Assalamu'alaikum ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  Nurisfm Network
Naskah tentang Ilmu Agama Islam dalam media ini diambil dan disusun dari berbagai sumber. Tidak tercantumnya sumber dan penulis, bermaksud untuk penyajian ilmu yang 'netral' semata. Mudah-mudahan menjadikan amal baik bagi penulisnya dan mendatangkan kebaikan bagi sesama. Kelemahan dan kekurangan serta segala yang kurang berkenan dihati mohon dimaafkan. Apabila ada pihak yang keberatan atau merasa dirugikan dimohonkan menghubungi Admin (Abu Azka). Dan untuk naskah-naskah ilmu pengetahuan umum, Insya Allah akan dicantumkan sumber dan atau penulisnya. Mohon Maaf sebelumnya, sekian dan terima kasih ^-^

LAGI-LAGI TENTANG CINTA

Written By Rudi Abu azka on Rabu, 28 Desember 2011 | 15.18


Renungan bersama.....

Katakanlah: “Jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) jalan berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik. [QS: At-Taubah: 24]

Jika benar cintakan seseorang manusia...
suami, istri, ibubapa, anak-anak atau kakak-
beradik dsb. pastinya perlu mengorbankan masa-
masa dalam hidup untuk memberikan perhatian
yang lebih kepada mereka, berfikir akan kebaikan
yang perlu dilakukan kepadanya.
Saat-saat di mana mereka memerlukan
bantuan, perlu korbankan masa dan waktu. Bila
ada cinta, akan korbankan kehendak dan rasa.
Mungkin diri inginkan sesuatu itu, tetapi diri
korbankan karena orang yang diri cintai
membencinya. Mungkin diri rasa marah akan
sesuatu, tetapi diri korbankan kemarahan agar
tidak menyakiti orang yang diri cintai.
Diri juga sanggup berhabis harta dan benda
yang ada untuk orang yang diri cintai agar dia
berada dalam kondisi yang paling gembira dan
bahagia. Dan inilah yang dikatakan mahar cinta.
Tidak kiralah dengan pasangan, dengan rekan-
rekan, dengan ibu bapak, adik beradik, atau
dengan sesiapa saja sekalipun. Selagi dia
manusia, diri tetap perlu mengorbankan perkara
yang sama, jika diri benar dengan cinta. Apa
yang menakutkan adalah, belum tentu cinta ini
berbalas.

Namun, ketakutan itu akan terpadam
apabila diri membina cinta atas dasar yang benar.
Bagaimana? Diri mulakan dengan menjadi
pencinta kepada Allah SWT, maka diri akan
merasakan semua cinta-cinta kepada manusia
lain tadi terbalas. Walaupun manusia-manusia itu
tidak membalasnya. Diri perlu yakin, Allah
membalas cinta-cinta tadi. Maka, pertamanya,
perlulah cinta kepada Allah itu dibina. Kalau cinta,
pastinya ada pengorbanan. Bagaimanakah diri
dengan Allah SWT? Apakah pengorbanan
kepadaNya?

Sifat Allah, Maha Pengasih, Maha
Penyayang, diri suka Allah bagi rahmat. Diri suka
Allah bagi keberkatan. Diri suka Allah bagi banyak
nikmat. Walaupun mungkin diri tak bisa kata “Al-
lah dah banyak berkorban” sebab Allah itu tak
akan ada kekurangan dan kepayahan untukNya
(menyebut perkataan ‘korban’ adalah sesuatu
yang tidak layak untuk Allah), tetapi yang nyata,
Allah telah memberikan pelbagai perkara, dan
tidak cukup dengan itu, Allah menjanjikan kepada
banyak perkara.

Jadi, jika benar diri cintakan Allah, maka
menjadilah pencinta kepada Allah. Cinta kepada
Allah juga perlukan pengorbanan. Dan diri perlu
korbankan perkara yang sama juga. Kalau benar
diri cintakan Allah SWT, maka diri akan korbankan
masa kosong dan masa lapang untuk diisi dengan
mencari keridhaanNya, untuk diisi dengan ibadah
kepadaNya, untuk diisi dengan melakukan kerja-
kerja yang membawa kepadaNya.

Kalau benar diri cintakan Allah SWT, tidak
akan kisah waktu-waktu yang berlalu dalam
mengejarNya, melakukan perintahNya,
melaksanakan arahanNya. Kalau benar diri cinta
kepada Allah. Namun berapa banyak masa dan
waktu telah diri korbankan untukNya?
Allahuakbar!

Kalau benar diri cintakan Allah SWT, maka
akan berusaha untuk korbankan rasa dan
kehendak diri. Akan korbankan rasa hendak
berbuat dosa dan semua kemungkaran. Kalau
benar diri cintakan Allah SWT, maka akan
berusaha untuk menahan kehendak kepada
perkara yang dilarang olehNya, kehendak hendak
mengikuti musuh-musuhNya, kehendak untuk
sekadar bersenang-senang saja di atas dunia.
Namun, berapa banyak rasa dan kehendak telah
diri korbankan untukNya?

Bagaimana pula pengorbanan diri terhadap
harta benda ke jalan Allah? Pernahkah diri
melepaskan harta untuk saham akhirat, untuk
jalan-Nya, untuk agama-Nya? Tanyalah pada diri
sendiri, apakah diri sudah berkorban?

