Assalamu'alaikum ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  Nurisfm Network
Naskah tentang Ilmu Agama Islam dalam media ini diambil dan disusun dari berbagai sumber. Tidak tercantumnya sumber dan penulis, bermaksud untuk penyajian ilmu yang 'netral' semata. Mudah-mudahan menjadikan amal baik bagi penulisnya dan mendatangkan kebaikan bagi sesama. Kelemahan dan kekurangan serta segala yang kurang berkenan dihati mohon dimaafkan. Apabila ada pihak yang keberatan atau merasa dirugikan dimohonkan menghubungi Admin (Abu Azka). Dan untuk naskah-naskah ilmu pengetahuan umum, Insya Allah akan dicantumkan sumber dan atau penulisnya. Mohon Maaf sebelumnya, sekian dan terima kasih ^-^
Tampilkan postingan dengan label Ruqyah Syar'iyyah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ruqyah Syar'iyyah. Tampilkan semua postingan

KAIDAH-KAIDAH RUQYAH SYAR’IYYAH DILENGKAPI PENJELASAN SETIAP KAIDAH DAN AYAT-AYATNYA

Written By Rudianto on Minggu, 28 Agustus 2022 | 09.16

Mengetahui kaidah-kaidah ruqyah syar'iyyah bagi seorang peruqyah, dan seorang pasien merupakan sesuatu yang sangat penting, karena kaidah atau dalil adalah rumusan inti yang menjadi hukum dan aturan yang sudah pasti yang selanjutnya menjadi patokan 
didalam meruqyah agar setiap ikhtiar dengan ruqyah syar'iyyah itu dilakukan secara baik dan benar.

Dengan tujuan diatas, maka kami terjemahkan sebuah kitab yang ditulis oleh Syeikh Dr. Abdullah bin Muhamad Al-Sadhan y, seorang ulama dan peruqyah di kota Riyadh, Saudi Arabia, yang beliau namakan 
"Qawa'id Fii Al-Ruqyah Al-Syar'iyah" dimana didalamnya terdapat 27 kaidah ruqyah yang sangat penting dan berharga untuk di telaah lalu dipraktekkan di lapangan.

Mengingat pentingnya kita memahami kaidah-
kaidah ini, maka kali ini kami lengkapi dengan 
penjelasan tambahan untuk setiap kaidah agar semakin difahami oleh para pembaca, dan bisa memulai meruqyah berdasarkan kaidah-kaidah yang ada didalam buku ini. Bukan itu saja, kami juga cantumkan didalamnya ayat-ayat kehidupan, ayat-ayat sakinah, ayat-ayat melapangkan dada, dan ayat-ayat syifaa 
dilengkapi juga dengan penjelasan bagaimana dan kapan kita menggunakan ayat-ayat tersebut. Dengan memahami cara membaca, dan kapan menggunakan ayat-ayat tersebut diatas, maka seorang peruqyah itu tidak bingung lagi ketika menemukan kasus-kasus 
penyakit medis, karena dia yakin bahwa Al-Qur’an adalah penawar untuk segala macam penyakit baik penyakit fisik maupun psikis. Jadi peruqyah ini siap menghadapi apapun jenis penyakit pasiennya. Ayat-ayat ini juga akan semakin membuka wawasan kita, para Peruqyah, bahwa apa saja yang kita butuhkan pasti sudah ada di dalam Al-Qur’an. Diantaranya adalah adanya ayat-ayat dengan makna tertentu yang sesuai dengan penyakit-penyakit tertentu. Jelasnya buku kaidah-kaidah ruqyah ini akan menjadi pelengkap ilmu pengobatan dengan Al-Qur’an yang memang patut dan penting untuk dibaca dan diamalkan.

"Dan Kami turunkan dari Al-Qur'an (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman, sedangkan bagi orang yang zalim (Al-Qur'an itu) hanya akan menambah kerugian.” (QS. Al-Isra’: 81)
Jadi di dalam cetakan kali ini, buku kaidah ruqyah ini semakin lengkap dan semakin layak untuk dibaca tidak hanya oleh para peruqyah, tetapi juga sangat layak bahkan sangat penting dibaca oleh para dokter muslim, juga para dokter jiwa, karena didalamnya terdapat kaidah-kaidah bagaimana berinteraksi dengan pasien, bagaimana menggunakan ayat-ayat tertentu untuk penyakit-penyakit tertentu, dan bagaimana membentengi diri dari segala keburukan.

Kami khususkan untuk para dokter-dokter muslim yang ahli penyakit dalam baik itu penyakit jantung, kanker, ginjal, paru-paru, dan lain-lain untuk kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai penawar utama untuk penyakit-penyakit tersebut dan sudah tentu tidak mengenyampingkan obat-obat kedokterannya. Demikian juga untuk para dokter jiwa (psikolog) muslim yang ingin menenangkan pasien-pasiennya secara Islami, maka jadikanlah Al-Qur’an sebagai penawar utama juga untuk mereka. Bacalah buku ini,  maka anda akan menemukan sesuatu yang sangat penting tapi sudah anda lupakan, atau diabaikan oleh kebanyakan orang-orang muslim.

