Assalamu'alaikum ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  Nurisfm Network
Naskah tentang Ilmu Agama Islam dalam media ini diambil dan disusun dari berbagai sumber. Tidak tercantumnya sumber dan penulis, bermaksud untuk penyajian ilmu yang 'netral' semata. Mudah-mudahan menjadikan amal baik bagi penulisnya dan mendatangkan kebaikan bagi sesama. Kelemahan dan kekurangan serta segala yang kurang berkenan dihati mohon dimaafkan. Apabila ada pihak yang keberatan atau merasa dirugikan dimohonkan menghubungi Admin (Abu Azka). Dan untuk naskah-naskah ilmu pengetahuan umum, Insya Allah akan dicantumkan sumber dan atau penulisnya. Mohon Maaf sebelumnya, sekian dan terima kasih ^-^

CAHAYA

Written By Rudi Abu azka on Senin, 15 Agustus 2011 | 11.14


Sumber keharmonian di dalam sebuah rumah
adalah bilamana semua penghuninya dirahmati
dan diberkati Allah. Namun, rahmat Allah tidak
akan turun jika rumah dipenuhi suasana pergaulan
dan aktivitas yang Allah tidak ridhai. Lebih-lebih
lagi jika kehidupan penghuni-penghuninya
bergelimang dengan dosa dan tidak ada ketaatan
kepada Allah.

"Rumah yang di dalamnya dihiasi alunan
bacaan al-Quran akan memancarkan cahaya
hingga terlihat oleh para penghuni langit,
sebagaimana bintang-bintang memancarkan
cahaya terlihat oleh para penghuni bumi."
(Riwayat Baihaqi)

Rumah yang sempit sekalipun akan terasa
lapang dan terang-benderang karena adanya
cahaya dari bacaan al-Quran.
Betapalah kalau sesebuah rumah itu
senantiasa dihiasi dengan dzikir, puji-pujian
kepada Allah, taubat, sedekah, menjalin
silaturrahim serta pelbagai amalan baik oleh para
penghuninya. Diperindah pula dengan sifat saling
menyayangi, saling pemaaf, penyantun,
penyabar, pemurah, berlapang dada dan lain-
lain sifat mulia.

Nabi saw pun pernah bersabda bahwa di
antara ciri-ciri keluarga yang bahagia ialah rumah
yang lapang, selain dari isteri yang solehah dan
beberapa faktor lain.

Tapi rumah yang lapang pun, mestilah rumah
tersebut dihidupkan dengan suasana masjid.
Janganlah dijadikan sebagai hotel sebagai
tempat makan, minum, berhibur dan tidur saja.
Biarlah di dalam rumah tersebut ada
didirikan solat berjemaah sekali sekala, selalu
diperdengarkan bacaan Al Quran, adakan sedikit
majlis ilmu sekurang-kurangnya untuk keluarga
sendiri.

Kalau ada televisi, radio, dan media
electronik lainnya, biasakan diri dan anak-anak
dengan hiburan yang dapat mendidik dan
melembutkan jiwa. Walau pun awalnya mungkin
agak susah dan rasa janggal tapi lama-lama akan
dapat rasa perbedaan dalam diri dan keluarga.
Dari Ibnu Abbas Ra yang berkata bahwa
Rasulullah Saw bersabda, “Seseorang yang tidak
ada Al Quran dalam dirinya maka seperti rumah
usang tua yang rusak.” (HR. Tirmidzi)

“Janganlah kalian jadikan rumah kalian
seperti kuburan, karena sesungguhnya syaitan
akan lari dari rumah yang dibaca di dalamnya
surat al-Baqarah.” - (Hr. Imam Muslim)
Ya Allah, Bantulah kami untuk mengingati
Mu.... Amin

0 komentar:

Posting Komentar