Hubungan yang rapuh dengan Allah SWT
adalah puncak diri mengalami ketakutan untuk
menjadi pencinta kepada manusia. Ketakutan ini
yang menimbulkan kerisauan dan kegelisahan di
dalam diri. Menjadikan diri seorang yang prejudis
dan kering hati. Diri tidak berani mencintai.
Sedang cinta adalah satu-satunya air yang wujud
untuk membasahi hati. Orang yang cintakan Al-
lah, dia akan mencintai manusia lain. Contoh
terbaik adalah Rasulullah SAW. Dan lihatlah
bagaimana baginda mencintai manusia.
Marilah belajar berkorban. Menjadi yang
mencintai. Mungkin takkan dapat balasan yang
setimpal dari manusia. Di dunia pun, mungkin diri
akan sukar ‘nampak’ balasan dari Allah SWT.
Tetapi yakin, Allah membalas cinta-cinta kepada
manusia juga, selain membalas cinta kepadaNya.
Memang sukar hendak berkorban kepada
‘yang tidak nampak’. Memang sukar hendak
berkorban kepada manusia yang mungkin tidak
membalas. Tetapi kebahagiaan-kebahagiaan
dalam menjadi pencinta itu, melebihi segala-
galanya. Ia melembutkan hati, mendamaikan
jiwa, membentuk pribadi, dan meluaskan
pemikiran akal. Semua itu melebihi kesakitan dan
penderitaan di atasnya.

Cinta kepada manusia, yang dibina di atas
cinta kepada Allah, ia akan memberikan kekuatan
berkali ganda. Mencintai karena Allah SWT.segala
senyuman akan diri hargai, segala kebaikan akan
membuatkan jiwa lapang, segala ketenangan
membuatkan hati lebih tenang. Tidakkah tidak
mendapat semua itu, menjadikan hati sunyi?
15.18 | 1 komentar

SENYUM...

Written By Rudi Abu azka on Sabtu, 24 Desember 2011 | 13.44


Abu Yazid Al Busthami, pada suatu hari pernah
didatangi seorang lelaki yang wajahnya kusam dan
keningnya selalu berkerut. Dengan murung lelaki itu
mengadu, "Tuan Guru, sepanjang hidup saya, rasanya
tak pernah lepas saya beribadah kepada Allah. Orang lain
sudah lelap, saya masih bermunajat. Isteri saya belum
bangun, saya sudah mengaji. Saya juga bukan pemalas
yang enggan mencari rezeki. Tetapi mengapa saya selalu
malang dan kehidupan saya penuh kesulitan?"
Sang Guru menjawab sederhana, "Perbaiki
penampilanmu dan rubahlah roman mukamu. Kau tahu,
Rasulullah SAW adalah penduduk dunia yang miskin namun
wajahnya tak pernah keruh dan selalu ceria. Sebab
menurut Rasulullah SAW, salah satu tanda penghuni
neraka ialah muka masam yang membuat orang curiga
kepadanya." Lelaki itu tertunduk.
***
Dalam hadits yang diriwayatkan Ad-Dailamy,
Rasulullah SAW bersabda:
”Sesungguhnya pintu-pintu kebaikan itu banyak:
tasbih, tahmid, takbir, tahlil (dzikir), amar ma’ruf nahyi
munkar, menyingkirkan penghalang (duri, batu) dari jalan,
menolong orang, sampai senyum kepada saudara pun
adalah sedekah.”
Senyuman memperindah wajah dan cermin perasaan
yang tenang. Ibadah termudah yang mampu
menyempurnakan kemuliaan akhlak. Kecantikan yang lahir
dari hati dan jiwa, menenangkan perasaan, menyejukkan
dan menentramkan hati yang gelisah, menumbuhkan
semangat dan memancarkan ketulusan
hati. Senyum terlahir dari kelapangan
dada, kebersihan hati, keikhlasan jiwa
dan ketulusan cinta.
Jiwa yang senantiasa tersenyum
melihat kesulitan dengan tenang sambil
berusaha mengatasinya. Jiwa yang
muram melihat kesulitan dengan
kesedihan. Ketika menemuinya, akan
meninggalkannya atau membesar-
besarkannya. Semangat lemah dan
membuat dalih ”kalau….” “bila…” dan
“jika…”.
Kemudian, menyalahkan waktu.
Menginginkan kejayaan di dunia, tetapi
tidak mau membayar harganya. Ibarat
seseorang yang hendak berjalan tetapi
selalu dibayangi seekor singa yang siap
menerkam dari belakang. Akhirnya
hanya menunggu langit menurunkan
emas atau bumi mengeluarkan harta
karunnya.
Kesulitan-kesulitan adalah
perkara yang relatif. Segala sesuatu
terasa sulit bagi jiwa yang kerdil, bagi
jiwa yang besar tiada istilah kesulitan
baginya.
***
Ya Allah... Engkau pimpinlah hati-
hati kami dengan sebaiknya ke jalan
yang lurus.
13.44 | 0 komentar

