingin berjumpa, ingin berdekatan. Cinta pula yang menjadi kekuatan untuk berkorban, memberi segala yang dimiliki dan rela melakukan apapun. Atas nama cinta, rasa sakit dan beban penderitaan terasa ringan dijalani. Demi cinta, nyawa bisa menjadi tebusan.

Dia-kah yang Kau Cinta? Abstraksi di atas menggambaran efek
dahsyat cinta. Selanjutnya, marilah kita menilik hati kita masing-masing. Apakah kita
merasakan efek-efek itu pada diri kita atas kecintaan kita kepada-Nya?

Sudahkah cinta kepada AIlah menimbulkan getaran-getaran yang lain
pada hati kita? Menguasai perasaan kita? Mendominasi wilayah kecintaan kita?
Apakah kita juga merasa tenang, nyaman, damai dengan merasakan kedekatan-Nya dan
ketika menyendiri bersama-Nya? Atau merasa demikian jika mendengar ayat-ayat-Nya?
Apakah kita rindu dan ingin sekali bertemu? Berhasrat sekali untuk memandang dan
menikmati Wajah-Nya?

Apakah kita telah merasa enteng mengorbankan apapun yang kita miliki
untuk-Nya? Tanpa berat hati dan tanpa penangguhan? Apapun itu?
Jawab saja dengan jujur, karena hanya diri kita masing-masing dan Allah yang tahu
kebenaran jawaban pertanyaan-pertanyaan itu. Kedalaman cinta kita kepada Allah
menjadi rahasia antara kita dengan-Nya.

Jangan Duakan! Tanpa kita sadari, mungkin saja, cinta kepada anak-anak atau suami melebihi kadar cinta kita kepada Allah' Sampai-sampai, saking cintanya kepada suami, seorang istri bisa kehilangan akal sehat jika suaminya menikah lagi secara syar'i. Atau, seorang ibu yang tak rela melepas anaknya, ketika sang anak harus berangkat ke ma'rokah untuk berjuang fi sabilillah.

Padahal, secara gamblang Allah berfirman, "Katakanlah: Jika bapak-bapak, anak-anak,
saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan Yang kamu usahakan,
perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal Yang kamu
sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-NYa dan dari berjihad di jalan-NYa,
maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi
petunjuk kepada oran g-orang yang fasik." (At-Taubah:24).  Allah mengingatkan kita untuk menempatkan kecintaan kepada-NYa, Rasul dan jihad fi sabilillah di atas cinta kepada Yang lain.

Karena itu, selayaknya kita menempatkan cinta pada tempatnya. Mencintai Allah, dan
mencintai selain-Nya karena Dia. lnilah cinta yang murni 100%. Cinta yang terbebas dari
perbudakan cinta kepada makhluk menuju cinta yang merdeka. Cinta kepada Pencipta
dan Penguasa Makhluk. Jangan sampai kita duakan cinta kita kepada-Nya. Segenap cinta harus bermuara pada alasan karena cinta kepada-Nya. Pastinya, jika kita memiliki kekuatan iman, secara paralel kekuatan cinta kita kepada Allah sekuat iman kita'

"Dan diantara manusia ada orang-orang yang memiliki tandingan-tandingan selain
Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang
yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang
berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa
kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya
mereka menyesal)." (Al-Baqarah: 165)

Bukti Cinta

Seseorang yang benar-benar mencintai, akan memberikan yang terbaik kepada yang
dicinta. Begitupun seharusnya kita. Jika kita mengaku mencintai Allah, kita harus berupaya
makiimal dan optimal untuk membuktikan cinta itu. Buktikan bahwa pengakuan cinta
kita bukanlah omong kosong tanpa makna.

Bentuk bukti cinta tersebut adalah beribadah kepada-Nya dengan ikhlas
dalam segala keadaan. Baik dalam keadaan bersemangat ataupun ketika malas
menyerang. Baik ketika sendiri, ataupun bersama orang lain. Hakikat ubudiyah
ialah cinta yang sempurna/ merendahkan diri kepada Sang Kekasih dan tunduk
kepada-Nya (lbnu Qoyyim, MadarijusSallkin). Cinta yang mendalam akan terbias
pada jasad si empunya cinta. Jika cintanya kepada Allah jujur, maka setiap anggota
jasadnya akan melakukan ketaatan dengan penuh cinta.

Barang siapa pernah jatuh cinta, dialah yang merasakannya. Maka, jangan biarkan
diri Anda mencintai sesuatu yang tidak layak untuk dicintai. Karena cinta selayaknya adalah
milik Allah. Seutuhnya. Maka, pilihlah siapa yang memang layak untuk Anda cintai. Cinta
yang mendatangkan cinta-Nya. Cinta yang akan membawa kebahagiaan hakiki di negeri
abadi. Bukan bahagia semu dan fatamorgana. Bukan cinta yang mengundang kemurkaan-
Nya. Bukan pula cinta yang menyaingi cinta teihadap-Nya. CintaiAllah sepenuh hati, dan
cintai selainnya karena-Nya!




10.28 | 0 komentar

Merevolusi Generasi

Written By Rudi Abu azka on Sabtu, 22 Juni 2013 | 23.14

Kronis! Multidimensi kerusakan menimpa masyarakat. Praktis, tak banyak yang bisa
dibanggakan. Apalagi melahirkan generasi yang unggul. Jika urusan perut, semangatnya luar
biasa. Sifat glamour dan hura-hura menjadi perhiasan hidup. Wanita menjadi kiblat. Uang
menjadi agama.

lslam datang membentuk generasi unggul. Merevolusi gaya hidup jahiliyah. Membangun
harga diri. Menjunjung kemuliaan. Tak heran Umar bin Khattab mengungkapkan, kami adalah
kaum yang Allah memuliakan dengan Islam. Maka barangsiapa mencari selain lslam, Allah
akan menghinakan mereka.

