Assalamu'alaikum ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  Nurisfm Network
Naskah tentang Ilmu Agama Islam dalam media ini diambil dan disusun dari berbagai sumber. Tidak tercantumnya sumber dan penulis, bermaksud untuk penyajian ilmu yang 'netral' semata. Mudah-mudahan menjadikan amal baik bagi penulisnya dan mendatangkan kebaikan bagi sesama. Kelemahan dan kekurangan serta segala yang kurang berkenan dihati mohon dimaafkan. Apabila ada pihak yang keberatan atau merasa dirugikan dimohonkan menghubungi Admin (Abu Azka). Dan untuk naskah-naskah ilmu pengetahuan umum, Insya Allah akan dicantumkan sumber dan atau penulisnya. Mohon Maaf sebelumnya, sekian dan terima kasih ^-^

JANGAN-JANGAN......

Written By Rudi Abu azka on Selasa, 27 April 2010 | 14.17

Siapa pun kita, jangan pernah berpikir bahwa dosa-dosa yang telah dilakukan akan terpikul di pundak orang lain. Siapa pun. Pemimpinkah, tokoh yang punya banyak pengikutkah, orang kayakah. Semua kebaikan dan keburukan akan kembali ke pelakunya.


Maha Benar Allah dengan firman-Nya dalam surah Al-An’am ayat 164. “…Dan tidaklah seorang membuat dosa melainkan kemudharatannya kembali kepada dirinya sendiri; dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Kemudian kepada Tuhanmulah kamu kembali, dan akan diberitakan-Nya kepadamu apa yang kamu perselisihkan.”

Lalu, pernahkah kita menghitung-hitung dosa yang telah kita lakukan. Seberapa banyak dan besar dosa-dosa itu. Jangan-jangan, hitungannya tak beda dengan jumlah nikmat Allah yang kita terima. Atau bahkan, jauh lebih banyak lag...
14.17 | 0 komentar

HEMAT DAN FANTASTIS DEMI ILMU!!!

Written By Rudi Abu azka on Sabtu, 24 April 2010 | 16.12

16.12 | 1 komentar

PERPECAHAN, APA ENAKNYA SIH?

Written By Rudi Abu azka on Jumat, 23 April 2010 | 22.59

Fadhilatusy Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah pernah ditanya tentang keanekaragaman jama'ah-jama'ah Islamiyah yang tak jarang di antara mereka saling menerapkan bara' (berlepas diri), dan juga sikap yang harus diambil ketika terjadi perbedaan pendapat. Beliau memberikan penjelasan sebagai berikut:

Tidak dapat disangkal lagi bahwa perpecahan, saling memvonis sesat, permusuhan, dan kebencian yang terjadi di kalangan para pemuda yang komitmen, sebagian terhadap sebagian yang lainnya yang tidak sepaham dengan manhaj masing-masing, adalah suatu hal yang menyedihkan dan sangat disayang-kan, bahkan bisa jadi menimbulkan dampak yang serius.

Perpecahan seperti ini ibarat penyejuk mata hati para syaithan dari bangsa jin dan manusia, sebab mereka tidak menyenangi apabila ahli kebajikan bersatu. Mereka menginginkan ahli kebajikan tersebut berpecah-belah karena mereka (para syaithan tersebut) mengetahui bahwa perpecahan akan meluluhlantakkan kekuatan yang dihasilkan oleh sikap komitmen dan ketaatan kepada Allah subhanahu wata’ala. Hal ini telah disinyalir oleh firman-Nya, artinya,
"Dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu". (Q.S. Al-Anfal: 46).

"Dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka". (Q.S. Ali 'Imran: 105)
"Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agamanya dan mereka (terpecah) menjadi beberapa golongan, tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu terhadap mereka". (Q.S. Al-An'am: 159)

"Dia telah mensyari'atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya.". (Q.S. Asy-Syuro: 13)

Allah subhanahu wata’ala telah melarang kita berpecah-belah dan menjelaskan tentang akibatnya yang sangat buruk. Sudah merupakan kewajiban bagi kita untuk menjadi umat yang bersatu dan satu kata (bersepakat). Perpecahan hanyalah akan merusak dan meluluhlantakkan urusan serta mengakibatkan lemahnya umat Islam. Di antara para shahabat pun terjadi perbedaan pendapat, akan tetapi hal itu tidak menimbulkan perpecahan, permusuhan dan kebencian. Bahkan perbedaan pendapat itu terjadi pada masa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam
22.59 | 0 komentar

SYARAT DITERIMANYA AMAL

Written By Rudi Abu azka on Rabu, 21 April 2010 | 14.58

Amal yang kita lakukan akan diterima Allah jika memenuhi dua rukun. Pertama, amal itu harus didasari oleh keikhlasan dan niat yang murni: hanya mengharap keridhaan Allah swt. Kedua, amal perbuatan yang kita lakukan itu harus sesuai dengan sunnah Nabi saw.

Syarat pertama menyangkut masalah batin. Niat ikhlas artinya saat melakukan amal perbuatan, batin kita harus benar-benar bersih. Rasulullah saw. bersabda, “Innamal a’maalu bin-niyyaat, sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung niatnya.” (Bukhari dan Muslim). Berdasarkan hadits itu, maka diterima atau tidaknya suatu amal perbuatan yang kita lakukan oleh Allah swt. sangat bergantung pada niat kita.

Sedangkan syarat yang kedua, harus sesuai dengan syariat Islam. Syarat ini menyangkut segi lahiriah. Nabi saw. berkata, “Man ‘amala ‘amalan laisa ‘alaihi amrunaa fahuwa raddun, barangsiapa yang mengerjakan suatu perbuatan yang tidak pernah kami diperintahkan, maka perbuatan itu ditolak.” (Muslim).

Tentang dua syarat tersebut, Allah swt. menerangkannya di sejumlah ayat dalam Alquran. Di antaranya dua ayat ini. “Dan barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh….” (Luqman: 22). “Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia pun mengerjakan kebaikan….” (An-Nisa: 125)
Yang dimaksud dengan “menyerahkan diri kepada Allah” di dua ayat di atas adalah mengikhlaskan niat dan amal perbuatan hanya karena Allah semata. Sedangkan yang yang dimaksud dengan “mengerjakan kebaikan” di dalam ayat itu ialah mengerjakan kebaikan dengan serius dan sesuai dengan sunnah Rasulullah saw.

Fudhail bin Iyadh pernah memberi komentar tentang ayat 2 surat Al-Mulk, “Liyabluwakum ayyukum ahsanu ‘amala, supaya Allah menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.” Menurutnya, maksud “yang lebih baik amalnya” adalah amal yang didasari keikhlasan dan sesuai dengan sunnah Nabi saw.

Seseorang bertanya kepadanya, “Apa yang dimaksud dengan amal yang ikhlas dan benar itu?” Fudhail menjawab, “Sesungguhnya amal yang dilandasi keikhlasan tetapi tidak benar, tidak diterima oleh Allah swt. Sebaliknya, amal yang benar tetapi tidak dilandasi keikhlasan juga tidak diterima oleh Allah swt. Amal perbuatan itu baru bisa diterima Allah jika didasari keikhlasan dan dilaksanakan dengan benar. Yang dimaksud ‘ikhlas’ adalah amal perbuatan yang dikerjakan semata-mata karena Allah, dan yang dimaksud ‘benar’ adalah amal perbuatan itu sesuai dengan tuntunan Rasulullah saw.” Setelah itu Fudhail bin Iyad membacakan surat Al-Kahfi ayat 110, “Barangsiapa yang mengharapkan perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaknya ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Tuhannya.”

