Assalamu'alaikum ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  Nurisfm Network
Naskah tentang Ilmu Agama Islam dalam media ini diambil dan disusun dari berbagai sumber. Tidak tercantumnya sumber dan penulis, bermaksud untuk penyajian ilmu yang 'netral' semata. Mudah-mudahan menjadikan amal baik bagi penulisnya dan mendatangkan kebaikan bagi sesama. Kelemahan dan kekurangan serta segala yang kurang berkenan dihati mohon dimaafkan. Apabila ada pihak yang keberatan atau merasa dirugikan dimohonkan menghubungi Admin (Abu Azka). Dan untuk naskah-naskah ilmu pengetahuan umum, Insya Allah akan dicantumkan sumber dan atau penulisnya. Mohon Maaf sebelumnya, sekian dan terima kasih ^-^

INSYAA ALLAH PELATIHAN DI BOGOR TENGAH RUQYAH SYAR’IYAH GRATIS

Written By Rudi Abu azka on Rabu, 31 Desember 2014 | 22.23

INSYAA ALLAH PELATIHAN DI BOGOR TENGAH RUQYAH SYAR’IYAH GRATIS Pemateri: Muhammad Hafidz , Baginda dan Tim Komunitas Cinta ruqyah MATERI : • Mengenal Ruqyah Syar’iyah dan Ruqyah Syirkiyah • Mengenal ciri – ciri gangguan jin • Mengenal tipu daya iblis • Mindset peruqyah dan pasien * Mengenal 'Ain dan pengobatannya • Praktek Ruqyah Mandiri • Praktek Ruqyah Berpasangan beserta dengan tehnik2 nya • Praktek Ruqyah Berkelompok • Praktek meruqyah langsung pasien oleh peserta pelatihan GRATIS Insyaallah akan di adakan pada : Hari / Tanggal : SABTU 3 JANUARI 2015 pukul 9.00 WIB – SELESAI Tempat: mesjid Al' Khoeriyah Alamat: Kebon kopi Rt 01/06, bogor tengah bawa keluarga anda yang terkena gangguan jin atau teridikasi gangguan terkena mahluk halus. Satu Masjid satu peruqyah , satu keluarga satu peruqyah , jadilah peruqyah untuk keluarga anda , tonton terus khazanah trans 7 setiap hari pukul 05.30 pagi. Contact Person : Muhammad hafidz 08984754048 Rudi 085716863625 NB : mohon maaf panitia tidak menyediakan makan siang. sebar dan beri manfaat untuk kerabat dan teman anda, barakallahu fiikum.
22.23 | 1 komentar

MIRACLE THE REFERENCE INSPIRASI KEILMUAN TERLENGKAP (LIMIT EDITION)

Written By Rudi Abu azka on Sabtu, 27 Desember 2014 | 17.17

Dapatkan inspirasi keilmuan terlengkap sebagai sumber pemahaman Anda tentang Al Qur'an. Ayat-ayat yang dikaji secara komprehensif melalui berbagai referensi shahih dan terpercaya.

Merupakan paket ekonomis dari Paket 2 in 1 e-Pen Gold. Syamil Al-Quran Paket 2 in 1 e-Pen Coklat terdiri atas :
1.  Al-Quran Miracle The Reference (MTR) 22 in 1 (minus 2 DVD, 2 buku saku)
2.  Al-Quran Miracle The Guidence (MTG)
3.  Buku Syamil Iqro
4.  e-Pen, Charger, earphone, memory 8 Gb
5. Tas Jinjing Ekslusif

Baik MTR maupun MTG memiliki fitur yang hampir sama, tetapi berbeda jauh dari sisi ukuran. Karena jika MTR memuat konten sekitar 21 (+ 1 DVD)  secara fisik (tertulis) sementara MTG, konten yang tertulis hanyalah ayat sedangkan konten lain berupa digital, yang dilambangkan dengan logo-logo yang akan mengeluarkan suara bila ditunjuk dengan e-Pen. Jika MTR cukup berat untuk di bawa-bawa, maka MTG sangat ringan dan praktis untuk di bawa ke mana pun.

Dimensi:
Al-Quran MTR : 21 x 30 x 4 cm
Halaman            : lk. 1255 hal
Al-Quran MTG : 14 x 20 x 2 cm
Halaman            : lk. 620 hal

Keunggulan Syamil Miracle The Reference 22 in 1:
1. Terjemah Tafsiriyah Per Kata
2. Keyword (Bloking ayat sebagai pembahasan)
3. Sistem Pewarnaan Tajwid
4. Panduan Hukum Tajwid
5. Terjemah Kementrian Agama RI
6. Munasabah Ayat dan Surah
7. Tafsir Ath-Thabari
8. Tafsir Ibnu Katsir
9. Hadits sahih
10. Doa dan Zikir
11. Kosakata
12. Asbabunnuzul
13. Doa Dalam Al-Qur’an
14. Khazanah Pengetahuan
15. Tanda-tanda Dalam Al-Qur’an
16. Asmaul Husna Effect
17. Indeks Tematik.
18. Sirah Nabawiyah (suplemen bonus)
19. Atlas Sirah Nabawiyah (suplemen bonus)
20. Analisis Peta (suplemen bonus)
21. Dzikir Al-Ma’surat. (suplemen bonus)
22. DVD metode SYABANA (suplemen bonus)

Keunggulan Al-Quran Miracle The Guidence
  1. Full ayat tanpa teks terjemah sehingga ukuran ayat lebih besar. Sangat cocok untuk orang dengan mata yang sudah berkurang ketajamannya
  2. Menggunakan Khat Madinah dengan tajwid sistem warna
  3. Dapat dibaca e-Pen dengan dengan suara Syaikh Al-Ghamidi
  4. Memuat aneka konten digital (membunyikannya dengan cara menunjukkan epen pada  icon-icon yang tersedia), antara lain :
  • Penjelasan hukum tajwid sekalugus contoh pengucapannya
  • Latihan penguasaan tajwid
  • Fadhilah ayat
  • Munasabah ayat
  • Kosa Kata Mukhtasar At-Tabari
  • Hikmah dan rahasia Ayat
  • Mukjizat bahasa
  • Hadits Shahih
  • Doa dan Zikir
  • Tafsir Jalalain (bhs Indonesia)
  • Tafsir At-Tabari (bhs Indonesia)
  • Tafsir Ibnu Katsir (bhs Indonesia)
  • Tafsir bil Quran
  • Khazanah Pengetahuan
  • Kajian Ushul Fiqih
  • Kisah Para Nabi AS
  • Wisata al-Quran
  • Icon Record dan control playback dan volume

BONUS DVD MIRACLE  THE REFERENCE
 DVD 1 ini memuat :
Aplikasi digital dari konten unggulan Al Qur'an Miracle the Reference: Murattal Imam Misyari Rasyid
Murattal Imam Ali Al Ajmi
Murattal Imam Sa'ad Al Ghamidi
Murattal Imam Shadiq Al Minshawi
Video Belajar membaca Al Qur'an metode Sabana
Video Tuntunan Ibadah Haji danUmrah
E-Book Tafsir Ibnu Katsir Jilid 1 sampai dengan 10
E-Book Bulughul Maram
E-Book Sirah Nabawiyah
E-Book the Complete Book of Zikir
E-Book 101
Doa Penuntun Hidup Sukses
E-Book Rahasia Kekayaan Tertinggi

DVD 2 ini memuat :
23. VideoTuntunan Praktis Shalat
24. VideoTuntunan Praktis Thaharah
25. Video belajar membaca Quran metode Asy Syaamil
26. Audio Kisah Kematian Penggugah Iman
27. Audio Secret of Happiness
28. Audio Muslim Abad 21
29. Audio Menjadi Pasangan paling Bahagia
30. Audio 114 KisahDoa yang dikabulkan
31. Audio Ibadah Muslim Kosmopolitan
32. Audio Keajaiban Al-Qur’an
33. Audio Rahasia Kekuatan Doa melalui Asmaul Husna
34. Audio agar Malaikat berdoa untukmu
35. Audio Murattal Imam Muhammad Jibril
36. Audio Murattal Imam Faris Abbas
37. Audio Murattal Imam Hani Ar Rifa’i
38. Audio Murattal Imam Ali Al Hudzaifi

Ingin Memiliki PRODUK ini. Harga Normal Rp.1.998.000,-
cukup Hanya dengan Rp. 1.500.000,- sudah mendapatkan PAKET e-Pen 2 in 1 (Lengkap)


SALURKAN INFAK DAKWAH ANDA UNTUK RADIO BANK BTN 00399-01-50-000110-1 AN RADIO KOMUNITAS NURIS FM. Hubungi Admin di 085716863625.