Saat bersama para sahabat, Umar pernah mengungkapkan, kalau boleh kita berandai-
andai, saya ingin rumah ini dipenuhi oleh orang-orang semisal Ubaidah lbn Jarrah. Mengapa
Umar ingin lahir generasi semisal Abu Ubaidah lbn Jarrah? Ia seorang yang cemerlang
pikirannya. Sebagai pendahulu Islam, assabiqunal awwalun, senantiasa bersama
Rasulullah dalam perjuangan lslam. Yang lebih istimewa, saat perang Badar, dalam kondisi
genting, ia harus berhadapan dengan orang yang sangat ia cintai, tak lain adalah ayahnya sendiri
lbn Jarrah. Akan tetapi, demi cintanya kepada lslam, kemuliaan dan harga diri sebagai seorang
muslim, ia tebas ayahnya saat berhadapan di medan perang.

Hari ini, kita kehilangan generasi semisal Abu Bakar Ash Shidiq. Kedermawanannya tak ada
tandingnya. Atau Ustman yang membiayai 10.000 pasukan dalam perang Tabuk dari
kantongnya sendiri. Kita juga kehilangan generasi Mus'ab bin Umar yang meninggalkan
kemewahan karena cintanya kepada Islam. Sampai ketika meninggalnya, kain kafannya
tidak mencukupi untuk menutupi seluruh tubuhnya. Ditarik ke atas untuk menutup
kepalanya, kakinya terlihat, begitu pula saat ditarik ke bawah, kepalanya terlihat.
Kita juga kehilangan generasi semisal Sa'ad bin Mu'adz. Saat menentukan perang Badar, ia

kokohkan Rasulullah dengan ungkapannya, "Kemanapun Anda suka kami akan ikuti.
Seandainya engkau suruh kami untuk menceburkan diri ke laut, kami akan
menceburkan diri bersamamu. Tidak sedikitpun kami enggan untuk Anda pertemukan dengan
musuh-musuh kami. Ambillah harta yang Engkau suka, sesungguhnya yang kalian ambil lebih kami
cintai daripada yang Engkau tinggalkan".

Kita juga kehilangan generasi semisal Miqdad bin Amru yang menyatakan, "Wahai Rasulullah
melangkahlah kemana yang ditunjukkan Allah kepadamu. Kami selalu bersama Anda. Kami
tidak akan mengatakan seperti ucapan Bani Israil kepada Musa, 'Pergilah kalian berperang
bersama Rabbmu, kami akan menunggu disini"'.

Atau al Qo'qa bin Amru At Tamimi, Saat Kholid meminta tambahan 1000 pralurit, Abu Bakar
hanya mengirim seorang Qo'qo. Atau saat Amru bin Ash meminta tambahan 4000 pasukan
kepada Umar bin Khattab untuk menaklukkan Mesir. Umar hanya mengirim empat orang,
Zubair bin Awwam, Miqdad bin Amru, Ubaidah bin Shamit dan Maslamah bin Mukhlid.
Sungguh semangat seribu orang ada dalam satu orang!.

Umat ini telah kehilangan generasi-generasi pilihan. Ada Umar bin Abdul Aziz. Dalam waktu
2 tahun 3 bulan mampu mengubah tatanan masyarakat menjadi penuh ketundukan kepada
Allah. Pemimpin yang amanah, yang menyeru rakyatnya untuk selalu takut kepada Allah.Umat
ini juga kehilangan generasi Shalahuddin Al Ayyubi. Membangunkan pemuda-pemuda dari
tipu daya dunia. Membangkitkan semangat kemuliaan harga diri. Menyadarkan akan
keterhinaan atas musuh-musuhnya.

Hari ini, kita butuh orang-orang yang mau berkorban, sebagaimana generasi awal
berkorban untuk lslam. Tak ada pilihan untuk baik dan mulia kecuali kembali dengan kebaikan
dan kemuliaan generasi awal. Ya, perlu merevolusi generasi , menjadi generasi
bermartabat, mulia dan penuh harga diri. Seperti generasi shalafush shaleh.

23.14 | 0 komentar

Film Riwayat Imam Bukhari

Written By Rudi Abu azka on Selasa, 18 Juni 2013 | 17.00

Film yang berjudul "Riwayat Hidup IMAM BUKHARI" salah satu film yang turut memperkaya sejarah kebudayaan islam. Sedikit cerita tentang film yang di produksi oleh "INSON" film studio, Uzbekistan ini ;

Imam Bukhari lahir di Bukhara, uzbekistan dengan nama Abu Abdullah Muhammad bin Ismail Al Bukhari, pada hari jum`at tanggal 13 Syawal 194 H ( 21 Juli 810 M ). Beliau menjadi yatim sejak kecil, terilham/menghafal hadists ketika berumur 10 tahun dan mempunyai daya ingat yang luar biasa. Walau mendapat julukan Amirul Mukminin fil hadists, beliau juga menguasai ilmu tafsir, fikih, dan tarikh dengan baik. Kitab "Shahih Bukhari" berisikan 7275 hadists shahih yang ditulis selama 16 tahun setelah menyusuri 7 negara, 80.000 perawi dan mengumpulkan 200.000 hadists yang dihafalnya. Walau diterpa badai fitnah dan terusir dari tanah kelahirannya, beliau tetap tidak mau menghinakan ilmu dengan tunduk pada kehendak penguasa. Imam Bukhari wafat di Khartang dekat samarkhand pada tanggal 31Agustus 870 M ( 256 H ) pada malam idul fitri dalam usia 62 tahun kurang 13 hari.

Sebuah film yang menggetarkan hati , tentang realisasi cinta seorang hamba pada Allah dan Rasul-Nya.



