Assalamu'alaikum ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  Nurisfm Network
Naskah tentang Ilmu Agama Islam dalam media ini diambil dan disusun dari berbagai sumber. Tidak tercantumnya sumber dan penulis, bermaksud untuk penyajian ilmu yang 'netral' semata. Mudah-mudahan menjadikan amal baik bagi penulisnya dan mendatangkan kebaikan bagi sesama. Kelemahan dan kekurangan serta segala yang kurang berkenan dihati mohon dimaafkan. Apabila ada pihak yang keberatan atau merasa dirugikan dimohonkan menghubungi Admin (Abu Azka). Dan untuk naskah-naskah ilmu pengetahuan umum, Insya Allah akan dicantumkan sumber dan atau penulisnya. Mohon Maaf sebelumnya, sekian dan terima kasih ^-^

FIm Sejarah Islam "Dawn of Islam"

Written By Rudianto on Sabtu, 08 Oktober 2011 | 10.01


Sinopsis Film:

Al fadl pergi ke Mekkah untuk berniaga. Disana ia bertemu dengan nabi Muhammad SAW yg mendapatkan gelar "Kebenaran dan Kejujuran" (Al Shadiq dan Al Amin). ia pun masuk agama Islam. Pada saat bersamaan, Hashim mencarinya untu menuntut balas atas kematian ayahnya. Karena tidak mengathui niat Hashim, Al fadl memeluk Hashim dengan hangat. maka terlepaslah pedang yang terhunus ditangan Hashim. Mereka pun pulang ke kampung halamannya. Al fadl dan Al hashim memulai mengajarkan agama islam didalam suku/kabilah mereka. SAKSIKAN hanya dalam FILM ini.

Isi 2 VCD Durasi : 2 Jam
Pemesanan : Hubungi Admin

10.01 | 4 komentar

TOLONG JANGAN BICARA SOAL MATI!

Written By Rudianto on Rabu, 05 Oktober 2011 | 03.49



Kenapa engkau menangis? Kenapa
engkau berduka? Kenapa engkau berwajah
muram?
Orang yang aku sayangi telah mati!
Bapaku telah mati! Datuk dan nenekku pun
sudah mati. Banyak orang-orang yang baik
didalam dunia ini...telah mati. Semua orang
pasti mati...!!
Dan aku mulai sadar bahawa semua
manusia pasti mati. Tidak seorang manusia
pun yang bisa melarikan diri dari kematian!
Tidak hari ini atau hari esok! Kematian pasti
menjenguk kita dimana pun kita berada..!
TETAPI...... Bukankah kita boleh
melakukan berbagai-bagai perkara didalam
hidup kita ini demi untuk mencapai kejayaan
dan kebahagian hidup kita? Bukankah kita
mesti berusaha didalam hidup kita ini demi
mencapai kejayaan dan kesenangan hidup
kita?
Yang bulat tidak datang bergolek dan
yang pipih tidak datang melayang? Alangkah
bagus dan indahnya kehidupan ini bila kita
berjaya, kaya-raya, mempunyai banyak
wang dan mewah kehidupan? Bukankah itu
adalah keinginan semua manusia yang hidup
didunia ini? Mengapa kita perlu memikirkan
atau berbincang pasal kematian!?
Bukankah itu satu tajuk yang sia-sia
dan tidak menguntungkan diri kita didalam
hidup kita ini?
Memang benar kata-kata saudara itu
tentang kehidupan! Apa pun yang saudara
coba ketengahkan tentang kehidupan.....
yang pastinya kematian itu pasti berlaku dan
sesuatu yang tidak dapat dielakkan!
Segala usaha anda dan nikmat hidup
yang telah anda usahakan atau yang anda
kecapi sekarang ini, bakal ditinggalkan
kerana kematian!
Baik anda suka atau coba menolak
untuk tidak memikirkan tentang kematian
atau apa pun...yang pastinya kematian
senantiasa ada dan bakal menjemput anda
dan kita semua!
Bayangkanlah.... Tiba-tiba pada esok
harinya.... anda pun mati! Mati kerana satu
kejadian yang tidak pernah anda fikirkan!
Bayangkanlah... Segala usaha anda
dan segala rancangan hidup anda....tiba-
tiba saja menjadi terbengkalai!
Segala cita-cita anda menjadi berderai!
Segala kemewahan hidup anda yang telah
anda usahakan selama ini... tiba-tiba saja
terpaksa anda tinggalkan akibat kematian!
Bayangkanlah....... Aku menangis
kerana kematian dan... Menangis kerana
memikirkan betapa bodohnya aku seperti
kebanyakan manusia yang telah lupa bahwa
mereka pasti menempuh maut dan kematian!
Pasti !
03.49 | 0 komentar

Usus Besar, Pusat Pengolahan Limbah Tercanggih

Written By Rudianto on Selasa, 04 Oktober 2011 | 21.32


Rasulullah SAW , bersabda: “Seorang mukmin itu hanya makan dengan satu usus, sedangkan orang kafir makan dengan tujuh usus.” (H.R. Bukhari).