Jadi, niat yang ikhlas saja belum menjamin amal kita diterima oleh Allah swt., jika dilakukan tidak sesuai dengan apa yang digariskan syariat. Begitu juga dengan perbuatan mulia, tidak diterima jika dilakukan dengan tujuan tidak mencari keridhaan Allah swt.
14.58 | 0 komentar

Syirkul Mahabbah

Written By Rudi Abu azka on Senin, 19 April 2010 | 05.29


“Katakanlah: “Jika bapa-bapa , anak-anak , saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan RasulNya dan dari berjihad di jalan nya, Maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan NYA”. dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.” (Qs.At Taubah[9]:24)


Hanya Kepada Allah sajalah segala cinta kita berikan. Dan tidak boleh mencintai apapun yang dapat melebihi cinta kita kepada Nya. Cinta Kepada Allah adalah cinta yang hakiki, tetapi cinta kepada manusia sering kali tersakiti. Ya allah, sesungguhnya aku memohon kecintaan terhadap-Mu, kecintaan terhadap apa yang Engkau cintai, mencintai setiap amal yang dapat mendekatkan diriku kepada-Mu. Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu, kecintaan kepada Rasul-Mu, mencintai sahabatnya, mencintai siapapun yang mencinta mereka. Wahai yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan.

Sahabat, bicara cinta tak akan ada habisnya. Cinta adalah materi yang tak pernah basi, ia merupakan anugerah Allah yang dihadirkan kepada setiap manusia. Tidak ada pembicaraan yang paling menarik selain pembicaraan tentang cinta. Dan tidaklah kita melakukan sesuatu kecuali karena didorong oleh perasaan cinta. Cinta membuat hidup lebih hidup. Tetapi juga sering membuat hidup semakin meredup, yang terakhir inilah buah dari cinta
terbalas dusta. Dalam cinta yang ada adalah keindahan, tetapi tidak sedikit akibat cinta datang kekecewaan. Kecewa Karena di khianati cintanya, Kecewa karena cinta terbalas dusta. Kemudian bagaimana menikapi ketika cinta Di khianati. Tulisan ini akan sedikit menguraikan seluk beluk cinta, Dan mengajak pembaca untuk kembali menelaah siapa sesungguhnya yang lebih pantas Untuk di cintainya. Tetapi banyak di antara kita yang tidak
menyadari, bahwa dampak dari cinta yang salah arah, selain membuat pelakunya dimabuk asmara juga menyebabkan jatuhnya seseorang pada kemusyrikan (menyekutukan Allah).

Bagaimana itu terjadi, sebab cinta yang berlebihan kepada selain Allah dan RasulNya akan membuat hati kita tidak lagi fokus pada ajaran Allah. Jika didalam hati sudah di sibukan untuk memikirkan sesuatu yang kita cintai, maka pasti salah satunya hilang dari hati kita. Dan jika yang hilang adalah kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya, karena yang lebih kuat adalah cinta kepada makhluk-Nya, maka saat itulah kita terkena syndrome “Syirkul Mahabbah” (syirik Cinta).

Bukankah hampir dari perbuatan syirik yang di lakukan manusia berawal dari kecintaan kepada sesuatu yang berlebihan. Tema ini di susun karena terdorong oleh cinta kebanyakan saudara-saudara muslim dan muslimah yang ketika terkena panah asmara cinta, mereka terlena sehingga terjatuh kedalam lumpur maksiat. Terakhir, akibat cinta yang membabi buta, sering di antara kita tidak menyadari kalau kita sudah masuk perangkap syirkul Mahabbah (Syirik Cinta)

Cinta Adalah Fitrah Insani

Cinta adalah Fitrah manusia yang murni, tak dapat dipisahkan dengan kehidupan, ia selalu dibutuhkan. Jika seseorang ingin menikmatinya dengan cara yang terhormat
dan mulia suci dan penuh taqwa tentu ia akan mempergunakan cinta itu untuk mencapai
keinginan yang suci dan mulia pula. Cinta adalah suci. Karena ia berasal berasal dari
yang Maha Suci, yakni Allah SWT. Hadirnya cinta pada diri seseorang itu sebanding dengan kehadiran manusia dimuka bumi ini.