17.00 | 0 komentar

VCD Belajar Huruf Hijaiyah Vol 2


16.47 | 4 komentar

VCD Belajar Huruf Hijaiyah Vol 1


16.45 | 6 komentar

VCD Juz Amma Qari Muhammad Toha Al Junayd


16.39 | 5 komentar

VCD Juz Amma Qari Ahmad Saud


16.38 | 2 komentar

DVD Juz Amma Perkata Dengan Tajwid Warna

BERMINAT, SALURKAN INFAK DAKWAH ANDA UNTUK RADIO BANK BTN 00399-01-50-000110-1 AN RADIO KOMUNITAS NURIS FM. Hubungi Admin di 085716863625.
16.29 | 1 komentar

The Amazing Child

“Sesungguhnya Kami yang telah menurunkan Al-Qur’an dan sesungguhnya Kami pula yang akan menjaganya.” (Q.S.Hijr:9)
Demikian Allah subhaanahu wata’aala berfirman, dan kebenaran mutlak atas firmanNya.

Al-Quran yang telah diturunkan akan senantiasa dijaganya, tiada satu makhlukpun yang berkuasa untuk menghapus hukumnya dan menghilangkan pengaruhnya dari jiwa hamba-hambaNya yang suci. Dia yang membuat aturan dan undang-undang dasar hidup makhluknya. Maka hanya Dia pula yang memiliki kuasa untuk menghancurkannya atau mengokohkannya.

Anak kecil dalam film ini (sebagai bukti kebesaranNya) adalah nyata adanya, sejak umur 3 tahun, kedua orang tuanya (Hafidz & Hafidzah Al-Qur’an) telah memperkenalkan Al-Qur’an kepada Husein, putranya. Dan dalam tempo 2,5 tahun ia dapat menghapal AlQuran beserta makna dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Masih banyak lagi keajaiban yang dimiliki oleh anak kecil tersebut dalam film ini yang dapat membuat anda berdecak kagum atas kebesaran-Nya.
Semoga Bermanfaat…
16.17 | 0 komentar

Mini Seri "Al-Jama'ah" (28 Episode)

Written By Rudi Abu azka on Senin, 17 Juni 2013 | 11.54

Film Ini berkisar pada kehidupan pendiri Ikhwanul Muslimin, "Hassan al-Banna" dari saat kelahirannya di desa Mahmoudiya, kawasan Buhairah pada tahun 1906, sampai saat ia dibunuh pada tahun baru helmia Cairo tahun 1949 yang mana ia meninggal pada usia 43 tahun... Perjalanan ke kelompok keagamaan terbesar di dunia Arab. Fitur seri beberapa situasi politik yang terjadi saat itu, banyak karakter yang muncul seperti raja "Fouad" dan "Raja Farouk" dan "Muhammad Naguib dan Gamal Abdel Nasser dan Anwar Sadat, Mohamed Farid, Saad Zaghlul".

Seri ditampilkan Flashback, dengan sekelompok pemuda Al Azhar University di Kairo untuk parade militer di Universitas, dan Jaksa Penuntut, tetapi dia tidak tahu banyak rincian tentang masyarakat, meminta Penasihat Ahli komunitas urusan Abdullah Kassab, memberinya buku tentang pendiri imam dan masyarakat untuk membacanya, dan melihat apa yang kita baca atas nama komunitas agen dan Imam Hassan al-Banna dari masa kanak-kanak sampai sekarang.

Serial ini ini dimulai dengan menceritakan kehidupan pendiri Ikhwan, Hassan al-Banna.
Bagian pertama seriall menampilkan bagian-bagian seri sewaktu Hassan Al-Banna yang merupakan seorang siswa berbakat, pemimpin yang lahir dari alam dan Muslim yang taat, dan menjadi pendiri intelektual Islam modern politik.

Seorang ulama muda berjanggut berteriak pada seorang wanita muda karena membuka cadar dari wajahnya ketika berbicara kepadanya di jalan, dan mengomel kepada orang-orang Mesir yang mengadopsi gaya hidup Barat dan nilai-nilainya.

Itu adalah gambaran pendiri Ikhwanul Muslimin yang digambarkan dalam sebuah miniseri di TV yang mengudara di Mesir yang menampilkan sisi keras gerakan oposisi terbesar di negara itu hanya tiga bulan sebelum pemilihan parlemen penting yang diperkirakan untuk menjadi tandingan partai Presiden Hosni Mubarak yang berkuasa.

Drama TV, berjudul "Al-Jama'ah", atau "Kelompok", telah menjadi salah satu dari seri yang paling populer Ramadhan tahun 2010 lalu. Selama bulan suci, opera sabun dan miniseri merupakan tradisi populer bagi umat Islam yang biasanya berkumpul di rumah di malam hari setelah berbuka puasa mereka. Namun kepopuleran serial ini telah menciptakan kontroversi dan dianggap sebagai ajang propaganda pemerintah Mesir untuk mendeskriditkan Ikhwan, surat kabar nasional UEA melaporkan.

Serial "Al-Jama’ah" merupakan serial yang menampilkan sejarah gerakan Ikhwanul Muslimin di Mesir sejak dari awalnya berdirinya kelompok tersebut dan telah menerima banyak kritikan karena menunjukkan apa yang oleh beberapa pemirsa dan kritikus menyebut sebagai propaganda secara terang-terangan pemerintah Mesir untuk menghancurkan citra Ikhwan.

Pendukung menuduh pemerintah menggunakan acara itu sebagai alat propaganda untuk menjelek-jelekan kelompok itu dengan menggambarkan mereka sebagai sekelompok fanatik yang memerangi orang Mesir dengan pemikiran sekuler dan berorientasi Barat dan mencoba mengubah Mesir menjadi masyarakat Islam.
Akan tetapi, ilmuwan Politik Ashraf el-Sherif, mengatakan bahwa program tersebut justru memiliki efek yang berlawanan.

"Apa yang telah dilakukan oleh serial itu adalah mengubah dinosaurus menjadi fenomena politik yang hidup," kata el-Sherif, yang kuliah di Universitas Amerika di Kairo. "Sekarang, Ikhwan tidak lagi kelompok dilarang, seperti bagaimana pemerintah bersikeras mereka telah memasuki setiap rumah, jalan dan kedai kopi di Mesir."