"Dan Rasul (Muhammad) berkata: " Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Qur’an ini diabaikan .” (QS. Al-Furqan: 30)

Daftar Isi_____5
Pengantar Penerbit______9
Kata Pengantar:
Syekh Dr. Abdullah Bin Abdurrahman Al Jibrin _____11
Kata Pengantar Penerjemah _____15
Kaidah ke-1: Ikhlas dasar segala perbuatan___19
Kaidah ke-2: Mengikuti petunjuk nabi bukan 
berinovasi_____31
Kaidah ke-3: Peruqyah adalah panutan_____47
Kaidah ke-4: Ruqyah itu dakwah sebelum menjadi 
obat_____55
Kaidah ke-5: Menata kehidupan pasien_____61
Kaidah ke-6: Tanamkan kepercayaan pada pasien 
anda_____77
Kaidah ke-7: Hari esok ditangan Allah jangan engkau 
pikirkan_____87
Kaidah ke-8: Jangan menyebabkan pasien bingung pada 
saat diagnosa_____97
Kaidah ke-9: Sebagian besar penyakit itu sumbernya waktu 
senggang_____107
Kaidah ke-10: Membesar-besarkan hal sepele membiarkan 
orang yang penyantun menjadi bingung_117
Kaidah ke-11: Ingat kematian yang membuat produktif 
bukan membuat takut_____127
Kaidah ke-12: Buat pasien anda selalu optimis_____137
Kaidah ke-13: Buat pasien anda merasakan nikmat Allah 
kepadanya_____145
Kaidah ke-14: Buat pasien anda hidup bersama 
penyakitnya_____153
Kaidah ke-15: Shalat itu sebagai bentuk rehat bagi tubuh yang 
lelah dan sebagai bentuk rehat bagi jiwa yang 
penat bekerja keras ____157
Kaidah ke-16: Niat yang lurus bukan pertanda baiknya 
sebuah amalan_____167
Kaidah ke-17: Ibrah itu berdasarkan kualitas bukan 
kuantitas_____179
Kaidah ke-18: Jaga agar setan tidak berbicara ketika 
meruqyah pasien anda___185
Kaidah ke-19: Wahai peruqyah jangan menunggu terima 
kasih dari siapa pun_____193
Kaidah ke-20: Berpikirlah dengan akal anda bukan akal 
orang lain dan bedakan antara fakta-fakta dan 
dugaan-dugaan ___201
Kaidah ke-21: Kebanyakan setan tidak menimbulkan 
penyakit fisik tapi memanfaatkan penyakit 
fisik yang sudah ada untuk 
menyakiti_____215
Kaidah ke-22: Gunakan firasat dalam pengobatan_____241
Kaidah ke-23: Beraneka ragamnya dalam pengobatan 
menjelaskan keaneka ragaman sebab-sebab 
kasusnya dan tata cara 
pengobatannya_____259
Kaidah ke-24: Al-Qur’an obat segala penyakit_____267
Kaidah ke-25: Bacaan Imajinatif bagian penting didalam 
membaca ruqyah____277
Kaidah ke-26: ‘Ain yang paling banyak menimpa manusia 
dan yang lainya pengecualian_____285
Kaidah ke-27: Kesembuhan hanya ditangan Allah _____335
Nasihat Terakhir______349
Penutup Penulis_____351
Ayat-ayat dan Doa-doa Ruqyah dan cara ruqyah 
mandiri______355
Apa itu membaca ruqyah dengan niat sembuh dan 
hidayah______356
Apa itu metode ruqyah dengan niat hidayah dan 
sembuh?____358
Lalu bagaimana kedua niat diatas bisa bermanfaat?_____359
Penjelasan Mengenai Penamaan Dan Pemilihan Ayat-Ayat 
Tertentu Dalam Al-Qur’an Untuk Pengobatan_____363
Ayat-Ayat Ruqyah Umum _____375
Ayat-Ayat Kehidupan _____397
Ayat-Ayat Melapangkan Dada______427
Ayat-Ayat Sakinah______433
Ayat-Ayat Keluar______441
Ayat-Ayat Syifaa_____461
Tata Cara Ruqyah Mandiri_____465
Cara Meruqyah Berbagai Macam Jenis Penyakit Kulit (Gatal-
gatal)_______475
Cara Meruqyah Sengatan Binatang Berbisa, Bisul dan 
`Ain_______487
Manfaat Dzikir-Dzikir Pagi Dan Petang Serta Zikir-Zikir 
Lainnya_____495
Waktu Dzikir Pagi dan Petang_____501
Memposisikan Dzikir-Dzikir Pagi dan Petang dan Dzikir-
Dzikir Lainnya Pada Tempatnya_____507
Dzikir Pagi_____511
Dzikir Petang_____525
Dzikir-Dzikir Sebelum Tidur Dan Adab Bangun Dari 
Tidur___537
Diantara Zikir Yang Paling Penting Bagi Pasien Gangguan Jin 
Yang Harus Di Jaga______565
Manfaat Mendoakan Orang Lain Tanpa Sepengetahuannya 
Bagi Seorang Peruqyah Dan Pasien______585
Ruqyah Musibah______593
Penutup Penerjemah_____611
REFERENSI______615

📙 *Spesifikasi Buku:*
Judul: KAIDAH-KAIDAH 
RUQYAH SYAR’IYYAH
DILENGKAPI PENJELASAN SETIAP KAIDAH 
DAN AYAT-AYATNYA
Ukuran: 17cm x 24cm
Penulis: Syaikh Abdullah Al Sadhan
Alih Bahasa & Pensyarah: Salahudin Sunan Al Sasaki
Dimensi : 15,5 x 23,3 cm
Hard Cover
Book paper
Berat 800 gr

Harga : Pre Order 200.000
INFO: HUBUNGI ADMIN PUSTAKA RUQYAH
09.16 | 16 komentar

Sembuh Dari Kecanduan

Written By Rudianto on Jumat, 15 Juli 2022 | 21.39


📖 *SEMBUH DARI KECANDUAN PROGRAM TERAPI ATAS KECANDUAN ROKOK, NARKOBA, PORNOGRAFI, DLL DALAM PERSEPEKTIF ISLAM __ DILENGKAPI 10 JURUS PENANGKAL, PENGHACUR SIHIR,AIN DAN HASAD*

----------------
📖 *Sinopsis:*

KAIDAH  DALAM TERAPI KECANDUAN

Kecanduan hal yang  negatif adalah termasuk penyakit
kejiwaan pada diri manusia. Sehingga menyebabkan individu  merasakan ketergantungan terhadap seswatu hal yang disenanginya sehingga  mengalami
perilaku uncontrol terhadap dirinya ketika tidak memenuhi hasrat dan kebiasaanya tersebut

