Assalamu'alaikum ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  Nurisfm Network
Naskah tentang Ilmu Agama Islam dalam media ini diambil dan disusun dari berbagai sumber. Tidak tercantumnya sumber dan penulis, bermaksud untuk penyajian ilmu yang 'netral' semata. Mudah-mudahan menjadikan amal baik bagi penulisnya dan mendatangkan kebaikan bagi sesama. Kelemahan dan kekurangan serta segala yang kurang berkenan dihati mohon dimaafkan. Apabila ada pihak yang keberatan atau merasa dirugikan dimohonkan menghubungi Admin (Abu Azka). Dan untuk naskah-naskah ilmu pengetahuan umum, Insya Allah akan dicantumkan sumber dan atau penulisnya. Mohon Maaf sebelumnya, sekian dan terima kasih ^-^

Satu Jam Untuk Kebahagiaan Dunia Akhirat

Written By Rudi Abu azka on Sabtu, 20 November 2010 | 06.37

Persoalan keimanan yang sedang menurun seringkali menjadi tema keluhan banyak orang; merasakan bahwa dirinya kehilangan keikhlasan dalam melakukan ketaatan dan sebagainya. Menyadari iman kita yang sedang menurun, sesungguhnya sudah merupakan satu kemajuan. Sebab itu artinya kita punya kemauan untuk memperbaiki diri.Dan Alloh SWT sangat gembira dengan orang yang datang kepadaNya. Dia tidak pernah menutup pintu rahmatNya kecuali orang yang menutup dirinya sendiri.Bahkan Alloh akan melipat gandakan kekuatan dan usaha yang diri kepadaNya.

Dalam sebuah hadits qudsi disebutkan, bahwa Alloh berfirman, “Aku seperti prasangka hambaKu terhadapKu, dan Aku menyertainya tatkala ia mengingatKu. Jika ia menyebutKu dalam dirinya maka akan Aku sebut dia dalam diriKu. Jika ia menyebutKu ditengah orang banyak, Aku pun akan menyebutNya dengan sekumpulan orang yang lebih baik dari mereka. Jika ia mendekatiKu sejengkal, maka Aku mendekat kepadanya Sehasta. Jika ia mendekatiKu Sehasta, maka Aku mendekat kepadanya sedepa. Jika ia mendatangi sambil berjalan maka Aku mendatanginya sambil berlari.” (HR. Bukhari)

Manusia selalu berada di antara hidayah Allah dan tipu daya syaithan. Kelengahan sedikit saja, syaithan akan bisa menjermusukan seseorang ke dalam lembah yang akan menyia-nyiakan bahkan merusak hidup seseorang. Berikut ini adalah 7 amal penting yang akan menjamin seseorang terhindar dari kondisi negatif itu. Dengan melakukan 7 amalan ini, seseorang akan diampuni dosanya, dilindungi dari fitnah kubur, dibangunkan rumah di surga, dikabulkan doanya, dilindungi dari kefakiran, dicukupi kebutuhannya, dibebaskan dari perasaan gelisah. Uniknya lagi, semua hal itu dapat diperoleh hanya dengan membutuhkan waktu kurang lebih 60 menit atau 1 jam saja.

Bagaimana kita mendekatkan diri kepada Alloh agar keimanan kembali meningkat? DR. Fathi Yakan menyebutkan beberapa hal yang sangat sederhana untuk menjaga dan mengembalikan kekuatan iman kita, dengan menguraikan faedah-faedahnya.Diantaranya:

· Melakukan 12 rakaat shalat sunnah, yaitu 2 rakaat sebelum subuh, 4 rakaat sebelum zhuhur dan 2 rakaat sesudahnya, 2 rakaat setelah maghrib,dan 2 rakaat setelah isya. Faidahnya, Alloh akan membangunkan sebuah rumah di surga bagi orang yang senantiasa melakukannya. Seperti sabda Rasulullah, ”Siapa yang shalat setiap hari 12 rakaat, maka Alloh akan membangunkan sebuah rumah untuknya di surga” (HR.Muslim)

· Melakukan shalat 2 rakaat diwaktu malam. Faidahnya, do’a dikabulkan, dosa diampuni, dan kebutuhannya dipenuhi. Rasulullah bersabda, “Rabb kami tabaraka wataala setiap malam turun kelangit dunia disepertiga malam yang terakhir.Dia berfirman,”Siapa yang berdo’a maka akan Aku kabulkan,siapa yang meminta akan Aku beri, dan siapa yang meminta ampun kepadaKu akan Aku ampuni.” (HR.Bukhari)