Ikhwanul Muslim tidak dipercaya oleh banyak orang Mesir tetapi juga memperoleh ukuran dukungan dari rakyat dengan jaringan pelayanan sosialnya. Ini adalah gerakan oposisi politik terbesar dan paling terorganisir, menjadi tantangan kuat untuk sebuah pemerintahan yang menghadapi pasang naik seruan untuk reformasi demokrasi dan protes atas kurangnya pelayanan dasar.

Kelompok yang didirikan pada tahun 1928 itu dilarang pada tahun 1954 atas tuduhan menggunakan kekerasan. Tapi sejak meninggalkan kekerasan, memperluas kehadiran internasional dan berpartisipasi dalam pemilu sebagai calon independen Mesir walaupun seringkali menghadapi tindakan tegas. Kelompok ini secara mengejutkan memenangkan sekitar 20 persen dari 454 kursi dalam pemilihan parlemen 2005 dan sejak itu, pemerintah telah memenjara sekitar 5.000 anggotanya.

Serial ini diproduksi oleh perusahaan swasta Albatros Film Production yang berasosiasi dengan televisi milik negara. Episode, yang disiarkan setiap malam di TV negara dan diputarkan lagi kemudian di saluran swasta, dilaporkan telah menarik kebanyakan iklan-iklan diantara antara lebih dari 60 opera sabun Ramadhan lain.

Plot itu berpusat pada sebuah kasus pengadilan terakhir di mana Ikhwanul dituduh mendirikan milisi mahasiswa, kemudian menggunakan kilas balik untuk menceritakan kisah berdirinya kelompok tersebut. Satu presenter TV berkata menonton acara ini lebih baik daripada membaca 20 buku tentang kelompok itu.
Kritik mengatakan acara ini secara historis tidak akurat, dan anggota terkemuka Ikhwanul menyatakan bahwa skenario itu mengekspresikan pandangan dan kebijakan aparat keamanan yang kuat di Mesir, yang menganggap kelompok itu sebagai tempat berkembang biak bagi ekstremis.

"Apa yang dimaksudkan sebagai karya drama telah berubah menjadi propaganda politik yang mencolok," kata Abdel-Gelil al-Shernouby, editor situs Ikhwanul.

Pencipta acara itu, Wahid Hamid, seorang penulis naskah terkenal yang dikenal karena pandangan sekuler dan penghinaannya bagi kelompok-kelompok politik Islam, mengakui bahwa dia sedikit melenceng dari fakta-fakta untuk tujuan produksi. Tapi dia telah menegaskan acara ini sebagian berdasarkan dokumen kelompok itu sendiri, termasuk sebuah memoar dan tulisan-tulisan lain oleh pendirinya Hassan al-Banna.
Al-Banna, yang dibunuh pada tahun 1949, digambarkan sebagai seorang ulama yang tidak toleran dan konservatif yang membentak perempuan karena tidak benar menutupi kepala mereka dan menyerang orang-orang Mesir yang mengadopsi gaya hidup atau nilai-nilai Barat.

Seorang guru karismatik, al-Banna mendirikan kelompok dengan tujuan membangun suatu sistem yang dipandu oleh Syariah, atau hukum Islam.
Dia pergi ke desa-desa terpencil untuk memberitakan nilai-nilai Islam dan menyerukan kebangkitan Islam di Masjid-Masjid, sekolah dan kedai kopi. Gerakan ini telah menyebar dari Indonesia ke Maroko, dengan banyak pengikut di Amerika Serikat dan Eropa. Dari kelompok itu lahir kelompok politik Islam lain - termasuk fraksi Palestina, Hamas.


Ikhwanul telah disalahkan untuk pembunuhan dan serangan bersenjata terhadap lawan-lawan politik, tetapi para pemimpinnya menegaskan bahwa itu adalah bagian dari masa lalu yang bermasalah.
"Mereka yang mengetahui Ikhwan akan mengetahui kebohongan pemerintah dan media dan akan memastikan bahwa orang-orang yang belum bertemu Ikhwan sangat ingin mengenal mereka dan mungkin bergabung dengan mereka," kata pemimpin tertinggi kelompok itu, Mohammed Badie.
Kelompok ini telah meningkatkan upaya untuk meningkatkan citranya dengan video dan situs sendiri yang bergaya jaringan sosial Facebook yang dikenal sebagai Ikhwanbook, yang mengiklankan sebuah tujuan untuk "menyebarkan kesadaran nilai-nilai Islam."

Penulis Pro-pemerintah mengatakan sejarah Ikhwanul Muslimin tidak dapat diputihkan.
"Mesir tahu bahwa Ikhwanul bermaksud untuk mendirikan sebuah negara Islam yang akan menekan lawan-lawannya," tulis Abdel Moneim Saeed, seorang anggota partai berkuasa senior dan ketua dewan surat kabar milik negara Al-Ahram. "Mereka memusuhi semua dan ingin mendorong bangsa kembali ke Abad Pertengahan."

Dalam serial "al-Jama’ah" penonton dibawa kembali ke masa awal kelompok Ikhwan pada tahun 1928 sebagai sebuah gerakan anti-kolonial. Kelompok ini kemudian tumbuh menjadi organisasi yang popularitasnya menyebar dikalangan akar rumput dan mengancam politisi utama dan memberi peringatan atas sekularisme di seluruh negeri.

