Assalamu'alaikum ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  Nurisfm Network
Naskah tentang Ilmu Agama Islam dalam media ini diambil dan disusun dari berbagai sumber. Tidak tercantumnya sumber dan penulis, bermaksud untuk penyajian ilmu yang 'netral' semata. Mudah-mudahan menjadikan amal baik bagi penulisnya dan mendatangkan kebaikan bagi sesama. Kelemahan dan kekurangan serta segala yang kurang berkenan dihati mohon dimaafkan. Apabila ada pihak yang keberatan atau merasa dirugikan dimohonkan menghubungi Admin (Abu Azka). Dan untuk naskah-naskah ilmu pengetahuan umum, Insya Allah akan dicantumkan sumber dan atau penulisnya. Mohon Maaf sebelumnya, sekian dan terima kasih ^-^

Wawancara dengan Maher Zain Sesi 3

Written By Rudi Abu azka on Jumat, 29 April 2011 | 03.15

03.15 | 0 komentar

Maher Zain dalam "Insya Allah" featuring Fadly Padi

Written By Rudi Abu azka on Kamis, 28 April 2011 | 09.16

09.16 | 0 komentar

Software: Murottal Syaikh Abdurrahman As-Sudais disertai Tajwid, Tafsir, Terjemah 13 Bahasa,

Written By Rudi Abu azka on Rabu, 27 April 2011 | 21.23


Software Murottal Syaikh Abdurrahman As-Sudais 30 Jux
Tajwid
Tafsir
Terjemah ke 13 Bahasa termasuk Bhs. Indo
Bahasa:
Inggris, Prancis, Pashto, Persia, Indonesia, Mali, Turki, Jerman, Jepang, Rusai, China, Spanyol.
Al-Qur’an dan Tafsir
Teks Tafsir Al-Qur’anul Karim disesuaikan dengan Audio Murottal oleh Ibnu Katsir, Jalalain, dan Al-Qurthubi
Tajwid
Disertai juga pembelajaran tajwid disertai contoh dari ayat-ayat Al-Qur’an.
Lain-Lain
Memungkinkan bagi anda memilih surat tertentu, juga sebab turunnya di form pencarian… dan bisa langsung anda pencetakkannya.
- Daftar isi disesuaikan dengan Asbab Nuzul
Link Download
Tidak perlu terlalu lama lagi…. silahkan di download di link berikut:

Pertama

Kedua

Ketiga

Keempat

Kelima

Keenam

Ketujuh

Bila ingin mendapatkan CD Program ini bisa menghubungi Admin Nurisfm.

21.23 | 1 komentar

MAHER ZAIN


Ia membawa nafas baru dalam dunia musik dengan mengusung nafas Islami dalam balutan nuansa modern yang catchy, namun menghanyutkan. Ia juga membawa misi dalam musiknya untuk menghibur dan menginspirasi banyak orang, sekaligus membawa pesan perdamaian dan harapan untuk dunia. Ia adalah Maher Zain.

Salah satu lagu Maher Zain yaitu ‘Ya Nabi Salam Alayka’ berhasil meraih the Best Song for 2009 di ajang kompetisi musik yang digelar Nujoom FM, sebuah radio terbesar di Mesir. Sebuah prestasi yang membanggakan mengingat di posisi runner up ada beberapa nama besar seperti Hussein Aljismi, Mohammed Mounir dan Sami Yusuf.

Maher pun juga sukses menggelar konser di beberapa Negara, seperti Swedia, Kanada, Australia, UK, US, Perancis, Mesir, Algeria dan Bahrain. Sebuah prestasi yang tidak main-main.

Single andalan Maher yaitu ‘Insha Allah’ dan ‘The Chosen One’, menjadi hits dimana-mana, termasuk di Indonesia. Video klip ‘Insha Allah’ meraih 7 juta penonton di YouTube dan dibuat dalam 4 versi, yaitu versi bahasa Inggris, Perancis, Turki dan Arab. Sedangkan klip terbaru ‘The Chosen One’ meraih 2 juta penonton di YouTube.
21.19 | 0 komentar

Kehidupan Di Desa

Suatu hari seorang ayah dari keluarga yang sangat kaya membawa anaknya ke desa untuk menunjukkan kepadanya kehidupan orang-orang miskin. Mereka tinggal beberapa hari di rumah seorang petani miskin. Sekembalinya di desa, sang ayah bertanya kepada anaknya, “Bagaimana munurutmu perjalanan kita ini?”
“Hebat, Ayah.” Kata anaknya
“Apakah kau melihat bagaimana orang-orang miskin itu hidup?”
“Ya.”
“Lalu pelajaran apa yang dapat kau ambil dari perjalanan itu?” Tanya ayahnya cengan bangga
“Aku sadar bahwa kita punya dua anjing sedang mereka punya tempat. Kita punya kolam renang yang luasnya sampai ke tengah kebun, sedang mereka mempunyai sungai yang tak memiliki bintang-bintang di malam hari. Teras kita sampai ke halaman depan, sedang mereka memiliki seluruh horizon. Kita memiliki tanah tempat tinggal yang kecil, mereka memiliki halaman sejauh mata memandang. Kita mempunyai pembantu-pembantu yang melayani kita, sedang mereka memberikan pelayanan kepada orang lain. Kita membeli makanan kita, mereka memetik sendiri makanan mereka. Kita memiliki pagar yang mengelilingi dan melindungi kekayaan kita, mereka memiliki teman yang melindungi mereka.”
Sampai di sini, sang ayah tak bisa berkata apa-apa. Kemudian anaknya menambahkan, “Ayah terima kasih engkau telah menunjukkan betapa miskinnya kita.”
***

Kita sering lupa pada segala yang kita miliki dan memusatkan perhatian hanya pada apa-apa yang tidak kita miliki.
Benda-benda yang tidak bernilai di mata kita bisa jadi merupakan barang berharga di mata orang lain. Semua itu tergantung pada perspektif seseorang. Bayangkan apa yang terjadi bila kita semua mensyukuri karunia yang telah kita peroleh dari pada merasa gelisah karena menghendaki yang banyak.
Nikmatilah segala yang telah kau miliki, perhatian kekayaan (nilai) yang terkandung di dalamnya.
09.15 | 0 komentar

Seharusnya…

Written By Rudi Abu azka on Selasa, 26 April 2011 | 13.39

Seharusnya, aku tidak membiarkan mataku menatap yang sia-sia, tetapi aku tak kuasa menahannya, hingga akupun sadar ketika sudah terjebak rasa. Seharusnya aku tidak mengucapkan perkataan yang tidak perguna, tetapi aku tidak kuasa menghentikannya, hingga akupun sadar ketika sudah terjebak kata. Seharusnya aku tak membiarkan telingaku mendengar suara yang tidak bermanfaat, tetapi hatiku tak kuasa menghentikannya, hingga aku sadar ketika aku sudah terjebak suara.

Seharusnya, aku tak membiarkan hatiku lepas tanpa kendali, hingga membuat mata, mulut dan telingaku menjadi tak sadar diri. Bukankah mata, mulut dan telinga hanyalah prajurit dari komando yang bernama hati.

Aku tak menyalahkan mata yang salah menatap, tak menyalahkan mulut yang salah berkata, tak menyalahkan telinga yang salah mendengar. Aku salahkan hatiku karena dialah muara dari semua kesalahan tubuhku. Banyak sekali keharusan yang Allah perintahkan, tetapi kita justru memilih sesuatu yang sesungguhnya tidak harus kita lakukan

Ya Allah, Engkau yang membolak-balikkan hati, tetapkan pendirianku pada agamamu. Ampunilah hatiku karena melakukan sesuatu yang seharusnya tidak boleh di lakukan.

Ya Allah, kalaulah bukan karena rahmat-Mu, mungkin aku masih terperengkap dalam sekap “ketidakharusan”. Kalaulah bukan karena Inayah-Mu mungkin aku masih tenggelam dalam lautan kesalahan. Bimbinglah aku agar selalu mengerjakan yang seharusnya Kau perintahkan. Jauhilah aku dari perbuatan yang seharusnya ku tinggalkan.

Ya Allah..pilihkan aku melalukan sesuatu sebagaimana pilihan-Mu. Jangan Engkau biarkan aku memilih yang bukan pilihan-Mu. Engkaulah yang memberikan sebaik-baik pilihan kepada setiap hamba-Mu.
13.39 | 0 komentar

Tujuh Keajaiban Dunia

Sekelompok murid ditugaskan untuk membuat daftar tentang segala sesuatu yg mereka anggap sebagai tujuh keajaiban dunia.meskipun terjadi beberapa ktidaksepakatan,namun kebanyakan murid membuat daftar sebagai berikut:



1.Piramid Mesir

2.Taj Mahal

3.Grand canyon

4.Terusan Panama

5.Empire State Building

6.St.peter’s basilica

7.Tembok Cina





ketika mengumpulkan kertas para murid,pak guru memperhatikan ada seorang murid perempuan yg belum menyerahkan daftarnya,lalu pak guru itupun bertanya....apakah ia mengalami kesulitan dalam menyelesaikan susunannya.



Murid perempuan itu menjawab, “ ya,ada kesulitan sedikit. Aku tidak bisa memutuskan mana yg harus aku daftar.ada begitu byk kejaiban”



Pak guru berkata,”jika demikian,bacakan kepadaku apa-apa yg telah kau catat,mungkin nanti aku bisa membantumu”



Murid itu ragu sejenak,tapi kemudian ia membacakan daftarnya, “ menurutku tujuh keajaiban dunia adalah:
1.menyentuh

2.merasakan

3.melihat

4.mendengar



ia ragu sejenak,lalu menambahkan:

5.meraba

6.tertawa

7.dan mencintai





Ruang di kelas menjadi begitu sunyi hingga suara jarum jatuhpun terdengar.............



Kegiatan yg sering kita abaikan,kita anggap sepele dan biasa sesungguhnya merupakan kegiatan yg menakjubkan.ini adalah peringatan bahwa,hal2 yg paling berharga dalam kehidupan,adalah hal2 yg tidak dapat kita beli.
08.39 | 0 komentar

Makna Tazkiyah & Proses Pembersihan Jiwa

"Sebagaimana (Kami telah menyempurnakan ni'mat Kami kepadamu) Kami telah mengutus kepadamu Rasul diantara kamu yang membacakan ayat-ayat Kami kepada kamu dan mensucikan (yuzakkiikum, atau men-tazkiyah) kamu dan mengajarkan kepadamu Al-Kitab dan Al-Hikmah, serta mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui. Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (ni'mat)-Ku.” (Surah:2. Baqarah: 151-152)

"Orang jenius adalah yang mampu mengendalikan jiwa-nya dan melakukan aktivitas yang berkaitan dengan masa setelah kematian {orientasi ke depan]. Sementara orang bodoh adalah yang selalu mengikuti hawa nafsunya dan berangan-angan atas pemberian Allah." (HR Thirmidzi).

"Siapa pun bisa marah. Tetapi, marah pada orang yang tepat, dengan kadar yang sesuai, pada waktu yang tepat, demi tujuan yang benar, dan dengan cara yang bijak, bukanlah hal mudah." (Aristoteles).

Segala puji dan syukur bagi Allah Pencipta anusia dengan hati nuraninya yang demikian mempesona. Shalawat dan salam semoga tercurah senantiasa kepada qudwah hasanah kita tercinta pemilik hati termulia dan jiwa teragung, juga untuk keluarganya, para shahabat dan orang-orang yang berjiwa setia kepadanya.

Watak perjalanan hidup yang panjang dan kadang menjenuhkan memang menuntut persiapan matang. Khususnya kematangan jiwa, kedewasaan berpikir dan ketepatan sikap. Namun tidak setiap orang menyadari kepentingan ini, sebagai bagian terpenting khazanah pemikirannya. Termasuk seorang muslim, dimana perannya yang multi peran mengharuskannya agar selalu berada di garis depan dalam mengantisipasi berbagai permasalahan.



Hati dan Tazkiyah

ImageHati menempati posisi yang sangat strategis dalam kehidupan manusia. Rasulullah, shallallaahu ‘alaihi wa sallam, lebih jauh mengatakan:“Istafti qalbaka”, mintalah fatwa (nasehat dan saran putusan) kepada hatimu. Sementara Steven R. Covey menulis bahwa suara hati adalah salah satu dari empat anugerah Pencipta yang terbesar di samping kesadaran diri, kehendak bebas dan imajinasi kreatif.

Nampaknya paradigma (cara pandang) inilah yang mewarnai sebahagian besar taujih (arahan) dan irsyad (bimbingan) beliau yang agung. “Allahumma thahhir qalbahu wa hashshin farjahu” (Ya Allah, bersihkanlah hatinya dan peliharalah kemaluannya) adalah do’a beliau untuk permintaan sang pemuda yang meminta izin berzinah kepadanya. Setelah berlangsung dialog antara beliau dengan sang pemuda itu yang berakhir dengan kepuasan jiwanya atas bimbingan Rasulullah, shallaahu ‘alaihi wa sallam, yang demikian bijak.

Tazkiyah berarti membersihkan atau purification (purifikasi). Dalam psikologi dengan mudah tazkiyyah dapat dijadikan ukuran untuk perkembangan personality (kepribadian). Konsep-konsep Al-Quran mengenai kejiwaan, an-nafs al-amarah, an-nafs al-lawwamah, an-nafs al-mutma'innah, selain menjadi konsep ilmu tasawuf, dengan mudah dapat diturunkan menjadi konsep teoretis ilmu jiwa untuk mengukur kematangan seseorang. (paradigma Islam, Dr. Kuntowidjoyo, halaman 308).

Melihat betapa penting dan berartinya proses tazkiyah, maka sangatlah dipahami jika tazkiyah merupakan salah satu fungsi dan tugas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sebagaimana tersurat secara eksplisit dalam surah dan ayat diatas.



Hati dan Kecerdasan

Selepas SLTA atau perguruan tinggi dan ketika mulai meniti karier di perusahaan-perusahaan swasta atau instans-instansi pemerintahan sebagai seorang profesional, kita banyak dikejutkan oleh teman-teman lama yang kini menyeruak kepermukaan jenjang kesuksesan, padahal; ketika di SLTA atau perguruan tinggi prestasi akademik mereka biasa-biasa saja bahkan ada yang di bawah kita. Tak pernah diduga bahwa si Yanto, (bukan nama sebenarnya), yang sewaktu di SMA termasuk basket mania, sehingga punya nilai paspasan kini menjadi seorang presenter di sebuah stasiun televisi swasta. Sementara si juara umum memiliki prestasi karier yang biasa-biasa saja. Faktor apa yang menyebabkan hal ini terjadi?