Surat Terbuka:Pak Presiden, Terapkan Hukum Allah Sebelum Tak Berguna Penyesalan

Written By Rudi Abu azka on Jumat, 23 Desember 2011 | 10.58

Pak Presiden, menjauhkan Islam dari kepemimpinan hidup manusia adalah bencana dahsyat melebihi kedahsyatan letusan gunung merapi, tsunami Aceh atau bahkan hilangnya benua antartika. Meminggirkan Islam dari fungsinya sebagai pedoman, petunjuk jalan dan undang undang kehidupan manusia adalah tikaman yang paling mematikan menusuk jantung umat. Masa akan terus berputar, pemimpin datang dan pergi, mengapa tidak menggunakan peluang untuk benar-benar memartabatkan Al-Quran sebagai dasar hidup negara. Menjadikan hukum Allah sebagai hukum-hukum yang wajib dilaksanakan. Mengapa memilih menjadi pemimpin yang tidak mengikuti Rasulullah SAW dan para sahabat di dalam memimpin dan membawa hati- hati manusia menuju Pencipta? Pak Presiden, amanah yang terpundak akan dipersoalkan di akhirat kelak. Adakah Pak Presiden menjadi pemimpin yang menanamkan rasa takut akan azab Allah di setiap derap langkah yang diatur, setiap strategi yang dirancang, setiap projek yang ingin dilaksanakan. Semoga Allah meridhai Al-Faaruuq ( Umar Bin Al-Khattab) ketika beliau menegaskan bahwa kewajiban para pengikut memberi nasihat dan kewajiban pemimpin menerimanya. Beliau berkata sedemikian ketika seorang lelaki berkata kepadanya dengan begitu keras : "Wahai Umar! Takutlah kepada Allah." Lalu mereka yang ingin menghampirkan diri kepada sultan dan ingin mendapatkan kasih- sayangnya mengambil peluang dan berkata, "Lembutkanlah (kata-katamu) terhadap Amirul Mukminin." Lalu Umar r.a berkata, "Tidak ada kebaikan pada kamu sekiranya kamu tidak mengatakannya (yakni kata2 nasihat) dan tidak ada kebaikan kepada kami (yakni pemerintah ) sekiranya kami tidak menerimanya." Semoga Allah meridhai Abu Bakar ketika beliau bangun menyampaikan khutbahnya sejurus selepas perlantikannya sebagai khalifah untuk menggariskan manhaj lurus yang menjadi asas kepada urusan pemimpin dan pengikutnya. Beliau berkata, "Aku dilantik sebagai pemerintah sedangkan aku bukanlah orang yang terbaik di kalangan kamu. Sekiranya aku berbuat baik maka bantulah aku dan sekiranya aku melakukan kesilapan maka betulkanlah aku. Taatilah aku selagi mana aku mentaati Allah dalam melaksanakan urusan kamu dan sekiranya aku melakukan maksiat kepada Allah maka tidak ada ketaatan lagi kepadaku." *** Pak Presiden, pemimpin yang dapat menyelamatkan umat seluruhnya dari kemurkaan Allah adalah kepimpinan yang berteraskan kepada suluhan wahyu yang suci. Seruan di dalam Al-Quran dan Hadits diikuti, hukum Allah tegas dimartabatkan, program-program hiburan ditapis dengan sebaik-baiknya, anak-anak muda dididik agar mengenali Allah dan mencintai Rasulullah SAW, program-program agama diperhebatkan, seruan untuk mengerjakan shalat dan menyeru para wanita menutup aurat berkumandang dengan lantang di dalam setiap ucapannya. *** Seorang sahabat bernama Aslam menceritakan: Aku keluar bersama Umar pada satu malam. Lalu kami ternampak cahaya. Kata Umar, marilah kita ke sana, Aslam. Kami mendekat dan kami dapati ada seorang wanita bersama anak-anaknya. Wanita itu sedang memasak sesuatu di atas api dan anak-anaknya sedang menanti, menangis kelaparan. Umar memberi salam. Mengapa anak- anak ini masih tidak tidur? Mereka lapar. Lalu, apakah yang engkau masak dia atas api itu? Air. Aku jerangkan supaya mereka akan tidur. Allah akan mengadili antara kami dan Umar. Maka Umar pun bergegas pulang menuju ke tempat penyimpanan gandum, mengambil sedikit darinya dan sedikit lemak. Beliau berkata, wahai Aslam, letakkan di atas bahuku untuk kupanggul. Maka aku berkata, tidak, biar aku yang membawanya. Lantas Umar menjawab, adakah engkau akan memikul dosa aku di hari kiamat kelak? Lalu beliau memikulnya sendiri. Kami kembali ke rumah wanita tadi. Beliau menguli gandum tadi, meletakkan sedikit dan membiarkannya di atas api sehingga masak. Asap menyelimuti janggutnya. Apabila siap makanan tersebut, U
mar berkata, berikan aku pinggan. Dan Umar menghulurkan makanan itu kepada anak-anak kecil tadi. Kata Umar, makanlah sehingga kenyang. Kami menunggu sehinggalah anak-anak itu tidur. Kemudian kami pun pergi. Umar berkata: Wahai Aslam, kelaparanlah yang menyebabkan mereka berjaga dan menangis! Pak Presiden, keluarlah dari istana dan berjalanlah sendirian tanpa pengawal ke dusun- dusun dan pelosok-pelosok. Tanyakanlah kabar rakyat negri ini. Jawaban jawaban yang menghiris hati, jikapun tidak menggenangkan air mata lantaran kesatnya, setidaknya menghentikan penghamburan milyaran rupiah demi pencitraan yang membutakan mata dan hati dari kebenaran. *** Pak Presiden, pasti datang suatu hari yang pada saat itu wajah-wajah manusia akan mengusut, wajah mengering dan hujjah-hujjah akan terputus karena ada hujjah Sang Penguasa yang memaksa mereka dengan kekuasaan-Nya. Semua makhluk akan dihimpun di hadapan-Nya, mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan siksa- Nya. ”Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikkan dalam neraka, mereka berkata: "Alangkah baiknya, andaikata kami ta`at kepada Allah dan ta`at (pula) kepada Rasul". Dan mereka berkata: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah menta`ati pemimpin- pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar). Ya Tuhan kami, timpakanlah kepada mereka azab dua kali lipat dan kutuklah mereka dengan kutukan yang besar". (QS Al-Ahzab ayat 66-68). Allaumma selamatkan kami....
10.58 | 0 komentar