Anatomi usus terdiri dari tiga usus perut yang memiliki tiga usus halus yaitu, pertama usus 12 jari (al-Itsna ‘asyr), kedua usus halus kosong atau jejunum (al-saim) dan ketiga adalah ujung usus halus atau ileum (al-lifaifiy). Sedangkan usus keras terdiri dari usus buntu (al-a’war), kemudian usus besar (al-Qulun) dan dubur, serta anat (al-mustaqim). Keenam usus tersebut ditambah satu usus yang disebut al-ma’idat merupakan usus ketujuh. Demikian Mahir Hasan Mahmud Muhammad mengatakan.

Usus besar atau al-Qulun adalah bagian dari sistem pencernaan yang memiliki panjang kira-kira satu setengah meter dan garis tengah enam setengah sentimeter, namun mendekati anus garis tengahnya semakin mengecil. Usus besar bagian dari usus yang terletak antara usus buntu atau al-a’war dan rektum. Keberadaan usus besar layaknya sebuah tempat pengolahan sampah yang dilengkapi dengan sistem pengendalian limbah dan penguraian komponen sampah yang canggih. Setidaknya ada 4 lapisan penyusun yang sama seperti usus halus untuk membentuk dinding usus besar. Serabut memanjang pada dinding berotot tersusun dalam tiga jalur yang memberi rupa berkerut-kerut dan berlubang-lubang. Sementara dinding selaput lendir yang lebih halus dari yang ada pada usus halus dan tidak memiliki jonjot (pompa pendorong). Di dalam selaput tersebut terdapat kelenjar yang serupa dengan kelenjar tubuler (berbentuk pipa) dan dilapisi oleh epitel berbentuk silindris yang berisi sel cangkir.

Usus besar tidaklah terlibat dalam proses mencerna ataupun penyerapan makanan. Fungsi utama usus besar adalah menyerap air dari tinja agar terjadi keseimbangan cairan dan elektrolit seperti natrium, magnesium, dan sebagainya. Selain itu usus besar berfungsi untuk menyimpan dan tempat penyisihan sisa makanan, serta menurunkan jumlah bakteri sehingga terjadi keseimbangan bakteri pengurai atau flora normal.

Setiap makanan yang telah dicerna secara kimiawi di dalam lambung akan membentuk bubur asam. Hal ini akibat dari pengaruh dari kelenjar asam yang dihasilkan lambung sebagai alat pengurai zat makanan dan pembunuh bakteri yang masuk bersama makanan. Apabila produksi asam lambung ini terganggu seperti halnya karena pengaruh jangka panjang zat antasida (obat maag), maka akan menyebabkan kuman menyusup hingga usus besar. Pencernaan dalam lambung juga yang menyebabkan kontraksi di dalam usus besar sehingga tinja terdorong menuju anus untuk selanjutnya dibuang. Oleh sebab itu seringkali orang yang telah selesai menyantap menu sarapan akan merasakan mulas dan ingin buang air besar. Setelah bubur asam terbentuk, maka bubur asam akan mengalir ke dalam usus halus. Ketika bubur asam tiba di pintu gerbang usus halus, maka usus halus akan mengeluarkan sekretin yang akan memancing pankreas mengeluarkan cairan basa ke dalam usus dua belas jari sehingga bubur asam yang membahayakan usus dapat dinetralisir.

Setidaknya ada delapan liter zat pencerna yang akan tiba dan tinggal selama satu jam di usus halus. Kedelapan liter cairan tersebut adalah dua liter air liur, dua liter cairan pencerna, satu setengah liter cairan dari hati dan kandung empedu ditambah sekita dua setengah liter cairan pencerna dari usus kecil. Seluruh makanan yang telah berhasil dicerna oleh cairan pencerna akan diserap oleh jonjot (vili) usus halus untuk kemudian disalurkan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah yang tersambung dengannya. Proses penyerapan di usus menye-babkan sel permukaan usus menjadi aus. Oleh sebab itu pergantian sel besar-besaran akan terjadi setiap dua hari sekali pada usus halus. Sedikitnya usus kecil dan usus besar akan kehilangan sekitar tujuh belas milyar atau tiga puluh gram sel penyerap setiap harinya.

Setelah sari makanan diserap di usus halus, maka sisa sari makanan akan dialirkan ke usus besar. Setidaknya terdapat lima puluh jenis kuman di dalam usus besar yang dapat mencapai jumlah triliunan. Oleh sebab itu dapat dikatakan usus besar tidak lebih steril dari usus kecil. Bagian pertama dari usus besar adalah usus buntu yang merupakan kantung buntu dengan panjang lima sampai delapan sentimeter. Usus buntu memiliki hubungan erat dengan sistem pertahanan tubuh. Setelah itu terdapat kolon dengan panjang seratus tiga puluh lima sentimeter dan rektum dengan panjang lima belas sentimeter.