Menurut Daniel Goleman, Doktor lulusan Universitas Harvard, penulis buku Emotional Intelligence (1995), jawabannya terletak pada kemampuan mengendalikan diri, semangat, ketekunan, dan kemampuan memotivasi diri. ltulah inti dari Emotional Intelligence atau Emotional Quotient (EQ) yang kadang disebut juga kecerdasan sosial(Social Intelligence). Atau kecerdasan rohani, spiritual dan hati nurani.

Istilah yaqin, 'ainul yaqin, dan haqqul yaqin merupakan hasil pencerapan dari hati dan kepala. Yaqin adalah tingkat pembenaran hasil olahan otak terhadap berbagai informasi yang diterima dari luar; 'ainul yaqin adalah tingkat pembenaran oleh "kepala" berdasarkan fakta yang dilihat oleh "mata kepala" sendiri; sementara haqqul yaqin adalah tingkat pembenaran hasil check and recheck yang diamini oleh hati. Namun demikian, pikiran emosional dan rasional merupakan kemampuan-kemampuan yang semimandiri, masing-masing mencerminkan kerja jaringan sirkuit yang berbeda, namun saling terkait di dalam otak.



Jiwa, Iman dan Dzikrullah, Tiga unsur proses Tazkiah

Pada hakikatnya, setiap jiwa seringkali mengarahkan kepada perbuatan irrasional, akibat dominasi pikiran emosional yang buruk terhadap pikiran rasional. Namun, orang yang beriman, selalu mewarnai jiwanya dengan cucuran rahmat dan Allah swt. dengan cara ber-dzikr tanpa henti. Dengan cara demikian, jiwa yang buruk (an-nafsul ammaratun bis suu') akan berubah menjadi jiwa yang kritis (an-nafsul lawwaamah, jiwa yang selalu mencela dan mengkritik manakala berbuat salah atau tertinggal bebuat baik) dan an-nafsul muthma'innah, yaitu jiwa yang senantiasa memotivasi diri agar melakukan pekerjaan-pekerjaan baik. Pada akhirnya, an-nafsul muthma'innah (pikiran emosional yang telah dirahmati Allah) senantiasa akan bekerja searah dan saling mendukung dengan pikiran rasional (otak).

Di sinilah rahasia mengapa Allah swt. memerintahkan setiap mu'min agar selalu memperkuat tali hubungan dengan Allah (QS Ali lmran: 101). Karena kita seringkali kurang atau tidak mempunyai kendali atas kapan kita dilanda nafsul amaratun bis suu' (nafsu amarah). Ilustrasi sederhana tentang orang yang dikuasai nafsu amarah dibanding dengan orang yang telah mampu mengendalikan hawa nafsunya (an-nafsul muthma'innah) adalah sebagai berikut. Seseorang sedang mengemudi di jalan tol dengan santai. Tiba-tiba pengemudi mobil lain dengan sembrono nyaris menyerempet mobil orang tersebut.

Bila pikiran orang tersebut lepas dari kendali dzikir, sehingga memicu munculnya nafsu amarah, maka bisa diduga orang itu akan mengumpat, "Sialan! Dia hampir saja menabrakku! Aku tak akan membiarkannya begitu saja!" Serta-merta ruas-ruas jari yang menggenggam kemudi mengencang, seakan-akan sedang mencekik leher orang yang baru menyalipnya. Jantung berdegup kencang dan otot-otot di wajah tersetel untuk menampilkan raut wajah bersungut-sungut.

Namun, bila orang tersebut senantiasa menghubungkan pikiran dan hatinya (rasio dan emosinya) dengan Allah (dzikir), maka orang itu akan berprasangka baik (husnuzh- zhan) terhadap si pengemudi yang menyalipnya. "Barangkali ia tidak melihatku, atau ia punya alasan kuat mengapa mengemudi begitu ngawur, siapa tahu ada keadaan darurat medis. Atau dia tengah menghadapi krisis waktu, sehingga ia mengemudi tergesa-gesa." Sikap husnuzhzhan akan mampu menundukkan amarah kemudian menggantinya dengan sikap kasihan. Tentang hal ini, Benyamin Franklin berkata: "Nafsu amarah itu muncul tak pernah tanpa alasan, tapi amat sedikit yang alasannya benar."



Kiat membersihkan Hati Nurani

Inilah beberapa masalah penting yang berkaitan dengan hati serta kiat membersihkannya:

1. Tidak ada siksaan yang lebih besar yang ditimpakan kepada seorang hamba selain hati yang keras dan jauh dari Allah

2. Neraka diciptakan untuk mencairkan hati yang keras.

3. Hati yang paling jauh dengan Allah ialah hati yang keras.

4. Jika hati menjadi keras, maka mata pun menjadi liar.

5. Kekerasan hati bersumber dari empat perkara, yaitu selagi dilakukan hingga melebihi kebutuhan: Makan, tidur, berkata dan bergaul.

6. Selagi badan sakit, maka tak ada manfaatnya makanan dan minuman. Begitu pula hati yang sakit karena syahwat, maka tidak ada gunanya nasihat dan peringatan.

7. Siapa yang menginginkan agar hatinya bersih, maka hendaklah dia lebih mementingkan Allah daripada syahwatnya.

8. Hati yang berkait dengan syahwat akan terhalang dari Allah, tergantung dari seberapa jauh keterkaitannya itu.

9. Hati adalah bejana Allah di dunia. Andaikan manusia mengisinya dengan Allah dan hari akhirat, maka hati itu pun menjadi bening dengan makna-makna kalam Allah dan ayat-ayatNya, lalu pemiliknya akan mendapatkan hikmah yang mengagumkan.

10. Jika hati disuapi dengan dzikir, diairi dengan tafakkur dan dibersihkan dari noda, pemiliknya tentu akan melihat berbagai macam keajaiban dan dia diberi ilham hikmah.

11. Tidak setiap orang yang tampak memiliki ma'rifah dan hikmah adalah orang yang benar-benar memilikinya. Tapi orang yang memiliki ma'rifah dan hikmah adalah orang yang menghidupkan hatinya dengan cara membunuh hawa nafsu. Sedangkan orang yang membunuh hatinya dan menghidupkan hawa nafsu, maka ma'rifah dan hikmah akan menghindar dari lidahnya.

12. Kehancuran hati karena merasa aman dan lalai, sedangkan kemakmurannya karena rasa takut dan dzikir.

13. Jika hati menghindari hidangan dunia, maka ia akan duduk di hadapan hidangan akhirat bersama orang-orang yang menyeru kepada akhirat. Jika hati ridha terhadap hidangan dunia, maka ia tidak akan mendapatkan hidangan akhirat.

14. Kerinduan kepada Allah dan bersua dengan-Nya merupakan angin sepoi-sepoi yang berhembus di dalam hati, menjadikan dunia bersinar terang.

15. Siapa yang meletakkan hatinya di sisi Allah, maka dia akan merasa tenang, dan siapa yang melepaskan hatinya di tengah manusia, maka dia akan gundah gulana.

16. Cinta kepada Allah tidak akan masuk ke dalam hati yang mencintai dunia, kecuali seperti masuknya onta ke lubang jarum.

17. Jika Allah mencintai seorang hamba, maka Dia akan mengatur jiwanya, membuat hamba itu mencintai-Nya dan memurnikan ibadahnya, sehingga dia menyibukkan diri bagi Allah, menyibukkan lidahnya dengan dzikir dan menyibukkan anggota tubuhnya untuk pengabdian kepada-Nya.

18. Hati bisa sakit sebagaimana badan yang juga bisa sakit. Penawar sakit hati adalah taubat dan menjaganya. Hati bisa suram sebagaimana cermin yang juga bisa suram. Untuk membersihkannya ialah dengan dzikir. Hati bisa telanjang sebagaimana badan yang juga bisa telanjang. Hiasannya adalah takwa. Hati bisa lapar dan dahaga seperti halnya badan. Adapun makanan dan minuman hati adalah ma'rifah, cinta, tawakal dan pasrah kepada Allah.

Ditulis oleh: Dr. M. Idris Abdus Shomad*

*) Alumnus S1,S2 dan S3, Imam Su’ud University, Riyadh
08.33 | 0 komentar

Penghuni Bumi Sebelum Kita

Written By Rudi Abu azka on Senin, 25 April 2011 | 16.37

Pada saat bumi berumur delapan ribu tahun, keadaannya masih kosong. Di sini sudah terdapat banyak biji sawi yang putih. Kemudian Allah SWT menciptakan seekor unggas yang bernama Tabirunnasar.

Allah SWT berfirman kepada-Nya: "Hai, unggas Tabirunnasar, makanlah olehmu biji sawi itu. Apabila habis biji sawi itu, engkau akan Kumatikan."

Sang unggas pun memakan biji-bijian itu. Namun, cara memakannya diatur: Pertama, sehari satu biji yang dimakan. Setelah semakin berkurang, maka kini dimakannya hanya satu biji sebulan. Biji sawi itu semakin berkurang saja. Oleh karena begitu takutnya terhadap kematian, maka sang unggas hanya memakan satu biji dalam setahun. Namun, akhirnya, habislah biji-biji sawi itu. Tabirunnasar pun akhirnya mati.

Setelah kematian tersebut, Aliah SWT menciptakan makhluk lain sebagai penghuni bumi, yaitu tujuh pulun orang lelaki. Namun tidak semuanya langsung diciptakan, melainkan satu persatu Allah SWT menciptakannya. Apabila seorang meninggal, maka langsung diciptakan yang lain. Masing-masing dari mereka berumur 70.000 tahun. Konon, setahun pada masa itu sama dengan seribu tahun pada masa sekarang.

Tatkala telah mati tujuh puluh lelaki itu, kemudian Allah ciptakan jin. “Dan Dia menciptakan jin dari nyala api”. (Q. S. 55:1 5). Sebagian dari jin-jin itu ada yang berkaki empat, berkaki dua, dan terbang. Kemudian Allah SWT mengutus seorang yang bernama Yusuf untuk memberikan pengajaran ilmu dan syariat agama. Namun, jin-jin itu banyak yang mendustakan ajaran-ajaran tersebut yang menyebabkan Allah SWT mematikan semuanya.

Penghuni bumi berikutnya adalah suatu makhluk yang berpasangan. Rupanya seperti binatang. Keluar dan dalam neraka. Binatang itu pun beranak, dan anaknya dinamakan dengan Azazil.

Setelah cukup besar, Azazil mulai melakukan peribadatan kepada Allah SWT seribu tahun lamanya. Setelah itu, Allah SWT mengangkatnya ke langit pertama. Selama seribu tahun, di sini pun ia tekun beribadah. Allah SWT menganugerahkannya sayap yang terbuat dari manikam yang hijau.

Dengan ijin-Nya maka terbanglah ia ke langit kedua. Seribu tahun lamanya pula ia benbadah. Demikianlah, pada tiap-tiap lapisan langit ia beribadah selama seribu tahun lamanya, hingga ke lapisan langit ketujuh.

Sementara itu, di bumi saat itu sudah ada penghuni lainnya yaitu dari bangsa jin yang bernama janna. 70.000 tahun lamanya hingga lahir anak-cucunya. Kata ahli tafsir yang lain delapan belas ribu tahun mendiami bumi, yang kemudian menjadi sombong dan kufur. Allah SWT pun mematikan Janna.

Sebagai gantinya adalah yang bernama Banunal Janna. Ia mendiami bumi selama delapan belas ribu tahun lamanya. Ia juga dimatikan oleh Allah SWT.

Sementara itu, di atas langit sana, Azazil bersama para Malaikat masih khusyuk beribadah. Azazil menjadi penghulu para Malaikat selama tujuh ribu tahun lamanya dalam beribadah.

Hingga pada satu waktu, Azazil mengajukan suatu permohonan kepada Allah SWT, katanya: "Ya TuhanKu tujuh ribu tahunlah hamba-Mu ini berbuat kebaikan pada-Mu dalam tujuh lapis langit ini. Jikalau dianugerahkan oleh-Mu, hamba-Mu mohon hendak turun ke bawah ke langit keenam, berbuat kebaikan kepada-Mu."

"Pergilah engkau!", tegas Allah SWT.

Turunlah Azazil atau Iblis itu bersama tujuh ratus Malaikat pengiringnya ke langit keenam. Setelah merasa cukup, ia pun memohon ijin lagi kepada Allah SWT agar diturunkan ke langit kelima, Di langit kelima pun ia memohon diturunkan ke langit yang di bawahnya, dan demikian seterusnya hingga sampailah mereka di langit dunia.

Di langit dunia, Azazil atau Iblis mengajukan suatu permohonan pula: "Ya Tuhanku, hamba-Mu hendak memohon turun ke bumi dengan para Malaikat. Bahwasanya hamba-Mu hendak beribadah kepada-Mu di bumi itu. Ya Tuhanku, betapa Bananul Janna telah banyak berbuat kerusakan di muka bumi. Anugerahkanlah atas hamba-Mu ini bersama para Malaikat berbuat kebaikan ke hadirat-Mu di muka bumi itu."

Allah SWT pun mengabulkan permohonan Azazil itu Diturunkanlah ia bersama tujuh ratus Malaikat yang mengiringnya untuk beribadah di muka bumi, setelah sebelumnya Banunal Janna dimatikan karena banyak berbuat kerusakan.

Setelah delapan ribu tahun lamanya beribadah, Iblis mencoba mengemukakan ungkapan hatinya bahwa di muka bumi inilah ia begitu betahnya, dan tidak ada tempat lain yang membuatnya demikian betah. Dan memohon agar selamanya ia berada di muka bumi untuk berbakti kepada Allah SWT.

Sampai pada satu waktu, Allah SWT berkehendak menurunkan suatu keterangan kepada Azazil, firman-Nya,

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan khalifah di muka bumi". (Q.S. 2:30)

Mendengar firman tersebut Azazil (Iblis) menjadi berduka, disebabkan dengkinya. Mereka (para Malaikat) pun bertanya kepada Allah SWT mengenai siapa yang akan menjadi khalifah itu. "Adam namanya," jawab Allah SWT.