17.17 | 1 komentar

Pelatihan Ruqyah Syar'iyyah

Written By Rudi Abu azka on Rabu, 17 Desember 2014 | 21.09

INSYAA ALLAH PELATIHAN DI GRAHA RAYA CILEDUG RUQYAH SYAR’IYAH GRATIS
Pemateri: Muhammad Hafidz , Baginda dan Tim Komunitas Cinta ruqyah
MATERI :
• Mengenal Ruqyah Syar’iyah dan Ruqyah Syirkiyah
• Mengenal ciri – ciri gangguan jin
• Mengenal tipu daya iblis
• Mindset peruqyah dan pasien
* Mengenal 'Ain dan pengobatannya
• Praktek Ruqyah Mandiri
• Praktek Ruqyah Berpasangan beserta dengan tehnik2 nya
• Praktek Ruqyah Berkelompok
• Praktek meruqyah langsung pasien oleh peserta pelatihan
GRATIS
Insyaallah akan di adakan pada :
Hari / Tanggal : AHAD / MINGGU 21 DESEMBER 2014
pukul 8.00 WIB – SELESAI
Tempat: Masjid Al Muhajirin,
Alamat: Cornelia Residence, Pondok Jagung 1, samping pasar segar Graha Raya.
bawa keluarga anda yang terkena gangguan jin atau teridikasi gangguan terkena mahluk halus.
Satu Masjid satu peruqyah , satu keluarga satu peruqyah , jadilah peruqyah untuk keluarga anda , tonton terus khazanah trans 7 setiap hari pukul 05.30 pagi.
Contact Person :
Muhammad hafidz 08984754048
Rudi 085716863625
NB : mohon maaf panitia tidak menyediakan makan siang.
sebar dan beri manfaat untuk kerabat dan teman anda,  barakallahu fiikum
21.09 | 0 komentar

SEKILAS PERJALANAN BERSAMA AL QUR'AN SESION 2

Written By Rudi Abu azka on Selasa, 16 Desember 2014 | 22.08

[Saya Tulis Ini Agar Saya dan Anda Tergugah]

Salah satu program visual yang indah di Ramadhan 1434, adalah program MUSAAFIR MA'A AL-QUR'AAN (Season 2) yang dipresentasikan oleh Syaikh Fahd Salim Al-Kandary. Program ini beliau katakan telah sukses -bifadhlillaah- menyadarkan ribuan bahkan mungkin puluhan ribu penontonnya untuk memulai menghafal Al-Qur'an, atau paling tidak: semakin menghargai kalam Allah, mentadabburinya dan memaknainya.
Ramadhan kali ini, program tersebut menghadirkan rihlah ke berbagai negeri kaum muslimin untuk melihat proyek pencerdasan pemuda-pemudi muslim dengan mencetak para penghafal Al-Qur'an. Hingga hari ini, sudah 16 seri tersiar dan tersebar di YouTube!!! Dan semuanya menggugah hati bagi penontonnya, baik yang memahami bahasa Arab atau tidak.
Tiap seri berkisar 23-25 menit.

Seri pertama adalah muqaddimah; pembukaan program sekaligus review singkat rihlah sang Syaikh ke negara-negara tersebut. Silahkan buka dan tonton sendiri:
[http://www.youtube.com/watch?v=NZ33WUcURSE]

Seri kedua, adalah liputan tentang seorang ANAK KECIL di Madinah Al-Munawwarah yang Allah takdirkan matanya BUTA namun ia sudah hafal Al-Qur'an dengan sempurna!!! Bahkan, beliau (saya isyaratkan anak ini dengan 'beliau' karena sangat patut dihormati) mampu menasehati muslim dengan dasar ayat-ayat suci yang beliau hafal. Dengan kondisi mata yang tak bisa melihat. Subhanallah! Jika Anda menyaksikannya, meskipun Anda tak memahami bahasa Arab, saya yakin Anda akan tergugah dan merasa malu...malu...MALU pada diri sendiri yang hanya sedikit nashiib (bagian) dari Al-Qur;an yang Anda kuasai, sebagaimana saya pun begitu. Silahkan buka dan saksikan sendiri:
[http://www.youtube.com/watch?v=wSCkFBu4wjM]

[SYAIKH FAHD KE INDONESIA!!!]

Karena -alhamdulillah- saya berlangganan sehari-hari update kanal-kanal dakwah di YouTube, lalu -bifadhlillaah- dengan mudahnya men-download kajian atau seri program dakwah syaikh siapapun serta -birahmatillaah- diberi kemampuan memahaminya, maka saya bersyukur sebesar-besar rasa syukur kepada Allah, kemudian pada kedua orang tua, guru-guru lama, terutama Ust. Nur Hayyun dan Ust. Khuzaemy dan para asaatidzah ulama di kampus yang melalui mereka tersalurkan ilmu, meskipun rasa syukur saya mungkin belum sempurna, amalan saya belum banyak terlaksana, dan dakwah saya belumlah seberapa, karena disebabkan taqshiir atau kekurangmampuan diri saya.
Hari ini saya dapati seri ke-16 (terbaru-ter-updated) dari program yang Allah berkati ini.
Judulnya: 'Asy-Syaikh Fahd fi INDUNISIA' (Syaik Fahd di Indonesia)

Maka, saya pun mengunduhnya serta merta. Dengan curiosity dan berharap tergugah saya menontonnya di HP Tablet. Resolusinya cukup tinggi, setelah saya unduh. Sengaja mendownload versi resolusi yang bagus; karena ingin mendapatkan visual yang cukup jernih dan chemistry-nya.
Yang saya saksikan adalah keindahan yang sederhana. Namun, yang saya rasakan justru rasa sedih; karena mengaca pada diri sendiri, ternyata belumlah seberapa. Di dalam video ini terdapat kunjungan sang Syaikh ke salah satu pondok Tahfizh di Bogor. Tentu: isinya adalah para santri calon huffaazh. Mereka calon penegak agama Islam di tanah air kita insya Allah. Dididik oleh para asaatidzah, kyai dan ulama. Diajari bahasa Arab. Mereka semua anak-anak remaja. Anak-anak muda pesantren yang jika melihat manusia seumurannya di kota dan desa, rata-rata sedang gatal-gatalnya diri untuk bersenang ria. Namun, itu tidak berlaku bagi mereka. Mereka sehari-hari benar-benar hidup bersama Al-Qur'an! Halaqah rutin mereka sehari 3 kali!

Ketika saya mendengar bacaan dua santri pilihan mereka tanpa melirik teks, lantunannya sangat menyentuh. Menyentuh karena itu adalah bacaan anak muda yang menguasai kalam Sang Pencipta, Pemilik dan Pengatur alam semesta: ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA!!! Selain itu, menyentuh sekali karena anak itu adalah dari orang kita; dari bangsa ini; yang terlahir sama seperti kita. Terlahir miskin tak berilmu, tak faham bahasa Arab dan tak tahu ayat-ayat Allah. Tapi, berbeda dengan kita derajatnya kini, mereka berada di martabat tertinggi, sementara kita begitu menyedihkan. Juga, menyentuh sekali karena memang kita belum bisa sepertinya.

Di video ini juga, ada sekian detik rekaman seorang anak perempuan yang masih SD namun bacaannya menyayat hati; karena kita yang lebih tua darinya akan bertanya pada diri sendiri, "Mengapa? Mengapa aku yang seharusnya lebih mampu darinya rupanya tidak mampu sepertinya?!"
Kehidupan pesantren, wahai saudara dan saudari, sesungguhnya indah. Mereka yang hidup di sana, hidup dengan ukhuwwah islamiyyah, dengan Al-Qur'an, Hadits dan sekian jumlah cabang ilmu yang berkah. Sehari-hari mereka membaca Al-Qur'an di masjid mereka dan di kelas mereka. Memang ada yang nakal dan malas-malasan. Namun, sekolah mana yang tidak ada anak nakal dan anak pemalasnya? Dan jangan salah pula, kemungkinan besar anak nakal yang masih hidup di pesantren sehari-harinya tetap belajar bahasa Arab, membaca Al-Qur'an, menghafal ayat per ayat, dibimbing dengan ilmu syariah. Bagaimana dengan kita? Atau dengan kawan-kawan yang mungkin merasa belajar di pesantren sudah bukan sandaran lagi?!

Yang saya maksud adalah pesantren (baik tradisional, semi-modern atau modern) yang para santrinya masih berfokus pada ilmu agama; bukan pesantren modern yang nafasnya adalah ilmu umum, dan lulusannya malah lebih mengerti ilmu komputer dibanding ilmu Aqidah, atau lebih mengerti ilmu English dibanding ilmu Arabic.

Saya rekomendasikan Anda untuk MENYAKSIKAN SENDIRI seri ke-16 dari program yang Allah berkahi ini! Diperuntukkan untuk siapapun, baik yang faham bahasa Arab ataupun yang tidak. Ini link-nya:
http://www.youtube.com/watch?v=JqPzDS1ZmCk

Jika ingin mendownloadnya, Anda bisa MEMILIH format file dan ragam resolusi yang cocok untuk alat Anda. Silahkan download di:
ssyoutube.com/watch?v=JqPzDS1ZmCk

Saya berharap video ini menggugah pemirsanya. Saya juga berharap ia disebar ke siapapun yang menghendaki kebaikan dan keberkahan serta kesadaran lebih dalam pada BAHASA ARAB dan AL-QUR'AN.

Bukan berarti saya pun ahli dalam bahasa Arab dan hafal Al-Qur'an dengan sangat baik. Namun, ketika saya merasa tercambuk demi kebaikan, ingin sekali rasanya orang lain juga merasakan apa yang saya rasakan. Tidak mau sendiri. Bersama dalam kebaikan dan demi kebaikan adalah kebaikan.
Semoga bermanfaat.
(Masih ada program-program dan seri-seri lain yang menggugah kaum muslimin di YouTube untuk Ramadhan 1434 ini)

Sumber

Kini Untuk Memudahkan Khalayak Penonton untuk menyaksikan tayangan ini, kami hadirkan dalam bentuk DVD. Semoga bermanfaat. 