11.54 | 0 komentar

Film "OSAMA"

Written By Rudi Abu azka on Selasa, 11 Juni 2013 | 13.59

Hidup sebagai wanita memang tidak mudah di Afghanistan apalagi disaat Taliban berkuasa. Di bawah rezim yang kejam tsb dimana hukuman mati adalah hal yang biasa bagi yang melanggar peraturan, kaum wanita terpaksa kehilangan kebabasannya untuk bekerja, mengekspresikan diri bahkan untuk berjalan keluar rumah saja dilarang jika tidak ada laki2 “legal” yang mendampingi mereka.Salah satu yang mengalaminya adalah seorang gadis berusia 12 tahun dan Ibunya yang harus kehilangan mata pencaharian mereka karena Taliban menutup paksa rumah sakit tempat mereka bekerja. Akibatnya sebagai seorang janda yang ditinggal mati suaminya, Ibu tersebut tidak dapat lagi memenuhi kebutuhan hidup putri dan Ibunya. Maka satu2nya jalan ia terpaksa menyamarkan putrinya menjadi laki2 bernama Osama dengan memotong rambut putrinya menjadi pendek, dan memakainkannya baju laki2 untuk dapat menggantikannya bekerja. 

Menjadi seorang laki2 ternyata bukanlah hal yang mudah dilakukan. Osama harus dapat menyesuaikan diri dengan kondisi “baru” nya agar tidak dicurigai orang lain, khususnya pasukan Taliban yang setiap hari melakukan patroli di kotanya. Benar2 sebuah perjuangan dan pengorbanan yang berat harus dihadapi gadis muda ini, karena jika sampai ketahuan, hukuman mati jelas sudah menantinya.
Satu lagi contoh film sederhana namun memiliki pesan yang luar biasa. Ya, Osama bisa dibilang sebuah drama yang mampu ‘menyentil’ emosi dan moral penontonnya tentang nilai2 kemanusian, dan hak2 asasi manusia khususnya kaum perempuan tanpa harus digarap dengan berlebihan. Hanya dengan melihat sinopsisnya saja sudah membuat penontonnya penasaran dengan apa yang sebenarnya ingin disampaikan oleh film arahan Siddiq Barmak ini.
Terlepas ada tidaknya propaganda politik dan benar atau tidaknya fakta yang menaungi film ini, Osama setidaknya mampu menunjukan kepada dunia bagaimana nasib kaum perempuan di negara konfilk tersebut dimana mereka hidup mereka benar2 terkekang dengan peraturan2 Taliban yang memang terkenal sangat menjunjung tinggi hukum2 Islam, bahkan disini mereka tidak digambarkan sangat kejam dengan tanpa ampun melakukan hukuman mati bagi siapa saja yang melanggar. Adegan demi adegan ditampilkan secara real, tanpa adanya trak musik film berbahas Persia ini berjalan sangat alami, bahkan para pemain2nya dimana seluruhnya merupakan amatiran yang diambil dari jalan2 kota Kabul pun bermain sangat meyakinkan. Beberapa adegan simbolis juga tidak lupa disisipkan oleh Barmak sebagai bahan perenungan di akhir film nanti.
Sebagai tambahan, Film ini adalah film pertama yang dapat melakukan pengambilan gambar di Afghanistan sejak tahun 1996, seperti yang sudah diketahui Afghanistan di bawah rezim taliban melarang keras segala bentuk hiburan termasuk film. Film yang hanya menghabiskan biaya US$46,000 juga banyak mendapatkan berbagai penghargaan di ajang festival film dunia, termasuk memenangkan Best Foreign Language Film dalam ajang Golden Globe 2004.

Bahasa Persian subtitle Indonesia
13.59 | 0 komentar

Berjuta Wajah Satu Akidah

Dari sejarah Rasul - Rasul yang terpancar menghias bumi menggema. Ajaran Tauhid dan meng - Esakan Allah SWT yang disampaikan Nabi Adam AS sampai Nabi Muhammad SAW hingga dapat menguak tabir sejarah kegemilangan tegaknya panji - panji Islam yang begitu bersinar dan bercahaya di Benua Afnka dan Eropa

Tanpa mengurangi rasa syukur atas kemuliaan dan Rahmat Allah yang diberikan dan Jejak Rasul yang terpatri jelas dimuka bumi dan memorial para Utusan, makam Nabi Yunus AS di Andizan hingga Masjid Songjian di China, terpancar keluhuran jiwa, keteguhan Iman para utusan yang senantiasa memullakan keagunganNya. Sejarah dan perkembangan Islam masa kini disajikan langsung dari situs aslinya dinegara Afnka dan Eropa dan 7 negara Asia lainnya seperti Kazakhstan, Krygyzstan. China, Maldives, India, Pakistan, dan Iran.

Kisah-kisah Nabi dan Rasul yang terdahulu sebanyak 124,000 yang di angkat dan hanya 25 Rasul yang wajib di ketahui,tapi tahukah anda siapa mereka itu? Di zaman modern ini, semua khazanah sejarah Islam yang terkandung di dalam Al-Qur’an akan hilang ditelan zaman jika kita tidak mengambil langkah untuk generasi kita yang baru seperti anak-anak kita! Paket Video Dokumenter Jejak Rasul ini Insyaallah adalah cara yang berkesan untuk di sampaikan kepada generasi muda ini! Selain dari grafik dan audio yang bermutu tinggi, kisah-kisah Nabi dan Rasul ini adalah hasil dari petikan Al- Qur’an semata-mata, tak perlu anda menjelajah ke seluruh pelosok negeri para Nabi & Rasul untuk menyingkap sejarah Islam! Paket Video Dokumenter Jejak Rasul ini akan menjawab dan memberikan pesan yang berharga untuk kita umat Islam secara keseluruhan…Insyaallah! Sebagai info untuk anda semua, rekaman yang di buat oleh Krew TV3 ini menghabiskan waktu 113 hari dan menelan belanja Ratusan Ribu Ringgit!

Jejak Rasul merupakan produksi terkenal dokumenter Islam yang ditayangkan di Malaysia. Produksi ini merupakan milik TV3 dan selalu ditayangkan pada bulan Ramadan (bulan puasa). Produksi ini disponsori oleh Bank Islam. Produksi ini juga disponsori oleh Agro Bank dan Johor Corporation pada awal tahun. Produksi ini juga pernah ditayangkan di TV9 dan Astro Oasis.