Mereka berkata, "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau.”

Tuhan berfirman: ”Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang engkau tidak ketahui’". (Q.S. 2:30).
16.37 | 0 komentar

Pentingnya Pendidikan Islam

Written By Rudi Abu azka on Minggu, 24 April 2011 | 03.19

Rasulullah SAW bersabda : "Sesungguhnya termasuk tanda-tanda datangnya hari Kiamat adalah hilangnya ilmu dan meluasnya kebodohan."

Hadits ini menunjukkan bahwa dengan hilangnya ilmu pengetahuan, umur dunia semakin mendekati akhirnya. Ini merupakan sebuah isyarat bahwa ilmu itu adalah suatu hal yang penting, karena ilmu adalah keperluan mendasar manusia. Ilmu yang dimaksudkan dalam hadits ini adalah ilmu Islam. Ilmu Islam mempunyai kedududkan yang penting untuk memahami agama. Begitu juga ilmu pengetahuan yang lain karena ada persamaannya yaitu sama-sama diperlukan dalam kehidupan.

Rasulullah SAW bersabda: "Seorang imam(pemimpin) adalah bagaikan pengembala, dan ia akan dimintai pertanggungjawaban atas gembalaannya."(H.R. Ahmad, Syaikhan, Tirmidzi, Abu Dawud, dari Ibnu Umar).

Pendidikan adalah kebutuhan mendasar bagi setiap umat manusia. Pendidikan bukan hanya sebagai kebutuhan sampingan, karena tanpa adanya pendidikan martabat manusia tidak akan menjadi mulia. Dengan demikian salah satu kewajiban seorang pemimpin dalam sebuah negara adalah memenuhi kebutuhan dasar rakyatnya melalui pendidikan ilmu pengetahuan yang diperlukan oleh setiap individu dalam setiap bidang kehidupan, dengan cara menyediakan sekolah baik dari tingkat sekolah dasar sampai tingkat perguruan tinggi.

Allah menciptakan manusia di dunia disertai dengan segala panduannya, termasuk dalam sistem pendidikan. Dalam pandangan islam, bersekolah atau menuntut ilmu merupakan suatu kewajiban. Hendaknya ditanamkan pada anak didik bahwa belajar atau menuntut ilmu hukumnya wajib, jika dilakukan akan mendapat pahala dan derajat yang tinggi, dan kalo tidak dilakukan berarti dosa. Hal ini kebanyakan tidak dipikirkan oleh masyarakat sekuler saat ini.

Beberapa abad silam pendidikan umat islam amat maju. Telah diketahui bahwa peletak dasar science modern adalah pemikir dan ilmuwan muslim. Mengapa dulu, pada semasa khalifah umar bin abdul aziz umat islam ulamanya ahli dibidang science dan sekaligus menjadi ahli agama? Kalau ditelusuri jawabnya adalah tidak ada sekulerisasi antara agama dan science.

Para ilmuwan waktu itu berlomba-lomba mencapai derajat yang tinggi karena didorong oleh keyakinan, bahwa barang siapa menuntut ilmu, Allah akan meninggikan derajatnya. Di samping itu pemimpin sebuah negara (khalifah) sadar bahwa memberikan sarana agar rakyatnya dapat melakukan kewajiban menuntut ilmu merupakan tanggung jawabnya. Khalifah banyak mendirikan perpustakaan diberbagai tempat yang bisa diakses oleh masyarakat luas. Sekolah-sekolah digratiskan, usia sekolah tidak dibatasi, guru atau ulama digaji tinggi, bahkan konon seorang ulama dihadiahi emas seberat buku yang berhasil ditulisnya. Dalam proses belajar mengajar siswa tidak dibebani harus ujian pada waktu yang telah ditentukan, tetapi siswa diberi kesempatan sampai benar-benar menguasai materi pelajaran dan jika telah siap maka siswa menghadap guru untuk diuji secara lisan.

Akankah pendidikan Islam di masa mendatang melahirkan ilmuwan-ilmuwan yang tidak saja handal dalam bidangnya masing-masing, tetapi sekaligus menjadi manusia-manusia saleh yang akan bermanfaat bagi syiar agama dan kehidupan manusia di dunia ini ? Insya Allah.
03.19 | 0 komentar

Remaja Berselawat


Kali ini Nurisfm, berselancar mencoba mencari Info Nasyid dari Negeri Jiran, berikut petikannya.

Kuala Lumpur,Januari 2006- Album Remaja Berselawat telah di lancarkan di Pejabat Urusan Telaga Biru, Bandar Sri Damansara. Album ini mengandungi 13 track selawat-selawat popular yang dilagukan.Antaranya ialah Selawat Kamaliah, Selawat Al-Bihar, Selawat Tenteram Jiwa, Selawat Sayyid Ahmad Al-Badawi, Selawat Tafrijiyah, Selawat Sa'adah, Selawat Isra' wal Mi'raj, Selawat Jibril dan Selawat Popular. Kesemua selawat ini dialunkan dengan latar belakang music percussion.

Selawat-selawat dalam album ini dinyanyikan oleh kumpulan Kashfy bersama-sama dengan Nordin Ja'afar(Solo kumpulan Alarmme).Album ini telah diterbit dan diedarkan oleh Telaga Biru Sdn. Bhd. Album ini boleh di dapati di kedai-kedai buku agama, stesen petronas dan kedai-kedai music yang terpilih dengan harga RM19.90.

Selawat yang terkandung dalam album ini amat sesuai untuk di amalkan dan dengan susunan music yang ringkas, memudahkan pendengar untuk menghafal dan mengamalkan selawat tersebut sebagai amalan seharian.Susunan music latar yang rancak juga sesuai untuk didengar dan menenangkan jiwa.

"Tenangkan jiwa & amanlah dua dunia dengan selawat Rasulullah s.a.w."
Berikut beberapa Selawat yang ada didalam album:

Selawat Interlude
Selawat 'Alamiyah
Selawat Kamaliyah
Selawat Tafrijiyyah
Selawat Al-Badawi
Selawat Maulid
Selawat Saadah
Selawat Jibrail
Selawat Tenteram Jiwa

Sumber : http://kashfy.blogspot.com/
00.55 | 0 komentar

Sampan Keimanan

Written By Rudi Abu azka on Rabu, 20 April 2011 | 08.27

Seorang wanita berkata : "Aku naik sebuah sampan untuk mengharungi lautan kehidupan yang cukup luas tanpa dayung agar aku lebih mudah sampai ke daratan dengan aman." Sampan kehidupan diterpa badai yang cukup dahsyat.

Hampir sahaj aku tenggelam dan binasa kerana maksiat dan dosa seandainya Allah tidak menurunkan rahmatNya. Aku terlempar ke sebuah sungai taubat yang jernih airnya,sehingga aku keluar sebagai orang baru.

Sungai ini telah mengikis habis segala kegelapan dan kesesatan jiwaku dengan mengganti untukku orang yang menguasai dengan cahaya keimanan. Sebelum aku tenggelam disungai tadi,syaitan sentiasa menghiasi kejahatann dari maksiat yang aku lakukan.

Aku menjadi penggemar muzik. Derhaka kepada orang tuaku dan bermacam-macam kekerasan yang lain. Seakan kedua telingaku terdapat penutup yang menhalang masuknya nasihat kedalam hatiku, menghalangku dari ketakburan dan berfikir tentang tanda-tanda kekuasaan Allah atas hambaNya.

Syaitan merasuk jiwaku dengan keangkuhan dan kesombongan yang menghalangku untuk bergaul dengan orang lain yang tidak sepadan denganku. Aku tenggelam dalam sungai kehidupan ini, setelah kutinggalkan bangku sekolah selama dua tahun berturut-turut. Akhirnyanya aku berhenti dari sekolah.

Sekolah kujadikan sebagai pasar untuk bertukar foto, dan untuk menawarkan fesyen pakaianku. Begitulah kehidupanku sebelum tenggelam,sebelum Allah menyelamatkanku dengan perantara seorang teman wanita yang istiqamah, yang mendesakku untuk bertemu......Dengan kehendak Allah dia mampu mempengaruhiku dengan usahanya yang keras.

Aku keluar dari sungai seakan-akan aku baru dilahirkan. Kini aku sentiasa mengharapkan redha Allah,kemudian redha kedua orang tuaku. Aku kembali kesekolah agar boleh menyelami lautan ilmu, agar aku boleh menceritakan kepada saudari-saudari muslimah dan manisnya taubat. Aku mengajak mereka agar membuang jauh-jauh segala jenis muzik dan filem,menggunakan hijab dan meninggalkan....dengan berbagai saranan yang aku boleh.

Aku telah membakar sampan kehidupan yang dulunya aku tumpang untuk berseronok dan kuganti dengan sebuah sampan keimanan dan kesabaran. Aku pegang erat-erat dayung harapan dengan satu tangan dari dayung ilmu dengan tangan yang lain, aku berlayar dengan sampan baru. Aku menyantuni anak-anak yatim dan menghiburkan mereka....

Membantu orang-orang yang memerlukan, cinta dan kasih sayang. Kini menjadi air sampanku, hembusan angin keimananmembawaku ke masa depan yang cerah. Duhai sampan kebanggaanku, aku rasakan kebahagiaan didalamnya. Sampan keimanan yang menjadi bagian dari kehidupanku sekarang. Insya'Allah aku akan sentiasa berada didalamnya hingga bertemu dengan Ar-Rahman. Amin.
08.27 | 0 komentar

Kini QURVID bisa diperoleh di NURISFM

Written By Rudi Abu azka on Senin, 18 April 2011 | 17.38


Tidak semua orang adalah mantan santri pondok pesantren. Kebanyakan jalur pendidikan yang ditempuh oleh masyarakat Indonesia adalah SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi yang pelajarannya bersifat umum. Pelajaran bahasa Arab tidak ditekankan di bangku sekolah.

Indonesia memiliki jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia. Jika mayoritas dari penduduk Muslim ini sadar akan Agungnya isi Al Quran, tentunya bangsa kita ini akan menjadi bangsa besar dengan kualitas moral yang tinggi.

Salah satu penghalang bangkitnya Islam kembali adalah ketika para muslim / muslimah-nya kurang memahami makna bacaan Al Quran yang dia baca ketika sedang sholat. Sebenarnya sudah banyak kitab terjemahan Al Quran, tetapi tentu tidak bisa dibaca ketika kita sedang sholat. Padahal sholat itu merupakan suatu kondisi dimana hati kita benar-benar sedang terbuka. Harapannya jika kita paham makna bacaan Al Quran secara langsung ketika sedang sholat akan menjadikan hati kita benar-benar menerima ajaran Al Quran hingga lubuk hati yang terdalam.

QURVID ini disusun agar seluruh kaum muslimin di Indonesia bisa keluar dari permasalahan di atas.


Dan mengapa QURVID's Team begitu bersemangat untuk menyusun Al Quran Video ini, tidak lain adalah karena keagungan dari Al Quran itu sendiri :

Aku tinggalkan untuk kalian dua perkara. Kalian tidak akan sesat selama berpegangan dengannya, yaitu Kitabullah (Al Qur'an) dan sunnah Rasulullah Saw. (HR. Muslim)


Sesungguhnya Allah, dengan kitab ini (Al Qur'an) meninggikan derajat kaum-kaum dan menjatuhkan derajat kaum yang lain. (HR. Muslim)


Maksudnya: Barangsiapa yang berpedoman dan mengamalkan isi Al Qur'an maka Allah akan meninggikan derajatnya, tapi barangsiapa yang tidak beriman kepada Al Qur'an maka Allah akan menghinakannya dan merendahkan derajatnya.


Apabila seorang ingin berdialog dengan Robbnya maka hendaklah dia membaca Al Qur'an. (Ad-Dailami dan Al-Baihaqi)


Orang yang pandai membaca Al Qur'an akan bersama malaikat yang mulia lagi berbakti, dan yang membaca tetapi sulit dan terbata-bata maka dia mendapat dua pahala. (HR. Bukhari dan Muslim)


Sebaik-baik kamu ialah yang mempelajari Al Qur'an dan mengajarkannya. (HR. Bukhari)


Orang yang dalam benaknya tidak ada sedikitpun dari Al Qur'an ibarat rumah yang bobrok. (Mashabih Assunnah)


Barangsiapa mengulas Al Qur'an tanpa ilmu pengetahuan maka bersiaplah menduduki neraka. (HR. Abu Dawud)
Penjelasan: Maksud hadits ini adalah menterjemah, menafsirkan atau menguraikan Al Qur'an hanya dengan akal pikirannya sendiri tanpa panduan dari hadits Rasulullah, panduan dari para sahabat dan ulama yang shaleh, serta tanpa akal dan naqal yang benar.


Barangsiapa menguraikan Al Qur'an dengan akal pikirannya sendiri dan benar, maka sesungguhnya dia telah berbuat kesalahan. (HR. Ahmad)


Barangsiapa membaca satu huruf dari Al Qur'an maka baginya satu pahala dan satu pahala diganjar sepuluh kali lipat. (HR. Tirmidzi)

KEUNGGULAN
-Membantu Anda memahami arti Al Quran walaupun belum pernah belajar bahasa Arab sama sekali.
-Mempermudah Anda dalam menghafal Al Quran.
-Membuat sholat Anda menjadi lebih khusyu'
-Cocok bagi Anda yang tidak bisa mengikuti Pengajian Rutin Al Quran karena alasan waktu.
-Memperbaiki pengucapan / makhraj huruf Anda.
-Memudahkan Anda dalam menghafalkan nama dan nomor surat di dalam Al Quran.
-Membantu agar bacaan Anda bisa terdengar lebih indah :
| Mishary Rashed Al Afasy | Abdullah Al Mattrod | Yasser Salamah | Muhammad Thaha al Junayd | Sa’ad Al Ghomidi | Abdurrahman as Sudais | Hani ar-Rifai | Muhammad Ayyub | Abdulaziz az-Zahrani | Abdulbasit Abdulsamad | AbdulRasheed Sofy | Al Torgoman | Sa’ud ash-Shuraym | Muammar alandanowsi | Idris Abkr | Zakaria Hamamah | Ahmad Saud | Saleh al Habdan | Majed al Enezi | Maher al Muaiqly | dan lain-lain |
-Bisa digunakan oleh anak-anak maupun dewasa.