Muhammad Ibnu Daud Azh-Zhahir mengatakan; “Cinta merupakan cermin bagi seseorang yang sedang jatuh cinta untuk mengetahui watak dan kelemah lembutan dirinya dalam citra kekasihnya. Karena sebenarnya ia tidak jatuh cinta kecuali terhadap dirinya sendiri. Kecenderungan manusia pada keindahan adalah fitrah, tetapi juga merupakan ujian bagi manusia.

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, Yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak[186] dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).”[Qs. Ali Imran (3):14]

Dan Firman Allah lainnya: Disitulah diuji orang-orang mukmin dan digoncangkan (hatinya) dengan goncangan yang sangat.(Qs. Al Ahzab[33]: 11)

Ibnu Qayyim Al-jauzi mengungkapkan ; Dalam rasa cinta melibatkan sampai 50 tingkat
perasaan. Dari kondisi yang membahagiakan, sampai pada menyedihkan. dari adanya
kerinduan sampai keinginan untuk selalu mencurahkan kasih sayang. Dan dari cinta buta
yang memperdayakan sampai cinta tertinggi yang melahirkan penghambaan.
Ibnu Qayyim Berkata: Mahabbah (cinta) yang bermanfaat itu terbagi tiga yaitu:
1. Mahabbatullah (cinta kepada Allah), ia adalah sumber segala cinta, dan merupakan
dasar iman dan tauhid.
2. Mahabbah Fillah (cinta karena Allah) dan
3. Mahabbah (cinta) kepada sesuatu yang dapat membantu kita semakin taat kepada
Allah dan mejauhi laragannya. Dua yang terakhir ini adalah penyerta cinta ini
Kemudian Mahabbah (cinta) yang membahayakan terbagi tiga pula, Yaitu:
1. Al-Mahabbah ma’ Allah (mencintai sesuatu disamping mencintai Allah), ini adalah
sumber kemusyrikan dan merupakan cinta yang tercela.
2. Mahabbah terhadap perkara yang dibenci Allah dan
3. Mahabbah yang dapat memangkas cinta seseorang kepada Allah atau menguranginya.
Sedangkan dua yang terakhir ini adalah penyerta cinta ini.Abdullah Nashih Ulwan dalam ‘Al-Islam Wal Hub’ menulis tentang cinta. Ia katakan, Cinta adalah perasaan jiwa dan gejolak hati yang mendorong seseorang untuk mencintai kekasihnya dengan penuh gairah, lembut, dan kasih sayang.

(Bersambung...........)
05.29 | 0 komentar

Istiqomah

Written By Rudi Abu azka on Kamis, 15 April 2010 | 03.24

Sekuat apa pun sebatang pohon, tidak akan pernah bisa lepas dari ketergantungan dengan air. Siraman air menjadi energi baru buat pohon. Dari energi itulah pohon mengokohkan pijakan akar, meninggikan batang, memperbanyak cabang, menumbuhkan daun baru, dan memproduksi buah.

Seperti itu pula siraman ruhani buat hati manusia. Tanpa kesegaran ruhani, manusia cuma sebatang pohon kering yang berjalan. Tak ada keteduhan, apalagi buah yang bisa dimanfaatkan. Hati menjadi begitu kering. Persis seperti ranting-ranting kering yang mudah terbakar.
Allah swt. memberikan teguran khusus buat mereka yang beriman. Dalam surah Al-Hadid ayat 16, Yang Maha Rahman dan Rahim berfirman,

“Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka). Janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al-Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka. Lalu, hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.”
Hati buat orang-orang yang beriman adalah ladang yang harus dirawat dan disiram dengan zikir. Dari zikirlah, ladang hati menjadi hijau segar dan tumbuh subur. Akan banyak buah yang bisa dihasilkan. Sebaliknya, jika hati jauh dari zikir; ia akan tumbuh liar. Jangankan buah, ladang hati seperti itu akan menjadi sarang ular, kelabang dan sebagainya.
Hamba-hamba Allah yang beriman akan senantiasa menjaga kesegaran hatinya dengan lantunan zikrullah. Seperti itulah firman Allah swt. dalam surah Ar-Ra’d ayat 28.

