Assalamu'alaikum ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  Nurisfm Network
Naskah tentang Ilmu Agama Islam dalam media ini diambil dan disusun dari berbagai sumber. Tidak tercantumnya sumber dan penulis, bermaksud untuk penyajian ilmu yang 'netral' semata. Mudah-mudahan menjadikan amal baik bagi penulisnya dan mendatangkan kebaikan bagi sesama. Kelemahan dan kekurangan serta segala yang kurang berkenan dihati mohon dimaafkan. Apabila ada pihak yang keberatan atau merasa dirugikan dimohonkan menghubungi Admin (Abu Azka). Dan untuk naskah-naskah ilmu pengetahuan umum, Insya Allah akan dicantumkan sumber dan atau penulisnya. Mohon Maaf sebelumnya, sekian dan terima kasih ^-^

Macam-macam Penyakit

Written By Rudianto on Senin, 16 Juli 2018 | 18.51

*SERIAL PENGOBATAN ISLAM*

Seri 1

Penyakit itu ada dua macam:
1. Penyakit hati
2. Penyakit badan.
yang mana kedua-duanya telah disebutkan di dalam Al-Qur’an.

Penyakit hati juga ada dua macam:
1. Penyakit syubhat dan keragu-raguan,
2. Penyakit syahwat dan kesesatan,
yang kedua-duanya pun juga disebutkan di dalam Al-Qur'an.

Kaidah pengobatan badan ada tiga macam:
1. Menjaga kesehatan.
2. Tindakan prefentif agar tidak terjadi penjalaran atau pun penularan.
3. Menghindari hal-hal yang merusak dan berbahaya.

Adapun kaidah pengobatan hati diserahkan kepada para Rasul, dan tidak ada cara untuk mendapatkannya kecuali menggunakan resep dari mereka.

Sebab hati yang baik hanya bisa diperoleh dengan mengetahui Rabb dan Penciptanya, mengetahui asma dan sifat-sifat Nya, hukum-hukum dan perbuatan-Nya, mementingkan keridhaan-Nya dan  menjauhi larangan-larangan-Nya.

Pengobatan badan itu sendiri ada dua macam:

1. Pengobatan yang telah ditetapkan Allah pada semua jenis hewan, yang berakal maupun tidak berakal, dan hal ini tidak memerlukan resep dokter, seperti mengobati rasa lapar. haus, dingin, letih, dengan hal-hal kebalikannya atau sesuatu yang memang bisa menghilangkannya.
2. Pengobatan yang memerlukan pemikiran dan analisis, seperti mengobati penyakit-penyakit yang memadukan beberapa jenis kelainan.

Rasulullah ﷺ memberikan tuntunan dengan cara mengobati diri sendiri dan memerintahkan penanganan siapa pun yang sakit.
Tapi beliau tidak (secara teknis) memberi petunjuk cara pengobatan dengan menggunakan obat-obat ramuan maupun pharmacy.

Para dokter/tabib pun sudah sepakat bahwa siapa yang bisa disembuhkan dengan makanan yang biasa dikonsumsi, maka dia tidak perlu disembuhkan dengan obat, dan siapa yang bisa disembuhkan dengan obat yang sederhana, dia tidak perlu disembuhkan dengan ramuan bermacam-macam obat.

Sumber:
Terjemah Mukhtashar Zadul-Ma' ad karya Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, diringkas oleh Muhammad bin Abdul Wahhab AtTamimi diterbitkan Darul-Fikr, cet. I' 1990/141, diterjemahkan oleh Kathur suhardi, Pustaka Azzam.

0 komentar:

Posting Komentar