Top 20 Nasheed Terfavorit (TNT)

Written By Rudi Abu azka on Senin, 19 Desember 2011 | 04.10

Top 20 Nasheed Terfavorit (TNT) Edisi 08 Desember 2011 1. Nazrey Johany = Muslimah = Malaysia = JAWARA TNT 2. Maher Zain = Number One For Me = Swedia = Naik 2 peringkat 3. Iie = Rumahku Syurgaku = ANN Jateng = Naik 2 peringkat 4. Djay Lazuardi = Episode Jingga = Jateng = Turun 1 peringkat 5. Bara Nasheed = Untuk Sahabat = Sumatera Utara = Naik 2 peringkat 6. Eranada = Asmara = Jogja = Naik 3 peringkat 7. Neon = Mencari Bahagia = Jakarta = Turun 1 peringkat 8. Djiharkah = Sholatun Bissalam = Bandung = Naik 3 peringkat 9. Lamda = Rahmat-Mu = Aceh = Naik 1 peringkat 10. Esensi Nasheed = KSD (Ketika Senja Datang) = Medan = Naik 4 peringkat 11. 4teens = Cintaku Sahabat Surgaku = Solo = Naik 4 peringkat 12. N’fe = Aku Ingin Orang Tuaku Naik Haji = Jateng = Turun 4 peringkat 13. Mabith Voice = Wahai Manusia =Bandung = Naik 3 peringkat 14. Ujo “Tashiru” = Yang Maha Satu = ANN Jabar = Naik 5 peringkat 15. Semesta Nasheed = Atmosfir Cinta = Naik 2 peringkat 16. Ris-q = Bersyukur = ANN Bekasi = Naik 2 peringkat 17. Alityo = Hitam Berganti = Jogja = Naik 3 peringkat 18. Amole Voice = Selamat Malam Cinta = Papua = New Entry 19. Dodi “Nahawan” = Kerajaan Cinta = Bandung = New Entry 20. AMJ Nasyid = Lupakan Aku = Kalimantan = New Entry :: New Entry :: 1. Jiilul Qur’an = Kuingin Kembali = Malaysia = Naik 2 peringkat 2. Aa To “Tihamah” = Munajat Hamba = Jambi = Naik 3 peringkat 3. NUN Persada = Bidadari Hati = Jakarta = Naik 4 peringkat 4. Ramada Voice = Subhanallah = ANN Jateng = Naik 2 peringkat 5. N-Sy = Cinta Hakiki = Bandung = Naik 3 peringkat 6. Sigma = Senandung Ukhuwah = Riau = Naik 4 peringkat 7. Zul = Manusia Seperti Aku = Bandung = Naik 2 peringkat 8. Ababil = Alhamdulillah = Bandung = Naik 3 peringkat 9. Fajar Perdana = Taman Surgamu = Depok = Naik 4 peringkat 10. UNIC = Hijrah = Malaysia = Naik 5 peringkat 11. Qurrota A'yun (QA_kustik) = Idola = Jogja = Naik 1 peringkat 12. El-Hilal = Bunda = Jogja = Naik 2 peringkat 13. Awan = Sholat = ANN Jateng = Naik 3 peringkat 14. Na’am Nasheed = Bismillah = Bogor = Naik 5 peringkat 15. Hanifah Dafa = Ayah Bunda = Jakarta = Naik 2 peringkat 16. Faza Nasyid = Inilah Saat Untukku = ANN Jateng = Naik 4 peringkat 17. Eliya = Tak Sempurna = Jogja = Naik 1 peringkat 18. BHV (Baik Hati Voice) = Kaya Untuk Dakwah = ANN Jateng = New Entry 19. Fazanafi feat Idhan = Berikan Petunjuk-Mu = Jakarta = New Entry 20. Serumpun Nasheed = Rukun Iman = Medan = New Entry Yang Harus Meninggalkan TNT Minggu ini adalah : 1. Hawari = Setialah Sahabat = Bandung 2. Sieben = Ampuni Aku = ANN Jateng Nasyid Dikarantina : 1. GSV = Engkau yg kurindu = Lampung STM (Sekilas Tentang Nasyid) On the week Chart TNT,, dilihat di fb ajah yah,, ^_^
04.10 | 0 komentar