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allahlah hati menjadi tenteram.“

Rasulullah saw. pernah memberi nasihat, “Perumpamaan orang yang berzikir kepada Rabbnya dan yang tidak, seumpama orang hidup dan orang mati.” (Bukhari dan Muslim)
03.24 | 0 komentar

PAKET LENGKAP PUSTAKA DIGITAL AL ISLAM

Written By Rudi Abu azka on Selasa, 13 April 2010 | 14.55


Install kan laptop/PC Anda dengan Paket Spektakuler ini:
Al Qur’an Digital plus + Tajwid dan Tafsir, Kitab Hadist 9 Imam , Pustaka Digital Al Kubro Full Edition dan Aplikasi/Tool Islami, dan Puluhan Ribu E-Book Islam Berbahasa.


PAKET FULL EDITION LAPTOP:
Al Kubro Full Edition + Ensiklopedi
Hadits 9 Imam dan Seluruh Aplikasi Islam Lainnya. Harga Rp 4.500.000,-

Non Laptop Rp. 1.500.000,-

Terobosan Baru...!
Aplikasi Software ISlami yang terintegrasi
dalam ruang lingkup Windows.

Pemesanan Hubungi:
KONTAK PEMESANAN :
021-99187391 / 081319107800
14.55 | 0 komentar

WIKIPEDIA OFFLINE

Written By Rudi Abu azka on Kamis, 01 April 2010 | 02.03


WIKIPEDIA adalah ensiklopedi bebas paling populer didunia, menjadi rujukan para akademisi, peneliti dalam berbagai bidang disiplin ilmu. Diminati oleh semua kalangan mulai siswa SD hingga mahasiswa pasca sarjana.
Bebas di pakai oleh siapapun, dimana saja dan kapanpun di seluruh dunia dengan syarat ONLINE INTERNET.
2.000.000 lebih artikel terkandung dalam WIKIPEDIA versi bahasa Inggris kontribusi dari 50.000 sukarelawan dari berbagai belahan dunia.
100.000 artikel telah masuk dalam WIKIPEDIA versi Indonesia dicapai pada Februari 2009 lalu dan saat ini tentu telah melampaui jumlah tersebut.
LUAR BIASA...menjelajahi WIKIPEDIA seakan menimba air ditengah samudra,data dan informasinya saling bertautan hingga tidak ada satu pun permasalahan terlewatkan.Teks kata berwarna biru yang muncul dalam rangkaian redaksi penjelasan persoalan tertentu merupakan link yang akan membawa kita pada persoalan baru.Benar benar tidak pernah habis seakan akan dibawah ke alam yang tak berujung....UNLIMITED
Cukup ketik keyword yang diinginkan dengan sekejap semua informasi muncul secara instan dan akurat beserta semua link yang terkait.

WIKIPEDIA OFFLINE versi Indonesia dalam DVD...inilah kabar gembiranya bagi anda yg tidak punya koneksi internet.Kini anda bsa menikmati dimanapun dan kapanpun tanpa harus online internet.Lebih cepat,ekonomis dan flexible.
Urusan sunting menyunting untuk artikel atau untuk literatur ilmiyah,WIKIPEDIA adalah solusinya.