Perilaku dan kebiasaan tersebut  dahulu terjadi pada Bani Israil yg Allah abadikan didalam Al Qur'an 
"Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil janji dari kalian dan Ka­mi angkat Bukit (Tursina) di alas kalian (seraya Kami berfir­man), "Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepada kalian dan dengarkanlah!" Mereka menjawab, "Kami mende­ngar, tetapi tidak menaati." Dan telah diresapkan ke dalam hati mereka itu (kecintaan menyembah) anak sapi karena kekafiran­nya. Katakanlah, "Amat jahat perbuatan yang diperintahkan iman kalian kepada diri kalian jika betul kalian beriman (kepada Taurat)."(QS.Al Baqarah 93)

Didalam penjelasan ayat diatas ada beberapa faktor penyebab secara umum kecanduan:
a. Adanya kecintaan saat bermaksiat
b. Adanya kenikmatan saat bermaksiat sehingga meresap dalam hati ( menjadi pemicu untuk mengulanginya)
c. Adanya kesempatan dan instrument untuk melakukan nya 
d.Merasa aman dan nyaman atas perbuatanya 
e.Kurangnya pemahaman  dan control keimanan  yg kuat 

Didalam Islam ada 5 langkah terapi secara umum untuk menghentikan candu keburukan 
1) Istigfar (memohon ampunan)
2)Istianah (memohon pertolongan)
3)Istiadzah (memohon perlindungan)
4)Istirja (berserah diri)
5) Istiqomah (konsisten dalam Al Haq)

Terapi menghentikan candu keburukan adalah sinergi antara
taubat dan doa bukan sekedar hasil saja tapi ada  nilai proses menghadirkan  kesucian jiwa dalam terapi.Bukan tentang kerja akal,otak manusia  atau alam
bawah sadar yg memainkan afirmasi dan sugesti . Maka bingkailah terapi menghentikan candu
keburukan itu dengan nilai nilai Al Qur'an dan Sunnah. 
Karena  didalamnya ada kebaikan, keberkahan, kemuliaan dalam Islam .


📖 *Deskripsi Buku:*
Penulis: Ali Purwanto (Abu Alya)
Ukuran: 12,5 cm x 17,5 cm
Halaman: 360 hal.
Harga: Rp. 150.000,-


🛒 *Pemesanan:*

Ketik SMS/WA:
Nama#AlamatLengkap#JumlahBuku#No.Hp 

Kirim via WA/SMS ke no. 
089515891183
21.39 | 0 komentar

Ruqyah Mandiri Muslimah

Written By Rudianto on Kamis, 24 Maret 2022 | 07.50



📖 *RUQYAH MANDIRI UNTUK MUSLIMAH*

⚛ Ada kalanya kemuliaan dan kehormatan muslimah lebih mahal daripada kesembuhan, meski waswas dan ketakutan mengguncang jiwa.

Tidak semua hal bisa diutarakan, tak semua hal bisa diceritakan, ditunjukan dan ditampakkan kepada tabib sekalipun! Maka, buku ditangan anti jni hadir untuk mengenal dan menyingkap tabir rahasia gangguan jin kepada wanita muslimah diserta solusi details dan bimbingan praktis secara syar'ie.

Buku wajib untuk sempurnakan tugas ibu menjada anakdan

rumahnya dari pengaruh syaitan dan sihirnya yang mengintai. Kapan bahtera rumah tangga itu bisa ditenggelamkan.Berisi bimbingan lengkap untuk Ruqyah Mandiri. Amalan sunnah harian untuk pagar. Dan tutorial ruqyah untuk anak-anak ketika perlukan sosok ibu yang tangguh. Penulis telah praktikkan Ruqyah Mandiri yang ditulisnya selama bertahu-tahun, juga rutin mengisi Dauroh Ruqyah Muslimah. Sehingga buku ini akan mengalir deras keruang hati serta mengenyangkan pembacanya dengan ilmu praktis dan pengalaman berharga dilapangan

Terakhir, buku ini tidak sendirian. Dapatkan juga "Ruqyah Mandiri Holistik" karya Ust. Nuruddin Al Indunissy sebagai versi lengkapnya. Semoga menjadi jawaban kesedihan, untukmu wahai muslimah..

📖 *Deskripsi Buku:*
● Judul: *RUQYAH MANDIRI UNTUK MUSLIMAH*
● Penulis: Ummu Rafiq Ibaadurrahman
● Ukuran: 14x20.5 cm
● Tebal: 160 halaman.
07.50 | 0 komentar

Ruqyah Mandiri Holistik

Written By Rudianto on Senin, 13 Desember 2021 | 20.41

Ruqyah Mandiri Holistik
'Merontokkan Belenggu Sihir Dalam 99 Hari'

Sebuah metode praktis dan sistematis untuk terapi mandiri dalam naungan Al-Qur'an dan As-Sunnah. Bisa dipraktikkan bersama keluarga dirumah.

📲Buku sederhana ini sudah ditrainingkan dan dipraktikan oleh ribuan kaum muslimin lebih dari 7 tahun oleh Founder Rehab Hatidan trik jitu untuah Al-Baqarah, audio ruqyah dan bimbingan serta konsultasi di Facook, Instagragban Youtube penulis.
G
Semoga menjadi teman setia untuk menemani hamba Allah dalam menjejaki pendakian menuju kesembuhannya. Ruqyah itu mudah, tak harus keluar rumah. Bi'idznillah

----------------------------------------------
Penulis: DR. HC. Nuruddin Al Indunissy
Ukuran : 14x20.5 cm
Tebal : 188 halaman
Penerbit : Pustaka Ruqyah & Rehab Hati 2021

Info Pemesanan:
https://wa.me/message/KZE674NHXSBTI1
20.41 | 1 komentar

Berobat Dengan Ruqyah

Written By Rudianto on Rabu, 24 November 2021 | 08.04

Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh 🙏

Alhamdulillah telah hadir Buku *BEROBAT DENGAN RUQYAH, Ilmu & Praktik*
Penulis Syaikh Ahmad Al-Mishri

Penasehat Komunitas Peruqyah (ARSYI) dan Juri Hafidz Indonesia RCTI

*Spesifikasi:*
Tebal: 248
Ukuran: 13,5 x 20,5
Kertas: HVS
Cover: Soft Cover
Harga Jual: 55.000

*Deskripsi:*

Risalah kecil ini ditulis dengan harapan pembaca memiliki ilmu yang cukup ketika mendengar
tentang ruqyah, jin, sihir dan tema terkait. Lalu mempraktikannya secara mandiri atau meminta
bantuan kepada peruqyah yang sesuai syariat. Anda akan mengetahui perbedaannya dengan praktik
dukun.

ringkas dan mudah diikuti. Tidak ada pembahasan bertele-tele. Inilah ciri penulisan dalam buku ini.
Syekh Al Misri tidak ingin Anda bosan dengan bab yang panjang.