Jejak Rasul tersaji dalam 30 episod. koleksi penyejuk !man dan sangat berharga bagi keluarga Muslim
13.44 | 2 komentar

Membentuk Keluarga Islami

Written By Rudi Abu azka on Senin, 03 Juni 2013 | 23.08

Bab mengenai pernikahan selalu menarik dan penting untuk dibahas. Bukan hanya karena soal romantisme-nya. Sebab pernikahan bukan hanya tentang bulan madu. Malah, nyatanya, lebih banyak bulan racun daripada bulan madu. Persoalannya, apakah kita punya penawarnya?

Lebih dari itu, pernikahan–menggunakan istilah
Ustadz Anis Matta, adalah peristiwa peradaban. Keputusan pernikahan adalah salah satu keputusan paling penting dalam hidup, jauh lebih penting dari keputusan memilih sekolah terbaik, kampus terbaik, tempat kerja terbaik, dan seterusnya. Karena, sekali lagi, pernikahan adalah peristiwa peradaban. Bukan hanya soal mengubah tatanan demografi masyarakat, tetapi pernikahan membuka pintu untuk
generasi baru, yang bisa jadi, melalui mereka tugas kekhalifahan manusia terlaksana.

Sayangnya, ketika membicarakan pernikahan dan persiapannya, biasanya kita akan berfokus pada dua hal: harta dan mental. Padahal ada satu hal yang sangat penting, yang menjadi kunci kesuksesan
pernikahan, yaitu ilmu. Bukan hanya ilmu mengenai tata cara mengkhitbah atau wawasan ke-Islamandasar, tetapi juga, yang ditekankan dalam bahasan
sederhana ini, ilmu merekayasa dan memelihara sebuah generasi terbaik.

Sumber Daya Manusia (SDM) terbaik sesungguhnya bukan diciptakan di kampus-kampus, sekolah-sekolah, atau institusi lain yang kita sebut “pendidikan”. SDM terbaik lahir dari keluarga. Didikan keluarga adalah pondasi bagi semua pendidikan lain di luar keluarga. Sebuah riset yang dilakukan oleh beberapa departemen di FISIP UI bersama KPK menemukan bahwa para pelaku koruptor (yang telah terbukti bersalah dan ditahan) memiliki masalah sewaktu dibesarkan dalam keluarganya dulu.

Mengenai SDM terbaik, Rasulullah SAW. pernah bersabda:
“Sebaik-baik umat manusia adalah generasiku(sahabat), kemudian orang-orang yang mengikuti mereka (tabi’in) dan kemudian orang-orang yang mengikuti mereka lagi (tabi’ut tabi’in).” (Muttafaq ‘alaih)

Salah satu ciri SDM terbaik, jika mengacu pada generasi Rasulullah SAW., adalah usia karakter yang
jauh lebih matang melampaui usia fisiknya. Dan semua ini dihasilkan dari keluarga yang berkualitas.
Sehingga, berbicara visi pernikahan bukanlah sekadar tentang menjadi suami/istri, tetapi juga menjadi ayah/ibu, dan juga tentang mencari ayah/ibu terbaik bagi generasi yang kita lahirkan kelak. Tentang pendidikan anak, kita sering mendengar pepatah Arab, “Ibu adalah madrasah bagi anaknya.”
Pepatah ini benar, namun sebenarnya masih memiliki lanjutan, yaitu “.. dan ayah adalah kepala
sekolahnya.” Maka, pendidikan anak bukan hanya soal ibu dan anak, tetapi bahkan ayahlah yang paling bertanggung jawab atas visi,perencanaan, pelaksanaan juga evaluasi pendidikannya.

Islam sendiri mengangkat tinggi peran ayah dalam pendidikan anak. Dalam Al-Quran, secara keseluruhan ada 17 dialog tentang pengasuhan, yang tersebar diantara 9 surat. Terdapat 14 dialog antara ayah dan anak, 2 dialog antara ibu dan anak, dan hanya 1 dialog antara guru dan murid. Cukup mengejutkan bukan? Di saat hari ini masyarakat kita menganggap amanah membesarkan anak
“dibebankan” kepada ibu saja, sehingga menyebabkan banyak perempuan menunda-nunda pernikahan dengan alasan ingin mengejar cita-cita, karir, dan lain sebagainya sebelum ia harus berhenti untuk mengurusi anak-anaknya. Paradigma ini juga menimbulkan kecemburuan bagi kelompok perempuan tertentu terhadap kaum laki-laki, sehingga mempertanyakan kesetaraan antara
perempuan dan laki-laki.

Terlepas dari perdebatan mengenai hal tersebut,poin pentingnya adalah perlunya pelurusan paradigma tanggung jawab mendidik anak. Prinsip pendidikan ayah dan ibu adalah saling mengisi, tidak berarti bergantung pada salah satu saja. Namun peran ayah sangat ditinggikan. Seorang bijak pernah
berkata, “Jika ada anak yang durhaka, perhatikan ayahnya.”

Bahkan, tanggung jawab pendidikan anak pada (calon) ayah sudah ada sebelum anak tersebut
tercipta dalam kandungan, yaitu, sebagaimana Umar bin Khatthab pernah berkata, “Hak anak atas orang tuanya adalah dipilihkan ibu yang shalihah.” sementara dua hak anak lainnya terpenuhi manakala anak tersebut telah lahir, “lalu mengajarkan Al-Qur’an, dan memilihkan nama yang baik.”

Ketika anak berada dalam kandungan, suami memiliki kewajiban untuk menyenangkan istrinya. Seorang ibu yang hamil pada dasarnya hanya memiliki tiga macam aktivitas, sebagaimana yang Allah kisahkan dalam surah Maryam ketika Maryam mengandung, “

Maka makanlah dan minumlah dan senangkanlah hatimu …” (QS. Maryam: 26).

Ada tradisi Islam yang semakin hilang, yaitu tradisi dimana masyarakat ikut menjaga, memudahkan, membantu, dan membahagiakan muslimah yang sedang mengandung, dan ketika kandungannya lahir disambut dengan suka cita sebagai “bayi ummat ini.”