Ingin Memiliki DVD ini, Silahkan Donasikan Sebagian Rizki anda dan Miliki Koleksi DVD Film  ini sebagai kenang-kenangan  dari kami. Adapun Paket Donasi  cukup : RP  100.000,- (Dikemas dalam 3 DVD sudah lengkap 30 Episode)

SALURKAN INFAK DAKWAH ANDA UNTUK RADIO BANK BTN 00399-01-50-000110-1 AN RADIO KOMUNITAS NURIS FM. Hubungi Admin di 085716863625.
22.08 | 0 komentar

PERJALANAN BERSAMA AL QUR'AN (Edisi Revisi)

Written By Rudi Abu azka on Senin, 15 Desember 2014 | 20.00

“PERJALANAN BERSAMA AL QUR'AN" mengelilingi dunia menjumpai para penghafal al qur'an bersama syaikh fahad salim al kandary, seorang penghafal al qur'an dari Kuwait. Merupakan video yang sangat isnpiratif untuk mengingatkan kita terhadap keagungan & kemu'jizatan al qur'an. Syaikh fahad salim al kandary seorang imam dan qori' muda dari kuwait berkeliling dunia menjumpai para penghafal al qur'an lalu mengisahkannya kepada kita tentang berbagai hal yang menakjubkan sekaligus mengharukan seputar para penghafal al qur'an di berbagai belahan dunia. Sebuah suguhan kisah inspiratif sebagai penyemangat kita & ; generasi penerus kita untuk menghafal Al Qur'an.

 Adapun materi DVD "Perjalanan Bersama Al Qur'an Sesion 1" meliputi:
1. Ikhlaskan niat
2. Jangan terpengaruh oleh indahnya dunia
3. Minta pertolongan/kemudahan pada Allah
4. Jauhi semua jenis dosa/maksiat
5. Komitmen & motivasi yg kuat
6. Siapkan waktu & usaha
7. Jauhi teman/kawan yg salah
8. Belajarlah dari minimal seorang sheikh/guru
9. Rencanakan dgn baik, dgn target
10. Murajaah, murajaah, murajaah minimal 1 juz/hari lalu 5 juz/bulan
11. Aplikasikan ayat yg sudah dihafal
12. Baca cerita para sahabat
13. Memahami yg dihafal
14. Gunakan mushaf yg sama
15. Waktu terbaik adalah saat fajar
16. Baca hafalan saat sholat
17. Ikuti lomba/bertanding dgn org lain
18. Rasakan dgn hati
19. Cari lingkungan yg sesuai, yg mau berbagi mimpi/cita2 yg sama
20. Jika menghafal banyak ayat, tulislah
21. Latihan membaca dgn cepat/Al Hadr
22. Dengarkan dan ikuti bacaan dri Qari' yg mahir
23. Hafal lalu sempurnakan dgn cara ulangi sambil melihat mushaf sesekali
24. Jangan pernah tinggalkan shalat malam/qiyamullail



Ingin Memiliki DVD ini, Silahkan Donasi Sebagian Rizki anda dan Miliki Koleksi DVD Film  ini sebagai kenang-kenangan  dari kami. Adapun Paket Donasi  cukup : RP  100.000,-


SALURKAN INFAK DAKWAH ANDA UNTUK RADIO BANK BTN 00399-01-50-000110-1 AN RADIO KOMUNITAS NURIS FM. Hubungi Admin di 085716863625.
20.00 | 0 komentar

PELATIHAN RUQYAH SYAR’IYAH GRATIS

Written By Rudi Abu azka on Rabu, 10 Desember 2014 | 22.03

 PELATIHAN RUQYAH SYAR’IYAH GRATIS

Pemateri: Muhammad Hafidz , Baginda dan Tim Komunitas Cinta ruqyah
MATERI :
• Mengenal Ruqyah Syar’iyah dan Ruqyah Syirkiyah
• Mengenal ciri – ciri gangguan jin
• Mengenal tipu daya iblis
• Mindset peruqyah dan pasien
* Mengenal 'Ain dan pengobatannya
• Praktek Ruqyah Mandiri
• Praktek Ruqyah Berpasangan beserta dengan tehnik2 nya
• Praktek Ruqyah Berkelompok
• Praktek meruqyah langsung pasien oleh peserta pelatihan
GRATIS
Insyaallah akan di adakan pada :
Hari / Tanggal : AHAD / MINGGU 14 DESEMBER 2014
pukul 8.00 WIB – 14.00 WIB
Tempat: MASJID ASY-SYIFAA
Alamat: Jl. HOS Cokroaminoto RT 02 / 04 , Tepatnya di APOTIK NIDEA Larangan Utara, Kel. Gaga Kec. Larangan , Kota Tangerang, Provinsi Banten-indonesia

RUTE : http://wikimapia.org/#lang=en&lat=-6.232200&lon=106.728755&z=19&m=b&show=/21289715/Apotik-Nidea

bawa keluarga anda yang terkena gangguan jin atau teridikasi gangguan terkena mahluk halus.
Satu Masjid satu peruqyah , satu keluarga satu peruqyah , jadilah peruqyah untuk keluarga anda , tonton terus khazanah trans 7 setiap hari pukul 05.30 pagi.
Contact Person :
Muhammad hafidz 08984754048
Rudi 085716863625
NB : mohon maaf panitia tidak menyediakan makan siang
22.03 | 0 komentar

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin bab Niat dan Ikhlas - Ust Bukhari Abdul Mu'id Lc

Written By Rudi Abu azka on Selasa, 09 Desember 2014 | 11.22

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin bab Niat dan Ikhlas - bersama narasumber Ust Bukhari Abdul Mu'id Lc



11.22 | 3 komentar

PERJALANAN BERSAMA AL QUR'AN SESION 2 Lengkap 30 EPISODE.


Perjalanan Bersama Al Qur'an Musim kedua atas karunia dari Allah, Tuhan semesta alam, telah hadir sejak musim pertama. begitu banyak tanggapan positif dari Anda, yang telah mendorong kami! Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Acara ini, telah merubah banyak anggapan salah tentang menghafal Al-Qur'an. dan memang, ini adalah harapan kami, bahwa lebih banyak orang peduli untuk menghafal Al-Qur'an! Kabar baiknya adalah, begitu banyak pemirsa yang telah hafal seluruh Al-Qur'an dalam satu tahun terakhir, setelah menonton acara ini.


Mereka mengikuti acara musim pertama, dan sebelum awal musim kedua, mereka menelepon kami dan mengatakan, Syaikh Fahd, dengan bantuan Allah subhanahu wata'ala, kami mampu menghafal seluruh Al Qur'an. kami berdoa kepada Allah subhanahu wata'ala agar memantapkan Al Quran  dalam dada mereka. Mengapa musim kedua? Banyak orang bertanya-tanya! Ini karena Tanggapan dan dorongan dari Anda. Kalian mengatakan kami ingin melihat lebih banyak contoh dari para penghafal Al Qur’an seluruh dunia, sehingga kami lebih termotivasi untuk menghafal Al Qur'an


Pertanyaan Anda membantu memotivasi kami untuk memulai program Perjalanan Bersama Al Quran Musim Kedua. Tim kami dan kami menemukan bahwa ada begitu banyak tempat menghafal Al Quran. kita tidak punya waktu untuk menutupi, itu sebabnya kami memutuskan dengan izin Allah Subhanahu wata'ala. Semua tim kami mengunjungi 7 Negara untuk mendatangi para penghafal Al Qur'an dan metode menghafal Al Qur'an, seperti Madinah, Mesir, Tunisia, Senegal, Indonesia, China, Qatar dan Kuwait. Segala puji bagi Allah

Kami dan tim kerja melakukan riset yang panjang. dan kami memilih beberapa tempat terbaik untuk dikunjungi. Dan kami percaya mereka adalah negara-negara terbaik! untuk menunjukkan metode mereka menghafal Al Qur’an untuk mendapatkan motivasi, cara mendekatkan diri dengan Al Qur'an dan memahaminya (Tadabbur Al Qur’an). 

Ingin Memiliki DVD ini, Silahkan Donasi Sebagian Rizki anda dan Miliki Koleksi DVD Film  ini sebagai kenang-kenangan  dari kami. Adapun Paket Donasi  cukup : RP  100.000,-

SALURKAN INFAK DAKWAH ANDA UNTUK RADIO BANK BTN 00399-01-50-000110-1 AN RADIO KOMUNITAS NURIS FM. Hubungi Admin di 085716863625.
11.15 | 1 komentar

BERSATU MENGGALANG KEKUATAN UNTUK MENGHADAPI MUSUH BUKAN BERBANTAH-BANTAHAN.