Ringkas tidak berarti miskin isi. Justru sebaliknya! Ada banyak tema baru akan Anda temukan disini.
Semoga ini kehadiran kehadiran risalah kecil ini dapat menjadi pelengkap dari khazanah ruqyah
syar'iyyah yang sudah ada.
____________________________
08.04 | 0 komentar

Tips agar selamat dari jeratan Iblis

Written By Rudianto on Rabu, 03 November 2021 | 07.41

Tips agar selamat dari jeratan Iblis

Al-Quran adalah penawar bagi penyakit yang ada di dalam dada, yang menghalau segala bisikan, syahwat dan keinginan-keinginan buruk yang dihembuskan oleh setan ke dalam hati. Al-Quran adalah obat bagi semua penyakit yang dikobarkan setan di dalam dada. Orang yang membacanya, akan mampu mengusir penyakit itu dan mengosongkan hati agar siap menerima obatnya, sehingga obat itu akan memberikan efek yang diharapkan.

Di sisi lain, tipu daya Iblis gencer menyerang dan memperdaya manusia. Iblis memiliki berbagai pintu untuk memperdaya umat manusia. Ia akan berjuang sekuat tenaga untuk menyesatkan manusia. Sebab, pada hakikatnya Iblis adalah musuh paling berbahaya bagi manusia. Sesungguhnya siapa saja yang mampu selamat darinya akan masuk surga, dan siapa saja yang terjerumus dalam jebakannya akan masuk neraka. 

Agar selamat dari jerat-jerat Iblis, maka Allah dan Rasul-Nya telah memberikan tips-tipsnya. Dalam buku ini, Penulis berupaya merangkum tips-tips itu agar dapat dijadikan pedoman bagi kaum muslimin untuk selamat dari jeratan Iblis. Dengan berdalilkan pada ayat-ayat Al-Quran dan hadits-hadits shahih, buku ini layak jadi pegangan bagi kaum muslimin. Selamat membaca!

📙 *Spesifikasi Buku:*
Judul: *Tips Menyelamatkam diri dari jeratan Iblis*
Ukuran: 17cm x 24cm
Penulis: 'Ridho Abdullah Nasrullah Basya'
Tebal: 224 hlm
Cover : Soft Cover
💰*_Harga : Rp.110.000_*
07.41 | 0 komentar

FIQH RUQYAH


● Ruqyah Syar'iyyah merupakan salah satu metode penyembuhan yang sangat digandrungi oleh masyarakat saat ini, tidak terkecuali non muslim.

● Dalam perjalanannya, ruqyah mengalami romantika dan problematika. Sesuatu yg dulu tidak terbayangkan oleh manusia di zamannya, tapi kini dan dimasa akan datang selalu ada hal baru yg muncul di pentas dunia ruqyah.

● Oleh sebab itu, persoalan ruqyah semakin kompleks dan tidak sekedar persoalan mengatasi penyakit dengan ayat ayat Qur'an saja dan bukan pula sekedar masalah dunia jin yg tidak pernah berujung. Tapi lebih dari itu, banyak masalah yg perlu kepada kepastian hukum dalam setiap perkembangannya.

● Buku Fiqh Ruqyah ini, meskipun bukan sepenuhnya menjadi jawaban terhadap semua persoalan yg ada, paling tidak bisa membuka sedikit cakrawala dan wawasan berpikir para peruqyah dan siapa pun yg berkepentingan dengan ruqyah itu.

"Suatu ketika saya menjadi salah seorang hakim MTQ.
Di pagi yang cerah, terdengar jeritan seorang peserta, ternyata kerasukan jin.
Mau tidak mau, suka tidak suka, mesti membacakan ayat-ayat al-Qur'an di telinga peserta tersebut.
Kita tidak bisa mengelak dengan berkata, "Ini bukan jurusan saya. Saya hanya belajar takhrij hadits, bukan takhrij jin".

Mungkin saja yang mengalami hal tersebut keluarga terdekat kita.
Bagaimana mungkin kita melarang masyarakat berobat ke dukun, kalau kita sendiri menghindar dalam pengobatan seperti ini.

Buku ini wajib dimiliki setiap muslim; ustadz, akademisi, kepala rumah tangga, anak muda milenial, siapa saja.
Semoga dengan wasilah buku ini dapat menyelamatkan ummat dari praktik-praktik perdukunan dan kemusyrikan." (Kata Pengantar oleh : Datuk Seri Ulama Setia Negara Ustadz Abdul Somad, Lc., MA) 

● Wallahu a'lam. Selamat Membaca!


● Ruqyah Syar'iyyah merupakan salah satu metode penyembuhan yang sangat digandrungi oleh masyarakat saat ini, tidak terkecuali non muslim.

● Dalam perjalanannya, ruqyah mengalami romantika dan problematika. Sesuatu yg dulu tidak terbayangkan oleh manusia di zamannya, tapi kini dan dimasa akan datang selalu ada hal baru yg muncul di pentas dunia ruqyah.

● Oleh sebab itu, persoalan ruqyah semakin kompleks dan tidak sekedar persoalan mengatasi penyakit dengan ayat ayat Qur'an saja dan bukan pula sekedar masalah dunia jin yg tidak pernah berujung. Tapi lebih dari itu, banyak masalah yg perlu kepada kepastian hukum dalam setiap perkembangannya.