Penerbit : Al Wustha Publishing
Waktu Terbit : Maret 2010
Harga : Rp. 60.000
Distribusi : Silmi Production
Pesan Segera
1. Harga CD: Rp 60000,- /keping (sudah termasuk ongkos kirim)
2. Uang pembelian ditransfer ke rekening di bawah ini:
Bank Muamalat Indonesia Cabang Jakarta
Nomor Rekening: 916.92866.99
atas nama: Rudianto
4. Bila transfer via ATM, kode Bank Muamalat Indonesia: 147
5. Setelah transfer dilakukan, segera beritahukan kepada kami ke email: akhrudianto@yahoo.com atau SMS ke nomor handphone: 081319107800 dengan mencantumkan tanggal dan nominal transfer serta identitas (nama dan alamat lengkap) anda.
6. CD akan kami kirim via paket pos kilat khusus ke alamat anda.
02.03 | 0 komentar

FONBOARD ARABIC WRITER


CD Arabic Writer Fontboard

TEROBOSAN GENIUS yang sangat solusif, software ini bisa menjadikan komputer kita bisa digunakan untuk menulis arab,tanpa harus mengganti windows dan keyboard kita jadi arabic.
Urusan tulis menulis arab pun jadi mudah bahkan sama seperti menulis latin termasuk dalam variasi pilihan font arabicnya yang cukup memadai.
Andapun bisa menulis arab walaupun sama sekali belum pernah belajar tulis menulis arab, karena software ini mampu melakukan konversi secara otomatis dari setiap tut atau tombol alfabet keyboard latin jadi huruf hijaiyah atau arabic, A jadi alif, B jadi BA, D jadi DZAL dan seterusnya.
Software ini juga bisa diaplikasikan untuk semua program komputer seperti Corel, photoshop, word, Powerpoint,browser internet dan aplikasi program lainnya.

Penerbit : Al Wustha Publishing
Waktu Terbit : Maret 2010
Harga : Rp. 40.000
Distribusi : Silmi Production
Pesan Segera
1. Harga CD: Rp 40000,- /keping (belum termasuk ongkos kirim)
2. Uang pembelian ditransfer ke rekening di bawah ini:
Bank Muamalat Indonesia Cabang Jakarta
Nomor Rekening: 916.92866.99
atas nama: Rudianto
4. Bila transfer via ATM, kode Bank Muamalat Indonesia: 147
5. Setelah transfer dilakukan, segera beritahukan kepada kami ke email: akhrudianto@yahoo.com atau SMS ke nomor handphone: 081319107800 dengan mencantumkan tanggal dan nominal transfer serta identitas (nama dan alamat lengkap) anda.
6. CD akan kami kirim via paket pos kilat khusus ke alamat anda.
01.42 | 0 komentar

DVD Belajar Bahasa Arab Al-Aisar


AL- AISAR, Belajar Bahasa Arab Praktis

Bahasa Arab adalah kunci utama untuk bisa memahami Islam, tanpa menguasainya mustahil bisa menelah kedalaman islam secara benar dan mandiri.
AL AISAR adalah metode pendekatan pembelajaran bahasa Arab terbaru.Metode ini memungkin seseorang bisa menguasai bahasa Arab secara mandiri, tanpa keharusan hadirnya sosok guru atau keharusan berada dalam lembaga pendidikan tertentu.
Belajar kapan saja dan dimanapun secara menyenangkan dan interaktif merupakan inti pokok metodologi ini.
Unsur-unsur pokok yang dinyatakan oleh pakar bahasa sebagai syarat yang harus dikuasai oleh siapa saja yang belajar bahasa tersaji secara lengkap dalam AL AISAR.

Unsur-unsur pokok untuk menguasai bahasa arab adalah meliputi :
1. Qawaidul Lughoh/Tata bahasa Arab;
Unsur ini popoler dengan istilah ilmu nahwu dan ilmu shorf. Ilmu nahwu membahas tentang status kata dan harakat akhirnya dalam struktur kalimat,sedangkan ilmu shorof membahas tentang perubahan atau pecahan kata.