TESTIMONI :

“Qur'an Video. Subhanallah, Luar biasa. Ini bisa menjadi pembelajaran cepat sekaligus mendobrak kebekuan pemikiran orang-orang yang menganggap dirinya tidak bisa dan tidak mungkin bisa belajar Al Qur'an menjadi bisa. ZERO to HERO. Qurvid sangat praktis, inspiratif, unik dan menarik sehingga kalau Anda punya keyakinan yang kuat untuk belajar maka akan bisa memahami dan menghafalkan dengan cepat. Mari bersama hidupkan kembali generasi qur'ani, mulai dari diri kita masing-masing. QURVID adalah TEROBOSAN AMAL UNGGULAN yang memadukan berbagai kreatifitas untuk mewariskan amal jariyah yang luar biasa.” (Solikhin Abu Izzudin, Penulis Buku Bestseller From Zero to Hero)

“Alhamdulillah, saya sudah membuka beberapa tampilan Qur'an Video. Pada dasarnya bagus terutama bagi orang Islam yang masih awam dan ingin meng-upgrade ilmu al-Qur'annya terutama bagi yang sudah bisa membaca al-Qur'an dan ingin mengetahui maknanya apalagi sembari mendengarkan lantunan para Qori'i. Subhanallah...”(Muhammad Erwin Farosa, PT. Globalindo)

“Saya sangat tertarik sekali dengan QURVID, karena saya sedang belajar untuk membaca Alquran lebih baik lagi.” (Masna Hidayatullah, PT. Spindo Surabaya)

“QURVID ini cukup efektif karena terjemah perkata. Bagus untuk memonitoring hafalan. Saya merekomendasikan kepada semua anggota komunitas 1 day 1 juz Indonesia untuk bisa memanfaatkan inovasi ini.” (Bhayu Abu Rasyid, Koordinator Pusat Komunitas 1 day 1 juz Indonesia)

“Subhanallah, pertama kali dengar QURVID yah baru sekarang. Respon saya bagus euy. Semoga QURVID dapat meng-Indonesia. Amin” (Anto)

“Degradasi moral yang semakin parah, lunturnya nilai-nilai keagamaan, dan masuknya pengaruh negatif dari budaya kaum kafir, membuat bangsa ini kian hari kian terpuruk. QURVID ibarat setetes air penyejuk di tengah kegersangan gurun pasir. Sebuah langkah kongkret bakti anak bangsa untuk Indonesia.” (Prasetyo Alami, Penerjemah Artikel dan Pengisi Suara Video Tim Harun Yahya Indonesia)

“Subhanallah… Luar Biasa. Sungguh inovasi Dakwah yang sangat menginspiratif. Sekarang kita tidak hanya membaca text book (Al Quran cetak) dan di rumah-rumah / dalam masjid. Produk QURVID ini merevolusi menjadi kita dapat mendengarkan dan membacanya everywhere, everytime, everyday. Perpaduan dakwah dan IT yang sempurna.” (Helmi M.Y. Fosma Solo ESQ 165)

“Dengan adanya QURVID ini merupakan sebuah akselerasi dalam memudahkan kita belajar Al Quran dengan penggunaan media berbasis IT”. (Agung Sularso, pengajar TPA, Klaten)
“QURVID sangat membantu proses belajar dan menghafal Quran. Soalnya kalau pakai QURVID, otak kanan dan kiri kita kan bisa kerja bareng secara simultan karena ada paduan suara, tulisan, dan grafik. Jadi proses mengingatnya bisa lebih gampang dan cepat… sukses terus lah buat QURVID-nya. Mantaaap! :D “ (Ustad Fikri, Trainer Kontrakan Telkomsel)

“Subhanallah. Dengan adanya QURVID insya Allah saya dapat lebih memahami Al-qur’an, cara membaca Alqur’an dengan baik, dan lebih tahu maksud dan pengetahuan yang terdapat dalam Alqur’an. Insyaallah, akan lebih memperbaiki akhlak saya. Amin.”(Nur Anisatussyarifah-Muntilan, Magelang)

“Dengan adanya QURVID ini membantu mempermudah menghafal ayat-ayat dalam Al Quran beserta artinya. Dan ini adalah solusi bagi kita yang merasa sibuk / tidak ada waktu untuk menghafal bahkan membaca Al Quran” (Ghofar I.A. Repema Masjid Baitussalam Delanggu Klaten)

“Program QURVID ini sangat membantu para pemula untuk mempelajari Al Quran dan maknanya”. (Dhimas, Lombok Tengah)

“Inilah kemajuan teknologi yang berorientasi agama, syiar agama di Indonesia tercinta. Saya yakin QURVID bisa merubah keadaan Indonesia. Allahu Akbar. (Dwi P, Semarang)

“QURVID adalah Sebuah Media Belajar dan Pembelajaran Al-Qur’an yang cukup lengkap dan baik yang di dalamnya memuat pendekatan pembelajaran melalui beberapa sisi diantaranya berupa Audio (Murottal), Visual (Tampilan), dan Verbal (beragam bahasa yang ada) sehingga dapat memudahkan orang untuk lebih mudah ketika orang melakukan kegiatan belajar maupun pembelajaran Al-Qur’an.” (Fakih Fauzan, Ketua Rohis SMA Se-Kabupaten Wonosobo tahun 2008).

“Dengan adanya QURVID mempermudah belajar membaca Al Quran kapan saja oke. Lalu orang tua yang tidak bisa membaca Al Quran membimbing putra putrinya tadarus sekaligus latihan sendiri” (Puji Mami, Guru Agama Islam SD N 2 Banjaranyar, Banyumas)

“Bagus banget, dengan berbagai keutamaannya itu, seandainya setiap keluarga muslim tahu dan menggunakan QURVID untuk mengajarkan pemahaman Al Qur'an, insya Allah akan memberikan dampak positif. Media ini akan lebih diminati karena zaman sekarang tentu orang lebih suka membuka laptopnya daripada membuka buku. Zaman sekarang orang tak pernah ketinggalan akan laptopnya juga membuat QURVID ini semakin efektif.” (Siti Rokhayati)

“Dengan adanya QURVID seolah-olah saya mengikuti simakan tadarus Al Quran pada para qari tingkat dunia. Walaupun saya sudah tua terdorong untuk bisa mengoperasikan komputer. Sehingga di sisi lain saya tidak begitu ketinggalan kaum muda yang bisa memanfaatkan kemajuan elektronik modern ini.” (Akhmad Bajuri, pegawai kantor PPAI Sokaraja)

“Sebuah kolaborasi yang indah antara video dengan bacaan al-qur’an, terobosan baru untuk lebih mudah dalam mempelajari al-qur’an bersamaan dengan artinya. Dan juga bisa membantu dalam mempelajari bahasa arab. QURVID sangat cocok untuk orang yang baru dan sedang belajar al-qur’an dan bahasa arab.” (Aghni Ghofarun Auliya, Pondok Modern Darussalam Gontor)

“Subhanallah, sebuah metode pembelajaran yang bagus untuk memahamkan diri dan mendekatkan diri dengan Al Qur’an. Dengan metode ini kita bisa mengetahui makna-makna dari Al Qur’an sekaligus bisa belajar bahasa arabnya juga. So, lanjutkan lagi dengan ide-ide kreatif lainnya”(Govinda Aris S, Klaten)

“Terobosan nyata dalam menjaga ayat-ayat-Nya. Semoga selalu dikonsumsi anak, remaja, dewasa, tetua, dan warga negeri ini.” (Mufid Habibi, Manajer MPSC, Surakarta)

“Zaman semakin berkembang, kini saatnya era teknologi, dakwah pun harus sesuai dengan zaman. QURVID sebagai sarana dan metode praktis dalam berdakwah” (Ro’is, Ketua Umum BKI Fakultas Teknik UNS).

“Menurut saya QURVID ini sangat bagus karena dapat digunakan oleh semua jenjang, baik yang sudah pintar maupun yang belum mengerti lebih dalam. Dengan terbitnya QURVID ini dapat dibaca oleh semua kalangan umur”. ( Isnen Eko D. Jogjakarta )

“Merupakan inovasi baru dalam dakwah islam terutama dalam membaca Al Quran dan membudidayakannya. Dibungkus dengan software yang baik sehingga lebih menarik dan lebih mudah untuk dipelajari. Semoga bermanfaat untuk kemaslahatan Umat Islam”(Listiawan, GEMAIS Wonogiri)
“Sebuah inovasi yang kreatif, bagi saya ini sangat memudahkan untuk menghafal Al-qur’an karena ditampilkan per kata disertai terjemahannya. (Masyhudi , BPPI FE UNS)

“QURVID sangat bagus membantu dalam belajar al-Quran dan media yang sangat menarik untuk kita-kita”.(M Wahib Irfanudin)

“Subhanallah, Penggunaan tekhnologi yang dimanfaatkan secara baik sebagai dakwah. Insya Allah QURVID membantu kita semua dalam belajar memahami alqur’an. Amiin”.(Aziz, Mahasiswa Pendidikan Fisika UNS)

“Subhanallah, sebuah solusi yang sangat mudah untuk belajar Al Qur’an dalam dunia global ini”. (Siswandi)

“Luar biasa!!! Sebuah inovasi yang sangat hebat, sangat membantu dan praktis.” (Nur Wahyu, Mahasiswa Fakultas Pertanian UNS)

“Subhanallah, metode dakwah baru yang revolusioner. Hemat tenaga, tinggal buka komputer bisa dengan bacaan qari’ favorit.” (Faris, Solo)

“Kehadiran QURVID bisa merupakan salah satu langkah untuk melahirkan generasi muslim robbani yang Al-Qur’ani dan menjadikan Indonesia sebagai negara muslim bukan hanya mayoritas penduduknya muslim”(Febrian Indra R. Mahasiswa FISIP UNS)

“Subhanallah, bagus QURVID-nya. Karena kita tidak hanya bisa membaca Qur’an dan mendengarkannya tetapi kita bisa juga mengetahui artinya. Jadi seperti ibarat sekali mendayung 1, 2 pulau terlampaui. Kita bisa mendapat ilmu tajwid dan kita juga bisa mendapatkan arti perkata, dan itu dapat mempermudah kita mengenal bahasa Arab juga.”(Haritsah MYM, Surakarta)

“Bagus, keren, simple, kreatif, dakwah modern, membantu dakwah islam.”(Sodiq, Solo)

“Alhamdulillah, dengan QURVID ini akan memudahkan orang-orang untuk memahami Al Quran. Kebanyakan orang kan biasanya untuk membaca Al Quran sudah biasa, namun biasanya mereka jarang hingga membaca artinya dan memahaminya sehingga pengaplikasiannya dalam kehidupan pun belum maksimal. Dengan adanya QURVID ini, dengan mudah orang-orang bisa memahami arti Al Quran baik per kata maupun keseluruhan. Harapannya, dengan begitu pengamalan Al Quran pun bisa meningkat, dan sholat pun bisa lebih khusuk karena kita memahami apa arti ayat yang kita baca.”(Hanifah, Magelang)

“Subhanallah, ide ini luar biasa. Insya Allah ini dapat membantu orang untuk memahami Al Qur’an. Selain itu, akan sangat membantu untuk mengajar membaca Al Qur’an serta sangat membantu untuk menghafal.” (Viliani Rosi P. Mahasiswa FKIP UNS)

“Al Quran Video, insya Allah bagus banget. Bisa lebih memudahkan kita untuk menghafal dengan kita melihat, mendengar dan bisa merasakan indahnya mengaji. Bagi usia anak-anak yang sangat mudah untuk menghafal akan sangat bermanfaat sekali dan mereka akan lebih tertarik & bersemangat lagi dengan tampilan yang audiovisualnya.”(Latiefah Hidayatun, Mahasiswa FKIP UNS)

“Dengan adanya QURVID tersebut, kita bisa memahami al-quran dengan efektif dan lebih mudah.” (Yaumil T, Mahasiswa Bahasa China FFSR UNS)

“Subhanallah, sungguh menggetarkan jiwa saat mendengarnya suaranya merdu dan dengan bacaan yang benar. Memberikan ilmu yang bermanfaat dengan terjemahannya dan memudahkan orang-orang yang selama ini enggan membaca al Qur’an. Semoga Allah memberkahi.” (Eti Setyarini, Purworejo)

“Subhanallah inovatif banget… alhamdulillah sekarang sudah lebih mudah mempelajari Qur’an tanpa butuh banyak waktu.”(Istiqomah Markhami, Jogokariyan Yogyakarta)

“Kreatif, ke depan industri konten yang berkembang”. (Syaifullah, Pemilik R.M. Iga Bakar, Purwokerto)

“Dari tampilannnya cukup menarik, setelah saya pergunakan, QURVID dapat membantu atau mempermudah saya dalam menghafalkan ayat-ayat al quran. Juga dapat dijadikan sarana yang simpel untuk merenungkan setiap ayat Al Quran al Karim dengan membaca terjemahannya. terjemahannya memakai terjemahan yang dikeluarkan oleh DEPAG, yang notabene terjemahannya banyak dikenal dan dipakai oleh masyarakat di indonesia”.(Rahmat Bewe, Santri Pesantren Mahasiswa Arroyyan Surakarta)
“Salah satu cara belajar membaca Al Qur’an bagi pemuda-pemuda jaman sekarang yang banyak yang belum mampu membaca Al Qur’an dengan baik, mereka bisa belajar menggunakan media yang InsyaAlloh efektif ini, semoga versi berikutnya yang bisa belajar per kata bisa segera dirilis.(Zulfikar Robbayani, Wonogiri)

“Alhamdulillah Butri nemu QURVID. Semoga keberadaan QURVID bisa menggeser video clip yang kurang bermanfaat.” (Ibu Tri Widayati)

“Subhanallah… sebuah terobosan baru yang bagus. Lebih ditingkatkan lagi, sehingga bisa bermanfaat bagi orang lain dan semoga dengan adanya QURVID akan menambah semakin banyak hafid & hafidhoh di Indonesia sehingga Indonesia akan menjadi lebih baik.” (Enik Ekawati, Purworejo)
“Saya mendukung QURVID ini, sebagai salah satu sarana belajar. QURVID ini sangat bermanfaat daripada video ataupun mp3 musik-musik sekarang ini.” (Iyut, Surakarta)