Written By Rudi Abu azka on Minggu, 07 Desember 2014 | 23.50

Bismillah

Allah perintahkan kita untuk menggalang kekuatan baik, keimanan, aqidah, persenjataan, keterampulan dll.
وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ وَمِنْ رِبَاطِ الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدُوَّ اللَّهِ وَعَدُوَّكُمْ وَآخَرِينَ مِنْ دُونِهِمْ لَا تَعْلَمُونَهُمُ اللَّهُ يَعْلَمُهُمْ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنْتُمْ لَا تُظْلَمُونَ (60)
Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya.(QS. 8:60)
Dahulu zaman Nabi ntuk menghadapi pengkhianatan kaum Yahudi dan persekongkolan mereka dengan kaum musyrikin karena ingin menghancurkan kaum Muslimin Allah memerintahkan pada ayat ini agar kaum Muslimin menyiapkan kekuatan guna menghadapi musuh-musuh Islam, baik musuh yang nyata yang telah mereka ketahui, maupun yang belum menyatakan permusuhannya secara terang-terangan. Pertama-tama sekali yang harus dibina ialah kekuatan iman yang akan menjadikan mereka percaya dan berkeyakinan bahwa mereka adalah pembela kebenaran, penegak kalimat Allah di muka bumi dan mereka pasti menang dalam menghadapi dan membasmi kezaliman dan keangkaramurkaan. Bangsa yang kuat mentalnya tidak akan dapat dikalahkan oleh bangsa lain bagaimana pun sempurnanya peralatan dan senjata mereka. Hal ini telah dibuktikan dalam perang Badar di mana tentara kaum musyrikin jauh lebih besar jumlah dan persenjataannya. Mereka dapat dipukul mundur oleh tentara Islam yang sedikit jumlahnya dan amat kurang persenjataannya tetapi kuat mental dan teguh imannya. 
Di samping kekuatan mental harus pula dipersiapkan kekuatan fisik karena kedua kekuatan ini harus digabung menjadi satu, kekuatan fisik saja akan kurang keampuhannya bila tidak disertai dengan kekuatan mental. Demikian pula sebaliknya kekuatan mental saja tidak akan berdaya bila tidak ditunjang oleh kekuatan fisik. 
Dalam ayat ini Allah memerintahkan supaya kaum muslimin mempersiapkan tentara berkuda yang ditempatkan pada tempat strategis, siap untuk menggempur dan menghancurkan setiap serangan musuh dari mana pun datangnya. Pada masa Nabi pasukan berkuda inilah yang amat tinggi nilainya dan amat besar keampuhannya. Suatu negeri yang mempunyai pasukan berkuda yang besar akan disegani oleh negeri-negeri lain, dan negeri lain itu akan berpikir-pikir lebih dulu bila akan menyerang negeri itu. Pada masa sekarang pasukan berkuda itu (kavaleri) telah ditambah oleh pasukan tank baja, malah peperangan di masa kini sudah lain corak dan bentuknya dari peperangan masa dulu. Alat senjata yang dipergunakan sudah bermacam pula, berupa armada udara, armada laut, bahkan sampai mempergunakan roket-roket berkepala nuklir. Jika di masa Nabi Muhammad shalallah'alaihi wasalam. Allah memerintahkan supaya mempersiapkan pasukan berkuda, maka pada masa sekarang haruslah kaum muslimin mempersiapkan berbagai senjata modern untuk mempertahankan awidahnya,  Inilah yang dituntut Allah dari kaum muslimin di masa sekarang.  Allahlah Yang Maha Mengetahui segala sesuatu. lihat tafsir AsSa'di.
BERBANTAH-BANTAHAN AKAN MENGURANGI KEKUATAN. INI HARUS DIJAUHI OLEH KITA.
Dan taatilah Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berselisih, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan kekuatanmu hilang dan bersabarlah. Sungguh, Allah beserta orang-orang sabar. Al anfal 46
Ya Allah Yang Menjalankan awan, dan Menghancurkan kelompok-kelompok musuh, hancurkanlah mereka dan tolonglah kami dalam menghadapi mereka.
Wallahu'alam
Pondok Aren
15 safar 1436H/7-12-2014
Abu Aminah Abdurrahman Ayub.
Pin bb 7FB8C9B6.
Fb Abdul Rahman Ayub
Hp/WA 081310144169
http://www.yusna.com/2014/12/proposalrenovasi-masjid-uswah-hasanah.html
23.50 | 0 komentar

Guided Through the Quran - القرآن اهتديت للشيخ فهد الكندري

Written By Rudi Abu azka on Jumat, 14 November 2014 | 07.50

القرآن اهتديت للشيخ فهد الكندري
Dipandu melalui Al Qur'an bersama Syeikh Fahad al-Kandari

Sebuah tayangan TV tentang Kisah-kisah muallaf tentang bagaimana Quran menuntun mereka dan dampaknya dalam kehidupan mereka ...
Dalam bahasa Arab dengan bahasa teks Inggris .
Acara ini difilmkan di Inggris, Belgia, Perancis, dan Spanyol
07.50 | 0 komentar

Makan Yang Baik & Amal Shalih

Written By Rudi Abu azka on Senin, 27 Oktober 2014 | 18.27

Renungkanlah bagaimana Allah menggandengkan antara makanan yang baik dan amal sholeh (amal yang baik) di dalam firmanNya,
 
يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ
 
“Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Mukminun : 51)
 
Sesungguhnya mengonsumsi makanan dan minuman yang halal lagi baik termasuk perkara yang akan membantu seorang hamba untuk melakukan berbagai amal sholeh (amal yang baik) sebagaimana halnya mengonsumsi sesuatu yang haram lagi buruk atau terjatuh ke dalam perkara yang samar-samar (tidak jelas haram atau halalnya) termasuk perkara yang akan memberatkan seorang hamba dari melakukan amal sholeh (amal yang baik).
 
Ya, Allah kami memohon kepadaMu rizki yang halal lagi baik,   Ya Allah, berilah kami kecukupan dengan rezeki yang halal, sehingga kami tidak memerlukan yang haram, dan berilah kami kekayaan dengan karuniaMu, sehingga kami tidak memerlukan bantuan orang lain, selain diri-Mu.
 
(Dr. Abdul Muhsin bin Zabn al-Muthairiy, Dilalati al-Iqtiran Wa Atsaruha fii at Tadabbur)

18.27 | 0 komentar

TEBAR DAKWAH MELALUI FILM ISLAM MELALUI NURISTV COLLECTION

Written By Rudi Abu azka on Kamis, 16 Oktober 2014 | 14.19



Kepada pengunjung Blog Nurisfm, kembali  kami memberikan kesempatan untuk beramal jariyah dalam program TEBAR DAKWAH NURISTV.  Silahkan Donasi Sebagian Rizki anda dan Miliki Koleksi DVD FILM ISLAMI LENGKAP sebagai kenang-kenangan  dari kami. Adapun Paket Donasi  cukup :  1.000.000,- (Bila dihitung secara satuan nilainya lebih dari 1 juta)

SALURKAN INFAK DAKWAH ANDA UNTUK RADIO/TV KOMUNITAS NURIS.
Hubungi Admin di 085716863625.
14.19 | 4 komentar

DIALOG RASULULLAH DAN IBLIS

Suatu ketika Allah  memerintahkan seorang Malaikat menemui Iblis agar menghadap Baginda Rasul untuk memberitahu segala rahasianya, baik yang disuka maupun yang dibencinya. Hal ini dimaksudkan untuk meninggikan derajat Nabi Muhammad salawat dan salam kepadanya dan juga sebagai peringatan dan perisai umat manusia.

Kemudian Malaikat itupun mendatangi Iblis dan berkata : “Hai Iblis! Engkau diperintah Allah untuk menghadap Rasulullah  Bukalah semua rahasiamu dan jawablah setiap pertanyaan Rasulullah dengan jujur. Jika engkau berdusta walau satu perkataanpun, niscaya akan terputus semua anggota badanmu, uratmu serta disiksa dengan azab yang amat pedih”.

Mendengar ucapan Malaikat yang dahsyat itu, Iblis sangat ketakutan, maka segera ia menghadap Rasulullah dengan menyamar sebagai orang tua yang buta sebelah matanya dan berjanggut putih 10 helai yang panjangnya seperti ekor lembu.

Iblis pun memberi salam sampai 3 (tiga) kali salam, Rasulullah  tidak juga menjawabnya, maka Iblis berkata : “Ya Rasullullah! Mengapa engkau tidak menjawab salamku? Bukankah salam itu sangat mulia di sisi Allah?” Maka jawab Nabi dengan marah : “Hai musuh Allah! Kepadaku engkau menunjukkan kebaikanmu? Jangan kau coba menipuku dan seterusnya hadits yang panajang dikatakan dlm hadist itu Nabi yang mulia bertanya sampai 20 pertanyaan.

Padahal semua itu ada di Quran wahyu Allah yang sampai kepada Beliau. Baik tentang keimanan, bahaya dosa besar sprti zina, amal soleh seprti zakat bahkan tentang berbakti pada orang tua semua sudah terkandung dalam al Quran sperti dalam surat al An'am 151-153.
Dan ternyata hadits ini telah di teliti oleh para ulama bahwa hadits ini tidak ada asalnya. Tidak ada sumber yang bisa dirujuk.
الحديث المذكور لا أصل له فيما نعلم ، والمصدر المنقول منه غير معروف ، فالواجب تركه وعدم نشره بين الناس .
وبالله التوفيق ، وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم .
اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء
عضو ... عضو ... عضو ... نائب الرئيس ... الرئيس
بكر أبو زيد ... صالح الفوزان
 ... عبد الله بن غديان ... عبد العزيز آل الشيخ ... عبد العزيز بن عبد الله بن باز
(3/252)
Inilah fatwa Ulama yang menyatakan bahwa hadits ini tidak ada asalnya dan dari sumber yang tidak sikenal, dan wajib bagi kita untuk meninggalkannya dan tidak boleh menyebarkannya.
Fatwa ditanda tangani oleh Ulama2 Besar. Syaikh Bakar Abu Zaid, Dr Solih Fauzan. Abdul Aziz Aalu Syaikh, Abdul 'Aziz bin Baz bin Abdullah bin Baz. ( 3/252).