● Buku Fiqh Ruqyah ini, meskipun bukan sepenuhnya menjadi jawaban terhadap semua persoalan yg ada, paling tidak bisa membuka sedikit cakrawala dan wawasan berpikir para peruqyah dan siapa pun yg berkepentingan dengan ruqyah itu.

"Suatu ketika saya menjadi salah seorang hakim MTQ.
Di pagi yang cerah, terdengar jeritan seorang peserta, ternyata kerasukan jin.
Mau tidak mau, suka tidak suka, mesti membacakan ayat-ayat al-Qur'an di telinga peserta tersebut.
Kita tidak bisa mengelak dengan berkata, "Ini bukan jurusan saya. Saya hanya belajar takhrij hadits, bukan takhrij jin".

Mungkin saja yang mengalami hal tersebut keluarga terdekat kita.
Bagaimana mungkin kita melarang masyarakat berobat ke dukun, kalau kita sendiri menghindar dalam pengobatan seperti ini.

Buku ini wajib dimiliki setiap muslim; ustadz, akademisi, kepala rumah tangga, anak muda milenial, siapa saja.
Semoga dengan wasilah buku ini dapat menyelamatkan ummat dari praktik-praktik perdukunan dan kemusyrikan." (Kata Pengantar oleh : Datuk Seri Ulama Setia Negara Ustadz Abdul Somad, Lc., MA) 

● Wallahu a'lam. Selamat Membaca!