Top 20 Nasheed Terfavorit (TNT) Edisi 08 Desember 2011

Written By Rudi Abu azka on Minggu, 18 Desember 2011 | 10.35

Top 20 Nasheed Terfavorit (TNT) Edisi 08 Desember 2011 / 12 Muharram 1433 H oleh Nurisfm Tangerang pada 8 Desember 2011 pukul 23:17 Sahabat NURIS FM, Inilah dia Jawara dan Penghuni Chart T.N.T (Top20 Nasheed Terfavorit) NURIS FM Pekan ini, GSV = Engkau yg kurindu = Lampung = JAWARA TNT
Nazrey Johany = Muslimah = Malaysia = Bertahan Djay Lazuardi = Episode Jingga = Jateng = Naik 2 peringkat Maher Zain = Number One For Me = Swedia = Naik 2 peringkat Iie = Rumahku Syurgaku = ANN Jateng = Turun 1 peringkat Neon = Mencari Bahagia = Jakarta = Naik 2 peringkat Bara Nasheed = Untuk Sahabat = Sumatera Utara = Naik 2 peringkat N’fe = Aku Ingin Orang Tuaku Naik Haji = Jateng = Turun 5 peringkat Eranada = Asmara = Jogja = Naik 1 peringkat Lamda = Rahmat-Mu = Aceh = Naik 2 peringkat Djiharkah = Sholatun Bissalam = Bandung = Naik 2 peringkat Hawari = Setialah Sahabat = Bandung = Turun 5 peringkat Sieben = Ampuni Aku = ANN Jateng = Turun 2 peringkat Esensi Nasheed = KSD (Ketika Senja Datang) = Medan = Naik 5 peringkat 4teens = Cintaku Sahabat Surgaku = Solo = Naik 2 peringkat Mabith Voice = Wahai Manusia =Bandung = Bertahan Semesta Nasheed = Atmosfir Cinta = Naik 1 peringkat Ris-q = Bersyukur = ANN Bekasi = Naik 2 peringkat Ujo “Tashiru” = Yang Maha Satu = ANN Jabar = New Entry Alityo = Hitam Berganti = Jogja = New Entry :: New Entry :: Amole Voice = Selamat Malam Cinta = Papua = Naik 5 peringkat Dodi “Nahawan” = Kerajaan Cinta = Bandung = Naik 3 peringkat Jiilul Qur’an = Kuingin Kembali = Malaysia = Bertahan AMJ Nasyid = Lupakan Kenangan = Kalimantan = Naik 3 peringkat Aa To “Tihamah” = Munajat Hamba = Jambi = Bertahan Ramada Voice = Subhanallah = ANN Jateng = Naik 3 peringkat NUN Persada = Bidadari Hati = Jakarta = Naik 5 peringkat N-Sy = Cinta Hakiki = Bandung = Bertahan Zul = Manusia Seperti Aku = Bandung = Naik 2 peringkat Sigma = Senandung Ukhuwah = Riau = Naik 3 peringkat Ababil = Alhamdulillah = Bandung = Naik 3 peringkat Qurrota A'yun (QA_kustik) = Idola = Jogja = Turun 2 peringkat Fajar Perdana = Taman Surgamu = Depok = Naik 2 peringkat El-Hilal = Bunda = Jogja = Naik 3 peringkat UNIC = Hijrah = Malaysia = Naik 4 peringkat Awan = Sholat = ANN Jateng = Naik 2 peringkat Hanifah Dafa = Ayah Bunda = Jakarta = Turun 1 peringkat Eliya = Tak Sempurna = Jogja = Naik 2 peringkat Na’am Nasheed = Bismillah = Bogor = New Nasyid Faza Nasyid = Inilah Saat Untukku = ANN Jateng = New Nasyid Yang Harus Meninggalkan TNT Minggu ini adalah : Firto feat Alief = Sholat Istikhoroh = ANN Jateng D’masjid = Jihad = Jabar Sahabat, Simak dan dukung terus nasyid kesayangan anda di Top 20 Nasheed Terfavorit NURIS 107.80 FM, Streaming di http://www.nurisfm.blogspot.com/ Request terus di Setiap Acara NURIS FM agar Nasyid kesayangan kamu bertahan dan mampu menjadi JAWARA TOP 20 NASHEED TERFAVORIT NURIS FM "GIATKAN SYIAR ISLAM DENGAN PERSEMBAHAN NASYID-NASYID TERKINI" Bagi sahabat NURIS yang punya Nasyid Baru langsung aja kirim ke email: nuris_radiomuslim@yahoo.com konfirmasi ke Manajemen Bidang Musik NURIS FM (Syahma Ummatulloh 0857.1603.9951). Cara Mendukung Nasyid Kesayangan Para sahabat agar bisa menembus New Entry dan MenjadiJawara TNT Nuris FM : Request Langsung disetiap Acara NURIS FM, melalui 021-9392.4593 Comment langsung di FB saat Stat Acara NURIS FM Ikuti Polling diwebsite Nuris FM SMS ke Manajemen Bidang Musik NURIS FM dengan Format Nama_Asal_Pilihan.Nasyid kirim ke Syahma Ummatulloh 0857.1603.9951 Polling dibuka setiap Selasa Jam 00.00 dan ditutup Senin Jam 23.59 (periode Mingguan),, Dan Dengarkan Langsung Acara TNT NURIS FM Setiap Hari Kamis Pada Jam 13.00 hingga 15.00 bersama Sahabat Syahma Ummatulloh untuk mengetahui lebih cepat siapa saja penghuni TNT Setiap Pekannya,, Sekilas Tentang Munsyid (S.T.M) STM Pekan ini Adalah : Djay Lazuardi, "Assalamualaikum Wr Wb Pertama kali perkenalkan Saya Djay Lazuardi.. dulu salah satu personel tim nasyid Lazuardi dari Semarang sekitar tahun 2003. Kini personel Lazuardi sudah pada pisah karena pekerjaan masing2. Dan saya berada di Tegal Jawa Tengah kini. Untuk mengobati rasa kangen pada nasyid dan juga sebagai sumbangsih kami dalam syiar nasyid di nusantara ... saya mencoba hidupkan kembali nama Lazuardi lewat nasyid-nasyidnya yang di arransemen ulang dan dibawakan secara solo. Sehingga lebih segar Bersama ini saya kirimkan sebuah nasyid berjudul SENANDUNG RINDU AYAH. Ini adalah salah satu nasyid yang rencananya ada dalam Single Album mini Djay Lazuardi... Saya kirimkan terlebih dulu untuk syiar ... Mudah-mudahan berkenan untuk bisa dipublish atau diputar di Radio Antum dan di manapun. InsyaAllah, ini dulu yang bisa saya share buat teman-teman Radio semua ... Semoga bermanfaat ... Wassalamualaikum Wr. Wb. Djay Lazuardi" itu adalah awalan kang Lazuardi merapatkan barisan dalam daftar munsyid NURIS FM tepatnya 10 Maret 2011.. sangat senang kami menerima sosok beliau,, sosok yang ramah dan begituu deh,, hhe Pria kelahiran tanggal 23 November ini adalah penyanyi dari nasyid Episode Jingga yang tidak pernah ingin meninggalkan TNT selama lebih dari 6 pekan, karena itulah nasyid Harapan pria yang sudah berumahtangga ini harus mempertebal harapan-nya agar dapat masuk dalam TNT,, Pria yang berstatement pada sebuah kutipan "Don't judge a book from the cover...!" mengajarkan bahwa tidak semua didunia ini dapat dinilai langsung tanpa membaca lebih banyak lagi,, penasaran dengan sosok yang Fenomena ini?,, langsung saja lirik Facebook beliau di http://www.facebook.com/djayhayyannada ,,
10.35 | 1 komentar