“Subhanallah, suatu karya yang menakjubkan bagi para pembelajar al quran. Semoga barakah karena sebaik-baik manusia adalah yang belajar al qur’an dan yang mengajarkannya.” (Fitri Nur Kolifah, Ponorogo)

“QURVID bagus, gagasan cemerlang untuk belajar al Qur’an. Nice.” (Arini Mayan Faani, Malang)

“Membaca quran dengan QURVID bisa sekalian belajar mahrajul huruf, bahasa arab. Bagus.” (Nur Eka, Klaten)

“Dengan adanya ini, orang-orang dapat belajar Al-Qur’an anywhere, anytime.” (Putri, Karanganyar)

“Menarik, dengan QURVID belajar dan memahami al Quran bisa Audio Visual jadi lebih mudah dan nancep di otak.” (Triana, Santriwati Ar-royyan Surakarta)

“Tidak perlu mengikuti sekolah khusus untuk membaca sesuai Tahsin yang benar, karena QURVID dilengkapi dengan audio dan visual yang menarik.” (Wiwit Widiawati, Ngawi)
“Bisa memudahkan kita yang belum lancar membaca Al-Qur’an. Bagi yang sudah lancar, kita lebih dapat memahami maknanya. Selain itu lebih mudah dibawa.” (Euis Septiana, Batang)

“Dengan diterbitkannya QURVID semoga akhlak dan pendalaman tentang islam dapat lebih mudah dimengerti dan diamalkan.” (Benty W, Magetan)

“Bagus, dengan QURVID aktivis yang biasanya sibuk dengan segudang aktivitas bisa terbantu dengan membiasakan sering-sering dengar QURVID sambil ngerjakan tugas lain nih…” (Wahdatun Nikmah)

“Saya rasa QURVID sangat bagus dan pasti banyak yang tertarik karena banyak keunggulan-keunggulan dibanding Qur’an digital yang lainnya.” (Tahfidziyah Muchacha Lathfika, Karanganyar)

“Bagus, kreatif, menarik, sangat membantu dalam mengkaji Al-Qur’an nantinya.” (hamba Allah)
“Menurut saya QURVID ini sangat bagus, kreatif dan terobosan baru yang sangat menarik. Karena kebanyakan orang tidak / belum memahami Al-qur’an. Sehingga akan sangat membantu masyarakat kita. Dan diharapkan masyarakat Indonesia bisa berubah dengan lebih mudah memahami Al Qur’an.” (Faluki Pangesti N , Kebumen)

“Insya Allah, saya sangat antusias dengan ini. Menurut saya QURVID ini sebagai salah satu media yang baik untuk membantu saya dan teman-teman yang masih awam mengenai arti & tata membaca Qur’an yang baik. Coz dengan QURVID ini tidak hanya belajar mengetahui arti dari Al Qur’an, tapi juga membiasakan diri untuk lebih dekat dan menjadikan membaca Qur’an sebagai aktivitas harian. Insya Allah….” (Siti Abriyani)

“QURVID merupakan media dakwah yang sangat bagus & efektif untuk membantu umat muslim belajar Al Quran dengan baik & benar. Karena melalui media QURVID ini kita tidak hanya dapat mendengar tilawah saja, akan tetapi kita juga dapat mengetahui makharijul huruf, bacaan, dan artinya. Dan insya Allah dapat membantu mencetak hafidz, hafidzah di negeri ini.” (Yunita Tri U, Kudus)

“Subhanallah… videonya bagus. Untuk hafalan pas banget, soalnya tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat dan juga menarik.” (Nina Nurcahyani, Purwokerto)
“Subhanallah, sungguh sangat bagus, karena sangat mempermudah kita dalam mempelajari Al Quran. Selain itu juga bisa mempelajari bagasa Arab.” (Renny Pujiartati)

“Sangat inovatif sekali, dalam satu waktu bisa melakukan dua amalan yang sangat bermanfaat dan mendapatkan pahala. Ini sangat bermanfaat buat orang yahg selalu disibukkan oleh perkerjaan tetapi mempunyai kemauan keras untuk belajar Al Qur’an.”(hamba Allah, Rembang)

“Sangat bermanfaat dan memudahkan dalam belajar / menghafal. Dalam mempelajari artinya juga menjadi lebih mudah.” (Khusnul, Blora)

“Mudah dipelajari, dipahami, dan dihafal. Cocok untuk semua umur, semua kalangan. Bagi yang belum bisa memahami isi dari Al Qur’an, lewat QURVID bisa lebih memahami.” (Tri Utami, Kebumen)

“Sungguh mulia sekali, QURVID akan sangat membantu dan istilahnya menjadi oase di kalangan umat muslim yang memang kadar imannya masih kurang. Semoga QURVID ini bisa tersebarluaskan dengan baik dan dapat membantu kita umat muslim untuk lebih memahami din Islam dan syariatnya yang terkandung dalam Al Quran.” (Dian Suryati Pangestika, Cilacap)
“QURVID semoga bisa menjadi sarana dakwah yang luar biasa….Amiin.” (Aprilia Dwinta K, Kebumen)

“Subhanallah… sungguh ide yang sangat bagus. InsyaAllah akan memudahkan dalam menghafal Al Qur’an. Pemanfaatan IT yang sangat bagus. Semoga dengan adanya QURVID ini akan senantiasa memberikan amalan yang tiada henti bagi pencetus ide, pembuat, yang mempromosikan serta yang menggunakan dan mengenalkan QURVID ini. Amiin…” (Fitri Aprilianingrum, Blora)

“QURVID bagus banget, memberi kemudahan jika ingin membaca Qur’an langsung dengan maknanya.” (Septi Indriyani, Wonosobo)

“Al Quran Video merupakan salah satu cara yang sangat menarik dan praktis untuk belajar Al Quran. Tanpa harus membawa beban yang berat, kita akan senantiasa belajar Al Quran kapanpun, dimanapun (sesuai tempat yang ahsan untuk membaca Al Quran). Sehingga senantiasa mengingat firman-firman-Nya.” (Diska Mega Vita D, Purbalingga)

“Alhamdulillah, semoga dengan QURVID ini banyak orang-orang yang akan senang untuk membaca dan menghafal Qur’an. Bagus karena bacanya pelan-pelan jadi bisa diikuti…”(Endah, Sukoharjo)

“QURVID memberikan metode baru baca al Quran. Semoga dengan adanya QURVID masyarakat umum bisa lebih belajar dan mendalami makna isi al Quran. Secara setting dan layout yang menayangkan menampilkan para penghafal ternama bisa memberikan pelajaran lebih bagaimana cara membaca Al Quran yang lebih mengenang di hati. Semoga QURVID yang dirancang secara modern bisa menambah hafalan dan artinya bisa memberikan ibrah ke semua umat islam yang haus akan ilmu bidang agama. Harapannya semoga setelah terciptanya QURVID para penyusun tak henti untu memberikan inovasi-inovasi yang dapat membuat umat muslim lebih dekat dengan islam. Amin. “ (Nur Rochmah Ary, Jombang)

“QURVID ini sangat bagus untuk mengenalkan al qur’an secara cerdas kepada masyarakat umum. QURVID merupakan media yang bagus untuk belajar dan mencintai al qur’an. Semoga bisa berguna untuk kemaslahatan umat.” (Wiji Lestari, MICD-UGM)

“Hmm… subhanallah bagus-bagus, salah satu strategi dakwah dengan memanfaatkan kemajuan teknologi yang sudah ada.” (Nuzul Rakhmadhan, Batang)

“Subhanallah! Media dakwah yang baru dan subhanallah, mampu mengimbangi perkembangan teknologi yang ada. Melalui QURVID lebih mudah lagi dalam memahami isi bacaan Al Qur’an. QURVID sangat membantu sekali membaca, mengerti, dan memahami Al Quran.” (Arys Rafiah, Jambi)

“Teknologi QURVID itu bagus dan bermanfaat sekali bagi pengetahuan keagamaan kita.”(Tri Kurnia, Purworejo)

“Al Quran Video bisa dijadikan sebagai media yang cukup efektif dan menarik untuk dijadikan sebagai penanaman dan pemahaman nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an. Al Qur’an yang akan bisa menjadikan hidup lebih baik lagi.” (Desy Dwi Artanti)

“QURVID saya pikir bagus untuk alat dakwah, karena di perdesaan maupun di perkotaan sekarang anak-anak jauh dari ajaran Islam. Jadi dengan adanya QURVID yang setiap hari disetel maka Dia akan dimengerti.” (Yanie H, Ngawi)
“Gagasannya bagus, sangat bagus, bahkan luar biasa. Karena dengan adanya QURVID tersebut dapat memudahkan kita umat Islam untuk mempelajari Al Quran lebih dalam.” (Yulia Dyah Savitri, Jombang)

“Bismillah…inovasi yang luar biasa! Karena Al Quran adalah petunjuk dan pedoman bagi seluruh umat manusia, maka kewajiban setiap umat untuk belajar tentang dinnul haq. Setiap kita adalah ‘Calon Pengubah’, maka ubahlah duniamu dengan Al Qur’an pedomanmu!”(Sekar R. Wibowo, Wonogiri)

“Sangat bagus dan perlu disebarluaskan, Insya Allah akan semakin memahamkan kita tentang Al Quran dan artinya, apalagi disertai dengan video (visual) sehingga mudah dicerna dan diingat.” (Istiqomah, Sragen)

“Subhanallah, ide yang kreatif, bagus-bagus. Dengan QURVID tersebut dapat mengembangkan dakwah Islam. Hal itu juga dapat membantu bagi orang-orang yang ingin memahami al Qur’an, ingin secara langsung tahu cara baca yang benar sekaligus makna dari ayat-ayat Allah. Di kalangan masyarakat masih banyak orang-orang yang membaca Al Qur’an tapi belum tahu makna / arti dari ayat yang dibacanya. Like it, Good Job…” (Wahyu Fitri Lestari, Magetan)

“Salut…cara dakwah baru yang subhanallah…kreatif, inovatif, atraktif. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua dalam mempelajari Kitabullah (Al Qur’an) dan bisa menjadi amal jariyah,amien…. Hamasah… Allahu Akbar.” (Dewi N,Kebumen)

“QURVID sangat bermanfaat untuk umat Islam karena memudahkan untuk mempelajari membaca Al Quran beserta terjemahannya. QURVID bisa dimiliki oleh khalayak umum karena menggunakan teknologi yang memang setiap orang bisa untuk menggunakannya.”(Irine Riskyana, Purworejo)

“Bagus, menumbuhkan minat hafal Al Quran bagi orang Islam yang kurang telaten dalam membaca Al Quran.” (hamba Allah, Sukoharjo)

“QURVID penyebarannya perlu menyeluruh ke berbagai daerah.” (hamba Allah)

“Bagus, sangat membantu dalam hal penghafalan surah-surah Al-Qur’an, cara membaca tajwid dan dalam mengartikan surah tersebut dari kata per kata maupun kalimat. Tak hanya suara saja melainkan juga ada visualisasinya, jadi lebih mudah untuk mempelajarinya dan tidak membosankan.” (Dinda A G, Surakarta)

“Salah satu media pembelajaran baca Al Quran yang subhanallah dan mudah dipelajari. Media ini dapat menarik minat masyarakat agar lebih mudah membaca Qur’an serta memahami perintah Allah SWT. Lewat pemahaman kandungan Al Quran. Insya Allah kehidupan umat Islam dapat lebih baik dan mulia.” (Novelia Ardhini, Ngawi)

“Bagus, dapat membantu untuk mengetahui tajwid dan pelafalan secara benar, serta dapat memahami artinya.” (Dewi Ekasari K, Surakarta)

“Media yang digunakan adalah film akan membuat seseorang lebih berminat untuk menonton sehingga media belajar bahasa arab dapat tersampaikan ke segala stratifikasi orang-orang.” (Ekayana PN, Sragen)

“Saya pikir, saya cerna, saya rasa sangat bagus, bermanfaat, berguna, dan sangat penting… kenapa? Karena setiap orang pasti ingin sebuah pengetahuan, sebuah penjelasan dari apa sih maksud / arti, cara membaca yang benar dan pastinya isi kandungan ayat tersebut dan saya pikir juga, anak juga mudah dan cepat mengerti dan ingin serta menjadi jauh lebih baik keinginan memperbaharui / memperbaiki akhlak. Apalagi untuk pembelajaran orang tua sekalipun.” (Vina Wijayanti, Mantingan Ngawi)

“QURVID merupakan sebuah inovasi baru, murah, mudah dan insya Allah jariyah dan barokah. Semoga banyak muslim yang paham arti al-quran.” (Septian Bayu Nugraha, Pacitan Jawa Timur)

“QURVID sangat bagus untuk dipergunakan terutama untuk menanamkan nafas-nafas Islami. Meningkatkan pemahaman kitab suci Al Quran di seluruh lapisan masyarakat sehingga orang dapat benar-benar bisa memahami isi petunjuk untuk mereka hidup di dunia ini.”(Endang Setiasih, Semarang)

“Sangat baik terutama bagi orang-orang yang mulai belajar Al Quran atau setidaknya tahu lah bagaimana bunyi tajwidnya. Jadi yang dipelajari tidak hanya sekadar teori saja tapi juga ditunjukkan prakteknya seperti apa. Serta mempermudah hafalan arti perkata.” (Riana, Karanganyar)

“Memberikan inovasi dalam membantu belajar membaca dan memahami Al Qur’an lebih mendalam. Disarankan kepada para pengajar TPA.” (Indrawati, Colomadu)

“Bagus dan menarik untuk lebih memahami arti dalam Al-Qur’an.” (Mukhibah Rizki H,Kebumen)

“SUBHANALLAH…!! Luar biasa…!! Sebuah terobosan yang insya Allah sangat bermanfaat. QURVID merupakan hal yang sangat modern dengan perpaduan teknologi dan IT yang canggih dan memang hal ini, terobosan ini benar-benar pertama di Indonesia. Semoga dengan adanya QURVID ini kita sebagai muslim / muslimah lebih mendekatkan diri pada Allah SWT dan lebih baik dalam memperbaiki diri… ALLOHU AKBAR…!!” (Lastri, Karanganyar)

“Bagus buat kita-kita yang awam yang ingin memahami Al Quran secara menyeluruh. Sehingga membaca dan memahami Al Quran menjadi menyenangkan.” (Mahasiswa aktivis)