Daftar Isi Buku Fikih Ruqyah
Dedikasi                                                                                                                         
Prakata                                                                                                                           
Kata Sambutan Ustadz Abdul Shomad
Pengantar : Ketika Ruqyah Menjadi Pilihan..                                                           
Solusi Islam Pasti Ada                                                                                                  
BAB I : Identifikasi Penyakit dan Gangguan                                                            
A. Sehat dan Sakit sebagai Ujian                                                                                
Tingkat Kesabaran Menerima Cobaan                                                                            
B. Bukan Asal Berobat                                                                                                
Berobat Hanya Asbaab Kesembuhan                                                                              
C. Tiga Macam Penyakit : Fisik, Psikis dan Ruhiyah                                             
Penyakit Fisik dan Penyakit Psikis                                                                                  
Penyakit Ruhiyah                                                                                                             
Sakit Jiwa Bisa Disebabkan Gangguan Fisik                                                                    
Menjaga Harmoni Fisik – Psikis                                                                                      
D. Macam Ragam Cara Pengobatan                                                                         
Ruqyah Syar’iyyah Bukan Alternatif                                                                                
Back to Nature : Pengobatan Dengan Bahan Alami                                                          
Sekilas Tentang Herba                                                                                                    
Rekomendasi Syariat Menggunakan Bahan Alami                                                          
Pilih Resep Nabi atau Resep Dokter ?                                                                            
Bagaimana Dengan Obatan-obatan Cina ?                                                                      
Hukum Berobat Kepada Non Muslim                                                                            
Keberkahan Ada Dalam Sunnah                                                                                      
BAB II : TEORI DAN RUKUN RUQYAH                                                               
Ruqyah Syar’iyyah dan Pengobatan                                                                                 
A. Defenisi Ruqyah                                                                                                      
B. Ruqyah Dalam Sejarah                                                                                     
a. Ruqyah Primitif                                                                                                            
b. Ruqyah Peradaban Babilonia                                                                                       
c. Ruqyah Peradaban Mesir Kuno                                                                                   
d. Ruqyah Peradaban Yunani                                                                                       
e. Ruqyah Peradaban Romawi                                                                                      
f. Ruqyah Peradaban Arab Jahiliyah                                                                             
h. Ruqyah Peradaban Barat Modern                                                                             
i. Ruqyah di Indonesia                                                                                                  
j. Ruqyah Peradaban Arab Setelah Islam Datang                                                          
C. Beberapa Istilah Dalam Ilmu Ruqyah                                                    
    a. Tamimah                                                                                                                
Jenis Jimat Dizaman Jahiliyah                                                                       
    b. Azimah / Isim                                                                                                      
    c. Thilasm / Wifq                                                                                                       
    d. Nusyroh                                                                                                                
D. Rukun Ruqyah                                                                                                      
I. ROQIY / Peruqyah                                                                                               
a. Makna dan Pengertian                                                                                         
b. Syarat-syarat Peruqyah                                                                                 
     1. Islam Agamanya                                                                                                 
     2. Akidah-nya Benar                                                                                              
     3. Bertakwa                                                                                                           
     4. Niatnya Ikhlas                                                                                                   
         - Apakah Ikhlas Berarti Menolak Upah ?                                                          
     5. Beribadah dan Menjauhi Bid’ah                                                                        
         - Pendapat Ulama Syafi’iyah Tentang Ibadah yang Benar                                 
     6. Halal Makanan-nya                                                                                                 
     7. Berpengetahuan (Berilmu)                                                                                     
         - Ilmu Sebelum Ibadah                                                                                          
         - Menguasai Ilmu tentang Jin                                                                                 
         - Buku yang Perlu Dibaca Seorang Peruqyah                                                         
     8. Baik Bacaan Qur’an-nya (Qori’)                                                                              
     9. Suci Dirinya dari Hadats dan Najis                                                                         
     10. Amanah dan Menjaga Rahasia Pasien                                                                   
     11. Menjaga Dzikir dan Amalan Sunnah                                                                    
c. Adab Seorang Peruqyah                                                                                
Terapi Jiwa ala Ibnu al-Jauziy                                                                                         
    1. Mengedepankan Nilai Dakwah                                                                              
        - Berdakwah Melalui Ruqyah, Kenapa Tidak ?                                                       
        - Ta’shil Syar’iy Dalam Dakwah Ruqyah                                                                  
        - Bagaimana Berdakwah dengan Ruqyah Syar’iyyah                                               
    2. Isti’anah dengan Sholat Sebelum Ruqyah                                                                
    3. Tidak Ambisius Kepada Materi                                                                              
    4. Memahami Psikologis Pasien                                                                                 
        - Peruqyah Psikolog dan Psikolog Peruqyah                                                          
    5. Sebaiknya Sudah Menikah                                                                                     
        - Bolehkah Perempuan Menikah ?                                                                         
        - Bolehkah Perempuan Meruqyah Laki-laki ?                                                         
d. Klasifikasi Peruqyah                                                                               
Klasifikasi Master dan Grand Master                                                                            
Ada Apa Dengan Gelar Master dan Grand Master ?                                              
II. MARQI / Orang Yang Diruqyah                                                              
a. Makna dan Pengertian                                                                                           
b. Syarat-syarat Orang yang Diruqyah                                                                      
     1. Komitmen Dengan Islam                                                                                     
     2. Niat Baik                                                                                                              
     3. Meyakini al-Qur’an sebagai Syifa’                                                                          
     4. Tawakkal dan Sabar                                                                                               
         - Tidak Boleh Isti’jaal                                                                                            
     5. Mematuhi Nasehat 
     6. Memposisikan Diri Dibawah                                                                                              
III. MARQI MINHU / Penyakit yang Diruqyah                                                      
A. Makna dan Pengertian                                                                                           
B. Jenis-jenis Penyakit                                                                                                 
C. Penyakit yang Bisa Diruqyah                                                                                
1. Penyakit Gangguan Jin (Al-Mass)                                                              
Apa Yang Dimaksud Dengan Kemasukan ?
Dimana Jin Bersemayam ?
Efek Kerasukan Jin
       a. Phobia                                                                                                               
       b. Gangguan Mental / Gangguan Syaraf
       c. Gangguan Fisik                         
2. Penyakit Sihir                                                                                              
Rukun Sihir     
Jenis-jenis Sihir    
Berdasarkan Tujuan
Berdasarkan Cara Penulisan
Berdasarkan Tempat
Berdasarkan Cara Kerja                                                                                  
3. Penyakit Kejiwaan dan Gangguan Syaraf Medis                                                                               
Ruqyah dan Gangguan Mental                                                                    
4. Penyakit Fisik-Medis                                                                                   
Bagaimana Memahami Kesembuhan Qur’ani ?                                                      
       a. Pendekatan Akidah
       b. Pendekatan Ilmiyah
Efect Placebo dan MindBody Medicine : Pendekatan Lain                                      
Kesimpulan Tadabbur QS. Al-Isra’ : 82                                                                        
5. Penyakit ‘Ain                                                                                             
Perbedaan Hasad dan ‘Ain
Klasifikasi dan Jenis ‘Ain                                                                                               
a. Klasifikasi ‘Ain dari Aspek Penyebab                                                                          
b. Klasifikasi ‘Ain dari Aspek Akibat                                                                            
Gejala Penyakit ‘Ain                                                                                                      
Cara Mengobati Penyakit ‘Ain                                                                                       
6. Penyakit Kewanitaan                                                                                                      
7. Penyakit Gangguan Seksual                                                                             
8. Gangguan Jin di Rumah                                                                               
D. Diagnosa Penyakit dan Gangguan                                                           
Proses Diagnosa    
Diagnosa Gangguan Sihir                                                                                                      
E. Membedakan Penyakit Medis dan Non Medis                                       
F. Faktor Timbulnya Penyakit                                                                     
    1. Faktor Internal
    2. Faktoe Eksternal
IV. MARQI BIH / Bacaan Ruqyah                                                                        
A. Makna dan Pengertian                                                                                       
B. Syarat-syarat Bacaan Ruqyah                                                                                                                 
Catatan Penulis                                                                                                           
C. Pembagian Ruqyah                                                                                  
Ruqyah Syar’iyyah : Tauqifiy atau Tajribiy ?                                                                  
D. Ayat dan Doa Ruqyah Syar’iyyah                                                          
Catatan Tentang Ayat-ayat Ruqyah                                                                              
Baca, Bukan Tulis !                                                                                                      
E. Ayat-ayat Ruqyah dan Penjelasannya                                                    
1. Isti’adzah                                                                                                                   
    a. Makna Isti’adzah                                                                                                    
    b. Lafazh Isti’adzah                                                                                                    
        - Lafazh Isti’adzah Yang Bersifat Umum                                                                
        - Momentum Membaca Isti’adzah                                                                                       
2. Basmalah                                                                                                                    
    a. Lafazh-lafazh Basmalah                                                                                          
    b. Keutamaan Basmalah Yang Terlupakan                                                                 
3. Surah al-Fatihah                                                                                                        
4. Surah al-Baqarah                                                                                                       
    a. Keistimewaan Surah al-Baqarah                                                                            
    b. Ayat 163 Surah al-Baqarah                                                                                    
    c. Dahsyatnya Akhir Surah al-Baqarah                                                                       
    d. Dahsyatnya Ayat Kursi                                                                                          
    e. Sepuluh Ayat Pembenteng                                                                                     
5. Surah Ali Imran (18-19)                                                                                             
6. Surah al-A’raf (54-56, 117-122 dan 179)                                                                   
7. Surah al-Mu’minun (115-118)                                                                                    
8. Surah ash-Shaaffat (1-10)                                                                                           
9. Surah al-Ahqaaf (29-32)                                                                                             
10. Surah ar-Rahman (33-36)                                                                                             
11. Surah al-Hasyr (21-24)                                                                                             
12. Surah al-Jinn (1-9)                                                                                                    
13. Surah al-Ikhlas                                                                                                         
14. Al-Mu’awwidzatain                                                                                                   
F. Doa-doa Ruqyah dan Penjelasannya                                                       
a. Kaidah-kaidah Berdoa                                                                                                
b. Doa-doa Ruqyah Syar’iyyah           
Kriteria Ruqyah : Panjang, Sedang dan Pendek                                                                            
c. Ayat-ayat Kehidupan, Melapangkan Dada dan Ketenangan                                        
Mengapa Mengkhususkan Ayat Tertentu ?                                                                     
V. MARQI FIH / Tempat Pelaksanaan Ruqyah                                        
A. Makna dan Pengertian                                                                                           
B. Larangan Ditempat Ruqyah                                                                       
    a. Tanda Salib                                                                                                             
    b. Lukisan dan Patung                                                                                                
        - Lukisan dan Patung yang Dibolehkan                                                                  
    c. Anjing                                                                                                                    
        - Status Anjing Penjaga dan Pemburu                                                                   
    d. Musik dan Nyanyian                                                                                             
        - Nyanyian Mana yang Mengundang Setan ?                                                         
        - Peringatan !                                                                                                         
     e. Lonceng                                                                                                                
     f. Jimat, Tangkal dan Benda Syirik Lainnya                                                               
     g. Bau Busuk                                                                                                            
        - Salah Paham Tentang Bawang Putih                                                                   
        - Awas, Bau Rokok Menjauhkan Malaikat !                                                          
        - Malaikat yang Tidak Masuk Kerumah                                                                
C. Langkah Membersihkan Marqi Fih                                                         
     a. Mengambil dan memusnahkan jimat yang dipakai pasien                                    
     b. Membersihkan tempat ruqyah dari pelanggaran-pelanggaran syariat                     
     c. Memberikan taushiyah kepada pasien dan keluarga tentang tauhid                        
BAB III. PRAKTIK DAN CARA MERUQYAH                                                  
A. Proses dan Cara Terapi Ruqyah                                                                
a. LANGKAH PERTAMA : Sebelum Proses Ruqyah                                                
b. LANGKAH KEDUA : Tahap Pembacaan Ruqyah                                                  
c. LANGKAH KETIGA : Setelah Proses Ruqyah (Pembentengan)                             
Optimisme : Jurus Ampuh Melawan Gangguan                                                          
Bukan Salah Ruqyah !                                                                                                  
B. Yang Dibolehkan Dalam Praktik Ruqyah                                               
1. Amar Ma’ruf Nahi Munkar                                                                                        
2. Memukul atau Menepuk                                                                                          
3. Meruqyah Air                                                                                                           
   - Produksi Air Ruqyah, Bagaimana ?                                                                         
   - Cara Meruqyah Air                                                                                                 
   - Terapi Air : Antara Syariat dan Logika                                                                    
   - Awas, Dukun Juga Menggunakan Air                                                                     
   - Zam zam : Yang Terbaik Dari Semua Air                                                               
   - Air Zam zam Mengatasi Gangguan Jin                                                                   
   - Air Zam zam, Diminumkan atau Dimandikan ?                                                     
   - Hukum Meruqyah Air Zam zam                                                                            
   - Cara Memaksimalkan Manfaat Air Zam zam                                                          
   - Penyimpangan Terapi Air Zam zam                                                                       
4. Pijat Refleksi                                                                                                            
5. Habbatus Sauda dan Madu                                                                                        
6. Mandi dan Minum Air Bidara                                                                                  
   - Rahasia Ketakutan Jin Pada Bidara (Sidr)                                                               
   - Cara Mandi Air Bidara                                                                                           
7. Konsumsi Kurma ‘Ajwa                                                                                          
8. Mengumandangkan Adzan                                                                                      
9. Menyembur dan Menyentuh (Meletakkan Tangan)                                                 
a. Meniup (an-Nafats) dan Menyembur (at-Tafal)                                                         
   - Manfaat dan Hikmah Tiupan                                                                                
   - Apakah Meniup itu Sebelum atau Sesudah Membaca ?                                         
   - Ruqyah Dengan Ludah Bercampur Tanah                                                             
   - Apakah Menyembur itu Khushushiyah Nabi saw ?                                                   
   - Peringatan !                                                                                                           