Kita sepatutnya curiga, jangan-jangan di rahim seorang muslimah, terlebih di rahim istri kita, ada
ulama dan mujaddid (pembaharu) yang Allah titipkan, yang kelak akan membawa ummat muslim berdiri tegak memimpin dunia dan mensejahterakan alam.
* *
lanjutan pembahasan ini ditulis oleh Ihsan Baihaqi:
Usia 20 thn-an, kita membentuk keluarga, menikah, punya anak, mendampingi masa balita hingga sekolah dasar. Oh Lucunya mereka….

Usia 30 thn-an, kita menemukan anak-anak ternyata sudah remaja, jatuh cinta, mulai banyak keluar rumah. Oh, Cantik dan gantengnya mereka….

Usia 40-an, mereka menggapai cita, kuliah, makin jauh dr orangtua, berasrama, kost, atau di rumah tapi mereka makin banyak keluar rumah.
Allah, jaga mereka…

Usia 50-an. Kita menemukan mereka semakin jauh dari kita, ingin mandiri, ingin membentuk keluarga sendiri. Lalu mereka hadirkan bayi lagi di pangkuan tangan kita yg mulai keriput.

Lalu kita berkata: “Ya Allah…. Betapa singkatnya hidup ini. Jangan jadikan kami termasuk orang yg sia-siakan kehidupan. Lindungi keluargaku, anak keturunanku dari siksa dunia dan akhirat.”

Kalau begitu…
Usia hidup kita tak berulang kan?
Kalau begitu usia anak kita pun tak berulang kan? Kalau begitu sangat singkat kita mendampingi anak-anak kita kan?

Kalau begitu jangan pernah ridlo
jika anak kita bisa mengenal huruf-huruf Al-Quran, bisa membacanya, bisa mempelajarinya hasil dari tangan orang lain dari outsourcing orang lain

Kalau begitu, cemburu rasanya
jika anak kita hanya mau belajar sama guru di sekolahnya tapi tak mau sama kita otangtuanya

Kalau begitu, harus tdk nyamanlah hati kita jika anak kita disuruh ngerjain PR dengan guru lesnya
bukan dgn kita orangtuanya

Kalau begitu, harus “sakit” hatilah kita jika anak kita menceritakan lawan jenis yang disukainya
pada teman sebangkunya
tapi tidak kepada kita orangtuanya
mengapakah mereka begitu percaya pada temannya, tapi tidak pada kita orangtuanya?

Kalau begitu, saat tubuh kita terbujur kaku jangan marah ya jika anak kita me-outsourcing-kan sholat jenazah hanya pada ustadz dan ustadzah sedangkan mereka sendiri tak bisa bacaannya

Jika tidak, ayolah beri manfaat waktu kita sedikit saja untuk anak kita
Bukan sekadar uang jajanan atau Mainan semata Itu semua penting
Tapi kesungguhan kita jadi orangtua
akan memberikan dampak berbeda untuk anak-anak kita.

Oleh :(Ustadz Bendri Jaisyurrahman)
Alumni Gathering PPSDMS Nurul Fikri, Sabtu 25 Mei 2013
Dinotulensikan oleh @yasirmukhtar, dengan beberapa penyesuaian.
23.08 | 0 komentar

RENUNGAN HIKMAH UNTUK SUAMI SHOLEH


Suami yang soleh sangat bertanggung jawab pada keluarganya
Keluarganya dibawa mencintai dan takutkan Tuhannya
Mereka dididik beribadah dan berakhlak yang mulia
Syariat Tuhannya adalah disiplin di dalam rumah tangganya
Tanggung jawab dunianya tidak diabaikannya
Makan minum pakaian tempat tinggal diuruskannya
Pengajaran, nasihat dan pimpinan adalah kewajibannya yang paling utama
Kasih sayang, timbang rasa (kepada anak-anak dan isteri-isterinya) menjadi budaya
Ulah anak-anak dan isteri-isterinya dia sabar menanggungnya
Dihadapi dengan lemah lembut, tidak mengapa sekali-sekali menghukumnya
Senantiasa mendoakan mereka, berlapang dada amalan hidupnya
Kecewa dan putus asa mendidik tidak ada di dalam sikapnya

Suami yang soleh senantiasa berkhidmat dengan keluarganya
Malah sering bersimpati dengan kesusahan mereka
Urusan Akhirat sangat diutamakannya
Urusan dunia tidak pula diabaikannya, di waktu mereka memerlukannya
Kesalahan anak-anak dan isteri-isteri senantiasa dimaafkannya
Mereka dididik penuh bijaksana dengan penuh sabar & tabahnya
Rukun damai, hidup harmoni senantiasa diusahakannya
Rasa bersama bekerjasama, Tuhan diutama, keluarga bahagia
Begitulah suami yang soleh senantiasa bertanggungjawab kepada keluarga
Karena takutnya dengan Tuhannya dia sangat mengambil berat keluarganya
Anak-anak dan isteri-isteri sangat taat (dan menghormatinya)
karena suaminya berwibawa dan sangat mulia