“Menurut saya QURVID ini sangat bagus untuk pembelajaran membaca dan memahami Al Quran termasuk bagi mereka yang baru mau belajar. Dengan tampilan video berupa bacaan ayat Al Quran berikut terjemahan perkatanya, kita dapat belajar bahasa Arab juga dengan lebih mudah. Selain itu,audio / suara pembacaan ayat suci Al Quran dari para tilawatil Qur’an yang sudah ternama juga terdengar sangat indah, menggetarkan hati, dan menggugah semangat untuk mempelajari dan membaca Al Quran, baik bagi anak-anak, remaja, dewasa, maupun orang tua.” (Maria Ulfah, Mahasiswi)

“Program QURVID sangat bagus sekali, seimbang dengan kemajuan zaman yang sangat pesat. Karena di era globalisasi ini masih banyak sekali orang yang mengaku Islam tapi belum fasih membaca Al Qur’an. Mengenai panjang-pendeknya, makhrajnya, serta tajwidnya. Nah, QURVID telah menyatukan semua aspek yang sangat membantu dalam mempelajari Al Qur’an, yakni meliputi warna, penglihatan, dan pendengaran serta dilengkapi artian terjemah secara terpenggal-penggal.” (Sutinah, Boyolali)

“Dengan terciptanya QURVID ini menandakan bahwa belajar Al Qur'an itu tidak hanya bisa dilakukan di majlis-majlis, tapi bisa juga dilakukan di mobil atau di rumah saat waktu senggang. QURVID ini menurut saya merupakan suatu terobosan yang cerdas mengingat masyarakat sekarang yang kebanyakan tidak memiliki waktu luang untuk belajar Al Qur'an dengan menghadiri majlis-majlis ilmu.” (Ulva M, Ngawi)

“QURVID menutut saya sangat inovatif dan kreatif sekali. Demi dan untuk kebaikan bersama.” (Joyo, Mahasiswa Ilmu Syariah FSSR)

“Subhanallah, QURVID luar biasa!! Ibarat kita menebar benih padi 1 biji akan tumbuh menjadi banyak. Suatu cara berdakwah yang sangat luar biasa.” (Widayat, JN UKMI UNS)

“Terobosan yang sangat bagus untuk mencerdaskan pengetahuan umat Islam. Dengan fitur yang menarik, bisa menambah keinginan dalam belajar Al Qur'an, serta memperbaiki cara baca yang masih salah. Inovasi seperti ini harus terus dikembangkan.” (Wijaya)

“QURVID bagi saya sangat membantu untuk menghafal Al Qur'an karena dalam menghafal Al Qur'an lebih mudah bila kita juga tahu artinya dan maknanya.” (hamba Allah, Kebumen)

“QURVID ini bagus untuk pendidikan bagi siapapun yang ingin belajar membaca Al Qur'an dan makna dari perkata. Apalagi jika ini sudah diajarkan pada anak usia dini, sehingga generasi muda berpegang teguh pada Al Qur'an.” (Apriyan Ardhitya P, Kartasura)

“Dengan adanya QURVID, insya Allah umat Islam selalu dekat dengan Allah.” (Dewanto Kamas Utomo, Banten)

“QURVID bagus banget membantu untuk lebih cinta Al Qur'an . Tampilan bagus, jadi bisa belajar menghafal Al Qur'an lebih semangat!!! Semoga bisa membantu menyebarkan dakwah di masyarakat Indonesia, subhanallah…keep istiqomah.” (Denis Eka Cahyani, Purbalingga)

“Subhanallah, idenya sungguh luar biasa. Semoga dengan adanya QURVID akan semakin banyak orang yang hafal Al Qur'an.” (Siti Aminah, Nganjuk)

“QURVID insya Allah akan menjadi media belajar Al Qur'an yang sangat baik. Semoga dengan adanya QURVID dakwah untuk membumikan Al Qur'an semakin mudah. QURVID insya Allah akan menjadi media pembentuk generasi Qur’ani yang unik.” (Wachyu, Kebumen)

“Barokallah… semoga dapat memberikan manfaat bagi semua kalangan sebagai awalan sebuah perubahan.” (Yanun Dwi, Jakarta)

“Subhanallah, semoga bisa membentuk pribadi-pribadi yang lebih mencintai Al Qur'an.”(Yayuk Widyastuti, Palembang)

“Keberadaan QURVID ini sangat membantu sekali. Dan ini bisa menjadi salah satu media dakwah yang cocok di zaman modern seperti sekarang ini.” (Eka husnul Khotimah, Jatim)

“QURVID is the best, semoga dengan ini semakin banyak orang yang mencintai Al Qur'an dan berusaha memahami maknanya. Semoga QURVID ini bisa tersebar tidak hanya di kalangan muslim-muslimah Indonesia saja, tapi bahkan sampai Dunia.” (Siti Zulaekhah, Kalirejo)

“Menurut saya QURVID merupakan terobosan baru yang bagus dan bermanfaat guna pembelajaran Al Qur'an baik bagi anak-anak maupun remaja serta orang dewasa.” (Sri Endahwati, Purworejo)

“Semoga akan lebih banyak hamba Allah, di dunia, bahkan orang-orang non Islam yang mengambil manfaat daripadanya. Amin…” (Dewi Arumsari, Ngawi)

“Subhanallah… keren banget QURVID-nya, sangat bermanfaat. Dengan QURVID yang biasanya teknologi memanfaatkan kita, sekarang kita yang memanfaatkan teknologi. Dengan QURVID wujudkan mahasiswa Qur’ani.” (Mar’atul Mufydah Palka, Mahasiswi Pend. Biologi UNS)

“Fungsi QURVID disini sangat bagus. Islam itu syumul, berkembang dan sesuai dengan zaman. Dengan adanya QURVID, maka orang akan mudah mengakses dan belajar Al Qur'an sehingga terwujudlah generasi-generasi Qur’ani yang kelak mengembangkan karakter bangsa.” (Evi Kusumawardani, Pati)

“Subhanallah… ide yang sangat bagus untuk membuat QURVID ini. Karena sangat membantu bagi orang-orang yang ingin paham isi dari Al Qur'an, bahkan bisa sampai tahu arti perkata.” (Rumay Fitrotun A, Kebumen)

“Menurut saya gagasan hadirnya QURVID sangat bagus. Dan tujuan yang mulia. Saya pribadi jujur belum bisa membaca Al Qur'an dengan baik dan benar (sekarang sedang belajar tahsin).” (Wiwich Puspa L, Sukoharjo)

“Dengan adanya QURVID, insya Allah dapat membantu kita dalam memahami Al Qur'an lebih dalam, sehingga dapat berguna dalam mengamalkan Al Qur'an di kehidupan sehari-hari.” (Rahmawati, Semarang)

“Dengan adanya QURVID maka orang-orang dapat belajar Al Qur'an dengan baik dan dapat mengetahui cara membaca bacaan Al Qur'an dengan benar serta belajar Al Qur'an dapat lebih mudah.” (Rivany Dyah Utami, Klaten)

“Alhamdulillah, secara keseluruhan tampilan QURVID sudah bagus, jelas, mudah dibaca. Antara tulisan dan background sudah kontras, output suara juga jelas.” (Ika Purnama Sari, Sukoharjo)

“Saya sangat senang dengan adanya QURVID, karena lebih mudah dalam mempelajari Al Qur'an. Saya akan membelajarkan metode QURVID ini kepada adik-adik TPA saya di desa. Karena di desa saya kurang sekali minat untuk mempelajari Al Qur'an serta terjemahannya. Semoga QURVID bisa menjadi salah satu wajihah Dakwah yang senantiasa mendapat Berkah Allah. Amin…Allahu Akbar!” (Dyah Pujiastuti, Ponorogo)

“QURVID merupakan inovasi baru, yang menurut saya merupakan salah satu sarana dakwah yang bagus, kreatif, dan mudah dimiliki oleh siapa saja. Semoga QURVID ini bisa merambah ke semua kalangan.” (Eka Fitriana, Brebes)

“Subhanallah… wal hamdulillah… dengan adanya QURVID ini, insya Allah akan lebih memudahkan orang Islam untuk belajar Islam. Karena banyak orang Islam yang tidak paham tentang Islam terutama kitab sucinya sendiri. Padahal di dalam Al Qur'an itulah pedoman-pedoman hidup telah dijelaskan. Dengan menggabungkan kerja 2 alat indra yaitu pendengaran dan penglihatan, insya Allah belajar akan semakin mudah, efektif, dan maksimal. Barokallahu fikum untuk para penemu QURVID…” (Latifatun Sab’ah, Cilacap)

“QURVID merupakan inovasi alat, sumber, serta metode pembelajaran Al Qur'an baru yang bagus untuk membimbing masyarakat yang sudah menggunakan teknologi maju. Insya Allah dengan QURVID, masyarakat akan lebih mudah mempelajari Al Qur'an dan mengamalkan Al Qur'an. Saran buat QURVID, kalahkan tangga lagu musik Indonesia dengan lantunan ayat suci Al Qur'an yang memikat.” (Nailu Rukhma, Pekalongan)

“Sebuah terobosan yang bagus, menarik, dapat memberikan kebermanfaatan yang besar bagi kaum muslimin, selain itu mengembalikan masyarakat (yang kini mulai melupakan Al Qur'an) untuk kembali mendekatkan diri kepada Al Qur'an, mengkaji, menghafal, mentadaburinya, sehingga mewujudkan masyarakat Qur’ani (merujuk kepada Al Qur'an sebagai pedoman hidup).” (Reza Tri Nugroho, JN UKMI UNS)

“Sebuah inovasi baru dalam belajar tajwid. Lebih mengena, lebih mudah dipahami, dan sepertinya lebih mudah diaplikasikan (insya Allah). Sebuah metode belajar dengan pengalaman langsung.” (Galih Utami, Purworejo)

“Dengan adanya QURVID akan sangat membantu kita-kita dalam mempelajari Al Qur'an karena tidak hanya dengan membaca, kita juga dapat belajar Al Qur'an dari pendengaran. Hal itu akan mempermudah dalam penghafalan.” (Annisa F, Karanganyar)

“Keren, karena belum ada sebelumnya.” (Puput Tri H, Humas Internal JN UKMI UNS)

“QURVID bisa sebagai penenang jiwa, ketika belajar / mengerjakan tugas, daripada mendengarkan musik-musik biasa / barat.” (Yuniarsih, Kebumen)

“Bismillah, Subhanallah… diriwayatkan dari shahabat Utsman Rasulullah bersabda, ‘Sebaik-baik kamu adalah yang belajar Al Qur'an dan mengajarkannya’(Hadits shahih). Insya Allah ini salah satu langkah untuk membumikan Al Qur'an, supaya Al Qur'an semakin kita cintai.Allahu Akbar!! Barokallahu fikum.” (Anjar M.P, Solo)

“Subhanalloh, terobosan baru dalam memahami Al-Quran. Sebagai seorang muslim tentu sudah menjadi kewajiban kita memahami dan mengamalkan Al-Quran. Dengan mendengar lantunan dan melihat visualisasinya, seperti kata ustadz dennis, insya Alloh dapat diambil ilmunya 50%. Semoga dapat dimanfaatkan.” ( Mulad A.M, Mahasiswa Sastra Inggris)

“PR setiap muslim selama hidup di dunia sampai ajal menjemput adalah memahami Al-Quran secara keseluruhan. Salah satunya bisa melalui QURVID.” (Fahmi Arif)

QURVID sangat bagus dan mendukung baik bagi pemula maupun bagi aktivis. Bagus buat strategi dakwah.” (M. Hasan, Ketua ROHIS SMA N Sukoharjo)

“Suatu terobosan yang kreatif oleh pemuda-pemuda yang berjuang dalam dakwah.” (Joko Priyanto, Boyolali)

“Subhanalloh… Bagus sekali program QURVID ini. Dapat membantu orang-orang mempelajari dan mendalami Quran lebih baik lagi. Jika orang-orang Indonesia memahami isi Al-Quran, insya Alloh moral dan akhlak orang-orang Indonesia akan luar biasa Islami. Dan dengan QURVID mempercepat proses dakwah di Indonesia. Allohu Akbar.” (Aie Nur Baeti, Mahasiswi)

“Subhanalloh, QURVID luar biasa. Dakwah menyebar, dakwah indah dengan QURVID.”(Ridwan, Ketua Kajian Remaja Sukoharjo)

“Bagus sangat membantu agar dekat dengan Al-Quran.” (Aldi)

“Subhanalloh, ide yang cemerlang untuk memudahkan seseorang mempelajari Al-Quran dan mengerti artinya dengan cara yang tidak membosankan. Siip idenya J .” (Achmad Bahrudin)

“QURVID sangat bagus bisa diterima sangat baik. Karena ilmu itu akan semakin mudah diserap dengan melihat, mendengar dan membaca.” (Antoni W)

“QURVID sangat membantu memahami bacaan Al-quran sehingga ketika membaca al-quran, sholat menjadi lebih khusyu’, pengamalan dalam kehidupan sehari-hari juga lebih baik. QURVID ini sangat dibutuhkan untuk memperbaiki moral remaja muslim yang semakin jauh dari nilai-nilai islam. Terus berjuang di jalan dakwah. Allohu akbar!” (Arum Asri, Klaten)

“Sebuah alat yang sangat inovatif dan efektif untuk mengajarkan Al-Quran. Insya Alloh akan membantu mempermudah mempelajari Al-Quran oleh semua orang dan semua kalangan. Media baru ini mengefektifkan dakwah islam. Mempermudah memahami isi kandungan ayat Al-quran karena penggalannya sangat tepat. Mudah dipelajari oleh pemula pelajar Al-Quran. Semoga media baru ini semakin mempermudah dalam berdakwah di jalan Alloh SWT.”(Wahyuni)

“Subhanalloh, ide mengenai QURVID sangat bagus. Semua bisa belajar memahami Al-quran melalui kepingan DVD yang sangat tipis. Semoga penyumbang ide, pembuat program ini mendapat balasan dari Alloh. Multi level pahala semoga sukses!! Allohu akbar.”(Vivy Z M)