b. Menyentuh (Mengusap, Meletakkan atau Menempelkan Tangan)                        
C. Yang Tidak Dibolehkan Dalam Praktik Ruqyah                                       
1. Berduaan Dengan Pasien Perempuan                                                                   
2. Menatap Mata Pasien                                                                                           
3. Meruqyah Perempuan Tanpa Penutup Aurat                                                       
4. Menyentuh Pasien Tanpa Alat                                                                             
5. Terlalu Banyak Berdialog Dengan Jin                                                                  
6. Menuliskan Ayat al-Qur’an Ditubuh Pasien                                                        
7. Memukul Pasien Secara Berlebihan                                                                     
    - Kapan Memukul Dibolehkan ?                                                                          
    - Bolehkah Mencekik Pasien ?                                                                              
    - Pendapat Ulama Tentang Memukul dan Mencekik                                            
8. Meruqyah Tanpa Ilmu                                                                                          
9. Memenuhi Permintaan Jin                                                                                    
10. Memasukkan Jin Kedalam Botol                                                                        
11. Membedakan Orang Kaya dan Miskin                                                                
12. Meminta Bayaran Khusus Jika Jin-nya Bandel                                                     
13. Mengiklankan Ruqyah di Media Yang Merusak                                                  
D. Cara dan Teknik Meruqyah Gangguan                                                   
a. Ruqyah Sebelum Sakit                                                                                           
   - Cara Ruqyah Pembentengan (Preventif)                                                              
   - Contoh Ruqyah Pembentengan (Preventif)                                                          
b. Ruqyah Setelah Sakit                                                                                             
   1. Ruqyah Mandiri                                                                                                  
     - Cara Ruqyah Mandiri : Hukum dan Dalilnya                                                      
   2. Ruqyah Individu                                                                                                 
   3. Ruqyah Massal                                                                                                    
BAB IV. MASALAH GANGGUAN DAN SOLUSINYA                         
A. Bagian Pertama : Ruqyah Penyakit Fisik                                                
b. Ruqyah Namlah (Jerawat / Luka-luka)
c. Ruqyah Luka
    - Manfaat Tanah untuk Luka
d. Ruqyah Sakit Gigi
e. Ruqyah Kanker
    - Langkah dan Metode Penyembuhan Kanker dengan Ruqyah
Kisah Nyata Tentang Al-Qur’an sebagai Obat
B. Bagian Kedua : Ruqyah Penyakit Psikis                                                
a. Ruqyah Musibah Bencana
    - Bagaimana Meruqyah Korban Bencana ?
    - Doa Menghadapi Musibah
b. Ruqyah Waswas
Terapi Waswas
Cara Ruqyah Penyakit Waswas
c. Ruqyah Depresi
C. Bagian Ketiga : Ruqyah Penyakit Ruhiyah                                      
a. Ruqyah Gangguan Sihir
    1. Sebab dan Tujuan Sihir
    2. Hakikat Sihir dan Terapinya
    3. Langkah-langkah Pengobatan
        I.    Langkah Pembentengan
        II.   Langkah Proses Ruqyah
Melakukan Diagnosa Yang Tepat
Proses Ruqyah Sesuai Jenis Sihir
Cara Meruqyah Sihir Ma’kul
Cara Meruqyah Sihir Masyrub
Cara Meruqyah Sihir Masymum
Cara Meruqyah Sihir Madfun
Cara Meruqyah Sihir Mu’allaq
Tindakan Terhadap Benda Sihir
Jika Benda Sihir Diluar Tubuh Pasien
Tahap Pertama : Cara Menemukan Benda Sihir
Tahap Kedua : Pemusnahan Benda Sihir
Tahap Ketiga : Melenyapkan Benda Sihir
Jika Benda Sihir Didalam Tubuh Pasien
b. Ruqyah Penyakit ‘Ain
I.    Langkah Pertama : Membatalkan Penyebab ‘Ain
II.  Langkah Kedua : Melakukan Diagnosa
III. Langkah Ketiga : Melakukan Terapi
Beberapa Cara Mengobati Penyakit ‘Ain
c. Ruqyah Gangguan Kesurupan
d. Ruqyah Gangguan Jin di Rumah
  - Cara Meruqyah Rumah
D. Syubhat Peruqyah Dalam Diagnosa dan Praktik                                        
1. Syubhat Pertama : Setiap Kerasukan Pasti Gangguan Jin
2. Syubhat Kedua   : Reaksi Tergantung Lama atau Barunya Gangguan
3. Syubhat Ketiga   : Memastikan Gangguan Jin Melalui Mimpi
4. Syubhat Keempat : Mencukupkan Air Ruqyah Sebagai Terapi
5. Syubhat Kelima : Setiap Ocehan Pasien Adalah Jin
6. Syubhat Keenam : Memastikan Gangguan Jin Melalui Bekas Pembekaman
7. Syubhat Ketujuh : Membakar, Menyembelih dan Membunuh Jin
8. Syubhat Kedelapan : Memastikan Jumlah Jin Dalam Tubuh Manusia
9. Syubhat Kesembilan : Bercak Biru atau Merah sebagai Tanda Jin Terbakar
10. Syubhat Kesepuluh : Klaim Kesembuhan Dengan Ruqyah dan Menafikan Obat Lain