Wahai suami sholeh…tiada perhiasan yang paling indah didunia ini kecuali istri yang sholehah, maka didiklah istrimu menjadi wanita yang dikatakan Rasulullah itu, agar engkau menjadi suami yang sangat bahagia didunia dan diakhirat. Karena jika istrimu menjadi wanita yang sholehah maka ia akan lebih tau bagaimana cara membahagiakanmu.
Engkau telah menikahinya dan menjadikanya halal bagimu dengan akad sya’ri penuh Islami. Maka berarti engkau telah siap untuk menjaga, melindungi dan mendidiknya dengan pendidikan rabbaniyah Islamiyah.
Semua tanggung jawab telah berada dipunggungmu, maka jangan sia-siakan istrimu dengan membiarkanya begitu saja dirumah tanpa pendidikan yang terarah, sekarang engkau telah menjadi suami sekaligus guru baginya. Pelindung dan penyejuk hatinya. Maka lindungilah istrimu dengan pendidikan nabawiyah Islamiyah.
Seorang suami sholeh akan selalu membahagiakan istrinya, layaknya istri sholehah selalu membahagiakan suaminya, dan merekapun saling membahagiakan, sehingga terciptalah rumah tangga yang sakinah, mawaddah wa rahmah.
Sekarang engkau telah menjadi seorang pemimpin, yaitu pemimpin untuk rumah tanggamu. Maka yang harus engkau lakukan adalah melindungi istri dan anak-anakmu. Jangan mudah melepas tangan untuk menyakiti istrimu, karena dia adalah makhluk Allah yang harus engkau didik dan arahkan dengan baik. Kesalahan yang ia lakukan adalah bukan aib baginya, akan tetapi kekurangan yang harus engkau lengkapi. Dan cara melengkapinya adalah bukan dengan emosi dan kekerasan. Tapi dengan pengarahan dan peringatan yang baik.
Semua itu sudah menjadi petunjuk Rasulmu, jika ia masih mengulang kesalahan itu maka peringatilah dengan penuh lembut sampai ia sadar dan thobat serta kembali kepada Allah. Namun jika masih terulang, maka hukumilah dia dengan cara berpisah tidur dengannya. Dan jika masih terulang maka tidaklah mengapa engkau memukulnya dengan pukulan yang tak membekas luka tapi membekas kesadaran. Semoga Allah merahmati rumah tangga kalian dengan saling memahami antara satu sama lain sehingga terwujud rumah tangga yang Islami sesuai dengan keinginan Allah dan Rasulmu.
Wahai suami sholeh…engkau harus sadar, bahwa dalam rumah tangga kadang terjadi perbedaan antara dirimu dengan istrimu. Baik itu perbedaan sifat, karakter  atau pengetahuan..Maka jangan jadikan perbedaan itu sebagai pemacu permasalah yang menimbulkan pertengkaran dan kerusakan rumah tanggamu. Tapi sikapilah semua perbedaan itu dengan penuh dewasa dan hati yang tenang.
Istrimu bukanlah malaikat, tapi manusia biasa yang banyak kekurangan dan kadang banyak melakukan kesalahan seperti halnya engkau juga manusia biasa yang penuh dengan kekurangan. Jangan banyak menuntut yang diluar kemampuan istrimu. Bantulah dia jika dalam kedaan sulit, sepertihalnya Rasulmu mencontohkan semua itu kepada para istrinya. Berlemah lembutlah dengan istrimu, engkau adalah penyempurna segala kekurangan yang ada dalam dirinya.
Ketika engkau dihadapkan dengan permasalahan yang serius maka jauhilah emosi dan hawa nafsu yang akan menghancurkan rumah tanggamu. Akal yang sehat dan pikiran yang  jernih yang harus engkau kedepankan dalam menghadapi permasalahan itu. Agar semua permasalahan bisa engkau atasi dengan penuh bijak. Keharmonisan rumah tangga yang selalu engkau jaga.
Jika engkau sedang sangat marah pada istrimu dikarenakan ulahnya yang kadang membuat hatimu jengkel, maka ingatlah memori-memori  indahmu selama bersamanya. Ingatlah bagaimana ketika pertama kali engkau semangat  ingin menikahinya, yang kemudian dengan sekuat  tenaga penuh susah payah melamarnya, ingatlah ketika masa-masa indah dibulan madumu. Maka insya Allah rasa marah dan kesalmu akan berganti  bahagia. Haruskah segala pengorbananmu selama ini disia-siakan oleh emosi dan marah sesaat???  Ingatlah, bahwa emosi dan marah memang manusiawi tapi tidak akan menjadi manusiawi jika dituruti sehingga berujung pada kehancuran rumah tanggamu.
Perempuan akan tetap menjadi perempuan, yang mereka memiliki sifat lemah dan mudah cemburu. Maka tanamkanlah kepercayaan dia padamu.  Dengan cara engkau selalu melindungi diri dari hal-hal yang menjadikan dirimu sendiri hina. Selingkuh itu adalah haram, istrimu yang sholehah selalu setia menunggumu dirumah, maka janganlah lagi engkau cari kenikmatan sesaat diluar sana. Karena wanita diluar sana umpa makanan busuk yang menimbulkan penyakit bagimu. Sedangkan istri sholehahmu dirumah adalah makanan segar yang akan menyegarkan  jiwa dan ragamu.
Jangan bebani istrimu dengan pekerjaan yang berat. Mencari rizki adalah kewajibanmu. Lindungi istrimu dari fitnah zaman. Jangan biarkan dia keluar rumah kecuali semua tubuhnya terbungkus rapi, kecuali kedua bola matanya. Karena semua itu untuk menghindari fitnah yang akan menimpa istrimu. Tidak berhak laki-laki yang bukan mahramnya memandang wajahnya. Maka lindungilah dia dari segala fitnah itu. Engkau adalah pempin baginya, yang dimana semua itu akan diminta pertanggung jawabanmu dihadapan Allah nanti.
semoga engkau yang membaca ini menjadi suami hanya untuk istrimu...dalam arti, engkau selalu berusaha menjadi suami sholeh yang tidak mudah tergoda dengan wanita selain istrimu. suami yg selalu menjaga kehormatan keluarga, yg selalu beribadah pada allah dan sayang pada istri.

Amin Yaa Rabbal 'Alamin


Sumber
22.27 | 0 komentar
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahu. (QS. Al-Baqarah:261)

DONASI

Follow by Email

TEBAR DAKWAH FILM ISLAM

Teknik Support Streaming

DJ ONLINE

Visitor

free counters

TAFSIR IBNU KATSIR

NURIS TV

AGENDA TV

STREAMING RADIO NURISFM

STREAMING RADIO NURISFM

Server Lokal

Server Luar Negeri

Dengarkan Nurisfm Disini

Total Tayangan Halaman

Pengunjung