Assalamu'alaikum ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  Nurisfm Network
Naskah tentang Ilmu Agama Islam dalam media ini diambil dan disusun dari berbagai sumber. Tidak tercantumnya sumber dan penulis, bermaksud untuk penyajian ilmu yang 'netral' semata. Mudah-mudahan menjadikan amal baik bagi penulisnya dan mendatangkan kebaikan bagi sesama. Kelemahan dan kekurangan serta segala yang kurang berkenan dihati mohon dimaafkan. Apabila ada pihak yang keberatan atau merasa dirugikan dimohonkan menghubungi Admin (Abu Azka). Dan untuk naskah-naskah ilmu pengetahuan umum, Insya Allah akan dicantumkan sumber dan atau penulisnya. Mohon Maaf sebelumnya, sekian dan terima kasih ^-^

OBATI DIRI ANDA DENGAN AL QUR'AN SAAT TIDUR

Written By Rudi Abu azka on Senin, 18 Desember 2017 | 22.51

💊 *OBATI DIRI ANDA DENGAN AL QUR'AN SAAT TIDUR*😴

Di antara fakta-fakta yang telah kami bahas adalah tanda kebesaran Allah pada aktivitas tidur. Tidur merupakan tanda kebesaran Allah dan mukjizat yang menjadi saksi akan kebesaran Sang Pencipta dan keakuratan ciptaan'Nya. Para ilmuwan melakukan penelitian bertahun-tahun, mereka mengatakan bahwa tidur merupakan proses yang sangat kompleks untuk mempertahankan hidup. Tanpa tidur berarti tidak ada kehidupan.

Tetapi sebelum itu, kita harus menyadari bahwa tidur sangat penting untuk membangun manusia dan mengembangkan kecerdasannya. Banyak peneliti yang melakukan banyak penelitian terhadap aktivitas tidur. Mereka sepakat bahwa tidur merupakan aktivitas yang sangat kompleks. Semakin banyak pengetahuan mereka tentang tidur. maka mereka menyadari kebodohan mereka akan aktivitas yang kompleks ini.

Allah  memberitahu kepada manusia bahwa pengetahuan mereka sangat terbatas, sesuai dengan firman Allah:

وَيَسْــئَلُوْنَكَ عَنِ الرُّوْحِ   ۗ  قُلِ الرُّوْحُ مِنْ اَمْرِ رَبِّيْ وَمَاۤ اُوْتِيْتُمْ مِّنَ الْعِلْمِ اِلَّا قَلِيْلًا
wa yas`aluunaka 'anir-ruuh, qulir-ruuhu min amri robbii wa maaa uutiitum minal-'ilmi illaa qoliilaa

"Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh, katakanlah, Ruh itu termasuk urusan Tuhanku, sedangkan kamu diberi pengetahuan hanya sedikit."
(QS. Al-Isra' 17: Ayat 85)

Orang yang tidur matanya terpejam dan tidak melihat apa apa. Indra peraba juga berhenti beraktivitas, begitu juga dengan indra penciuman. Akan tetapi, ada indra yang tetap terjaga, yaitu indra pendengaran. Indra ini tetap waspada terhadap setiap suara yang datang dari luar. Oleh karena itu, kita banyak melihat orang yang saat tidur bermimpi seputar kejadian-kejadian yang berkaitan dengan suara di sekitarnya.

Misalnya, jika kita didatangkan orang yang tidur kemudian kita lakukan scan terhadap otaknya dengan alat Functional Magnetic Resonance Imaging or functional MRI (fMRI), maka kami mencatat bahwa otak merespons suara yang bergema di sampingnya. Bahkan, otak ini meracik suara-suara tersebut. Dengan demikian, bisa kita katakan bahwa indra pendengaran memiliki aktivitas yang sangat
penting saat tidur.

Ada cara yang bagus dalam pengobatan Alquran tanpa melakukan usaha apa pun, yaitu dengan mengobati diri Anda pada saat tidur. Maksudnya, Anda mendengarkan Alquran setiap hari sebelum dan setelah Anda tidur. Sel-sel otak Anda dan jantung Anda akan merespons firman-firman Allah dan akan melakukan pemprograman Otak yang baru.