“Alhamdulillah dari tangan putra bangsa tercipta sebuah produk yang dapat membantu umat Islam dalam memahami kandungan Al-Quran khususnya bagi anak-anak. Ironis, anak-anak yang seharusnya menjadi generasi penerus perjuangan ini, justru seakan jauh dari Quran. Banyak anak-anak bahkan remaja dan pemuda belum bisa membaca Quran apalagi memahaminya karena metode-metode pengajaran maupun penyampaiannya. Diharapkan dengan adanya QURVID ini, membawa suatu metode yang baru dalam memahami Quran, suatu metode yang menarik dan dapat melibatkan beragam indera manusia sehingga esensi yang ingin disampaikan lebih mudah diterima.” (Nur Amin Barokah, Mahasiswi Psikologi)

“Ya Alloh mudahkanlah jalan-jalan orang yang menunjukkan jalan kebaikan. Subhanalloh,betapa Alloh telah menyibakkan jalan kebaikan. Dengan QURVID kita bisa belajar menghafal Al-Quran mudah, belajar bahasa Arab gampang, kelak 2015 orang Indonesia bisa hafal Al-Quran dan bisa bahasa arab.” (Hajar Yuli Anisa, Gondangrejo)

“Allohu akbar!! Semoga jalan menuju ridho Alloh mendapat kemudahan. Amin. Sangat akurat, tepat sasaran. Dakwah era globalisasi, sesuai perkembangan mode. Alangkah beruntungnya saya, khususnya orang-orang yang sedang belajar bahasa quran yang dengan ini mendapat kemudahan untuk mempelajari bahasa arab. Menjadi salah satu jembatan dakwah di dalam rumah.” (Fitri Rustiani, Mahasiswi Sastra Arab)

“Subhanalloh, sangat baik sekali. Dengan adanya QURVID akan sangat membantu sekali. Akan ada banyak sekali manfaat apabila menjangkau ke seluruh lapisan masyarakat, insya Alloh akan bisa menjadi penyejuk bagi umat yang sepertinya haus akan iman. Amin. Dan bagi kalangan mahasiswa pelajar, bisa menjadi semangat untuk berbuat baik sebagai personal dan berdakwah sebagai muslim dan muslimah. Semoga amal yang baik ini, mendapat kelancaran dan kemudahan dari Alloh.” (Dian suryati pengestika)

“Bagus. Bisa untuk belajar Al-Quran dan terjemahannya dan cara baca yang benar. Menguatkan daya ingat, wah jadi semangat menghafal Al-Quran dan artinya. Mudah memahami arti perkata dan kalimat. Praktis disimpan di komputer. Mudah di-share ke teman dan keluarga. Bismillah. Allohu akbar.” (Eris nurmawati, Ngawi)

“Subhanalloh! Terobosan baru dalam dakwah, hal yang sebelumnya tak pernah terpikirkan. QURVID ini benar-benar membantu untuk lebih memahami isi ayat-ayat dalam al-quran. Sangat membantu sekali di zaman sekarang dimana untuk mengimbangi perkembangan teknologi, Islam bisa berdakwah melalui teknologi melalui QURVID ini. Semoga bisa menjadi media dakwah yang baik dan semoga bisa menyebar luas di seluruh Indonesia.” (Arys Rafiah)

“Subhanalloh. Luar biasa. Hasil yang memang pertama di Indonesia dan insya Allohmembawa manfaat yang amat besar. Dengan perpaduan IT dan teknologi-teknologi yang canggih. Sangat membantu insan untuk lebih mendekatkan diri kepada Alloh SWT. Semoga niat yang amat mulia ini menjadi ladang amal yang amat berguna dan bermanfaat bagi semua orang. Tetap semangat dalam dakwah. Allohu akbar.” (Lastri, karanganyar)

“Subhanalloh! Saya baru tahu Al-Quran perkata versi video. Bagus banget. Semoga QURVID ini bisa dikenal oleh seluruh lapisan umat Islam di Indonesia. Sehingga dengan demikian, tidak cuma hapal saja, tapi umat muslim di Indonesia bisa paham makna Al-Quran.” (Sannidya Sekar Tiara, Mahasiswi Teknik Informatika)

PEMESANAN:

isi:
2 keping DVD (khusus untuk komputer)
114 file QURVID (dari surat Al Fatihah hingga surat An Naas)

Format video : WMV (Windows Media Video)
Bisa diputar menggunakan aplikasi:
Windows Media Player
Winamp
Jet Audio
GOM Player
dll


Pemesanan QURVID 30 JUZ LENGKAP:
Pulau Jawa Rp 60.000,-(sudah termasuk ongkos kirim)
Luar Pulau Jawa Rp 65.000,-(sudah termasuk ongkos kirim)

HUBUNGI : Sdr. Rudianto di HP 081319107800 esia 021-99187391
17.38 | 0 komentar

Tersenyum Pada Nasib

Sepuluh tahun yang lalu, ketika aku masih kuliah, aku bekerja di museum National History milik universitasku. Suatu hari ketika sedang bekerja sebagai kasir di toko barang-barang cendera mata, aku melihat sepasang suami istri yang telah lanjut usia bersama seorang gadis kecil di kursi roda. Kuamati gadis itu, ia seakan duduk dengan posisi aneh, baru kemudian kusadari bahwa gadis itu ternyata tidak memiliki kaki dan tangan, hanya kepala, leher dan tubuh. Ia mengenakan pakaian putih kecil bertitik-titik merah. Kedua orang tua itu mendorongnya ke arahku.

Aku melihat mesin hitung, lalu menoleh ke arah gadis kecil dan mengedipkan mata kepadanya. Ketika mengambil uang dari kakeknya, aku sekali lagi melirik ke gadis itu. Tak disangka ia tersenyum sangat manis kepadaku. Senyuman paling lebar yang pernah kulihat. Tiba-tiba saja cacatnya hilang dan yang kulihat hanyalah seorang gadis cantik yang senyumnya melumerkan diriku. Sebuah senyuman yang saat itu juga memberiku pengertian baru tentang kehidupan ini. Ia menarikku, mahasiswi miskin yang sengsara ini, ke dalam dunianya: dunia yang penuh senyum, cinta dan kehangatan.

Itu sepuluh tahun yang lalu dan sekarang aku telah menjadi seorang pengusaha sukses. Namun, kapanpun merasa sedih dan memikirkan kesulitan-kesulitan di dunia, aku segera teringat gadis kecil ini, dan pelajaran yang mengagumkan yang telah diberikannya kepadaku.
09.07 | 0 komentar

Sifat Salam Rasulullah SAW

Segala puji bagi Allah semata dan shalawat serta salam semoga sentiasa dicurahkan kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam yang tiada Nabi setelahnya.

Sesungguhnya salam itu merupakan sunnah terdahulu sejak zaman Nabi Adam ‘alaihi salam sehingga ke hari kiamat, dan salam merupakan ucapan para penghuni syurga, Dan ucapan mereka di dalamnya adalah salam. Salam merupakan sunnah para Nabi, tabiat orang-orang yang bertakwa dan semboyan orang-orang yang suci. Namun, dewasa ini, benar-benar telah terjadi kekejian yang nyata dan perpecahan yang terang di tengah-tengah kaum muslimin! Jikalau engkau melihat mereka, ada saudara semuslim yang melintasi mereka, mereka tidak mengucapkan salam kepadanya. Sebahagian lagi hanya mengucapkan salam hanya kepada orang yang dikenalinya sahaja, bahkan mereka merasa aneh ketika ada orang yang tidak dikenalinya memberi salam kepadanya, mereka mengingkarinya dengan menyatakan “Apakah anda mengenali saya?”.

Sedangkan yang sedemikian itu merupakan penyelisihan terhadap perintah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam, sehingga menyebabkan semakin menjauhnya hati-hati mereka, semakin merebaknya perangai-perangai kasar dan semakin bertambahnya perpecahan. Bersabda Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam: “Tidaklah kalian akan masuk syurga sehingga kalian beriman, dan tidaklah kalian dikatakan beriman sehingga kalian saling mencintai. Mahukah kalian aku tunjukkan kepada sesuatu yang jika kalian mengamalkannya nescaya kalian akan saling mencintai, iaitu tebarkan salam di antara kalian.” (HR Muslim).

Di dalam hadits Muttafaq ‘alaihi, ada seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam, “Islam bagaimanakah yang baik?” Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Memberi makan dan mengucapkan salam kepada orang yang engkau kenali mahupun yang tidak engkau kenali.” (Muttafaq ‘alaihi).

Maka yang demikian ini merupakan suatu anjuran untuk menyebarkan salam di tengah-tengah kaum muslimin, dan bahawasanya salam itu tidaklah terbatas kepada orang yang engkau kenali dan sahabat-sahabatmu sahaja, namun untuk keseluruhan kaum muslimin.

Adalah Abdullah Ibnu ‘Umar Radhiallahu ‘anhu pergi ke pasar pada pagi hari dan berkata : “Sesungguhnya kami pergi bertolak pada pagi hari adalah untuk menyebarkan salam, maka kami mengucapkan salam kepada siapa saja yang kami jumpai.”

Salam itu menunjukkan ketawadhu’an seorang muslim, ia juga menunjukkan kecintaan kepada saudaranya yang lain. Salam menggambarkan akan kebersihan hatinya daripada dengki, dendam, kebencian, kesombongan dan rasa memandang rendah kepada orang lain. Salam merupakan hak kaum muslimin antara satu dengan lainnya, ia merupakan sebab tercapainya rasa saling mengenali, bertautnya hati dan bertambahnya rasa kasih sayang serta kecintaan. Ia juga merupakan sebab diperolehnya kebaikan dan sebab untuk seseorang masuk syurga. Menyebarkan salam adalah salah satu bentuk menghidupkan sunnah Mustofa Shalallahu ‘alaihi wa sallam.

Bersabda Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam: “Lima perkara yang wajib bagi seorang muslim ke atas saudaranya, menjawab salam, mendo’akan orang yang bersin, memenuhi undangan, menjenguk orang sakit dan menghantarkan jenazah.” (HR Muslim).

Wajib bagi sesiapa yang diberi salam menjawab dengan jawapan yang serupa sebagai bentuk ittiba’ terhadap perintah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam. Dari Abi Sa’id Al-Khudriy Radhiallahu ‘anhu, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Jauhilah oleh duduk-duduk di pinggir jalan!” mereka berkata, “Ya Rasulallah, kami tidak boleh meninggalkan majlis kami ini dan juga bercakap-cakap di dalamnya.” Maka Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Jika engkau enggan meninggalkannya, maka berilah haknya jalan.” Mereka berkata, “Apakah haknya jalan itu wahai Rasulullah?” menjawab Rasulullah, “Mennundukkan pandangan, menyingkirkan gangguan, menjawab salam serta amar ma’ruf nahi munkar.” (Muttafaq ‘alaihi).

Imam Nawawi Rahimahullah berkata : “Ketahuilah, sesungguhnya memulai salam itu adalah sunnah, dan membalasnya adalah wajib. Jika si pemberi salam itu jumlahnya ramai, maka yang demikian ini merupakan sunnah kifayah ke atas mereka, maksudnya jika sebahagian telah mengucapkan salam bererti mereka telah melaksanakan sunnah salam atas hak keseluruhan mereka. Jika yang diberi salam seorang diri, maka wajib ke atasnya menjawabnya. Jika yang diberi salam ramai, maka menjawabnya adalah fardhu kifayah atas hak mereka, maksudnya jika salah seorang daripada mereka telah menjawabnya maka gugurlah kewajipan bagi yang lainnya. Namun, yang lebih utama adalah memulai memberi salam secara bersama-sama dan menjawabnya dengan bersamaan pula.”


SIFAT SALAM

Berkata Imam Nawawi, “Ucapan salam minima dengan perkataan ‘assalamu’alaikum’, jika yang diberi salam seorang diri, maka minima dia mengucapkan ‘assalamu’alaika’, namun adalah lebih utama jika dia mengucapkannya dengan ‘assalamu’alaikum’, kerana kalimat ini mencakupi do’a bagi dirinya dan yang bersamanya (malaikat, pent.). Dan alangkah sempurna lagi dia menambahkan ‘warohmatullahi’ dan ‘wabarokatuh’, walaupun sebenarnya kalimat ‘assalamu’alaikum’ telah mencukupi.”


MENJAWAB SALAM

Imam Nawawi berkata, “Adapun cara membalas salam, lebih utama dan lebih sempurna jika mengucapkan ‘wa’alaikum as-Salam wa rohmatullahi wa barokatuh’, dengan menambahkan huruf ‘waw’ (yang mendahului kata ‘alaikum) ataupun tidak menggunakannya (membuangnya), hal ini diperbolehkan namun meninggalkan keutamaan. Adapun meringkaskannya menjadi ‘wa’alaikumus salam’ atau ‘alaikumus salam’ sahaja sudah mencukupi. Sedangkan meringkaskannya menjadi ‘alaikum’ sahaja, menurut kesepakatan ulama’ tidaklah mencukupi, demikian pula dengan ‘wa’alaikum’ sahaja yang diawali dengan huruf ‘waw’.


TINGKATAN SALAM

Salam memiliki 3 tingkatan, tingkatan yang paling tinggi, paling sempurna dan paling utama adalah ‘Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh’, kemudian yang lebih rendah daripadanya ucapan ‘assalamu’alaikum warohmatullah’ dan terakhir yang paling rendah adalah ‘assalamu’alaikum’. Seseorang yang mengucapkan salam (Musallim), boleh jadi mendapatkan ganjaran yang sempurna dan boleh jadi mendapatkan ganjaran di bawahnya, sesuai dengan salam yang dia ucapkan.” Hal ini sesuai dengan kisah tentang seorang lelaki yang masuk ke dalam masjid dan saat itu Rasulullah dan para sahabat-sahabatnya sedang duduk-duduk, berkata lelaki tadi, “Assalamu’alaikum”, maka Nabi menjawab, “wa’alaikumus salam, sepuluh atasmu”, kemudian masuk lelaki lain dan berkata, “Assalamu’alaikum warohmatullah”, Rasulullah menjawab, “Wa’alaikumus Salam warohmatullah, dua puluh atasmu”. Tidak lama kemudian datang lagi seorang lelaki sambil mengucapkan “Assalamu’alaikum warohmaatullahi wabarokatuh”, maka jawab Rasulullah, “Wa’alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh, tiga puluh atasmu”. (HR Abu Dawud dan Turmudzi), yang dimaksudkan adalah sepuluh, dua puluh dan tiga puluh kebaikan.