Usus besar sepanjang seratus tiga puluh lima sentimeter kemudian terbagi dari beberapa bagian. Pertama ada yang disebut kolon menanjak (ascending) dengan panjang kurang lebih 25 cm. Di bagian ini terdapat saluran yang berhubungan dengan organ hati. Selanjutnya terdapat kolon melintang (transverse), kolon menurun (descending) dan usus sigmoid yang berhubungan dengan rektum. Fungsi utama dari setengah bagian pertama kolon adalah menyerap kembali cairan sisa-sisa makanan, dan setengah bagian setelahnya adalah sebagai gudang penyimpanan kotoran.

21.32 | 0 komentar

ISTIQOMAH Takkan Datang Gelap Karenanya

Written By Rudianto on Minggu, 02 Oktober 2011 | 21.24


Kita selalu mengimpikan segala yang baik. Kita tidak pernah memohon diberikan jalan yang berliku dan penuh duri. Kita senantiasa impikan melalui jalan lurus yang sudah rata. Tiada siapa yang mau tidur beratap langit, beralas tanah serta hidup mengais-ngais sampah mencari sisa makanan.
Namun setiap manusia akan diuji mengikut derajat keimanan dan kemampuannya. Para rasul ulul azmi adalah mereka yang paling tahan diuji. Selanjutnya diikuti oleh rasul dan nabi-nabi lainnya.
Kalaulah persoalan hidup selalu menghimpit. Dirudung terus dengan kepedihan karena kegagalan demi kegagalan. Keinginan demi keinginan pula tidak tercapai. Yakin, semua ada hikmah yang terkandung.

Menepis putus asa
1. Apa yang ada di dunia tidak kekal. Tidak perlu memaksa diri harus mencapai keinginan. Sebaliknya tidak perlu kecewa ketika tidak tercapai. Mengapa sedih hanya untuk sesuatu yang fana tidak kekal.
2. Semuanya bisa berubah sesuai dengan kehendak Allah. Kesulitan akan berubah jadi kemudahan.
3. Sikap istiqomah menjadi benteng pertahanan. Istiqomah berarti berpendirian teguh atas jalan yang lurus, berpegang pada aqidah Islam dan melaksanakan syariat dengan teguh, tidak berubah dan berpaling walau dalam kondisi apapun.
Istiqomah merupakan dsaya kekuatan yang diperlukan sepanjang hayat manusia dalam menjalani hidup.

Tahap-tahap istiqomah
Ada tiga tahap istiqomah yang perlu berlaku serentak, yaitu:
Istiqomah hati : senantiasa teguh dalam mempertahankan kesucian iman dengan cara menjaga kesucian hati, menjauhi sifat-sifat cela seperti riya’ dan menyuburkan hati dengan sifat terpuji terutama ikhlas.
Istiqomah lisan : memelihara lisan atau tutur kata supaya senantiasa berkata benar dan jujur, setepat kata hati yang berpegang pada prinsip kebenaran, tidak berpura-pura, tidak bermuka dua dan tidak terombang-ambing suasana.
“…Allah menetapkan(pendirian)orang-orang yang beriman dengan kalimah yang tetap teguh dalam kehidupan di dunia dan di akhirat…(QS. Ibrahim:27)”
Istiqomah berusaha : tekun bekerja atau usaha untuk mencapai kejayaan yang diridhai oleh Allah. Dengan kata-kata lain istiqomah perbuatan merupakan sikap dedikasi dalam melakukan suatu pekerjaan atau perjuangan menegakkan kebenaran, tanpa rasa kecewa, lemah semangat atau putus asa. Sikap ini terwujud dari dorongan hati yang istiqomah.

Hikmah istiqomah
Istiqomah merupakan sikap jati diri yang teguh dan tidak luntur oleh apapun jua pengaruh dan tantangan. Sikap ini menjadikan seseorang terus berusaha untuk mencapai tujuan dengan usaha dan pengorbanannya. Akhirnya sikap inilah yang menjadi faktor utama kejayaan. Tentu saja tetap di bawah garis ketentuan Yang Maha Kuasa.
Sebaliknya, sungguh malang nian orang yang tidak mempunyai tujuan dan perjuangan dalam hidupnya. Mereka hanyut bagaikan buih di sungai. Berserah pada takdir tanpa usaha, atau mereka mengikut arus dan perubahan zaman tanpa prinsip dan pendirian, iman mereka rapuh, amal ibadah mereka tidak menetap dan akhlak mereka diwarnai berbagai budaya buruk.
Karunia Allah akal, pikiran, kekuatan, kesehatan dan keahlian disia-siakan. Manusia seperti ini semoga bukan kita. Kita berlindung kepada Allah.

21.24 | 0 komentar
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahu. (QS. Al-Baqarah:261)

DONASI

TEBAR DAKWAH FILM ISLAM

Teknik Support Streaming

DJ ONLINE

IP

Visitor

free counters

TAFSIR IBNU KATSIR

NURIS TV

AGENDA TV

STREAMING RADIO RUQO FM

STREAMING RADIO RUQO FM
Radio Dakwah Ruqyah Syariyyah

RUQO FM

Server Luar Negeri

Dengarkan Nurisfm Disini

Total Tayangan Halaman

Pengunjung