Qowaid ini berfungsi untuk memahami konteks kalimat secara benar saat membaca atau menyusun kalimat saat menulis atau berbicara.
Unsur ini disajikan dalam format teks dilengkapi dengan audio keterangan yang jelas dan mendetail.Setiap sub pembahasan dipisah dengan halaman halaman sendiri yang bisa dipilih secara interaktif atau acak sesuai yang diinginkan.Walaupun demikian sangat ditekankan untuk mempelajari setiap sub secara berurutan,boleh pindah ke sub berikutnya setelah sub sebelumnya benar benar telah dikuasai secara mendalam.Dianjurkan setiap saat untuk selalu mengulang dan banyak berlatih. Selamat mencoba, sukses selalu bersama anda, Insya Allah.

2. Muhadasah/percakapan
Muhadasah sebenarnya merupakan unsur pokok dalam bahasa.Pada dasarnya manusia belajar berbicara atau berbahasa dari mendengar percakapan orang lain.
Bayi bisa berbicara karena sering mendengar percakapan dari orang tua atau keluarganya. Oleh karena itu unsur ini sangat penting dalam pembelajaran bahasa apapun.
Sasaran pokok dalam sub ini yaitu agar banyak mendengar dan praktek menirukan dari apa yang didengarnya.Oleh karena itu dalam sub ini materi muhadasah telah disusun sedemikian rupa dan cukup memadai.Pelaku percakapan sengaja diambilkan dari orang arab asli sehingga dialek/logat bahasanyapun original.Ini untuk menghindari kesalahan kesalahan seperti yang telah banyak terjadi di Indonesia, khususnya pembelajaran bahasa dibeberapa lembaga pendidikan.Pada umumnya mereka secara teori menguasai bahasa arab ataupun bahasa inggris tapi pada prakteknya khususnya dialek/logat mengikuti dialek bahasa masing masing seperti Jawa, Sunda,Batak, Madura atau dialek2 lainnya.
Kunci pokok pembelajaran dalam sub ini adalah banyak mendengar dan praktek menirukan.Sangat disarankan untuk mengembangkan sendiri menyusun kalimat dengan kosa kata sendiri atau mengajak orang lain untuk dialog dengan bahasa arab.Selamat berlatih, sukses bersama anda.

3. Fahmul Masmu'
Fahmul masmu' atau memahami apa yang didengar adalah latihan mendengar untuk menguji sejauh mana pemahaman seseorang terhadap pembicaraan,dialog,khutbah orang lain.Dalam sub ini telah disediakan materi tanyangan potongan film durasi 10 menit.Tanyangan film awal hingga urutan tertentu dibantu dengan terjemah teks bahasa Indonesia dan pada tayangan berikutnya terjemah teks dihilangkan untuk menguji pemahaman dengan tanpa bantuan teks terjemah.
Pembelajaran dalam sub ini disarankan untuk mengulang ulang tanyangan dan selanjutnya mencoba mengurai apa yang dipahami dari tayangan film tersebut dalam bentuk tulisan, lalu minta orang lain untuk mengoreksinya.

4. Mufradat
Mufradat atau kosa kata adalah kunci dari bahasa.Mustahil seseorang bisa melakukan pembicaraan tanpa memiliki kosa kata.Semakin banyak perbendaharaan kosa kata semakin menjamin lancarnya komunikasi atau pembicaraan.Oleh karena itu yang pertama kali harus dilakukan dalam belajar bahasa adalah menghafal kosa kata.
Pembelajaran dalam sub ini sangat ditekankan untuk memotivasi diri bahkan lebih baik lagi kalau mewajibkan atas dirinya hafal minimal 5 atau 10 mufradat setiap hari. Untuk mendukung hal tersebut dalam sub ini telah disertakan kamus digital bahasa Arab indonesia dan sebaliknya.Insya Allah dengan kamus ini memudahkan untuk menghafal kosa karena kita tinggal memasukkan kata dalam bahasa Indonesia atau sebaliknya ke dalam kotak pencarian, dengan cepat kamus akan memunculkannya dalam bahasa Arab atau Indonesia.
Selamat mencoba dan banyak menghafal...