BAB V. FIQH RUQYAH DAN PENGOBATAN                                
A. Hukum Berobat 
   I. Berobat Dengan Yang Mubah
      - Syarat Berobat Dengan Yang Mubah
 II. Berobat Dengan Yang Haram
B. Hukum Berobat Dengan Ruqyah                                                      
C. Hukum Mengatasi Sihir Dengan Sihir                                            
   - Makna “Mendatangi” Dalam Konteks Kekinian                        
D. Hukum Minta Diruqyah                                                                   
E. Hukum Ruqyah Kepada Non-Muslim                                            
F. Hukum Peruqyah Buta Tajwid                                                         
     - Apa Hukum Membaca Al-Qur’an Dengan Tajwid ?                                        
G. Hukum Menjadikan Ruqyah Sebagai Profesi                                  
H. Hukum Upah Ruqyah                                                                         
     - Hakikat Profesi Seorang Peruqyah
     - Upah Ruqyah : Ijaroh atau Ji’alah ?
     - Hukum Ruqyah Dengan Syarat Kesembuhan
     - Hukum Ruqyah-Preneur
I. Hukum Menyebarkan Aib Pasien                                                      
     - Menjaga Rahasia Adalah Amanah
J. Hukum Hypno-Ruqyah dan NLP                                                       
    a. Sejarah dan Mata Rantai Ilmu Hypno
    b. Proses Kerja Hypno
    c. Fatwa Ulama
K. Hukum Ruqyah Lewat Media                                                           
    a. Ruqyah Lewat Rekaman
    b. Ruqyah Lewat Televisi
   c. Ruqyah Online Via Internet
   d. Ruqyah Lewat Handphone 
H. Hukum-hukum Perempuan Dalam Praktik Ruqyah
   a. Hukum Perempuan Meruqyah Laki-laki
   b. Hukum Melihat dan Menyentuh Perempuan Dalam Praktik Ruqyah
   c. Hukum Berduaan Dengan Perempuan Dalam Praktik Ruqyah
   d. Hukum Meruqyah Perempuan Haid dan Junub
BAB VI : PENUTU DAN PESAN

Spesifikasi Buku:
Judul : Fiqh Ruqyah
Penulis : Musdar Bustamam Tambusai 
Cover : Hard Cover 
Kertas HVS
Halaman: 886 Halaman
Penerbit : Matair
06.36 | 0 komentar
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahu. (QS. Al-Baqarah:261)

DONASI

TEBAR DAKWAH FILM ISLAM

Teknik Support Streaming

DJ ONLINE

IP

Visitor

free counters

TAFSIR IBNU KATSIR

NURIS TV

AGENDA TV

STREAMING RADIO RUQO FM

STREAMING RADIO RUQO FM
Radio Dakwah Ruqyah Syariyyah

RUQO FM

Server Luar Negeri

Dengarkan Nurisfm Disini

Total Tayangan Halaman

Pengunjung