Top 20 Nasheed Terfavorit (TNT) Edisi 01 Desember 2011

Written By Rudi Abu azka on Rabu, 07 Desember 2011 | 22.53

1. GSV = Engkau yg kurindu = Lampung = JAWARA TNT
2. Nazrey Johany = Muslimah = Malaysia = Naik 2 peringkat
3. N’fe = Aku Ingin Orang Tuaku Naik Haji = Jateng = Turun 1 peringkat
4. Iie = Rumahku Syurgaku = ANN Jateng = Naik 1 peringkat
5. Djay Lazuardi = Episode Jingga = Jateng = Turun 2 peringkat
6. Maher Zain = Number One For Me = Swedia = Naik 3 peringkat
7. Hawari = Setialah Sahabat = Bandung = Turun 1 peringkat
8. Neon = Mencari Bahagia = Jakarta = Naik 2 peringkat
9. Bara Nasheed = Untuk Sahabat = Sumatera Utara = Naik 3 peringkat
10. Eranada = Asmara = Jogja = Naik 5 peringkat
11. Sieben = Ampuni Aku = ANN Jateng = Turun 4 peringkat
12. Lamda = Rahmat-Mu = Aceh = Naik 5 peringkat
13. Djiharkah = Sholatun Bissalam = Bandung = Naik 1 peringkat
14. Firto feat Alief = Sholat Istikhoroh = ANN Jateng = Turun 6 peringkat
15. D’masjid = Jihad = Jabar = Turun 2 peringkat
16. Mabith Voice = Wahai Manusia =Bandung = Naik 2 peringkat
17. 4teens = Cintaku Sahabat Surgaku = Solo = Naik 3 peringkat
18. Semesta Nasheed = Atmosfir Cinta = Naik 1 peringkat
19. Esensi Nasheed = KSD (Ketika Senja Datang) = Medan = New Entry
20. Ris-q = Bersyukur = ANN Bekasi = New Entry
:: New Entry ::
1. Alityo = Hitam Berganti = Jogja = Naik 1 peringkat
2. Ujo “Tashiru” = Yang Maha Satu = ANN Jabar = Naik 2 peringkat
3. Jiilul Qur’an = Kuingin Kembali = Malaysia = Naik 2 peringkat
4. Dodi “Nahawan” = Kerajaan Cinta = Bandung = Naik 3 peringkat
5. Aa To “Tihamah” = Munajat Hamba = Jambi = Naik 1 peringkat
6. Amole Voice = Selamat Malam Cinta = Papua = Naik 4 peringkat
7. AMJ Nasyid = Lupakan Aku = Kalimantan = Naik 4 peringkat
8. N-Sy = Cinta Hakiki = Bandung = Bertahan
9. Ramada Voice = Subhanallah = ANN Jateng = Naik 3 peringkat
10. Qurrota A'yun (QA_kustik) = Idola = Jogja = Turun 1 peringkat
11. Zul = Manusia Seperti Aku = Bandung = Naik 2 peringkat
12. NUN Persada = Bidadari Hati = Jakarta = Naik 2 peringkat
13. Sigma = Senandung Ukhuwah = Riau = Naik 4 peringkat
14. Ababil = Alhamdulillah = Bandung = Naik 1 peringkat
15. Fajar Perdana = Taman Surgamu = Depok = Naik 3 peringkat
16. Hanifah Dafa = Ayah Bunda = Jakarta = Bertahan
17. El-Hilal = Bunda = Jogja = Naik 3 peringkat
18. Awan = Sholat = ANN Jateng = Naik 1 peringkat
19. UNIC = Hijrah = Malaysia = New Nasyid
20. Eliya = Tak Sempurna = Jogja = New Nasyid
Yang Harus Meninggalkan TNT Minggu ini adalah :
1. Mahiba = Cintailah = ANN Jateng
2. Syahdu = Ayahku My Heroku = ANN Jateng
22.53 | 0 komentar