Para ilmuwan memastikan bahwa otak sangat kompleks karena dipengaruhi oleh kata-kata yang didengarnya. Mereka mencoba menggambar peta otak untuk mengetahui apa yang dipikirkan manusia. Mereka mengajukan uji coba terbalik, yaitu mendeteksi aktivitas otak dan mengubahnya menjadi kata'kata. Jika para dokter muslim melakukan percobaan mengenai pengaruh Alquran atas otak, bahkan pengaruh setiap kata-kata dari Alquran terhadap otak, khususnya kata “Allah,” mengapa tidak melakukan eksperimen tentang pengaruh Alquran terhadap orang tidur? Ini merupakan eksperimen yang sangat sederhana namun belum ada satu pun yang
melakukannya.

Alquran memiliki kelebihan bahwa semua katafkatanya datang pada tempat yang tepat. Allah telah meletakkan pada ungkapan- ungkapan itu sebagai mukjizat yang menjadi saksi bahwa tidak mungkin seseorang mengubah satu huruf dari kitab Allah. Bahkan jika itu terjadi maka akan merusak sistem yang detail pada ungkapan- ungkapan tersebut. Tetapi mari kita bertanya, adakah hubungan antara tidur dengan mendengar? Secara ilmiah, para ilmuwan telah membuktikan adanya hubungan. Namun, secara qur'ani bagaimana

Allah berbicara tentang tidur? Allah berfirman:

Allah SWT berfirman:

وَمِنْ اٰيٰتِهٖ  مَنَامُكُمْ بِالَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَابْتِغَآؤُكُمْ مِّنْ فَضْلِهٖ ۗ  اِنَّ فِيْ  ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّسْمَعُوْنَ
wa min aayaatihii manaamukum bil-laili wan-nahaari wabtighooo`ukum min fadhlih, inna fii zaalika la`aayaatil liqoumiy yasma'uun

"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah tidurmu pada waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 23)

Di sini, mari kita berhenti sejenak dan apa yang kita harapkan setelah adanya firman Allah yang indah ini. Ayat ini berbicara tentang ayat tidur atau mukjizat tidur. Sebab, kata ayat berarti mukjizat. Maksud tafsir ayat ini adalah bahwa di antara mukjizatnya itu adalah tidur Anda pada waktu siang dan malam.

Yang lebih menakjubkan lagi, Allah mengakhiri ayat ini dengan firman-Nya yang berbunyi:

Allah SWT berfirman:

هُوَ الَّذِيْ جَعَلَ لَـكُمُ الَّيْلَ لِتَسْكُنُوْا فِيْهِ وَالنَّهَارَ مُبْصِرًا  ۗ  اِنَّ فِيْ ذٰ لِكَ لَاٰيٰتٍ لِّـقَوْمٍ يَّسْمَعُوْنَ
huwallazii ja'ala lakumul-laila litaskunuu fiihi wan-nahaaro mubshiroo, inna fii zaalika la`aayaatil liqoumiy yasma'uun

"Dialah yang menjadikan malam bagimu agar kamu beristirahat padanya dan menjadikan siang terang-benderang. Sungguh, yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang mendengar."
(QS. Yunus 10: Ayat 67)

Subhanallah, Allah mengaitkan tidur dengan mendengar. Ini merupakan sinyal atau isyarat qur'ani yang lembut tentang pentingnya Alquran pada saat tidur. Oleh karena itu, sangat logis dan alamiah ketika berbicara tentang tidur kita juga berbicara tentang pendengaran. Inilah yang dilakukan Alquran ketika menghubungkan ayat:

Allah SWT berfirman:
  مَنَامُكُمْ بِالَّيْلِ وَالنَّهَارِ
"tidurmu pada waktu malam dan siang hari..."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 23)

Dengan indra pendengaran:
  اِنَّ فِيْ ذٰ لِكَ لَاٰيٰتٍ لِّـقَوْمٍ يَّسْمَعُوْنَ

"Sungguh, yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang mendengar."
(QS. Yunus 10: Ayat 67)

Perlu dicatat bahwa Surah Ar Ruum yang di dalamnya banyak mengulas pernyataan-pernyataan ini, senantiasa berkaitan dengan sebelum nya dan sejalan dengan teks Alquran. Ini adalah i'jaz yang ditambahkan oleh para peneliti kemukjizatan kitab Allah. ()

📚 'Alij Nafsaka bil Qur'an
✍ " Ir. ABDEL DAEM AL KAHEEL"

--------🌴🌴🌴--------
📻 *KCRT Channel*
✍📮 Rudi Abu Azka
| www.kisahruqyah.com
| www.inforuqyah.com
| www.ibnukatsironline.com
|www.abuazkacollection.blogspot.com

---------- 🌴🌴🌴 -----------

🛍 *WhatsApp@Kcrtangerang*
  +62 857 1686 3625

0 komentar:

Posting Komentar