Assalamu'alaikum ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  Nurisfm Network
Naskah tentang Ilmu Agama Islam dalam media ini diambil dan disusun dari berbagai sumber. Tidak tercantumnya sumber dan penulis, bermaksud untuk penyajian ilmu yang 'netral' semata. Mudah-mudahan menjadikan amal baik bagi penulisnya dan mendatangkan kebaikan bagi sesama. Kelemahan dan kekurangan serta segala yang kurang berkenan dihati mohon dimaafkan. Apabila ada pihak yang keberatan atau merasa dirugikan dimohonkan menghubungi Admin (Abu Azka). Dan untuk naskah-naskah ilmu pengetahuan umum, Insya Allah akan dicantumkan sumber dan atau penulisnya. Mohon Maaf sebelumnya, sekian dan terima kasih ^-^

Malulah Kalian Kepada Allah dengan Benar

Written By Rudianto on Sabtu, 06 April 2019 | 06.28


*Malulah Kalian Kepada Allah dengan Benar !*

Dari Abdullah bin Mas’ud (semoga Allah meridhainya) beliau berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

اسْتَحْيُوا مِنْ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ حَقَّ الْحَيَاءِ

Malulah kalian kepada Allah dengan sebenar-benarnya malu,”

Mereka (para sahabat) berkata, “al-hamdulillah, kami malu, wahai Rasulullah.” Nabi shalallahu 'alaihi wasallam bersabda,

لَيْسَ ذَاكَ وَلَكِنَّ الْاِسْتِحْيَاءُ مِنَ اللهِ حَقَّ الْحَيَاءِ أَنْ تَحْفَظَ الرَّأْسَ وَمَا وَعَى وَالْبَطْنَ وَمَا حَوَى وَلْتَذْكُرِ الْمَوْتَ وَالْبِلَى وَمَنْ أَرَادَ الْآخِرَةَ تَرَكَ زِينَةَ الدُّنْيَا فَمَنْ فَعَلَ ذَلِكَ فَقَدْ اسْتَحْيَا مِنْ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ حَقَّ الْحَيَاءِ

“Bukan itu, akan tetapi malu kepada Allah dengan sebenar-benarnya adalah hendaknya kamu menjaga kepala dan apa yang dipahaminya, menjaga perut dengan isinya, hendaknya kamu mengingat kematian dan hancurnya jasad sesudahnya, barangsiapa menginginkan akhirat, niscaya dia meninggalkan perhiasan dunia, barangsiapa melakukan hal itu, maka dia telah malu kepada Allah dengan sebenar-benarnya (HR. at-Timidzi, no.2458 dan Ahmad, no. 3662, dan dihasankan oleh al-Albani dalam Shahih at-Targhib wa at-Tarhib, no. 3337)

🎙Begitulah seharusnya malu seorang hamba kepada Rabbnya, dan begitulah malu Nabi shalallahu 'alaihi wasallam kepada Rabbnya, bahkan rasa malu Beliau lebih besar dari itu, bagaimana tidak sementara Beliau adalah pemilik akhlak yang agung ?

📖 (Hisyam Muhammad Sa’id Barghisy, “A’zhamu Insan ‘Arofathu al-Basyariyah...”, hal. 46)

------------------
🖥 Mutiara Hadits
🤳 W.A Dakwah Al-Sofwa
📮Mutiara Kata - Abu Azka

0 komentar:

Posting Komentar