Top 20 Nasheed Terfavorit (TNT) Edisi 24 November 2011


1. GSV = Engkau yg kurindu = Lampung = JAWARA TNT
2. N’fe = Aku Ingin Orang Tuaku Naik Haji = Jateng = Turun 1 peringkat
3. Djay Lazuardi = Episode Jingga = Jateng = Turun 1 peringkat
4. Nazrey Johany = Muslimah = Malaysia = Bertahan
5. Iie = Rumahku Syurgaku = ANN Jateng = Naik 3 peringkat
6. Hawari = Setialah Sahabat = Bandung = Bertahan
7. Sieben = Ampuni Aku = ANN Jateng = Turun 2 peringkat
8. Firto feat Alief = Sholat Istikhoroh = ANN Jateng = Turun 1 peringkat
9. Maher Zain = Number One For Me = Swedia = Naik 2 peringkat
10. Neon = Mencari Bahagia = Jakarta = Bertahan
11. Mahiba = Cintailah = ANN Jateng = Turun 2 peringkat
12. Bara Nasheed = Untuk Sahabat = Sumatera Utara = Naik 2 peringkat
13. D’masjid = Jihad = Jabar = Naik 3 peringkat
14. Djiharkah = Sholatun Bissalam = Bandung = Naik 1 peringkat
15. Eranada = Asmara = Jogja = Naik 3 peringkat
16. Syahdu = Ayahku My Heroku = ANN Jateng = Naik 1 peringkat
17. Lamda = Rahmat-Mu = Aceh = Naik 2 peringkat
18. Mabith Voice = Wahai Manusia =Bandung = Naik 2 peringkat
19. Semesta Nasheed = Atmosfir Cinta = New Entry
20. 4teens = Cintaku Sahabat Surgaku = Solo = New Entry

:: New Entry ::
1. Ris-q = Bersyukur = ANN Bekasi = Naik 2 peringkat
2. Alityo = Hitam Berganti = Jogja = Naik 2 peringkat
3. Esensi Nasheed = KSD (Ketika Senja Datang) = Medan = Naik 2 peringkat
4. Ujo “Tashiru” = Yang Maha Satu = ANN Jabar = Naik 2 peringkat
5. Jiilul Qur’an = Kuingin Kembali = Malaysia = Naik 4 peringkat
6. Aa To “Tihamah” = Munajat Hamba = Jambi = Naik 1 peringkat
7. Dodi “Nahawan” = Kerajaan Cinta = Bandung = Naik 3 peringkat
8. N-Sy = Cinta Hakiki = Bandung = Turun 1 peringkat
9. Qurrota A'yun (QA_kustik) = Idola = Jogja = Turun 1 peringkat
10. Amole Voice = Selamat Malam Cinta = Papua = Naik 2 peringkat
11. AMJ Nasyid = Lupakan Aku = Kalimantan = Naik 7 peringkat
12. Ramada Voice = Subhanallah = ANN Jateng = Naik 1 peringkat
13. Zul = Manusia Seperti Aku = Bandung = Naik 1 peringkat
14. NUN Persada = Bidadari Hati = Jakarta = Naik 2 peringkat
15. Ababil = Alhamdulillah = Bandung = Bertahan
16. Hanifah Dafa = Ayah Bunda = Jakarta = Naik 1 peringkat
17. Sigma = Senandung Ukhuwah = Riau = Naik 3 peringkat
18. Fajar Perdana = Taman Surgamu = Depok = Naik 1 peringkat
19. Awan = Sholat = ANN Jateng = New Nasyid
20. El-Hilal = Bunda = Jogja = New Nasyid
Yang Harus Meninggalkan TNT Minggu ini adalah :
1. Sketsa feat yaya = Subhanallah = Jakarta
2. Maidany = Jangan Jatuh Cinta = Medan
22.47 | 3 komentar

ACARA TALKSHOW KKG KEMENTRIAN PERANAN PEREMPUAN & PERLINDUNGAN ANAK



Membangun Karakter Bangsa

Bersama Nara Sumber Ibu Ustadzah Fathimah di Radio Komunitas NURIS 107,8 FM Tema "Membangun Karakter Bangsa" Senin, 5 Desember 2011.

Mengapa harus ada pendidikan karakter?
Fenomena yang terjadi saat ini di media banyak sekali terjadi kekerasan yang dilakukan remaja. Kemudian kita lihat tauran, pergaulan bebas, seks bebas yang dilakukan para remaja, kemudian juga prilaku pimpinan atas maupun bawah yang sudah cukup mengalami penurunan moral. Kita sangat memerlukan semua komponen bangsa untuk konsen kembali pada pendidikan karakter.
Karakter sendiri diartikan banyak sebagai akhlak, perilaku yang berdasarkan nilai-nilai yang dipahami seseorang dan berdasarkan nilai itulah seseorang mulai bersikap baik mengeluarkan pikirannya, berperilaku.

Pendidikan karakter penting diberikan mulai dari usia dini yaitu usia emas (golden age) 0-5 tahun sampai usia remaja. Ketika seorang ibu mulai mengandung anaknya pada saat itu sudah dapat dimulai pendidikan karakter yaitu ibu tersebut berperilaku mulia atau berakhlak baik. Nah, ini sudah termasuk menjadi awal pendidikan karakter seorang anak manusia, kemudian berlanjut ketika mereka mulai bersekolah contohnya di usia dini misalnya PAUD. Namun fenomena yang terjadi saat ini yang kita lihat ada dua fenomena pada masyarakat, masyarakat kita ada yang menengah kebawah dan menengah keatas. Masyarakat yang menengah kebawah yang rata-rata memiliki pendidikan yang rendah sehingga mempengaruhi cara mereka mendidik anak, karena mereka tidak mengetahui bagaimana mengembangkan dan mengarahkan anak-anaknya seperti apa.