Maka hendaklah kita hati2, dalam masalah hadits. Kalau urusan dunia kita ingin serba ori, jam, mobil, motor ,barang-barang serba ori tapi kalau hadits sekedarnya saja tanpa diteliti ambil hadits palsu, kw alias lemah dll .
Laa hawlaa walaa quwwata illa billah.
Robbi zidny 'Ilma "Ya Allah Tambailah ilmuku"
Wallahu'alam.

09.09 | 0 komentar

Film Nabi Isa Alihi Salaam (Versi Islam)

Written By Rudi Abu azka on Selasa, 14 Oktober 2014 | 08.21

Preview Subtitle Bahasa Indonesia

1
00:00:03,000 --> 00:00:11,229
maka Allah menutup hati keras
bani israil, ..

2
00:00:12,252 --> 00:00:14,922
akibat kekafiran mereka dan fitnah keji yang
mereka lontarkan kepada maryam

3
00:00:15,777 --> 00:00:21,083
juga akibat ucapan mereka bahwa mereka telah
membunuh nabi Isa, putra maryam.

4
00:00:21,149 --> 00:00:24,914
padahal mereka tidak membunuh dan
 menyalib Isa

5
00:00:25,052 --> 00:00:32,926
tapi dalam hal ini, mereka dicekam keraguan.
tuhan! kenapa kau meninggalkanku?

6
00:00:33,357 --> 00:00:39,246
mereka yang berselisih tentang nasib Isa,
bimbang dan tidak yakin dengan ucapan mereka.

7
00:00:39,347 --> 00:00:45,937
mereka hanya menuruti dugaan dan mereka
pasti tidak membunuh Isa.

8
00:00:45,983 --> 00:00:50,008
tapi Allah telah mengangkat Isa ke sisi-Nya

9
00:00:50,178 --> 00:01:00,164
sesungguhnya Allah mahakuasa dan maha tau
akhir dari segalanya.

10
00:02:24,965 --> 00:02:28,365
Jerusalem, 30 setelah kelahiran Isa Al Masih

11
00:02:30,208 --> 00:02:33,608
Negeri Judea sudah lama dicekam
 ketidakamanan

12
00:02:35,769 --> 00:02:39,869
telah puluhan tahun negri suci ini dijaajah
oleh kekuatan-kekuatan asing.

13
00:02:41,865 --> 00:02:46,665
kekaisaran romawi menjadikan sebagai
koloni di pantai timur laut mediterania

14
00:02:57,474 --> 00:03:00,156
apa yang akan kau lakukan?

15
00:03:00,157 --> 00:03:04,957
kita akan mengacaukan pasar. ditengah
kekacauan, kita bunuh orang-orang najis itu.

16
00:03:07,011 --> 00:03:11,111
keliru kalau kita membunuh orang romawi.
apalagi saat kedatangan pilates.

17
00:03:11,826 --> 00:03:15,150
barabas, ini sungguh tindakan bodoh.

18
00:03:15,151 --> 00:03:18,551
yusuf, apa kau pernah membunuh
orang romawi?

19
00:03:20,013 --> 00:03:21,733
tidak.

20
00:03:22,392 --> 00:03:25,605
yahya telah dibunuh orang-orang romawi.

21
00:03:25,606 --> 00:03:29,706
kalau kau murid sejatinya, seharusnya
kau membalaskan dendam gurumu.

22
00:03:30,921 --> 00:03:35,605
apa enaknya membunuh satu orang romawi,
tapi harus melihat dua orang ibrani disalib?

23
00:03:35,606 --> 00:03:39,365
kini sudah bukan waktunya berbicara
seperti itu lagi.

24
00:03:39,366 --> 00:03:43,985
ini judea.  kini saatnya bertindak. era
untuk bermain nabi-nabian sudah selesai.

25
00:03:43,986 --> 00:03:47,386
sekarang adalah era kita, mengerti?

26
00:04:00,995 --> 00:04:04,395
lihat siapa yang datang!
komandan unit patroli.

27
00:04:04,927 --> 00:04:07,586
apa yang kalian lakukan disini?

28
00:04:07,587 --> 00:04:11,496
kami sedang melihat-lihat kuda angkutmu
yang bagus ini, komandan.

29
00:04:11,497 --> 00:04:13,616
kalian mengejekku?

30
00:04:13,617 --> 00:04:17,516
tidak. kami hanya akan mengikatmu bersama
mereka di gerobak.

31
00:04:17,517 --> 00:04:19,517
kubunuh kau!

32
00:04:24,992 --> 00:04:27,651
wahai jerusalem yang malang!

33
00:04:27,652 --> 00:04:30,072
wahai judea yang malang!

34
00:04:30,676 --> 00:04:34,076
wahai singgasana daud dan sulaiman!

35
00:04:34,290 --> 00:04:36,990
lihatlah nasib kalian saat ini!

36
00:04:37,316 --> 00:04:39,736
prajurit datang!

37
00:04:58,054 --> 00:05:02,154
kepada utusan istana dan wakil
sang kaisar agung, tiberius..

38
00:05:06,014 --> 00:05:09,414
jenderal pantus pilates, beri hormat!

39
00:05:16,487 --> 00:05:19,187
jenderal, anda telah pergi lama.

40
00:05:20,728 --> 00:05:24,828
selama anda berada di roma, telah terjadi
banyak perubahanan disini

41
00:05:25,341 --> 00:05:28,741
judea sudah tak seperti koloni
yang dulu lagi.

42
00:05:29,860 --> 00:05:32,560
aku muak melihat mereka semua.

43
00:05:34,167 --> 00:05:36,508
kuberitahu kau, lentus

44
00:05:36,509 --> 00:05:40,609
saat ini juga aku sudah berangan-angan
kapan aku bisa kembali ke roma.

45
00:05:41,026 --> 00:05:46,526
tuan, karena anda baru tiba dari perjalanan,
saya tak ingin anda terusik dengan kabar buruk.

46
00:05:47,656 --> 00:05:50,076
tak apa. katakan saja.

47
00:05:50,726 --> 00:05:54,647
ini berkaitan dengan orang yang dikenal
sebagai nasrani.

48
00:05:54,648 --> 00:05:56,541
dia bukan warga sini.

49
00:05:56,542 --> 00:06:00,511
berdasarkan laporan. banyak orang yang
tertarik kepadanya.

50
00:06:00,512 --> 00:06:05,141
para kepala kuil menganggapnya sebagai
ancaman untuk kelangsungan rezeki mereka

51
00:06:05,142 --> 00:06:08,542
bagus! lama kelamaan, aku mulai
menyukainya.

52
00:06:09,678 --> 00:06:13,063
tuan kumohon anda harus memikirkan
masalah ini.

53
00:06:13,064 --> 00:06:15,764
aku suka pada pemilihan waktunya

54
00:06:16,881 --> 00:06:21,681
siapa pun yang menyuruhnya, dia datang
ke jerusalem di saat yang sungguh tepat.

55
00:06:25,268 --> 00:06:29,368
adrian, tadi kau bilang siapa namanya?/
isa nasrani, tuan.

56
00:07:04,188 --> 00:07:08,288
sang nabi memilih 12 orang sebagai
pengiringnya..

57
00:07:11,192 --> 00:07:13,892
yang dikenal sebagai hawariyun.

58
00:07:15,992 --> 00:07:18,412
inila nama-nama mereka.

59
00:07:20,456 --> 00:07:23,856
petrus, si nelayan
dan saudaranya, andreas.

60
00:07:25,041 --> 00:07:28,441
ya'qub dan yohanes
putra-putra zabdi.

61
00:07:34,223 --> 00:07:39,023
yusuf lavi, atau barnabas yang cintanya kepada
isa membawanya dari cyprus ke palestina

62
00:07:46,131 --> 00:07:50,931
matta (matius), mantan penarik pajak romawi,
yang kemudian menjadi pengikut isa.

63
00:07:56,488 --> 00:07:59,888
filipus, si pengembala, dan thedous.

64
00:08:01,115 --> 00:08:03,815
ya'qub kahtar dan bertolemaeus.

65
00:08:04,563 --> 00:08:08,663
yohanes dailami, yang datang dari negeri timur
demi bertemu isa

66
00:08:11,909 --> 00:08:16,009
dan yudas putra sham un as cariot
yang tidak memiliki iman di hatinya,

67
00:08:30,196 --> 00:08:34,296
sungguh besar nikmat yang teah
diberikan tuhan kepada kita

Untuk mendapatkan Versi DVD nya silahkan bisa menghubungi Admin di 085716863625
08.21 | 0 komentar

Video Murotal Surat An Naba Qori Syeikh Fahd Al Kandari. Terjemah Subtitle Teks Bahasa Indonesia.

Written By Rudi Abu azka on Jumat, 03 Oktober 2014 | 07.51



Bacaan Al Qur'an Surat An Naba , Makiyah, 40 Ayat. Urutan wahyu ke 80. Halaman Mushaf no 582 Juz 30.
Qori Syeikh Fahd Al Kandari. Terjemah Subtitle Teks Bahasa Indonesia.
07.51 | 0 komentar

Pantaskah Kiranya Kita Menyombongkan Diri Kepada Orang Lain?

