Assalamu'alaikum ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  Nurisfm Network
Naskah tentang Ilmu Agama Islam dalam media ini diambil dan disusun dari berbagai sumber. Tidak tercantumnya sumber dan penulis, bermaksud untuk penyajian ilmu yang 'netral' semata. Mudah-mudahan menjadikan amal baik bagi penulisnya dan mendatangkan kebaikan bagi sesama. Kelemahan dan kekurangan serta segala yang kurang berkenan dihati mohon dimaafkan. Apabila ada pihak yang keberatan atau merasa dirugikan dimohonkan menghubungi Admin (Abu Azka). Dan untuk naskah-naskah ilmu pengetahuan umum, Insya Allah akan dicantumkan sumber dan atau penulisnya. Mohon Maaf sebelumnya, sekian dan terima kasih ^-^

Tangan dan Lima Jari (Doa)

Written By Rudi Abu azka on Minggu, 17 Juni 2012 | 13.02


Tangan dan Lima Jari (Doa)

1. Jari Jempol
Jari ini adalah yang paling dekat dengan kita, ketika kita sedang melebarkan tangan dan berdoa. Jadi mulailah berdoa bagi orang-orang yang paling akrab dan dekat dengan kita. Sebutkan nama-nama mereka yang anda kenal dg baik. keluarga, sahabat...


2. Jari Telunjuk
Jari berikutnya telunjuk. Doakan bagi mereka yang mengajarkan kita guru/ust, dokter, & para pendidik lainnya. Mereka butuh dukungan dan doa, agar dapat menunjukan arah yang tepat bagi mereka yang membutuhkan jasa mereka. Doakan mereka selalu.


3. Jari Tengah
Ini jari yang paling tinggi, berarti kita harus ingat pada para pemimpin. Doakan
pemimpin yang kita kenal ; presiden hingga para pejabat di bawahnya. Doakan para pemimpin organisasi sosial maupun bisnis. Mereka sering mempengaruhi bangsa kita dan membimbing opini publik.


4. Jari Manis
Jari keempat adalah jari yang paling lemah. Oleh sebab itu, mari kita doakan saudara saudara kita yang lemah, kena musibah, dll. Kita doakan bagi mereka yang dianggap sebagai sampah masyarakat. Mereka sangat membutuhkan doa-doa kita, baik siang maupun malam. Tapi bukan Cuma doa lho...?!


5. Jari Kelingking
Jari terakhir ini adalah yang paling kecil diantara jari-jari manusia. Inilah jari yang menggambarkan sikap kita yang seharusnya rendah hati saat berhubungan dengan Allah swt dan sesama. Sehingga kita diangkat oleh-Nya dengan kelembutan-Nya dalam derajat kemuliaan.


Jadi, jangan lupakan berdoa bagi diri sendiri, agar memiliki akhlak dan meneladani sifat-sifat Allah. Saran saya yang terakhir,saat anda berdoa bagi keempat kelompok diatas, anda harus menaruh kebutuhan pribadi anda dalam perspektif yang tepat, agar anda bisa mendoakan diri anda sendiri dengan lebih efektif lagi.

0 komentar:

Posting Komentar