5.I'rab
I'rob atau mengurai status kata dalam struktur kalimat. Pembelajaran ini berfungsi untuk memahami secara pasti tentang status kata dalam struktur kalimat.Dengan memahami i'rob memastikan kebenaran harakat akhir setiap kata dan tentunya juga terhindar dari kesalahan dalam menterjemahkan sebuah kalimat.
I'rob merupakan bagian dari ilmu nahwu, dalam program ini sengaja disendirikan dalam sub khusus.
Dengan metode interaktif via komputer/laptop memudahkan seseorang untuk mengexplorasi bahan ajar sesuai yang diinginkan dan tanpa beban sehingga menyenangkan.

Menu-menu interaktif pembelajaran bahasa Arab Al-AISAR

Program AL-AISAR merupakan program pembelajaran bahasa Arab interaktif multimedia, disusun untuk memudahkan seseorang belajar bahasa Arab secara Mandiri melalui media bantu PC/LAPTOP.Materi-materi yang terkandung dalam program ini merupakan gabungan dari beberapa metodologi yang telah ada sebelumnya dang dianggap efektif.Semua materi disusun dalam menu-menu interaktif berjenjang seperti terlihat pada gambar.
Menu-menu tersebut merupakan unsur-unsur pokok yang harus dipelajari untuk bisa menguasai bahasa Arab.Setiap menu merupakan jenjang urut yang seharusnya dikuasai sebelum berpindah kepada jenjang urut pada menu berikutnya.



Petunjuk Pembelajaran

Setiap jenjang menu pembelajaran, ada petunjuk cara pembelajaran yang harus diikuti untuk bisa mengoptimalkan keberhasilan dalam menguasai bahasa Arab.Baca,fahami dan praktekkan petunjuknya baru kemudian masuk pada materinya dengan menekan tombol INDEK, seperti terlihat pada gambar di bawah.


Indek Materi

Tombol Indek merupakan tombol akses untuk menampilkan materi-materi pembelajaran yang link dengan menu yang ada pada tombol samping. Setiap menekan menu samping secara otomatis akan menampilkan petunjuk pembelajaran pada materi menu tersebut dan untuk menampilkan isi materi harus menekan tombol indek seperti terlihat pada gambar berikut:


Penerbit : Al Wustha Publishing
Waktu Terbit : Maret 2010
Harga : Rp. 65.000
Distribusi : Silmi Production
Pesan Segera
1. Harga CD: Rp 65000,- /keping (belum termasuk ongkos kirim)
2. Uang pembelian ditransfer ke rekening di bawah ini:
Bank Muamalat Indonesia Cabang Jakarta
Nomor Rekening: 916.92866.99
atas nama: Rudianto
4. Bila transfer via ATM, kode Bank Muamalat Indonesia: 147
5. Setelah transfer dilakukan, segera beritahukan kepada kami ke email: akhrudianto@yahoo.com atau SMS ke nomor handphone: 081319107800 dengan mencantumkan tanggal dan nominal transfer serta identitas (nama dan alamat lengkap) anda.
6. CD akan kami kirim via paket pos kilat khusus ke alamat anda.
00.06 | 0 komentar
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahu. (QS. Al-Baqarah:261)

DONASI

Follow by Email

TEBAR DAKWAH FILM ISLAM

Teknik Support Streaming

DJ ONLINE

Visitor

free counters

TAFSIR IBNU KATSIR

NURIS TV

AGENDA TV

STREAMING RADIO NURISFM

STREAMING RADIO NURISFM

Server Lokal

Server Luar Negeri

Dengarkan Nurisfm Disini

Total Tayangan Halaman

Pengunjung