Berbeda lagi dengan lapisan masyarakat menengah ke atas saat ini biasanya karena pendidikan lebih tinggi mereka biasa bekerja, kedua orang tuanya bekerja sehingga pendidikan anak-anaknya di tangani oleh pembantu, nah fenomena ini yang cukup miris dan tidak sesuai dengan harapan. Basic pendidikan karakter adalah usia dini tadi yaitu tahapan pembentukan karakter dan usia remaja adalah tahapan pengembangan serta usia dewasa adalah pemantapan. Pada usia dini yang paling berpengaruh dalam pembentukan karakternya adalah rumah dan sekolah, namun pada usia remaja yang paling berpengaruh dalam pengembangan karakternya adalah teman sebaya (peer group). Jika semua tidak terfasilitasi dengan baik maka tidak adanya karakter positif pada generasi ini.

Siapa yang harus bertanggung jawab melakukan pendidikan karakter??
Pendidikan yang paling bertanggung jawaqb itu, basic yang paling pertama adalah rumah atau keluarga, kemudian lingkungan sekolah disini maksudnya adalah guru. Namun ada dua fenomena yang tidak menguntungkan seperti yang kita bahas diawal ada dua fenomena lapisan masyarakat yang menjadi dasar. Tidak itu saja sebenarnya media juga mempunyai peran yang sangat besar, kalau kita lihat saat ini tanyangan di televisi, kemudian public figure (idola) juga menjadi pengaruh yang cukup besar karena sering di ikuti oleh remaja kita saat ini.

Jika disimpulkan yang paling bertanggung jawab yaitu orang tua, guru, dan media baik cetak maupun elektronik serta public figure yang sering di ikuti.

Kenapa baru sekarang pendidikan karakter diangkat?
Jika melihat angka statistik untuk hal-hal negatif atau banyak nilainya rendah, sebagai contoh posisi Indonesia saat ini:



Melihat angka statistik tersebut pengembangan karakter menjadi sangat penting,
- “selama dimensi karakter tidak menjadi bagian dari criteria keberhasilan dalam pendidikan, selama pula pula tidak akan berkontribusi banyak dalam pembangunan karakter” (I Gedhe Raka)
- Dalam kenyataannya, pendidik berkarakterlah yang menghasilkan SDM handal dan memiliki jati diri. Oleh karena itu jadilah manusia yang memiliki jati diri berkarakter kuat dan cerdas.

Bagaimana melakukan pendidikan karakter??
Kita harus merubah paradigma pendidikan yang hanya mementingkan dari segi akademis saja, tapi juga memperhatikan pendidikan dari secara keseluruhan (holistic). Pendidikan harus menyentuh 3 aspek pertama aspek afektif, yaitu yang terkait moral, akhlak., kedua aspek kognitif yaitu terkait dengan pengetahuannya Kemudian yang ketiga psikomotorik yaitu bagaimana anak didik dapat mempraktekannya apa yang mereka pahami. Jadi tidak hanya segi akademisnya saja atau ilmu pengetahuannya tapi juga nilai-nilai yang terkait dengan ketakwaan dan juga keimanan yang harus dikembangkan. Misalnya mereka tahu tentang konsep baik tapi juga tahu bagaimana mempraktekannya sebagai contoh memberikan tempat duduk didalam bis.


Indikator guru berkarakter?
Lembaga pendidikan adalah tempat yang sangat penting untuk membentuk dan mengembangkan karakter generasi bangsa. Kita harapkan guru dapat merubah bangsa ini, seperti apa guru yang dapat merubah yaitu guru yang memang sudah merubah dirinya terlebih dahulu.
Diantara indikatornya yaitu:
1. Memiliki pengetahuan keagamaan yang luas dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari secara aktif
2. Meningkatkan kualitas keilmuan secara berkelanjutan
3. Zuhud dalam kehidupan mengajar dan mendidik untuk mencari ridha Tuhan
4. Bersih jasmani dan rohani
5. Pemaaf, penyabar dan jujur
6. Berlaku adil terhadap peserta didik dan semua stakeholders pendidikan
7. Mempunyai watak dan sifat robbaniyah yang tercermin dalam pola pikir, ucapan dan tingkah laku.
8. Tegas bertindak, professional dan proporsional
9. Tanggap terhadap berbagai kondisi yang mungkin dapat mempengaruhi jiwa, keyakinan dan pola pikir peserta didik
10. Menumbuhkan kesadaran diri sebagai da’i.

Kesimpulan
Bahwa kita semua punya tanggung jawab untuk kembali membentuk karakter bangsa ini, tidak hanya keluarga, guru juga pemerintah tapi tiap individu, dengan kesadaran kita semua semoga bangsa yang sudah kehilangan karakternya dapat bangkit dan bangga memiliki bangsa yang berkarakter seperti Indonesia ^_^
22.09 | 2 komentar

JADWAL SIARAN PROGRAM KKG

Written By Rudi Abu azka on Senin, 05 Desember 2011 | 11.35

11.35 | 3 komentar
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahu. (QS. Al-Baqarah:261)

DONASI

Follow by Email

TEBAR DAKWAH FILM ISLAM

Teknik Support Streaming

DJ ONLINE

Visitor

free counters

TAFSIR IBNU KATSIR

NURIS TV

AGENDA TV

STREAMING RADIO NURISFM

STREAMING RADIO NURISFM

Server Lokal

Server Luar Negeri

Dengarkan Nurisfm Disini

Total Tayangan Laman

Pengunjung