Assalamu'alaikum ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  Nurisfm Network
Naskah tentang Ilmu Agama Islam dalam media ini diambil dan disusun dari berbagai sumber. Tidak tercantumnya sumber dan penulis, bermaksud untuk penyajian ilmu yang 'netral' semata. Mudah-mudahan menjadikan amal baik bagi penulisnya dan mendatangkan kebaikan bagi sesama. Kelemahan dan kekurangan serta segala yang kurang berkenan dihati mohon dimaafkan. Apabila ada pihak yang keberatan atau merasa dirugikan dimohonkan menghubungi Admin (Abu Azka). Dan untuk naskah-naskah ilmu pengetahuan umum, Insya Allah akan dicantumkan sumber dan atau penulisnya. Mohon Maaf sebelumnya, sekian dan terima kasih ^-^

Mukadimah

Written By Rudi Abu azka on Senin, 11 Januari 2010 | 20.25

Sesungguhnya segala pujian hanya layak ditujukan kepada Allah. Shalawat beriring doa keselamatan semoga senantiasa terlimpah kepada Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan segenap pengikut mereka yang setia hingga akhir masa. Amma ba’du.
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kalian kepada Allah dengan sebenar-benar ketakwaan kepada-Nya. Dan janganlah kalian mati melainkan dalam keadaan sebagai seorang muslim.” (QS Ali ‘Imran 102).

Mengajak umat manusia untuk beribadah kepada Allah (baca:dakwah) adalah sebuah tugas yang sangat mulia. Bagaimana tidak, sebab hal itu menjadi cerminan kepedulian seorang insan terhadap kebahagiaan sesamanya. Terlebih lagi, dengan dakwah manusia akan tersadar akan hikmah penciptaan dirinya. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan tidaklah ku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah (hanya) kepada-Ku.” (QS. Adz Dzariyat : 56).

Di samping itu, dakwah kepada Allah memiliki keutamaan yang sangat besar, sebesar apapun peran yang kita berikan, baik berupa waktu, tenaga, ataupun materi maka Allah menjanjikan pahala yang melimpah. Bahkan 1 rupiah yang kita infakkan dijalan Allah maka akan Allah lipat gandakan sampai 700 kali bahkan bisa jadi lebih dari itu, Allah berfirman (yang artinya), “Perumpamaan orang - orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan llah Maha Luas lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah : 261).

Rosulullah bersabda, "Demi Allah, seandainya Allah memberi hidayah kepada seseorang dengan sebab dirimu maka itu lebih baik bagimu daripada onta merah." HR Bukhari.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam juga bersabda, "Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka dia akan memperoleh pahala sebagaimana orang yang melakukannya." (HR. Muslim).

Agar dakwah islam ini berkembang dengan baik maka dibutuhkan kerja sama dari berbagai elemen, oleh sebab itu dalam kesempatan yang sangat berharga ini, Radio Dakwah Islam Yayasan Masjid Nurul Ittihad ingin menawarkan kesempatan untuk berpartisipasi aktif kepada kaum muslimin dan muslimat untuk mendukung usaha berjalannya operasional stasiun pemancar radio dakwah Islam ini.

Kami berharap kepada Allah, semoga kerjasama ini bisa mendekatkan diri kita kepada Allah dan dapat menyumbangkan manfaat sebesar-sebesarnya bagi peningkatan iman dan takwa dalam diri umat Islam di Tangerang pada khususnya dan di seluruh Indonesia pada umumnya.

Radio siaran masih tetap diperlukan oleh masyarakat, walaupun kehadiran dunia elektronika visual seperti televisi setiap hari selalu hadir di mata masyarakat. Radio merupakan salah satu media masa, fungsi radio disamping sebagai sarana untuk hiburan juga sebagai sarana informasi, pembangunan, promosi dan pendidikan. Peranan Radio sangat penting sekali manfaatnya dalam rangka membangun manusia Indonesia yang progresif melalui radio siaran, pesan-pesan pembangunan dapat disampaikan dengan mudah dan cepat kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa kecuali baik bagi mereka yang tinggal diperkotaan maupun mereka yang dipedesaan. Upaya kearah hal tersebut perlu didukung oleh perangkat keras (Hard ware) yang baik dan jangkauan yang memadai.

0 komentar:

Posting Komentar