Written By Rudi Abu azka on Jumat, 26 September 2014 | 17.17



Allah عز و جل berfirman,

هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ يُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ ثُمَّ لِتَكُونُوا شُيُوخًا وَمِنْكُمْ مَنْ يُتَوَفَّى مِنْ قَبْلُ وَلِتَبْلُغُوا أَجَلًا مُسَمًّى وَلَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ [غافر : 67]

“Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya). (QS. al-Mu’min : 67)

Shalih bin Muhammad Al-Wunaiyyan dalam bukunya, “Siham asy-Syaithon“, menukil sebuah bait syair yang dituturkan oleh seorang penyair,

Hai orang-orang yang pongah dalam keangkuhannya
Lihatlah tempat buang airmu, sebab kotoran itu selalu hina
Sekiranya manusia merenungkan apa yang ada dalam perut mereka,
niscaya tidak ada satu pun orang yang akan
menyombongkan dirinya, baik pemuda maupun
orang tua

Apakah ada anggota tubuh yang lebih dimuliakan selain kepala ?
Namun demikian, lima macam kotoranlah yang keluar darinya !
Hidung beringus sementara telinga baunya tengik.
Tahi mata berselemak
sementara dari mulut mengalir air liur.

Hai bani Adam yang berasal dari tanah,
dan bakal dilahap tanah,
Tahanlah dirimu (dari kesombongan),
karena engkau akan menjadi santapan kelak

Saudaraku...

Penyair ini mengingatkan kita pada asal muasal penciptaan manusia dan keadaan diri mereka serta kesudahan hidup mereka. Maka apakah yang mendorong mereka berlagak sombong ? pada awalnya ia berasal dari setetes mani hina, kemudian akan menjadi bangkai yang kotor sedangkan semasa hidupnya ke sana ke mari membawa kotoran.

Semoga kita selalu mendapatkan taufiq dari Allah عز و جل . Dan semoga bermanfaat. Wallahu a'lam.
17.17 | 0 komentar

Carilah Ia Di Jam Terakhir Setelah Shalat Ashar!

Dari Jabir bin Abdullah dari Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda,

يَوْمُ الجُمُعَةِ اِثْناَ عَشَرَةَ سَاعَةً لا يُوْجَدُ فِيْهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ يَسْأَ لُ الله شَيْئاً إلا آتاَهُ إِيَّاهُ فَا لْتَمِسُوهَا آخِرَ سَاعَةٍ بَعْدَ صَلاةِ العَصْرِ

“Hari Jum’at terdiri dari dua belas jam, seorang muslim tidak berada di dalamnya memohon sesuatu kepada Allah kecuali Dia memberikannya kepadanya, carilah ia di jam terakhir setelah shalat Ashar.”

(HR. Abu Dawud dan an-Nasa`i. Syaikh al-Albani menshahihkannya dalam Shahih at-Targhib wat Tarhib no. 703/21).

Semoga kita selalu mendapatkan taufiq dari Allah عز و جل . Dan semoga bermanfaat. Wallahu a'lam.
17.15 | 0 komentar

TUJUAN HIDUP SEORANG MUSLIM

MUTIARA NASIHAT 7

Setiap orang yang mendalami Al-Qur'an dan mempelajari Sunnah tentu mengetahui bahwa puncak tujuan dan sasaran yang dilakukan orang Muslim yang diwujudkan pada dirinya dan di antara manusia ialah ibadah kepada Allah semata.

Tidak ada jalan untuk membebaskan ibadah ini dari setiap aib yang mengotorinya kecuali dengan mengetahui benar-benar tauhidullah.

Da'i yang menyadari hal ini tentu akan menghadapi kesulitan yang besar dalam mengaplikasikannya. Tetapi toh kesulitan ini tidak membuatnya surut ke belakang. Sebab setiap saat dakwahnya menyerupai perkataan Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam:

"Artinya : Orang yang paling keras cobaannya adalah para nabi, kemudian yang paling menyerupai (mereka) lalu yang paling menyerupainya lagi." [1]

Bagaimana tidak, sedang dia selalu meniti jalan beliau, menyerupai sirah-nya dan mengikuti jalannya? Al-Amtsalu tsumma al-amtsalu adalah orang-orang shalih yang mengikuti jalan para nabi dalam berdakwah keapda Allah, menyeru kepada tauhidullah seperti yang mereka lakukan, memurnikan ibadah hanya kepada-Nya dan menyingkirkan syirik. Mereka mengahadapi gangguan dan cobaan seperti yang dihadapi para panutannya, yaitu nabi-nabi.

Oleh karena itu banyak para da'i yang menjauhi jalan yang sulit dan penuh rintangan ini. Sebab seoarang da'i yang meniti jalan itu akan menghadapi ayah, ibu, saudara, rekan-rekan, orang-orang yang dicintainya, dan bahkan dia harus menghadapi masyarakat yang merintangi, memusuhi dan menyakitinya.

Lebih baik mereka menyingkir ke sisi-sisi Islam yang sudah mapan, yang tidak dimusuhi orang yang beriman kepada Allah. Di dalam sisi-sisi ini mereka tidak akan menghadapi kesulitan, kekerasan, ejekan, dan gangguan, khususnya di berbagai masyarakat Islam. Biasanya mayoritas umat justru mau memandang da'i seperti ini, menyanjung dan memuliakannya dan tidak mengejek atau pun mengganggunya, kecuali jika mereka menentang para penguasa dan mengancam kedudukan mereka. Kalau seperti ini keadaannya, tentu para penguasa ini akan menumpas mereka dengan kekerasan, sebagaiman menumpas partai politik yang hendak mengincar kursi kekuasaannya. Sebab, para penguasa dalam masalah ini tidak bisa diajak kompromi, baik mereka itu kerabat atau pun rekan, baik orang Muslim maupun orang kafir.

Bagaimanapun juga kami merasa perlu mengatakan para da'i, bahwa meskipun mereka tetap harus menyaringkan suaranya atas nama Islam, toh mereka tetap harus mengasihi dirinya sendiri. Karena mereka keluar dari manhaj Allah dan jalan-Nya yang lurus dan jelas, yang pernah dilalui para nabi dan para pengikutnya dalam berdakwah kepada tauhidullah dan memurnikan agama hanya bagi Allah semata. Apa pun usaha yang mereka lakukan untuk kepentingan dakwah, toh mereka tetap harus memikirkan sarananya sebelum tujuannya. Sebab berapa banyak sarana yang remeh justru membahayakan tujuan yang hendak dicapai dan justru menjadi pertimbangan yang besar.

Bahkan banyak da'i yang memaksakan cara yang mereka ciptakan sendiri dan tidak mau mengikuti manhaj para nabi dalam berdakwah kepada tauhidullah di bawah slogan-slogan yang serba gemerlap, tapi akhirnya hanya memperdayai orang-orang bodoh, sehingga mereka menganggapnya sebagai manhaj para nabi.

Karena Islam mempunyai beberapa cabang dan pembagian, maka harus ada penitikberatan pada masalah yang paling penting, lalu disusul dengan yang penting lainnya. Pertama kali dakwah harus diprioritaskan pada penataan akidah. Caranya menyuruh memurnikan ibadah bagi Allah semata dan melarang menyekutukan sesuatu kepada-Nya. Kemudian perintah mendirikan sholat, mengeluarkan zakat, melaksanakan berbagai kewajiban dan meninggalkan hal-hal yang diharamkan, seperti cara yang dilakukan semua para nabi. Firman Allah.

"Artinya : Dan, sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): 'Sembahlah Allah (saja) dan juahilah thaghut'." [An-Nahl : 36]

"Artinya : Dan, Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya, bahwa tidak ada Ilah selain Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku." [Al-Anbiya' : 25]

Dalam sirah Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dan cara yang diterapkan beliau terkandung keteladanan yang baik serta manhaj yang paling sempurna. Hingga beberapa tahun beliau hanya menyeru manusia kepada tauhid dan mencegah mereka dari syirik, sebelum menyuruh mendirikan sholat, melaksanakan zakat, puasa, haji, dan sebelum melarang mereka melakukan riba, zina, pencurian dan membunuh jiwa tanpa alasan yang benar.

Jadi dasar yang paling pokok adalah mewujudkan peribadatan bagi Allah semata, sebagaimana firman-Nya.

"Artinya : Dan, AKu tidak menciptakan manusia dan jin melainkan untuk menyembah-Ku." [Adz-Dzariat : 56]

Hal ini tidak bisa terjadi kecuali dengan mengenal tauhidullah, baik secara ilmu maupun praktik, realitas sehari-hari maupun jihad.