ADAB-ADAB SALAM

1. Disunnahkan tatkala bertemu dua jenis orang di jalan, iaitu orang yang berkenderaan supaya memberi salam kepada yang berjalan kaki, yang sedikit kepada yang ramai dan yang muda kepada yang tua. Bersabda Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam : “Hendaklah salam bagi yang berkenderaan kepada pejalan kaki, yang berjalan kaki kepada yang duduk dan yang sedikit kepada yang ramai.” (HR. Muslim).

2. Sayogiyanya orang yang hendak memberikan salam kepada kaum muslimin dengan mengucapkan salam dan bukan dengan ucapan ‘selamat pagi’ atau ‘selamat datang’ ataupun ‘hello’, hendak dia memulainya dengan salam kemudian baru dia boleh menyambutnya dengan sapaan yang diperbolehkan di dalam Islam.

3. Disukai bagi seorang muslim yang akan masuk ke rumahnya, mengucapkan salam terlebih dahulu, kerana sesungguhnya berkah itu turun beserta salam, bersabda Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam : “Jika engkau hendak masuk ke rumahmu, hendaklah engkau salam, nescaya berkah akan turun kepadamu dan keluargamu.” (HR Turmudzi). “Dan jika tidak ada seorangpun di dalamnya, maka ucapkan, Assalamu’alainaa ‘ibaadillahish shaalihin.” (HR Muslim).

4. Sayogiyanya mengucapkan salam itu dengan suara yang dapat didengar namun tidak mengganggu orang yang mendengar dan membangunkan orang yang tidur. Dari Miqdad Radhiallahu ‘anhu berkata : “Kami mengangkat untuk Nabi bahagiannya daripada susu, dan beliau tiba saat malam, mengucapkan salam dengan suara yang tidak membangunkan orang yang tidur dan dapat didengar oleh orang yang jaga.” (HR Muslim).

5. Dianjurkan untuk memberikan salam dan mengulanginya lagi jika terpisah daripada saudaranya, walaupun hanya dipisahkan oleh tembok. Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda, “Jika seseorang di antara kalian bertemu dengan saudaranya, hendaklah dia memberinya salam, dan jika terpisah antara keduanya oleh pohon, tembok ataupun batu besar lalu bertemu kembali, hendakla kalian mengucapkan salam lagi kepadanya.” (HR Abu Dawud).

6. Ramai ulama’ memperbolehkan seorang lelaki mengucapkan salam kepada seorang wanita, dan sebaliknya, selama aman daripada fitnah, sebagaimana seorang wanita mengucapkan salam kepada mahramnya, maka wajib juga atasnya untuk menjawab salam daripada mereka. Demikian halnya seorang laki-laki kepada mahramnya wajib atasnya menjawab salam dari mereka. Jika dia seorang ajnabiyah (wanita bukan mahram), maka tidaklah mengapa mengucapkan salam kepadanya ataupun membalas salamnya jika wanita tersebut yang mengucapkan salam, selama aman daripada fitnah, dengan syarat tanpa bersentuhan tangan/jabat tangan dan mendayu-dayukan suara.

7. Daripada hal-hal yang tersebar di kalangan manusia adalah menjadikan salam itu berbentuk isyarat atau memberi tanda dengan tangan. Jika seseorang yang mengucapkan salam itu jauh, maka mengucapkan salam sambil memberikan isyarat tidaklah mengapa, selama dia tidak dapat mendengarmu, kerana isyarat ketika itu menjadi penunjuk salam dan tidak ada pengganti selainnya, juga demikian dalam membalasnya.

8. Dianjurkan bagi orang yang duduk mengucapkan salam ketika dia hendak berdiri di dalam majlisnya. Sebagaimana sabda Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam, “Jika kalian mendatangi suatu majlis hendaklah memberi salam, dan jika hendak berdiri seyogiyanya juga memberi salam, dan tidaklah yang pertama itu lebih berhak daripada yang terakhir”. (HR. Abu Dawud)

9. Disunnahkan berjabat tangan ketika memberi salam dan memberikan tangannya kepada saudaranya. Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Tidaklah bertemu dua orang muslim kemudian berjabat tangan kecuali Allah akan mengampuni dosanya sebelum berpisah”. (HR. Abu Dawud dan Turmudzi).

10. Menunjukkan wajah yang ceria, bermanis muka dan tersenyum ketika salam. Sebagaimana sabda Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam : “Senyummu kepada saudaramu itu sedekah”, dan sabdanya pula “Janganlah engkau remehkan suatu kebajikan sedikitpun, walaupun hanya bermanis muka terhadap saudaramu”. (HR. Muslim)

11. Disunnahkan memberi salam kepada anak-anak sebagaimana Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam sentiasa melakukannya, dan yang demikian ini adalah suatu hal yang menggembirakan mereka, menanamkan rasa percaya diri dan menumbuhkan semangat menuntut ilmu di dalam hati mereka.

12. Tidak diperbolehkan memulai salam kepada orang kafir sebagaimana di dalam sabda Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam : “Janganlah mendahului Yahudi dan Nasrani dengan ucapan salam, jika engkau menemui salah seorang daripada mereka di jalan, desaklah hingga mereka menepi dari jalan”. (HR. Muslim) dan bersabda pula Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam : “Jika ahli kitab memberi salam kepadamu maka jawablah dengan wa’alaikum” (mutafaq alaihi).

Maka hidupkanlah, wahai hamba Allah sunnah yang agung ini di tengah-tengah kaum muslimin agar lebih mempereratkan hati-hati kalian dan menyatukan jiwa-jiwa kalian serta untuk meraih ganjaran dan pahala di sisi Allah. Semoga salam dan shalawat senantiasa tercurahkan atas Nabi, keluarga baginda dan shahabat-shahabat baginda seluruhnya. Amin..
09.02 | 0 komentar

TOP 20 Nasyid Nuris FM Edisi 15 April 2011 / 12 Jumadil Ula 1432H

Asma Voice=3G(Naik 3)=(ANN Bekasi)
The CS=Senyum(Turun 1)=(ANN Jateng)
El Fityan = Ampunan-NYA(Turun 1)= (Jogjakarta)
Syaamil=Tegar(Naik 2)=(Bandung)
Firto,Alief,Redi = Karena Semuanya Indah (Turun 2)=(ANN Jateng)
Eliya=Datangnya Bidadari (Naik 13)=(Jogjakarta)
Aka Canovea=Kieru To Modoru (Naik 4)=(Bandung)
Djay Lazuardi=Senandung Rindu Ayah (Naik 1)= (Jateng)
Alief=Jaga Hamba (Turun 4) =(ANN Jateng)
Azka=Adab Makan (Naik)=(ANN Jateng)
Maidany=Mencari Cinta Dibelahan Jiwa (Turun 4)=(Medan)
Mahiba=Ayo Kita Semangat (Naik 4)=(ANN Jateng)
Soultan=Sesal Saja Tiada Guna (Naik 1)=(Bandung)
Efziel Nasyid=Doa Cinta (Naik 1)=(Majalengka)
Bagus Haryo=Keikhlasan (Naik 2)=(Solo)
Maher Zain feat Fadly(PADI)=Insya Allah(Naik 2)=(Swedia)
Rifki Fajri=Kiasan Hati(Turun 12)=(Bandung)
Shotul Harokah=Bekerja Untuk Indonesia = (New Entry)=(Bandung)
Ahad=Kuingin Belajar Mengaji=(New Entry)=(ANN Jateng)
Dida=Sumber Cinta= (New Entry)=(Bandung)


New Entry ::

Hawari =Sakaratul Maut
El Hilal=Persembahan hati=(Jogjakarta)
Shahiran=Hijrah=(Malaysia)
D'Masjid=Narkoba/Nerakalah Kalo Coba coba=(Garut)
Alika & Snack Ansamble=Diatas Bumi=(Tangerang)
Ebieth Beat A=Jangan Pake Narkoba=(bandung)
Trian=Ikhlas PadaNya=(Jogjakarta)
Yusif=Ibu=(Bandung)
N'Fe=Sahabat=(ANN Jateng)
Sieben=Bahaya Merokok=(ANN Jateng)
I Five=Saksikan Aku Muslim=(ANN Jateng)

Munsyid Akhwat
Embun Nasyid=Embun Pagi (New Version)=(Garut)
Az Zahra=Uswatun Hasanah=(Bekasi)
Bintu Nahl=Ingatlah Manusia=(Bekasi)
Simak dan dukung terus nasyid kesayangan anda di top 20 nasyid nuris FM Bersama Kiki Alfatih Setiap jum'at pkl 20.00 sd 21.30 di www.radionuris.co.tv
Bagi sahabat nuris yang punya single yang mau di putar kirim ke nuris_radiomuslim@yahoo.com
konfirmasi kiki alfatih 02194581717 atau 085717751717
TOP 20 NASYID NURISFM
GIATKAN SYIAR ISLAM DENGAN PERSEMBAHAN NASYID NASYID TERKINI
08.58 | 0 komentar

TOP RADIO NURIS 107.8 FM TANGERANG

Written By Rudi Abu azka on Minggu, 17 April 2011 | 15.51

TOP 20 Nasyid Nuris FM Edisi 8 April 2011 / 5 Jumadil Ula 1432H

The CS=Senyum(Naik 6) (ANN Jateng)
El Fityan = Ampunan-NYA(Turun 1) (Jogjakarta)
Firto,Alief,Redi = Karena Semuanya Indah (Turun 1) (ANN Jateng)
Asma Voice=3G(Naik 5) (ANN Bekasi)
Alief=Jaga Hamba (Naik 1) (ANN Jateng)
Syaamil=Tegar(Naik 2) (Bandung)
Maidany=Mencari Cinta Dibelahan Jiwa (Turun 2) (Medan)
Rifki Fajri=Kiasan Hati(Turun 5) (Bandung)
Djay Lazuardi=Senandung Rindu Ayah (Naik 4) (Jateng)
Cermin=Renungan Hamba (Turun 4) (Medan)
Aka Carovea=Kieru To Modoru (New Entry) (Bandung)
Azka=Adab Makan (Naik 2) (ANN Jateng)
Sketsa=Tuhan Aku Selingkuh(Turun 2) (Jakarta)
Soultan=Sesal Saja Tiada Guna (Naik 2) (Bandung)
Efziel Nasyid=Doa Cinta (Tetap) (Majalengka)
Mahiba=Ayo Kita Semangat (Naik 2) (ANN Jateng)
Bagus Haryo=Keikhlasan (Naik 2) (Solo)
Maher Zain feat Fadly(PADI)=Insya Allah(New Entry) (Swedia)
Eliya=Datangnya Bidadari (New entry) (Jogjakarta)
Yogie=Shafa(Permata Hati Bunda) (Tetap) (Kediri)



New Entry ::

Alika & Snack Ansamble=Diatas Bumi (Tangerang)
Dida=Sumber Cinta (Bandung)
Ahad=Kuingin Belajar Mengaji (ANN Jateng)
Ebieth Beat A=Jangan Pake Narkoba (Jakarta)
Trian=Ikhlas PadaNya (Jogjakarta)
Yusif=Ibu (Bandung)
N'Fe=Sahabat (ANN Jateng)
Sieben=Bahaya Merokok (ANN Jateng)
I Five=Saksikan Aku Muslim (ANN Jateng)
Shotul Harokah=Bekerja Untuk Indonesia (Bandung)



Munsyid Akhwat

Embun Nasyid=Embun Pagi (New Version) (Garut)
Az Zahra=Uswatun Hasanah (Bekasi)
Bintu Nahl=Ingatlah Manusia (Bekasi)

Simak dan dukung terus nasyid kesayangan anda di top 20 nasyid nuris FM Bersama Kiki Alfatih Setiap jum'at pkl 20.00 sd 21.30 di www.radionuris.co.tv

Bagi sahabat nuris yang punya single yang mau di putar kirim ke nuris_radiomuslim@yahoo.com

konfirmasi kiki alfatih 02194581717 atau 085717751717

TOP 20 NASYID NURISFM

GIATKAN SYIAR ISLAM DENGAN PERSEMBAHAN NASYID NASYID TERKINI
15.51 | 1 komentar

Ini Adalah Sesuatu yang Baik

kisah ini menceritakan tentang seorang raja dengan sahabat karibnya,sahabatnya ini mempunyai kebiasaan mengatakan"ini adalah sesuatu yang baik" baik di saat dia mendapat kebaikan maupun keburukan . Suatu hari sang
raja hendak bergi berburu dengan sahabatnya, saat sahabatnya memeriksa senapan yang akan di gunakan tanpa sengaja pelatuknya tertarik dan senapan itu mengenai jempol kaki sang raja spontan temannya mengatakan ini adalah sesuatu yang baik sang raja marah dan memasukkan sahabatnya kepenjara.

Beberapa tahun kemudian sang raja berburu seorang diri dan tanpa sengaja memasuki kawasan para suku kanibal yang suka makan manusia, ketidak beruntungan di alami sang raja,ia tertangkap dan hendak dimakan oleh orang-orang tersebut. Tapi begitu melihat jempol kaki sang raja tidak ada mereka melepaskannya, mereka mempunyai kepercayaan bahwa memakan orang yang tidak lengkap bisa bikin sial.

Akhirnya sang raja pulang dan segera membebaskan sahabatnya dan meminta maaf karena telah mengurungnya, tetapi sahabatnya bilang bahwa dikurungnya dia itu adalah seusatu yang baik. Seandainya ia tidak dikurung mungkin saat ini ia yang menemanai sang raja dan ia yang akan di makan.

Dari kisah ini kita bisa ambil hikmah bahwa tidak ada yang buruk dengan nasib kita, hanya kita kurang bersyukur. Allah selalu memberikan yang terbaik buat kita meskipun itu terkadang terlihat tidak baik untuk kita sehingga kita selalu mengeluh,resah dan gelisah serta menganggap kehidupan ini tidak adil.Percalah pada segala ketentuan Allah kepada kita Karena Allah tahu yang terbaik buat kita.
13.43 | 0 komentar
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahu. (QS. Al-Baqarah:261)

DONASI

Follow by Email

TEBAR DAKWAH FILM ISLAM

Teknik Support Streaming

DJ ONLINE

Visitor

free counters

TAFSIR IBNU KATSIR

NURIS TV

AGENDA TV

STREAMING RADIO NURISFM

STREAMING RADIO NURISFM

Server Lokal

Server Luar Negeri

Dengarkan Nurisfm Disini

Total Tayangan Halaman

Pengunjung