· Melakukan shalat Dhuha 2,4, atau 8 rakaat. Faidahnya, setara dengan sedekah yang harus kita penuhi untuk setiap persendian kita dalam setiap hari. Rasulullah bersabda, “Disetiap pagi setiap persendian seorang diantara kalian membutuhkan sedekah. Maka setiap tasbih,tahmid,tahlil,takbir, menyeru kepada kebaikan, dan mencegah kemungkaran adalah sedekah.Dan itu dapat disetarai dengan 2 rakaat yang dilakukan diwaktu dhuha.” (HR. Muslim)

· Membaca surat Al Mulk. Manfaatnya, menyelamatkan dari azab kubur. Rasulullah bersabda,” Sesungguhnya ada sebuah surat didalam Al-qur’an yang terdiri 30 ayat, akan memberi syafaat kepada seorang laki-laki (yang membacanya) hingga dia diampuni.” (Hadits Hasan, riwayat Tirmidzi dan Ahmad)

· Membaca “Laa ilaaha illallohu wahdahu laa syarika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu, wa hua alaa kulli syain qadiir” 100 x setiap hari, manfaatnya, setara dengan membebaskan 10 orang budak, dicatat sebagai 100 kebaikan, menghapus 100 dosa (kecil), dan sebagai benteng dari syetan. (HR. Muslim)

· Membaca shalawat atas Nabi SAW. Manfaatnya, dijauhkan dari sifat kikir. Rasulullah Saw bersabda, “Siapa yang bershalawat atasku satu shalawat maka Alloh akan bershalawat untuknya sepuluh kali dengannya.” (HR.Muslim)

· Selalu beristighfar karena istighfar dapat menghilangkan kesulitan dan meluaskan rezeki. Rasulullah saw bersabda, “ Siapa yang selalu beristighfar maka Alloh akan memberi jalan dari setiap kesulitan dan kegundahannya, dan memberinya rezeki dari arah yang tdak disangka-sangka.”(HR.Abu Daud, Ibnu Majah dan Al Hakim)

Selain tujuh amalan di atas, tentu saja kita harus mengerti bahwa iman dalam Islam bukanlah sekedar sholat,dzikir dan bacaan Al Quran, tapi mencakup perbuatan dan prilaku kita dalam berhubungan sesama manusia. Rasulullah menyebutkan, Senyum anda kepada saudara anda adalah shadakah, danperintah kepada yang ma'ruf serta larangan dari yang mungkar itu shadakah, petunjukmu pada seorang asing yang tersesat itu sedekah, engkau menuntun orang yang sulit melihat itu shadakah, menyingkirkan batu dan duri dari jalan itu adalah sadakah, dan engkau membantu mengambilkan air untuk sahdaramu itu adalah sedekah. Hadits riwayat Turmudzi ini menunjukkan bahwa kebaikan seorang muslim, selain ditunjang oleh kebaikan bathinnya juga harus diimplementasikan dalam kebaikannya dalam berhubungan dengan lingkungan sosialnya
Manusia selalu berada di antara hidayah Allah dan tipu daya syaithan. Kelengahan sedikit saja, syaithan akan bisa menjermusukan seseorang ke dalam lembah yang akan menyia-nyiakan bahkan merusak hidup seseorang. Berikut ini adalah 7 amal penting yang akan menjamin seseorang terhindar dari kondisi negatif itu. Dengan melakukan 7 program ini, seseorang akan diampuni dosanya, dilindungi dari fitnah kubur, dibangunkan rumah di surga, dikabulkan doanya, dilindungi dari kefakiran, dicukupi kebutuhannya, dibebaskan dari perasaan gelisah. Uniknya lagi, semua hal itu dapat diperoleh hanya dengan membutuhkan waktu kurang lebih 60 menit atau 1 jam saja.

Sebagai nasihat terakhir, selalu merefleksi diri tentang hal-hal yang akan ditanyakan kepada diri anda di hari kemudian nanti. Ketika kita selalu merasa kekurangan, ketika itu pula kita akan selalu punya semangat untuk menambah dan menambah amal-amal kita yang sangat kurang. Wallahu a’lam bish shawab.

0 komentar:

Posting Komentar