Anda bisa melihat berapa banyak para da'i Muslim dan jama'ah-jama'ah Islam yang menghabiskan umurnya dan menghabiskan energinya untuk menegakkan hukum Islam atau menuntut berdirinya negara Islam. Mereka tidak tahu atau pura-pura tidak tahu, mereka lupa atau pura-pura lupa bahwa tegaknya hukum Islam tidak akan terwujud dengan cara seperti itu. Tujuan itu tidak akan terealisir kecuali dengan suatu manhaj yang dilakukan secara perlahan-perlahan, memerlukan waktu yang panjang, dilandaskan kepada kaidah yang jelas, harus dimulai dari penanaman akidah dan menghidupkan pendidikan Islam serta menekankan masalah akhlak. Jalan yang perlahan-lahan dan panjang ini merupakan jalan yang paling dekat dan paling cepat yang bisa ditempuh. Sebab untuk bisa mengaplikasikan tatanan Islam dan hukum syariat Allah bukan merupakan tujuan yang bisa dilakukan secara spontan dan tergesa-gesa. Karena hal ini tidak mungkin diwujudkan kecuali dengan merombak masyarakat, atau adanya sekumpulan orang yang berkedudukan dan berbobot di tengah kehidupan manusia secara umum yang siap memberikan pemahaman akidah Islam yang benar, baru kemudian melangkah kepada pembentukan tatanan Islam, meskipun harus menghabiskan waktu yang lama[2]

Kesimpulannya, menerapkan hukum-hukum syariat, menegakkan hudud, mendirikan pemerintahan Islam, menjauhkan hal-hal yang diharamkan dan melaksanakan hal-hal yang diwajibkan, semuanya merupakan penyempurna tauhid dan penyertanya. Lalu bagaimana mungkin penyertanya mendapat prioritas utama, sedangkan pangkalnya diabaikan?

Kami melihat sepak terjang berbagai jama'ah yang menyalahi manhaj para rasul dalam berdakwah kepada Allah ini terjadi karena ketidaktahuan mereka terhadap manhaj ini. Padahal orang yang bodoh tidak pantas menjadi da'i. Sebab syarat terpenting dalam aktivitas dakwah adalah ilmu, sebagaimana yang difirmankan Allah tentang Nabi-Nya.

"Artinya : Katakanlah: 'Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata. Maha Suci Allah, dan aku tidak termasuk orang-orang yang musyrik." [Yusuf : 108]

Jadi, keahlian seorang da'i yang paling penting adalah ilmu pengetahuan.

Kemudian kami melihat jama'ah-jama'ah yang menisbatkan diri kepada dakwah ini saling berbeda-beda. Setiap jama'ah menciptakan pola yang tidak sama dengan jama'ah lain dan meniti jalannya sendiri. Ini merupakan akibat dari tindakan yang menyalahi manhaj Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Karena manhaj beliau hanya satu, tidak terbagi-bagi dan tidak saling berselisihan. Firman Allah.

"Artinya : Katakanlah: 'Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku."

Orang-orang yang mengikuti Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam berada di atas jalan yang satu ini dan tidak saling berselisih. Tapi orang-orang yang tidak mengikuti beliau tentu saling berselisih. Firman Allah.

"Artinya : Dan, bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu menceraiberaikan kamu dari jalan-Nya." [Al-An'am : 153]

Jadi tauhid merupakan titik tolak dakwah kepada Allah dan tujuannya. Tidak ada gunanya dakwah kepada Allah kecuali dengan tauhid ini, meskipun ia ditempeli dengan merk Islam dan dinisbatkan kepadanya. Sebab semua rasul, terutama dakwah penutup mereka, Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dimulai dari tauhidullah dan sekaligus itu pula tujuan akhirnya. Setiap rasul pasti mengatakan untuk pertama kalinya seperti yang dijelaskan Allah.

"Artinya : Wahai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Ilah selain daripada-Nya." [Al-A'raaf :59 ][3]

Ini merupakan tujuan hidup orang Muslim yang paling tinggi, yang untuk itulah dia menghabiskan umurnya sambil mengusahakannya di tengah kehidupan manusia dan menguatkannya di antara mereka.

Khaliq yang telah menyediakan apa-apa yang menunjang kemaslahatan kehidupan dunianya, Dia pula yang menetapkan syariat agama bagi mereka dan menjaga kelangsungannya. Allah selalu menjaga Islam, karena Islam itulah tujuan dari diciptakannya dunia bagi manusia, lalu mereka diberi kewajiban untuk beribadah dan menguatkan tauhid, sebagaimana yang tercermin dalam firman Allah Ta'ala.

[Disalin dari kitab Ad-Da'wah ilallah Bainat-tajammu'i-hizby Wat-Ta'awunisy-Syar'y, Syaikh Ali bin Hasan bin Ali bin Abdul Hamid Al-Halabi Al-Atsary. Edisi Indonesia: Menggugat Keberadaan Jama'ah-Jama'ah Islam. Penerjemah: Kathur Suhardi, Penerbit, Pustaka Al-Kautsar. Cet. Pertama, September 1994; hal.38-44]


Oleh
Syaikh Ali bin Hasan bin Ali bin Abdul Hamid Al-Halabi Al-Atsary
_________
FooteNote
[1]. Diriwayatkan At-Tirmidzy, hadits nomor 2400, Ibnu Majah, hadits nomer 4023, Ahmad 1/172, dari Sa'id bin Abi Waqqash, dengan sanad hasan.
[2]. Limadza a'damuni?
[3]. Mukaddimah Manhajul Anbiya'
17.03 | 0 komentar

Hidupkan Rumahmu Dengan Dzikrullah!

Saudaraku..

Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda,

« مَثَلُ الْبَيْتِ الَّذِى يُذْكَرُ اللَّهُ فِيهِ وَالْبَيْتِ الَّذِى لاَ يُذْكَرُ اللَّهُ فِيهِ مَثَلُ الْحَىِّ وَالْمَيِّتِ ».

“Perumpamaan rumah yang di dalamnya ada dzikrullah, dan rumah yang tidak ada dzikrullah di dalamnya adalah (laksana) perumpamaan antara orang yang hidup dengan yang mati”. (HR. Muslim)

Oleh karena itu, wahai saudaraku
 Rumah anda harus anda jadikan sebagai tempat untuk melakukan berbagai macam dzikir, baik itu dzikir dengan hati maupun dengan lisan, shalat, atau membaca shalawat dan al-Qur’an, atau mempelajari ilmu-ilmu agama, atau membaca buku-buku lain yang bermanfaat.

Saat ini betapa banyak rumah-rumah ummat Islam yang mati, karena tidak ada Dzikrullah di dalamnya, sebagaimana disebutkan dalam hadis di atas. Dan apatah lagi manakala yang menjadi dendangan di dalam rumah itu adalah syair-syair dan lagu-lagu setan, menggunjing, berdusta, dan mengadu domba?

Semoga kita selalu mendapatkan taufiq dari Allah عز و جل . Dan semoga bermanfaat. Wallahu a'lam.
17.01 | 2 komentar

Ulangi Lagi Hingga Allah Memberikan Kemudahan

Syaikh Muhamad bin Shalih al-Utsaimin رحمه الله berkata,

“Sebagian orang apabila berusaha melakukan sesuatu berulang kali, mereka merasa sial dan gagal kemudian meninggalkannya. Hal ini adalah salah, karena segala sesuatu yang anda anggap ada maslahatnya, maka jangan menyerah pada awal usaha. Ulangi lagi berkali-kali hingga Allah عز و جل memberikan kepada anda kemudahan”.
(al-Qaulu al-Mufid, 2/32).

Semoga kita selalu mendapatkan taufiq dari Allah عز و جل . Dan semoga bermanfaat. Wallahu a'lam.
16.59 | 0 komentar

SEORANG BERSAMA YANG DICINTAINYA

MUTIARA NASIHAT4

Diriwayatkan sahabat Anas bin Malik yang berbunyi:

أَنَّ رَجُلًا مِنْ أَهْلِ الْبَادِيَةِ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَتَى السَّاعَةُ قَائِمَةٌ قَالَ وَيْلَكَ وَمَا أَعْدَدْتَ لَهَا قَالَ مَا أَعْدَدْتُ لَهَا إِلَّا أَنِّي أُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ قَالَ إِنَّكَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ فَقُلْنَا وَنَحْنُ كَذَلِكَ قَالَ نَعَمْ فَفَرِحْنَا يَوْمَئِذٍ فَرَحًا شَدِيدًا متفق عليه

"Seorang penduduk badui menjumpai Rasulullah n dan bertanya: "Wahai, Rasulullah! Kapan hari Kiamat terjadi?" Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab,"Apa yang telah engkau persiapkan untuknya?" Ia menjawab,"Aku tidak memiliki persiapan, kecuali aku mencintai Allah dan RasulNya," maka Rasulullah bersabda,"Sungguh, engkau bersama orang yang engkau cintai." Lalu kami berkata: "Demikian juga kami?" Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab,"Ya." Maka kamipun pada hari itu sangat berbahagia".

Dalam riwayat Imam Muslim terdapat tambahan lafadz:

قَالَ أَنَسٌ فَأَنَا أُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَأَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ فَأَرْجُو أَنْ أَكُونَ مَعَهُمْ وَإِنْ لَمْ أَعْمَلْ بِأَعْمَالِهِمْ

"Anas berkata: "Sungguh aku mencintai Allah, RasulNya, Abu Bakar dan Umar, lalu aku berharap bisa bersama mereka, walaupun aku belum beramal dengan amalan mereka". HR al Bukhari, kitab al Adab, Bab al Mar’u Ma’a Man Ahab, no. 6171 dan Muslim, kitab al Bir wa as Silah, Bab al Mar’u Ma’a Man Ahab, no. 4775..

Masih banyak hadits-hadits yang menjelaskan wajibnya mencintai Rasulullah. Sehingga pantaslah bila Syaikhul Islam rahimahullah menyatakan, cinta Allah dan RasulNya termasuk kewajiban iman terbesar dan pokok, dan kaidah iman yang teragung. Bahkan ia merupakan landasan semua amalan iman dan agama.[ At Tuhfah al 'Iraqiyah fil A’mal al Qalbiyah, Ibnu Taimiyah, tahqiq Dr 11 . Yahya Muhammad al Hunaidi, Cet. Pertama, Th. 1421H, Maktabat ar Rusyd, hlm. 373

Cinta kita padaNya semoga mengantarkan kita untuk melihat-Nya
Cinta kita pada Rosul-Nya semoga
mengumpulkan kita bersamanya
Dalam harapan yang panjang, dengan rasa takut yang dalam,
hambaMu yang penuh dosa dan kealfaan ini memohon agar kiranya dapat dikumpulkan bersama para Nabi,Shidiqun,dan Syuhada,juga bersama orang-orang Sholihin
آمين يا رب ا,لعالمين

ًًAbu Aminah Abdurrahman Ayub
16.57 | 0 komentar

BAGAIMANAKAH SIKAP KITA TERHADAP PERSELISIHAN YANG TERJADI DI ANTARA AHLUS SUNNAH.?

MUTIARA NASIHAT 3

Oleh Syaikh Ibrahim bin Amir Ar-Ruhaily Hafidzohullah

Pertanyaan
Syaikh Ibrahim bin Amir Ar-Ruhaily Hafidzohullah ditanya : Fadhilatus Syaikh, bagaimanakah sikap kita terhadap perselisihan yang terjadi antara ikhwah salafiyyin -khususnya- perselisihan yang terjadi di Indonesia?

Jawaban.
Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam, shalawat dan salam serta keberkahan semoga terlimpah atas Nabi kita Muhammad Shallallahu alaihi wasallam, keluarganya, para sahabatnya dan orang yang mengikuti petunjuk dan sunnahnya sampai hari kiaman, amma badu:

Sesungguhnya Kewajiban Seorang Muslim Adalah :

[1]. Mengetahui al-haq dan membelanya, inilah sikap yang benar bagi seorang muslim dalam permasalahan yang diperselisihkan, baik itu masalah ilmiyah (keilmuan) ataupun masalah amaliyah (pengamalan) yang dilakukan dalam medan dakwah ataupun yang lainnya

Kewajiban seorang muslim -khususnya penuntut ilmu-, yang pertama adalah mengetahui al-haq dengan dalil-dalilnya, maka apabila terjadi perselisihan dalam suatu masalah, wajib bagi mereka untuk mempelajari ilmu syar'i yang bermanfaat untuk mengetahui yang haq dalam masalah itu. Andaikata perselisihan itu dalam masalah-masalah ilmiyah, hendaklah seorang muslim mempelajari dalil-dalilnya serta mengetahui sikap ulama dalam masalah ini, kemudian dia pun mengambil sikap yang jelas dan gamblang dalam masalah ini.

[2]. Apabila perselisihan itu terjadi diantara Ahlus Sunnah, maka wajib baginya untuk bersabar terhadap ikhwan yang lain, serta tidak melakukan tindakan yang memecah belah. Walaupun kita melihat kebenaran pada salah satu pihak yang berselisih, tapi jika perselisihan itu terjadi antara Ahlus Sunnah, dimana tentunya setiap mereka menginginkan yang haq, maka wajib bagi dia untuk bersabar dalam menghadapi ikhwan yang lainnya. Kemudian jika dia mendapati salah seorang dari mereka bersalah, wajib baginya untuk bersabar dan menasehatinya. Jadi kewajiban yang pertama adalah mengetahui di pihak manakah al-haq itu berada?

[3]. Kemudian dia menasehati pihak yang bersalah sambil berusaha semampunya untuk menyatukan kalimat diatas al-haq dan mendekatkan sudut pandang, kemudian berusaha untuk mengadakan ishlah antara ikhwah. Inilah perbuatan yang paling utama sebagaimana firman Allah:

"Artinya : Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah atau berbuat maruf atau mengadakan perdamaian diantara manusia". [An-Nisaa :114]

Maka kewajiban seorang muslim adalah untuk menjadi terwujudnya sebab perdamaian dan kunci kebaikan

[4]. Tidak melakukan tindakan yang menambah perpecahan dan perselisihan dengan menukil/menyebarkan perkataan, tapi hendaklah memahami terlebih dahulu dan tatsabut (meneliti) perkataan dan perbuatannya.

[5]. Bersikap wasath antara ahli ghuluw (berlebih-lebihan) yang menghitung (membesar-besarkan) setiap kesalahan serta menyebarkannya kepada orang banyak, bahkan mungkin menganggapnya sebagai ahlul bidah atau mengkafirkannya, dan dengan pihak lain yang mutasaahilin (terlalu bermudah-mudahan/meremehkan), yang tidak membedakan antara yang haq dengan yang bathil. Maka selayaknya dia menjadi orang yang berfikir dan berusaha mempersatukan ikhwah serta mendekatkan sudut pandang mereka diatas al-haq, tapi bukan berarti ini adalah mudahanah, tapi maksudnya adalah untuk mendekatkan sudut pandang antara ikhwah di atas al-haq, serta menasehati yang bersalah, juga menasehati pihak yang lain untuk bersabar dan menahan diri. Inilah manhaj Ahlus Sunnah dan sikap mereka terhadap ikhwah

[6]. Jika dia menjauhkan diri dari perselisihan yang terjadi karena dia memandang dalam perselisihan itu terdapat fitnah dan kejelekan, maka sikap ini lebih baik, dan usaha dia adalah hanya untuk mendamaikan, bukan malah menjadi pemicu perselisihan, tapi justru menjauhi perselisihan

[7]. Jika dia melihat yang al-haq berada pada salah satu pihak, maka hendaklah di berlaku adil dalam menghukumi pihak yang lain, karena inilah sikap seorang muslim. Adapun perselisihan yang terjadi di Indonesia -sepengetahuan saya- adalah perselisihan antara ikhwah dalam masalah-masalah -yang kita anggap insya Allah- setiap pihak yang berselisih menginginkan yang haq, khususnya mereka itu termasuk Ahlus Sunnah, tapi tidak setiap yang menginginkan al-haq itu akan diberi taufik untuk mendapatkannya, sebagaimana tidak setiap kesalahan itu disengaja. Terkadang seseorang berbuat kesalahan tanpa sengaja, padahal dia menginginkan al-haq, tapi barangkali karena kurangnya pengetahuan dia dalam suatu segi tertentu sehingga diapun jatuh dalam perselisihan dan kesalahan, maka hendaknya kita bersabar atas mereka serta mengakui kebaikan dan keutamaan mereka.

Tidaklah pantas sikap kita terhadap sesama Ahlus Sunnah itu seperti sikap kita terhadap Ahlul Bidah yang menyeleweng dalam masalah aqidah dan yang lainnya, karena Ahlus Sunnah mempunyai satu jalan dan satu manhaj, tapi terkadang berbeda sudut-pandang mereka, maka hendaklah bersabar dan menahan diri serta berusaha untuk mendamaikan antara ikhwah. Kemudian seorang thalibul ilmi mengusahakan dirinya agar tidak menjadi sebab bertambahnya perselisihan, bahkan seharusnya dia menjadi sebab terjadinya penyatuan kalimat diatas al-haq. Jika dia bersikap seperti itu, maka dia akan tetap berada diatas kebaikan. Kita memohon kepada Allah agar memberikan taufiq pada semua.

[Diterjemahkan dari Nasehat Syaikh Ibrahim bin Amir Ar-Ruhaily hafidzohullah, dan risalah ini disusun oleh Abu Abdirrahman Abdullah Zaen dan Abu Bakr Anas Burhanuddin dkk Mahasiswa Universitas Islam Madinah]
16.56 | 0 komentar

Tinggalkan yang Tidak Bermanfaat

Abu Hurairah berkata, Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda,

من حسن إسلام المرء تركه مالا يعنيه

“Di antara kebaikan Islam seseorang ialah meninggalkan apa yang tidak penting baginya.” (HR. at Tirmidzi dan yang lainnya)

Kandungan Hadits :

Tingkat keislaman (seseorang) itu berbeda-beda, ada yang baik dan ada yang tidak baik, berdasarkan sabda beliau, من حسن إسلام المرء , (Di antara kebaikan Islam seseorang)

Manusia semestinya meninggalkan apa yang tidak berguna baginya, baik dalam urusan agama maupun dunianya, karena hal itu lebih memelihara waktunya, lebih selamat untuk agamanya, dan lebih mudah untuk menutupi kekurangannya. Seandainya ia ikut campur dalam berbagai urusan manusia yang tidak berguna baginya, niscaya ia penat. Tetapi jik aia berpaling darinya dan tidak sibuk kecuali pada apa yang berguna baginya, maka itu akan menjadi ketentraman dan ketenangan baginya.

Manusia tidak boleh menyia-nyiakan apa yang berguna baginya, yakni apa yang penting baginya dari urusan agama dan dunianya. Dia semestinya memperhatikannya, sibuk dengannya, dan melakukan sesuatu yang memudahkannay mencapai tujuan
16.54 | 2 komentar
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahu. (QS. Al-Baqarah:261)

DONASI

Follow by Email

TEBAR DAKWAH FILM ISLAM

Teknik Support Streaming

DJ ONLINE

Visitor

free counters

TAFSIR IBNU KATSIR

NURIS TV

AGENDA TV

STREAMING RADIO NURISFM

STREAMING RADIO NURISFM

Server Lokal

Server Luar Negeri

Dengarkan Nurisfm Disini

Total Tayangan Halaman

Pengunjung